I’m Girl Part 2


Author        :Rachelliu

Title            :I’m Girl part 2

Genre          :Romance

Rate            :NC 17

Cast            :         -Cho Kyuhyun

-Henry Lau

-Lee haemi

 

 

 

 

 

 

 

 

Haemi berjalan mengekori Kyuhyun ke Club malam. semenjak identitasnya terbongkar Lee haemi menuruti semua keinginan Kyuhyun seperti malam ini menemani pria itu bersenang-senang. Bukan menemani tapi menjaga pria itu agar tidak berulah lagi. bukankah pekerjaannya memang seperti itu tapi bedanya saat ini Haemi tak bisa menyanggah atau menolak perintah Kyuhyun.

 

“kenapa kita tidak ketempatku saja?.”gumam Haemi pelan.

 

“kau akan melakukan sesi reuni dengan rekan kerja pelayan malammu itu.” haemi hanya memasang wajah malas mendengar ucapan Kyuhyun.

 

“terserah apa katamu tuan.”

 

Mereka duduk disebuah sofa khusus, Kyuhyun memesan minuman kesukaannya. Tak berapa lama dua orang gadis seksi datang menghampiri mereka. Salah satu gadis seksi itu duduk diantara Haemi dan Kyuhyun. sedangkan gadis yang satunya sudah bergelayut manja disamping Kyuhyun. nampaknya Kyuhyun sering meluangkan waktunya disini.

 

“lama sekali tak berkunjung kemari tuan Cho?”

 

“aku sibuk.”

 

“kami benar-benar merindukan dirimu.”ucap gadis yang berada diantara Kyuhyun dan Haemi.

 

“aku memang selalu dirindukan.”pria itu terkekeh. Haemi tersenyum mengejek melihat tingkah menggelikan bos dan para penghiburnya.

 

“siapa dia?”haemi menoleh dan tersenyum kikuk.

 

“apa dia adikmu tuan? Dia pria yang sangat manis.”mendengar ucapan wanita penghibur itu Haemi bergidik.

 

“dia asistenku.”

 

Drrttt… ponsel Kyuhyun bergetar. Kyuhyun berdiri dan mengangkat teleponnya meninggalkan Haemi dengan dua wanita itu. merasakan aura negatif disampingnya. Haemi ikut berdiri dan menghampiri Kyuhyun. laki-laki itu sedang serius menerima teleponnya.

 

“kau menguping?.”kyuhyun menutup teleponnya dan melirik Haemi.

 

“anniya. Aku hanya merasa seperti penyuka sesama jika dengan mereka.” Kyuhyun tertawa terbahak mendengar pernyataan Haemi. dia lupa jika Haemi seorang wanita.

 

“tidak lucu.”ucap Haemi ketus.

 

“aku melupakan jika kau seorang gadis hahaha.”

 

“berhenti tertawa!”bentak Haemi. kyuhyun langsung diam meskipun masih ada rasa geli.

 

“yaakk baiklah maafkan aku nona.”ejek Kyuhyun. haemi hanya mengumpat dalam hati

 

“kita kerumah temanku.”

 

 

***

 

Haemi hanya diam setelah perkenalan dengan teman Cho Kyuhyun dihadapannya. Pria itu bernama Choi Minho, dia pria kaya dan tampan seperti tuan muda menyebalkannya. Haemi merasa tak dianggap duduk diantara keduanya meskipun sang tuan rumah sesekali menyapanya walau pada awal pertemuan Choi Minho menatapnya dengan tatapan aneh.Kyuhyun dan Minho asyik dengan dunia mereka sendiri hingga melupakan Haemi.

 

“kyu, adikku akan kemari.”

 

“minjae ada disini?” kyuhyun terlihat antusias

 

“dia baru kembali kemarin dan baru mengabariku akan kesini malam ini.”

 

“tak sia-sia aku menemuimu.” Tak mengerti dengan arah pembicaraan dua namja dihadapannya. Haemi memilih memainkan game diponselnya untuk menghilangkan rasa bosannya.

 

Ting nong..

Tamu tak diundang sepertinya akan tiba. Haemi melirik kyuhyun  sekilas tampak ekspresi bahagia diwajah pria menyebalkan itu. kyuhyun beranjak dari duduknya menyusul Minho. Ia benar-benar tak sabar bertemu dengan adik Minho.

 

“heyy bocah berdiri !”tangan haemi ditarik paksa agar berdiri. Sebelum mereka berjalan. Minho dan Minjae-adiknya- sudah berada dihadapan mereka.

 

“minjae-ya, ada kyuhyun dan asisten pribadinya.”gadis itu tersenyum kearah Kyuhyun.

 

“annyeong oppa, lama tak berjumpa.”ucapnya ramah. Dan memandang kearah Haemi. tatapan mata gadis itu terkunci sesaat.

 

“annyeong aku minjae.”ucapnya mengulurkan tangan pada Haemi. haemi tersenyum dan menrima uluran tangan adik Minho.

 

“aku Lee haemi. asisten tuan muda Cho.”melihat tingkah minjae pada Haemi membuat Kyuhyun heran. Kenapa dengan Haemi berjabat tangan tapi dengannya hanya berkata hallo saja. mungkin karena mereka sesama wanita. Fikir Kyuhyun. tapi tunggu dulu, Choi minjae tak mengetahui Haemi seorang gadis.

 

Mereka duduk bersama dan mulai mengobrol. Choi minho pergi kedapur mengambilkan camilan dan minuman untuk para tamunya. Tinggalah mereka bertiga. Kyuhyun, Haemi, dan Minjae.

 

“kenapa tak bilang padaku kau akan pulang?”

 

“heemm. Aku ingin membuat kejutan .”ucap minjae mencuri pandang pada Haemi yang sibuk memainkan game di ponselnya.

 

“Lee haemi-ssi.”

 

“ne?”gadis itu mendongak

 

“berapa umurmu?”tanya minjae. Tampaknya gadis itu sangat ingin tahu. Kyuhyun menaikan alisnya.

 

“umurku 22 tahun.”jawab Haemi melirik Kyuhyun.

 

“pantas saja kau terlihat begitu berbeda dengan dua oppaku.”ucap Minjae. membuat Haemi lagi-lagi tak mengerti.

 

“maksudmu nona?”

 

“maksudku kau terlihat lebih muda dibanding Minho oppa dan Kyuhyun oppa.gayamu juga sangat menggemaskan. Kita seumuran panggil aku minjae saja.”gadis itu tersenyum sambil melirik Kyuhyun.

 

Kyuhyun merasa ada yang aneh dari Minjae. Tak biasanya gadis itu cepat akrab dengan orang asing dan lagi Minjae bukan tipe gadis yang akan menanyai orang lebih dulu apalagi memujinya. Bahkan dahulu ketika pertama kali Minho mengenalkannya dengan Kyuhyun.pria itu harus menunggu berminggu-minggu untuk berbicara banyak dengannya. Tapi dengan Lee haemi kenapa bisa.

 

 

“kau mengataiku tua minjae-ya.” Minho tiba-tiba muncul membawa nampan berisikan cemilan dan minuman kemudian menaruhnya diatas meja.

 

“bukan begitu oppa.. tapi Haemi keliatan begitu berbeda.”ucapnya tersenyum kearah Haemi. yang disambut hangat oleh Haemi. lagi-lagi kyuhyun merasa aneh dengan Minjae.

 

“Kyuhyun oppa kau diam saja?”

 

“ohh.. ne?”

 

“kau selalu seperti ini Kyuhyun bila ada minjae.”minho berujar sambil meminum jus jeruk yang dibawanya. Kyuhyun hanya tersenyum menanggapi ucapan sahabatnya.  Sudah sejak lama Cho Kyuhyun menyukai adik Minho hanya saja tak ada respon dari Minjae, gadis itu selalu menganggap Kyuhyun kakak laki-lakinya sama dengan Minho padahal jelas-jelas Minjae mengetahui jika Kyuhyun menyukainya.

 

“minjae-ya, oppa ingin membicarakan sesuatu dengan Kyuhyun. ajaklah asisten Kyuhyun menghirup udara segar!” gadis itu mengangguk antusias. Layaknya gadis kecil yang mendapatkan boneka barbie keluaran terbaru.

 

“ayo kita mengobrol disana !”ajaknya sambil menarik lengan Haemi. haemi mengikuti kemana minjae pergi. Menghirup udara malam diteras atas rumah Minho.

 

Kyuhyun dan Minho tampaknya akan membicarakan hal serius yang tidak boleh diketahui Haemi ataupun Minjae. Minho sebenarnya tak begitu peduli jika Minjae mengetahuinya tapi bila Haemi yang dikenal sebagai asisten Kyuhyun mengetahuinya pasti akan menjadi malapetaka bagi sahabatnya. Karena asisten itu pasti akan memberitahukannya pada ibu Kyuhyun. ya, Choi minho tahu semua tentang hal ini karena Kyuhyun menceritakan hampir semua kejadian dalam hidupnya dari kisah menyedihkan hingga menyenangkan. Jadi alangkah lebih baik jika hal ini disembunyikan dari mata-mata ibu Kyuhyun itu.
“ada apa Hyung?”

 

“kyu, besok malam akan ada balapan.”

 

“kau berniat mengajakku hyung?”kyuhyun tersenyum tipis.

 

“kau tidak mau? Bukankah kau sangat menyukai hal ini.” Kenapa respon Kyuhyun hanya begitu. Bukankah Kyuhyun seorang penggila balapan meskipun itu liar.

 

“iya aku akan ikut.”

 

“bagaimana dengan asisten bocahmu itu?”kyuhyun melirik ke arah Haemi dan minjae. Mereka sedang mengobrol seru tampaknya. Kenapa minjae bisa seceria itu berbincang dengan Haemi eluh kyuhyun dalam hatinya.

 

“dia tidak akan meberitahukan pada eommaku Hyung. Kau tenang saja!”

 

“jinja? Bukankah kau bilang dia selalu mengabari ibumu tentang apapun kelakuanmu?.”kemarin memang begitu batin Kyuhyun.

 

“aku sudah memegang kartu Asnya.”ucapnya menampilkan smirk andalannya.

 

“maksudmu?”

 

“ahh anni hyung.”kyuhyun belum bisa mengatakan hal ini pada siapapun

kecuali Haemi juga melanggar janjinya.

 

“nampaknya adikku sangat gembira berbincang dengan asisten bocahmu itu Kyuhyun.”kyuhyun kembali melirik minjae dan haemi. mereka seperti sahabat lama yang terpisah dan baru berjumpa. Senyum terlihat diwajah keduanya sesaat matanya terpaku pada haemi, senyum yang sama seperti pada foto di ponsel gadis itu yang sempat Kyuhyun lihat, ketika sadar apa yang dia lakukan Kyuhyun berdecak kesal dalam hati melihat Haemi ikut tersenyum. Seharusnya dia tak membawa gadis itu kemari. Membuat moodnya buruk melihat minjae lebih asik dengan gadis itu ketimbang dengannya.

 

 

***

 

Haemi sibuk berkutat dengan komputer tipis dihadapnya tangannya dengan mahir menekan setiap huruf yang akan ia rangkai menjadi kalimat. Telinganya ia sumpal dengan headset hitam yang ia sambungkan dengan komputernya. Sesekali mulutnya bersenandung. tak disadari seseorang memperhatikan tingkah gadis itu.

 

“aku ingin menonton televisi disini.”merasa ada yang hadir. Haemi melepas headset ditelinganya dan memandang orang itu malas.

 

“tuan, aku sedang mengerjakan makalah. Bisakah kau menonton televisi dikamarmu saja!”ucapnya, mengusir Kyuhyun dengan halus.

 

“aku tidak mau. Aku ingin menonton disini.”ucap Kyuhyun mulai menyalakan televisi dan duduk disofa besar yang telah menjadi ranjang bagi gadis itu.

 

Merasa tak akan bisa mengusir Kyuhyun akhirnya Haemi mengalah, gadis itu membawa serta komputer dan beberapa buku tebal ditangannya. Kyuhyun melirik Haemi sebentar dan memalingkan lagi wajahnya kearah televisi. Gadis itu berjalan ke arah dapur dan duduk dimeja makan. Haemi mulai mengerjakan tugasnya kembali. Setengah jam kemudian Haemi merasakan kehadiran seseorang, siapa lagi jika bukan tuannya. Gadis itu menoleh pada Kyuhyun malas dan menatap layar komputernya lagi.

 

“aku ingin makan ramen.”haemi mendelik kemudian melanjutkan ketikannya lagi.

 

“heh bocah. Aku ingin makan ramen. Buatkan!”tangan gadis itu mengepal. Sambil mengatur nafasnya ia berdiri kemudian mematikan komputernya. Rasanya majikannya sedang mengerjainya. Sebaiknya ia menghentikan pekerjaannya dulu mungkin nanti malam ketika Kyuhyun tidur ia tak akan diganggu.

 

“tunggu sebentar!”kyuhyun tersenyum sinis melihat Haemi. dia ingin balas dendam pada gadis itu karena dengan sengaja mengambil perhatian minjae darinya.

‘aku tak akan membuat hidupmu tenang gadis siluman.’ucapan kyuhyun dalam hatinya membuat seringaian jahat tampak diwajah tampannya.

 

 

***

 

Pria dengan jaket abu-abu itu sedang mengamati wajah damai seseorang disampingnya. Tanpa mengusik mimpi orang yang hampir membuat pulau pribadinya. Laki-laki itu tersenyum memandang kearah buku dan komputer jinjing  gadis itu.

 

“sepertinya kau sangat lelah.”gumamnya. kemudian mengambil alih pekerjaan gadis itu. melanjutkan tugas yang hampir selesai jika saja gadis itu tidak terlelap sepulas ini.

 

“ehmmmm.”dia membuka kelopak matanya dan meregangkan seluruh badannya karena pegal tertidur dengan posisi duduk melipat kedua tangan. Dan terkejut ketika menyadari seseorang berada disampingnya tengah sibuk mengetik pada komputernya.

 

“Henry, apa yang kau lakukan?”

 

“lanjutkan tidurmu!”bukan menjawab malah menyuruh gadis itu untuk tidur kembali.

 

“biar aku saja. itu tugasku.”

 

“cahh selesai.”tak mendengar ucapan Haemi, Henry mematikan komputernya dan melepas Flashdisk Haemi. kemudian berjalan meninggalkan Haemi.

 

“yakkk.. itu tugasku kau mau bawa kemana dataku?”

 

“HEYY kau berisik sekali. Ini perpustakaan!”suara seseorang menghentikan tingkah konyol Haemi. gadis itu membungkuk memohon maaf kemudian membersekan buku dan komputernya. Setelah semuanya siap ia melesat menyusul Henry.

 

Haemi berlari mencari Henry tapi pria itu sudah tak terlihat ia mencari kekelasnya tidak ada, kemudian kekantin, setelah itu kelapangan kampusnya tapi nihil tak ada pria itu. merasa lelah mencari Henry ia merogoh ponsel dicelananya dan mencari nama Henry kemudian menekan tombol call pada ponselnya. Kenapa tidak daritadi saja Lee haemi.

 

“kau dimana?”

 

“aku berjalan kearahmu.”haemi mendongak, Henry berjalan kearahnya sambil memegang ponsel ditelinganya. Pria itu memberikan cengiran lebar tanpa dosa setelah membuat Haemi panik.

 

“kau ini, aku mencarimu kemana-mana”ucap Haemi kesal. Henry tersenyum.

 

“aku dikoperasi. Kau tidak mencariku kesana?”haemi menggeleng.

“bodoh. Aku menyampul makalahmu. Ini ambil! Dan ini flashdiskmu.”harusnya ia marah tapi karena Henry sudah membantu mengerjakan tugasnya. Seharusnya ia berterima kasih bukan.

 

“terima kasih.”

 

“mana ada orang berterima kasih dengan muka masam.”

 

“henry, aku sangat berterima kasih.”henry tersenyum kemudian mengacak rambut Haemi lembut.

 

“heyy. Nanti malam ada balapan. Kau mau menemaniku?”

 

“aku tak bisa. Kyuh..”

 

“aku tau kau harus menjaga bayi besarmu itu kan? Hahaha”ucap henry diiringi tawa hambar.

 

“maaf.”

 

“tak apa. Doakan aku agar menang ya.”ucap Henry tersenyum, biasanya Haemi dengan senang hati menerima tawaran Henry. .

 

 

***

 

Kyuhyun keluar dari kamarnya dengan pakaian sedikit berbeda dari biasanya. Memakai jaket kulit dengan rambut sedikit berantakan. Terlihat sangat mempesona bagi kaum hawa yang melihatnya. Bahkan Lee haemi sempat menganga melihat penampilan tuan mudanya ini. Hingga akhirnya tersadar dan mendekati majikannya itu. kyuhyun menatap Haemi sinis dan berjalan meninggalkan gadis itu. Haemi mengikuti Kyuhyun dari belakang. Seperti biasa dia mengekori majikannya menjadi supir bagi majikannya. Kyuhyun berbalik dengan tiba-tiba membuat Haemi menubruk dada bidang pria itu.

 

“yakk bocah, jangan mengikutiku!”ucap Kyuhyun ketus

 

“kenapa?”

 

“aku bilang jangan mengikutiku. Ini perintah!”haemi mendelik kesal.

 

“tapi.. bagaimana jika kau-”

 

“aku tidak akan mabuk dan membuat ulah. Jadi kau jangan mengikutiku. Mana kunci mobilku!” haemi melempar kunci mobil Kyuhyun. gadis itu hanya diam melihat Kyuhyun pergi meninggalkannya.

 

“cihh menyebalkan.”

 

Merasa bosan dengan keadaannya Haemi membuka ponselnya. memeriksa beberapa sosial media yang beberapa hari ini tak ia lihat. Banyak sekali pemberitahuan dan berita terbaru. Gadis itu membuka chattnya dengan Henry. lebih baik berkirim pesan dengan sahabatnya itu.

 

“dia masih memasang fotoku pada profilnya.”Haemi tersenyum memandang display picture pada profil Henry.

 

“kembali beraksi .”ucapnya melihat status terbaru Henry

 

“bukankah dia bilang malam ini dia akan bertanding. Lebih baik aku datang saja menyemangatinya.”haemi tersenyum sumringah. setelah mengirim pesannya pada Henry.

 

Me     : henry-ya aku akan datang untukmu. Malam ini Kyuhyun pergi entah kemana. Menangkan balapannya ne!

 

 

Haemi akan datang  dan menyemangati pria itu. tadi siang dikampus dia bilang tidak bisa datang karena sang tuan muda tapi sekarang majikannya itu menyuruh Haemi untuk tak membuntutinya. Mungkin sore ini dia libur menjadi bodyguard majikannya itu.

 

Haemi tiba diarena balap tepat balapan akan dimulai. Mata lincahnya terlihat mencari sosok sahabatnya Henry. tanpa waktu lama Haemi mengenali pria dengan helm bercorak kuning dan hitam senada dengan motor balapnya. Pria itu nampak keren bila akan bertanding batin Haemi. meskipun banyak lawan dari Henry dia yakin kali ini Henry akan menang.

 

“mr. Lau menangkan balapannya!” teriak Haemi. tapi Henry tak menyadarinya. Terlalu banyak manusia diarena balap yang berteriak lebih kencang dibanding Haemi.

 

Mungkin beberapa menit lagi pertandingan akan dimulai. Nampaknya semua peserta sudah sangat siap untuk berlomba. Mereka sudah menyalakan setiap motor balapnya. Ketika bendera akan dikibaskan tiba-tiba seorang pria dengan helm biru datang dengan motor hitamnya. Peserta terlambat yang hampir didiskualifikasi.

 

“lebih baik kau jangan datang saja tuan!”teriak salah seorang supporter. dan disahuti sama oleh supporter lainnya. Haemi hanya menggelengkan kepala.

 

“pertandingan dimulai dari hitungan ketiga..”hitungan mundur seseorang dibalik pengeras suara itu membuat arena pertandingan menjadi tegang dan riuh. Tepat bendera dikibaskan semua pembalap melesat begitu cepat.  Haemi berucap doa untuk sahabatnya agar mendapat kemudahan pada pertandingannya kali ini.

 

Ketika semua peserta tak terlihat nampaknya para supporter mulai tegang. Mereka berharap pembalap dukungan mereka menjadi yang pertama mencapai finish. Sedangkan diarena balap terlihat motor kuning Henry masih memimpin diurutan pertama. Pria itu memang sering memenangkannya tak heran jika semua peserta waspada terhadapnya.

 

Namun ketika Henry mengendurkan gas motornya sedikit. Seseorang melesat begitu cepat disampingnya, pria itu terkesiap dan menambah kecepatannya motornya untuk mengejar ketertinggalannya. Posisi mereka kali ini sama. Sepertinya ada perang tatapan dibalik penjaga kepala mereka.  Henry menambah kecepatannya begitupun kompetitornya. Pertandingan yang menegangkan bukan.

 

Haemi memandang kearah jalan berharap Henry datang yang pertama namun harapannya sirna ketika motor hitam seseorang yang ada didepan Henry. kali ini Henry harus berbesar hati sepertinya.

“Ya, kali ini pemain baru kita yang akan menjadi pemenang sepertinya.”suara dari pengeras suara itu tak salah jika sang pengendara bermotor hitam itu yang menang.

 

Haemi menunduk kemudian melihat ekspresi Henry. pria itu melepas helmnya dan hendak memberi ucapan selamat pada seseorang yang memenangkan balapan itu. pria bermotor hitam itu juga melepas helmnya kemudian berbalik menghadap Henry. melihat siapa sosok asli dibalik helm biru itu membuat Henry melotot tak percaya. Dan diseberang sana Haemi bahkan tak berkedip.

“tuan muda.”gumam Haemi. gadis itu menghampiri dua namja yang sedang saling menatap dengan tatapan tak suka itu. sepertinya Henry mengurungkan niatnya untuk mengucapkan selamat pada pria dihadapannya.

 

“tuan muda kau ..”

 

“haemi kau juga ada disini?”haemi menoleh pada Henry.

“kau berpura-pura tak ingin datang padahal kau datang dan mendukungnya.”sepertinya Henry salah paham.

 

“tidak begitu. Aku kemari-”

 

“sudahlah. Aku tau dia ini bosmu.”henry meninggalkan haemi dan Kyuhyun pria itu melesat tanpa mendengar penjelasan Haemi.

 

“aku kemari ingin mendukungmu henry-ya.”gumam haemi pelan. Kyuhyun tersenyum mengejek. haemi menoleh kearah Kyuhyun kesal.

 

“aku akan bilang pada nyonya kalau dirimu mengikuti balapan liar.”kyuhyun terkejut dan memandang Haemi marah. gadis itu pergi meninggalkan Kyuhyun.

 

Haemi berjalan menuju  kediaman keluarga Cho dengan amarah yang meluap. Rasanya dia ingin mengatakan semuanya tentang kelakuan Kyuhyun padanya. tapi sebelum dia tiba dirumah itu Kyuhyun sudah mengejar dan menarik gadis itu dan memasukannya kedalam mobilnya serta mengunci pintu mobil. Tanpa mengindahkan berontakan dari gadis itu. setelah aman kyuhyun mengambil ponselnya.

 

“hyung, motormu masih diarena balap. Maaf tak bisa merayakan kemenanganku malam ini.”setelah menutup teleponnya Kyuhyun mengemudikan mobilnya dengan kecepatan kilat layaknya balapan motor yang ia lakukan tadi. Haemi meremas jaket yang dipakainya karena takut.

 

 

***

 

Setiba di apartemen Kyuhyun. pria itu melempar tubuh Haemi hingga gadis itu terhuyung membuat keseimbangan tubuhnya tak stabil hampir saja ia tersungkur. Kyuhyun menatap Haemi dengan kilat amarah. Haemi menelan salivanya karena takut. Kyuhyun tampak sangat mengerikan.

 

“bicara pada eommaku tentang perbuatan yang ku lakukan!”haemi mendongak.

“kau bicara aku juga bicara.”haemi mengerti jika dirinya bicara. Kyuhyun juga akan membeberkan tentang dirinya. diam sejenak. Gadis itu bingung harus melakukan apa.

 

“kau fikir aku takut?”kyuhyun terkejut mendengar keberanian Haemi. gadis itu merogoh ponselnya dari dalam jaket dan menekan nomor telepon ibu Kyuhyun.

 

Brakkk ..sebelum tersambung ponsel gadis itu sudah tergeletak dilantai. Kyuhyun melempar ponsel Haemi hingga terpisah. Haemi mengepalkan kedua tangannya menatap marah pada Kyuhyun.

 

Plaakk…haemi menampar pipi Kyuhyun, beraninya kau Lee haemi. kyuhyun terkekeh sambil memegangi pipinya. Dia memandang sinis gadis itu dan berjalan mendekati haemi hingga membuat Haemi tersudut pada dinding.

 

“kau berani menamparku?”tanya kyuhyun dengan seringaian. Tak ada jawaban Haemi menunduk. Kemudian menatap berani kearah Kyuhyun.

 

“wae? Kau ingin membalasnya?”tantang gadis itu.

 

“sangat.”ucap kyuhyun mantap kemudian mengepalkan tangannya dan memperlihatkan kepalan tangannya pada Haemi.

 

“lakukan! Aku akan benar-benar mengatakan semuanya pada ibumu dengan barang bukti kekerasanmu ini.”

 

“ohh ide bagus.”ucap kyuhyun mengejek. Haemi memejamkan matanya. Rasanya malam ini wajahnya akan babak belur oleh kepalan tangan Kyuhyun. biarlah, setelah itu semuanya berakhir.

 

Haemi mencoba menghilangkan rasa takutnya akan kesakitan yang akan dirasakannya. Mungkin wajahnya akan lebam dan berdarah. Bagaimanapun pukulan dari seorang pria seperti Kyuhyun pasti sangat menyakitkan. Merasakan tangan Kyuhyun mulai mendekat padanya. meraih tengkuk Haemi. Kyuhyun tidak meninjunya melainkan…

 

menciumnya.

 

Merasakan sesuatu menempel pada bibirnya Haemi membuka kelopak matanya. Gadis itu terkejut. Refleks tangannya mendorong kuat dada bidang Kyuhyun. tapi pria itu menahannya memegang kedua tangan Haemi kuat dan memperdalam ciumannya. Dan mulai melumat kasar bibir polos haemi. haemi mengepalkan kedua tangannya. Bibirnya masih tertutup rapat tak membiarkan Kyuhyun menerobos dengan mudah.

 

Kyuhyun menggigit bibir bawah Haemi hingga gadis itu memekik dan membuka sedikit mulutnya. Tak menyia-nyiakan hal itu kyuhyun dengan lihai memainkannya. Melumatnya dan mengecap bibir Haemi. gadis itu masih tak membalas. Haemi hanya pasrah mendapat perlakuan Kyuhyun pada bibirnya.

Kyuhyun melepas bibirnya dan menatap Haemi. gadis itu masih shock dengan apa yang dilakukan Kyuhyun.

 

“bicara pada eommaku. Aku akan bicara pada appamu .”bisik Kyuhyun.

 

“bagaimana nona lee?”haemi mendongak dan bersikap waspada. Kyuhyun terkekeh melihat tingkah Haemi.

 

“gadis polos.. akan kupastikan kau selalu membungkam mulutmu. jika tidak…”kyuhyun menggantungkan kalimatnya sambil melirik Haemi

 

“ aku akan membungkamnya dengan caraku.”kyuhyun berlalu dihadapan Haemi. pria itu masuk kedalam kamarnya.

 

Mata Haemi berkaca dan mengeluarkan buliran air. Gadis itu menangis, merasa sangat direndahkan dan dilecehkan oleh Kyuhyun. haemi memegangi dadanya.

“aku membencimu.”gumamnya dan menggosokan punggung tangannya pada bibirnya berharap ciuman Kyuhyun tak membekas dibibirnya. Haemi memunguti ponselnya yang hampir tak berbentuk lagi kemudian berbaring disofa sambil memegang ponselnya dengan air mata yang masih berurai.

 

Kyuhyun mendengar samar suara isak tangis Haemi. pria itu mengacak rambutnya dan mengepalkan tangannya kemudian meninju dinding kamarnya. dia menyesal atas perbuatan yang dilakukannnya terhadap Haemi.

 

“apa yang kau lakukan Cho kyuhyun?”gumamnya .

 

“dia seorang gadis dan kau membuatnya menangis. kau benar-benar pengecut.”kyuhyun membaringkan tubuhnya diranjang dan menatap langit kamarnya.kenapa bisa ia mencium Haemi, pria itu merasa bersalah mendengar tangisan Haemi.

 

Kyuhyun terjaga dari tidurnya karena isak tangis haemi. pria itu tak bisa tidur hingga suara isakan Haemi sudah tak terdengar. Sepertinya Haemi sudah terlelap. Kyuhyun berniat keluar untuk melihat, ia mengintip dipintu dan ternyata benar Haemi sudah tertidur.

 

Kyuhyun menghampiri Haemi, gadis itu tertidur sambil memegangi ponsel yang dilemparnya tadi. masih terlihat bekas air mata gadis itu. kyuhyun berjongkok dan mengamati wajah Haemi.

 

“maaf..”gumamnya pelan. Kemudian menyelimuti Haemi dengan selimut hangat gadis itu.

 

 

***

 

Haemi mengerjapkan matanya berkali-kali, kemudian menyadari ponselnya yang telah rusak masih berada digenggamannya. ia mengingat kronologis kejadian semalam. Gadis itu mengepal dan mengeraskan rahangnya. Dia benar-benar marah.

 

Haemi bangkit dari tidurnya dan segera bersiap kekampus. Nampaknya pagi ini Cho kyuhyun pergi lebih dulu darinya. Haemi sedikit lega karena tak melihat Kyuhyun pagi ini. Setelah membersihkan dan merapikan tubuhnya, haemi membereskan rumah kemudian duduk di meja makan. Alisnya terangkat melihat selembar kertas kecil disana dengan sebuah kunci.

 

‘Hari ini aku tak membawa mobil. Jemput aku, seperti biasa!’

 

Haemi mendengus membaca note dari Kyuhyun. setelah sarapannya usai dia menyampirkan tasnya dan mengambil kunci mobil Kyuhyun. gadis itu pergi kekampus dengan tak bersemangat. Bahkan mobil yang dikendarainya begitu pelan hampir menyamai siput berjalan.

 

Dipertengahan jalan gadis itu mempercepat laju mobilnya namun ada yang janggal pada mobilnya kenapa sedikit oleng dan berat. ia memberhentikan mobilnya kemudian memeriksa keluar.

 

“bannya bocor.. oh ya ampun.”eluhnya dengan raut wajah kesal.

 

“ada apa dengan hari ini?”mungkin karena suasana hatinya kacau membuat harinya buruk. Haemi mengemudikan mobilnya pelan dan memberhentikan mobilnya pada bengkel mobil terdekat.

 

Melihat ketiga namja yang tengah sibuk memperbaiki mobil dengan wajah penuh oli tanpa mengurangi kadar ketampanan mereka. Membuat haemi tersenyum pagi ini. Ternyata mobil bocor ada hikmahnya juga batin gadis itu.

 

“HYUNGGG.”teriak haemi, ketiga pria itu menoleh dan terkejut akan kehadiran Haemi.

 

“uri Haemi ada disini.”ucap salah seorang namja mengenali suara Haemi.

 

“saeng, apa yang kau lakukan?”

 

“kau merindukan kami?” haemi tersenyum melihat ekspresi ketiga pria yang sangat antusias bertanya padanya.

 

“aku sangat merindukan kalian. Sungguh..mmm ban mobil bosku bocor hyungdeul.”haemi bergumam dan memasang wajah sedih.

 

“aku akan memperbaikinya. Tunggulah!”

 

“donghae hyung kau baik sekali.”haemi tersenyum.

 

Sebelum menjadi asisten pribadi Kyuhyun. lee haemi adalah seorang montir bengkel ini. Ditemani ketiga pria tampan yang berbeda karakter ini tetapi sangat lembut dan hangat terhadapnya. Bagaikan kakak laki-laki bagi Haemi. gadis itu tersenyum miris mengingat hal yang terjadi pada hidupnya semenjak mengundurkan diri dari pekerjaan awalnya meskipun tak lazim bagi seorang wanita tapi semua orang menghargainya.

 

Haemi duduk disebuah bangku tepat disamping donghae yang tengah memperbaiki mobilnya. Ia benar-benar merindukan ketiga kakaknya ini. Bila hari ini ia tak harus datang kekampus mungkin ia akan turun membenarkan sendiri ban mobilnya.

 

“kudengar bosmu itu suka sekali mengaturmu.”eunhyuk berucap dan duduk disebelah Haemi.

 

“kurasa dia memang berhak mengaturku. Kau tau darimana hyung?”

 

“Henry mengatakannya.”haemi menoleh

 

“Henry sering kemari?”tanya Haemi penasaran. eunhyuk mengangguk.

 

“dia sering menghabiskan waktu disini. Dia bilang kau sudah tak peduli pada dirimu sendiri sekarang dan juga pada dirinya.”henry salah paham tentang kejadian semalam terhadap Haemi. gadis itu menunduk dan merasa sangat bersalah. Semalam ia berniat menghubungi Henry tapi ponsel gadis itu sepertinya sudah tak berfungsi. Haemi mendesah. ‘aku akan minta maaf padanya’batin Haemi.

 

“mobilmu sudah selesai..bawalah!”ucap donghae menyadarkan lamunan gadis itu.

 

“hey. Seringlah mampir kemari saeng!”eunhyuk berucap

 

“ne hyung bila ada waktu aku akan sering kemari. Gomawo.”haemi tersenyum dan segera melajukan mobilnya kembali menuju kampus.

 

Tak selang berapa lama motor sport seseorang datang menghampiri bengkel ketiga pria tampan itu. memakirkan motor ditempat biasa dan berteriak lantang.

 

“HYUUNGG.”

 

“yakk siapa lagi yang berteriak?”eunhyuk menghampiri pria dengan tampilan khasnya itu kemudian memukul kepala seseorang yang meneriakinya.

 

“kenapa memukulku Hyung?”

 

“kau berisik Henry-ya. Tadi Lee haemi dan sekarang kau yang berteriak.”

 

“dia ada disini?”

 

“dia sudah pergi dengan mobil bosnya.”ucap eunhyuk sambil berjalan meninggalkan Henry. pria itu mengikuti eunhyuk dari belakang.

 

“yakk kenapa kau mengikuti aku? Biasanya kau bersama hyung kesayanganmu.”ucap eunhyuk melirik donghae yang tersenyum kearahnya.

 

“Haemi bersama bosnya?”tanya Henry penasaran.

 

“dia sendirian tanpa bosnya. Kau benar Haemi sekarang bertambah kurus dan sering melamun.”henry mengingat malam tadi bagaimana ia meninggalkan gadis itu tanpa penjelasan. Tapi kenapa Haemi tak mengirimi pesan atau menelponnya untuk menjelaskan sesuatu atau sekedar meminta maaf. Henry merogoh ponselnya. dan membuka percakapannya dengan Haemi. setelah kejadian semalam Henry mematikan ponselnya karena kesal dengan Haemi tanpa membaca pesan yang masuk dari siapapun.

 

 

My Hae       :henry-ya aku akan datang untukmu. Malam ini Kyuhyun pergi entah kemana. Menangkan balapannya ne!

 

Pesan terakhir yang dikirim Haemi sebelum ia bertanding. Henry mendesah karena kesalahpahamannya itu. pria itu meninggalkan eunhyuk tanpa pamit membuat eunhyuk keheranan melihat tingkah Henry.

 

“tsk datang tak dijemput dan pergi tanpa pamit..”gumamnya

 

“hyuk-ah kerjakan pekerjaanmu!”sungmin mengingatkan eunhyuk.

“iyaaa kau tenang saja.. hae-ya lihatlah dia benar-benar tidak sopan.”donghae hanya terkekeh menanggapi eunhyuk. pria itu sibuk membuka bagasi mobil.

 

 

***

 

Haemi menguap. Mulutnya terbuka lebar kemudian seseorang menutupnya dengan telapak tangannya. Gadis itu menoleh mendapati senyum diwajah orang itu. dia melepas tangannya dari mulut haemi dan duduk disamping Haemi disebuah bangku taman dibelakang kampus. Merasa bersalah pada seseorang disampingnya gadis itu menunduk.

 

“maaf.”hanya itu yang terlontar dari mulutnya.

 

“untuk?”

 

“aku tidak tau jika Cho kyuhyun ikut balapan. Aku hanya datang untuk mendukungmu.”

 

“kenapa tak menjelaskannya?”

 

“aku sudah berusaha hanya saja kau pergi meninggalkanku.”masih menunduk. Pria itu memegang kedua pipi Haemi. mengarahkan wajah gadis itu agar menatapnya.

 

“kau tidak seharusnya minta maaf. Aku yang salah. Aku yang seharusnya minta maaf.”kemudian melepas kedua pipi Haemi.

 

“Henry..”pria itu menoleh. Haemi mendekat dan memeluk Henry. pria itu terkejut mendapat pelukan tiba-tiba dari Haemi.

 

“terima kasih.”rasanya seperti ada kupu-kupu didalam perutnya. Henry tersenyum dan mengelus rambut halus haemi.

 

 

***

 

“ne, appa.”

 

Kyuhyun mengerang frustasi setelah menutup telepon dari ayahnya. Sang ayah memerintahkan Kyuhyun untuk mengikuti tender proyek besar di luar kota untuk menggantikannya karena saat ini ayah Kyuhyun sedang berada diluar negeri dalam rangka pemulihan penyakitnya. Dan perintah ini harus dilaksanakan saat ini juga karena kolega sang ayah akan mengadakan pesta peresmian kapal pesiar terbarunya. Kyuhyun merogoh ponselnya.

 

“yakk, bukankah ponselnya rusak.. aishhh.”gerutu Kyuhyun. dan bergegas meninggalkan ruangan kerjanya sembari melirik arloji mahalnya .

 

Kyuhyun berjalan keluar kantor dan memberhentikan sebuah taksi, wajahnya tampak cemas karena dikejar sesuatu. Faktanya Cho kyuhyun memang sedang dikejar oleh sesuatu yaitu waktu. Pria itu kembali merogoh ponselnya.

 

“sekretaris Song tolong kemasi beberapa pakaianku yang berada di ruangan kerjaku,bawa kebandara satu jam lagi!” kyuhyun mematikan ponselnya.

 

“tunggu sebentar aku akan kembali!” supir taksi itu hanya mengangguk. kyuhyun berlari meninggalkan taksi yang ia tumpangi. Menyisir setiap tempat yang berada di kampus ini. Dia mencari seseorang.

 

Tepat ditempat yang tak terduga seseorang yang dicarinya tengah tertawa dengan seorang pria yang tak asing lagi dimatanya. Kyuhyun menghampiri kedua orang tersebut.

 

“aku mencarimu dan kau berada disini.”keduanya menoleh mendapati Kyuhyun tengah mengatur nafasnya karena kelelahan berlari.

 

“bukankah ini belum waktunya pulang kantor?”haemi heran dengan kedatangan Kyuhyun. kenapa pria itu bisa bergentayangan dikampusnya saat ini. Bukankah ini jam kerja bukan jam istirahat.

 

Tidak menjawab pertanyaan Haemi, kyuhyun malah menarik lengan gadis itu hingga menjauh dari pria disampingnya. Tak terima dengan tindakan Kyuhyun Henry mencegah kepergian Haemi.

“tuan, lepaskan dia!”kyuhyun melirik Henry

 

“heh. Dia asistenku. Dia harus bekerja. Kau tau.”ucap Kyuhyun penuh penekanan.

 

“kenapa kau memperlakukannya seperti itu? tidak bisakah kau bersikap lebih normal meskipun dia hanya asistenmu.”geram dengan kelakuan Kyuhyun.

 

“baik aku akan memperlakukannya dengan sangat normal.”ucap Kyuhyun melonggarkan genggamannya kemudian tersenyum sinis pada Henry. Haemi hanya terbengong melihat kedua pria itu bersi tegang karena dirinya.

 

Kyuhyun segera memasukan Haemi kedalam taksi yang ditumpanginya tadi.

“tuan, bagaimana dengan mobilmu?”kyuhyun melupakan hal itu. bukankah Haemi membawa mobilnya.

 

“aku akan menyuruh seseorang membawanya nanti.”

 

“kita akan kemana?”tanya Haemi.

 

“Bandara..”

 

Tbc

 

 

Bagaimana readers ceritanya absurdkan? Hoho.. aku masih berharap support dan komennya… gomawo.

243 thoughts on “I’m Girl Part 2

  1. Nggak sia-sia baca part selanjutnya😄.
    Apalagi pas liat reaksi Minjae
    Yakin deh, pasti nanti bisa2 suka sma Haemi😂

    Keep Writing ya thor!!
    Semangat🙆🏻

    Suka

  2. Disini Cho sifatnya agak manusiawi lah yaw dibnding epep yg lainnya wkwkwk.. Mksudnya itu mski blum suka dia msih ada rsa brslah atau seenggaknya simpati gtu .. Bca next partnya aja deh

    Suka

  3. Oo oooww,,,ciuman kedua mrk yg membuat hati haemi trluka,,kira2 kpn ya kyu suka sma haemi,,,hmmmm sepertinya henry suka sma haemi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s