When Kyuhyun 30 Years Old Part 1


Tittle : When Kyuhyun 30 years old. (1/3)

Author : piggypink

Category : NC17, Yadong, Romance, Chapter

Cast : – Cho Kyuhyun – Han Seulbi

Other cast : – Kang Chaerin

Disclaimer : Cerita ini MILIK SAYA pribadi, terinspirasi dari perkataan Kyuhyun di Sukira yang bilang mau kencan pas umunya 30 tahun :””)) meskipun rada gak nyambung ceritanya nanti. yaa semoga bisa dinikmati/? maaf kalau kependekan pas nya segini soalnya. kkk

 

 

Selamat berimajinasi~

 

 

***

 

 

“HAPPY BIRTHDAY!!!” Serentak terdengar teriakan riang saat laki-laki bertubuh tinggi itu memasuki ruangan kerjanya. tatapannya datar, sangat datar bahkan mengingat para karyawan didepannya ini sedang berusaha membuatnya senang dihari kelahirannya. Tangan laki-laki itu masih bertengger di kenop pintunya, mencengkram kuat disana.

 

“Keluar.” geramnya lirih. membuat tatapan tak percaya dari karyawan yang mencintainya itu. apa yang salah disini? mereka hanya ingin merayakan hari lahir Presdirnya.

 

“Kubilang KELUAR!!” bentak laki-laki itu lagi yang membuat para karyawan pada akhirnya menyerah, beringsut kecewa menyeret kaki mereka keluar dari sana. meninggalkan sang poros yang seharusnya hari ini bertepuk tangan, meniup lilin, memotong kue atau sekedar mengucapkan harapannya diumurnya yang sudah masuk ke digit angka kepala yang baru. yang membuatnya semakin beremosi stabil dan dewasa bukan malah kekanakan seperti yang ia lakukan tadi.

 

“Apa bagusnya bertambah usia?” dengus laki-laki itu kesal.

 

Entah apa yang membuat laki-laki itu menjadi monster di hari kelahirannya sendiri, tidak seperti biasanya, laki-laki itu terlihat gelisah dan merutuk tahun yang begitu cepat berlalu sehingga membuatnya harus melakoni perjanjiannya di saat umurnya sudah menginjak angka 30. tepat ditengah malam ini.

 

Ponselnya bergetar, membuatnya reflek memeriksa dan sekaligus mengumpat kesal saat tau siapa yang menelfonnya. Wanita ini benar-benar tepat waktu sekali. dengan malas laki-laki itu menggeser icon hijau di ponsel canggih bersimbol apel tergigit miliknya dan terdengarlah suara malapetaka untuknya. di umur 30 tahunnya.

 

“Kyuhyun-a!! Happy Birthday!! Jangan lupakan janjimu pada Eomma. mengerti?”

 

PIP.

Panggilan terputus.

Wanita yang menyebut dirinya Eomma itu pun bahkan tidak memberi kesempatan laki-laki bernama Kyuhyun untuk mengeluarkan suaranya.

Kyuhyun mendesah.

Inilah awal dari umur ke-30 tahunku

 

 

***

 

 

“Nona, kau cantik sekali.” puji seorang gadis pada Nona mudanya yang sedang berdandan rupawan didepan meja riasnya. wajahnya yang mungil dan rambut sehatnya yang tergurai panjang terlihat seperti perpaduan yang sempurna.

 

“Sudah kubilang, berhenti memanggilku Nona. Han Seulbi. panggil namaku, Chaerin. Kang Chaerin. jika kau memanggilku nona lagi saat kita sedang berdua saja seperti ini. aku akan sangat marah padamu. kau dengar itu?” Chaerin tersenyum diakhir kalimatnya sambil terus memoles bedak pada kulit wajahnya yang tak tercela. sedangkan gadis bernama Seulbi itu masih menyisir rambut Chaerin lembut. ia sangat menyayangi gadis sebaya cantik didepannya ini. meskipun Chaerin kaya raya, tapi hatinya begitu baik dengan seluruh sifat rendah dirinya. gadis yang sangat sempurna.

 

“Kau melamun lagi, aah. aku terabaikan.” Chaerin pura-pura merajuk dengan mempoutkan bibirnya, membuat Seulbi tertawa melihat ekspresi manis Chaerin.

 

“Maaf, Chaerin.”

 

“Baiklah, kali ini aku maafkan. tapi sebagai gantinya, kau harus menceritakan sesuatu tentangnya.” Chaerin selesai dengan kegiatan berdandannya dan Seulbi juga selesai dengan kegiatan menyisir rambut Nona mudanya. Chaerin memutar duduknya kearah Seulbi dan menatap Seulbi dengan mata penasaran.

 

“Aku tau, kau hari ini mengerjakan tugas mengupingmu dariku kan?” ucap Chaerin dengan menurunkan nada pada kata ‘menguping’ itu. Seulbi mengangguk semangat, sejak tadi pagi gadis itu memang sudah menampung segala informasi yang Nona mudanya butuhkan.

 

“Jadi, seperti apa dia? apa kau menemukan fotonya?” Chaerin menyerukan pertanyaannya pada Seulbi. lagi-lagi Seulbi dibuat tersenyum oleh perbuatan Chaerin.

 

“Untuk fotonya, maafkan aku. aku sama sekali tidak dapat menemukan disitus manapun aku mencari dengan menggunakan kata kunci namanya. dia sungguh misterius. seperti tidak mau mempublikasikan dirinya, jenis laki-laki yang tertutup.” Jelas Seulbi sambil sesekali memiringkan wajahnya. menerka-nerka kenapa sulit sekali menggali informasi tentang laki-laki milyader itu. pemilik jajaran hotel, department store bahkan kapal pesiar.

 

“Dia pasti jelek sekali.” ucap Chaerin asal. “Laki-laki itu bukannya tertutup. dia hanya malu dengan wajahnya yang buruk rupa walaupun punya uang banyak. seharusnya dia Operasi plastik saja.” lanjut Chaerin bergidik ngeri membayangkan wajah buruk rupa calon suaminya, benar. calon suami yang akan menemaninya seumur hidup. Chaerin awalnya sudah menanyakan banyak hal pada ibunya tentang seperti apa laki-laki yang dijodohkan dengannya namun ibunya itu bahkan bungkam. tidak menjawab barang satu pun dari seratus pertanyaan Chaerin.

 

Seulbi menggeleng sambil menggerakan jarinya.

“Maaf, tapi kau salah. laki-laki itu tidak buruk rupa.” tutur Seulbi yang membuat alis Chaerin terangkat.

 

“Jadi maksudmu?”

 

“Dia tampan, berwibawa dan sedikit dingin. tubuhnya juga tinggi. itu yang aku dengar dari paman Jung saat paman Jung sedang mengantar Nyonya dan Tuan Kang menemui pertemuan keluarga sebelumnya.” Lanjut Seulbi sambil memamerkan senyum bangganya karna berhasil menemukan fakta lain dari dugaan Nona mudanya.

 

“Benarkah?” Chaerin sedikit tercengang mendengar bahwa calon suaminya sekeren itu.

 

Seulbi menganggukkan kepalanya, “Tidak diragukan lagi, percayalah.” kalimat itu diakhiri dengan tepukan ringan Seulbi dibahu Chaerin. sangat menenangkan bagi Chaerin. mereka sudah seperti ini sejak umur mereka sama-sama 10 tahun. sekarang mereka berdua sudah berusia 20 tahun. tidak dapat dibayangkan hal apa saja yang mereka lalui bersama diwaktu yang panjang itu. mereka berdua bukan lagi tampak seperti majikan dan pelayan melainkan seperti saudara perempuan yang saling menyayangi.

 

***

 

“Batalkan!” Kyuhyun memberi perintah singkat pada sekretarisnya yang mengatakan bahwa hari ini Kyuhyun harus bertemu dengan client penting asal Australia.

 

“Tapi presdir, client ini adalah yang menawarkan harga tinggi untuk investasi kapal pesiar yang ada di Australia.” sekretris wanita itu memberi penjelasan pada presdirnya yang akan membiarkan begitu saja milyaran uang terbuang sia-sia jika pertemuan itu dibatalkan. mendengar sanggahan dari sekretarisnya membuat Kyuhyun semakin geram, dengan mata gelapnya Kyuhyun menatap dingin wanita itu. tanpa mengatakan apa-apa lagi wanita itu menutup mulutnya rapat. mengerti akan arti tatapan dingin presdirnya.

 

“Baik presdir, saya akan menyampaikan pembatalan ini.” ucap sekretaris itu pasrah. menunduk lalu berjalan keluar.

 

Kyuhyun benar-benar tidak fokus saat ini, jadi percuma saja jika ia datang ke meeting penting itu dengan kepala kacaunya. Lelaki itu mengerang frustasi ketika lagi-lagi teringat kemarin ia telah bertemu dengan keluarga gadis yang akan ia nikahi, terlebih lagi malam ini mereka akan bertemu kembali yang bedanya, nanti malam akan ada calon istrinya didalam pertemuan itu. Oh tuhan. seorang Cho Kyuhyun akan dijodohkan. terdengar lucu bahkan ditelinganya sendiri.

 

“Wanita tua itu gila.” desis Kyuhyun sambil membanting beberapa kertas didepannya serampangan. Lelaki itu benci diatur. apapun asal jangan diatur. hanya dia satu-satunya yang boleh mengatur, oranglain tidak. bahkan Ibu tirinya sekalipun.

 

“dan pria tua yang sudah meninggal itu juga gila! wasiat konyol.” Kali ini Kyuhyun marah mengingat perjanjian yang sudah ia tandatangani 10 tahun yang lalu saat ayahnya meninggal,  Ayahnya memang mewariskan semua harta melimpahnya pada Kyuhyun dengan satu syarat, bahwa Kyuhyun diwajibkan menikah ketika usianya sudah menginjak 30 tahun. diperbolehkan kurang dari usia itu namun dilarang keras melebihinya. jika Kyuhyun melanggar, resiko ditendang dari perusahaan itu pun menghantuinya. kira-kira seperti itulah isi perjanjian Kyuhyun dengan keluarganya. dan satu-satunya yang memaksa hal itu terwujud adalah Ibu tirinya. Wanita yang selalu mengatur Kyuhyun seenaknya. wanita yang menjadi penyebab kematian ibu kandungnya 15 tahun yang lalu karna memergoki ayahnya sedang bercumbu dengan wanita itu.

 

“Tidak ada yang bisa mengaturku. tidak satupun.”

 

***

 

Chaerin berjalan dengan gusar diatas lantai marmer rumah megahnya dengan baju ala tuan putri yang ia kenakan. mengabaikan seluruh bungkukan dari para pelayannya dan sedikit berlari menuju ke kamar orangtuanya. tanpa mengetuk seperti biasa, gadis itu langsung membuka pintu kamar itu sehingga terlihatlah Ibu dan Ayahnya sedang bersiap diri untuk pertemuan keluarga malam ini. pertemuan yang akan menentukan masa depannya.

 

terdengar dari belakang gadis itu suara pelayan sebayanya yang ngos-ngosan mengejarnya, suara Seulbi.

 

Chaerin lagi-lagi mengabaikan, “Eomma. katakan sejujurnya padaku. berapa usia laki-laki itu?” Tanya Chaerin langsung tanpa basa-basi. gadis itu telah mendengar dari Seulbi yang menguping di kamar ibunya tadi pagi dan terkejut tentang informasi usia laki-laki itu.

 

Nyonya Kang menatap putrinya bingung, “Memangnya kenapa? dia cukup muda. benarkan Yeobbo?” Nyonya Kang melempar tatapannya pada suaminya yang mengangguk. Chaerin tidak puas dengan jawaban itu.

 

“Jawab aku, usianya tidak 30 tahun kan?” selidik Chaerin yang membuat Nyonya Kang terdiam. diamnya ibunya ini membuat Chaerin berkesimpulan bahwa itu benar.

 

“Yatuhan, eomma. kau tega sekali menjual putri sematawayangmu ini pada pedofil bujang itu?” Chaerin mulai berkaca-kaca. tidak bisa membayangkan bahwa dirinya akan dinikahkan dengan lelaki yang usianya terpaut 10 tahun lebih tua darinya itu. kenapa ibunya tega sekali?

 

“Chaerin-a. dengarkan Eomma.” Nyonya Kang mulai mendekat sambil meraih kedua bahu putrinya ini. “Jangan pikirkan tentang usia laki-laki itu dulu, bertemulah dengannya dan kau baru bisa menentukan sendiri pemikiranmu. Eomma yakin kau pasti menyukainya.” dengan lembut Nyonya Kang mengusap rambut Chaerin. yang tanpa sadar, perlakuan ibu-anak itu membuat sepasang mata yang tengah berdiri diambang pintu itu merasa iri. sangat iri. gadis itu sejak usianya 10 tahun, tidak lagi mendapat perlakuan sayang dari siapapun sampai ia bertemu dengan Chaerin yang menganggapnya seperti saudara sedarah. ia rindu sekali dengan ibunya.

 

“Tapi tetap saja, Lelaki itu sudah tua eomma.” Chaerin melepas kedua tangan Ibunya yang berada dibahunya. “Aku benarkan Seulbi-ya? kalau kau jadi aku, apa kau mau dijadikan calon iatri Lelaki tua seperti itu?” Chaerin membuyarkan lamunan Seulbi dengan pertanyaannya. Seulbi yang merasa bukan siapa-siapa itu pun hanya menundukkan kepalanya.

 

“Saya tidak punya hak untuk menjawabnya, Nona muda.” takut-takut Seulbi mengeluarkan suaranya sambil tetap menunduk. membuat Chaerin merasa tidak ada yang memihaknya kali ini.

 

“Chaerin-a, keputusan Eomma dan Appa tetap sama. kau harus bertemu dengannya dan menjalin hubungan akrab. Seulbi-ya, tolong urus Charlerin.” pinta Nyonya Kang sebelum menutup pintunya rapat. menyisakan Chaerin yang tengah gundah gulana dengan perjodohan itu. Seulbi mengulurkan tangannya lalu memeluk Chaerin yang sedang bersedih.

 

“Aku benci perjodohan bodoh ini.” Chaerin merusak segala pernak-pernik yang melekat ditubuhnya sambil menggulingkan badannya keatas kasur sutranya. gadis itu menangis tersedu-sedu mengingat ia harus menikah dengan Lelaki tua berusia 30 tahun.

 

Seulbi menepuk-nepuk lengan Chaerin, menenangkannya.

 

“Belikan aku ddeoboki. Seulbi-ya.” ucap Chaerin disela-sela tangisannya. Seulbi sedikit terkejut, Nona mudanya ini dilarang memakan makanan seperti itu. terlebih lagi nanti malam ada acara penting keluarga ini.

 

“Tapi, Nona anda-”

 

“Pergi dan turuti aku sebelum aku menangis lebih parah lagi, aku butuh sesuatu yang pedas untuk berhenti menangis. Seulbi-ya.” potong Chaerin cepat pada Seulbi yang membuat ekspresi Seulbi melunak. gadis itu pada akhirnya menyetujui majikannya untuk membeli ddeoboki, secara diam-diam tentunya.

 

 

**

 

Matahari terbenam sempurna hari ini, digantikan oleh hamparan senja yang indah. membuat Kyuhyun menghentikan seluruh pekerjaannya dan berniat pulang, Lelaki itu ingin tidur nyenyak tanpa peduli dengan deringan ponsel yang semenjak tadi mengintimidasinya. tidak. tidak ada satupun yang bisa mengintimidasinya.

 

Kyuhyun melepas jas nya dan menyampirkannya kelengan. tampak sexy dengan rambut acak-acakan dan kemeja putih pas body yang ia kenakan. meskipun umurnya tidak semuda dulu, tapi setidaknya aura tampan masih mengikutinya.

seluruh karyawan membungkuk ketika Kyuhyun lewat, menghormati presdir dengan sifat angkuh itu yang akan tetap tampan jika dimata seluruh karyawan wanitanya.

 

Kyuhyun memasuki Lamborghini putih miliknya lalu mengendarainya pulang,

Kyuhyun bersumpah tidak akan menghadiri pertemuan bodoh itu walaupun keluarganya memaksa. ia tidak akan mengulangi kesalahan ayahnya yang menikah dengan ibunya karna perjodohan konyol seperti ini. Lihat akibatnya, Ibunya meninggal karna penyakit jantung akutnya kumat ketika melihat Ayahnya berselingkuh.

 

Kyuhyun tidak sebrengsek itu.

 

Lelaki itu terus melajukan mobilnya, saat ponselnya kembali berdering. awalnya Kyuhyun mengabaikan deringan ponsel itu tapi lama-lama Kyuhyun merasa terganggu dan berniat untuk mematikannya. dengan satu tangan meraba dashbor mobilnya, Kyuhyun mencari dimana ia meletakkan ponsel itu. dan saat akan mematikan ponselnya, tiba-tiba seseorang menyebrang santai didepannya yang membuat Kyuhyun panik mengerem mobilnya.

 

CKITTTT.

sedikit terlambat, Kepala lamborghini Kyuhyun menabrak orang itu yang membuatnya pingsan ditempat. dengan segera Kyuhyun pun keluar dari mobilnya untuk memeriksa.

 

“Sial.” umpat Kyuhyun yang melihat ternyata seorang gadis yang ia tabrak. Kyuhyun mendekat kearah gadis itu, menarik kepala gadis itu ke pangkuannya.

 

“Syukurlah, kepalanya tidak berdarah.” ujar Kyuhyun sambil mengamati bagian yang lain. sejauh ini tidak ada yang terluka, gadis ini hanya pingsan karna terkejut, mungkin?

 

Setelah tau bahwa tidak ada yang terluka, entah kenapa Kyuhyun enggan mengalihkan perhatiannya dari wajah gadis ini, Kyuhyun sedikit mengerutkan keningnya karna wajah damai gadis dipangkuannya ini tampak familiar. seperti..

 

“Eomma.” gumam Kyuhyun ketika menyadari bahawa gadis ini mirip sekali dengan ingatan wajah damai ibunya. yang hanya dengan menatapnya saja membuat hati Kyuhyun terbebas dari segala kesulitan. Kyuhyun menggeleng cepat, menertawakan dirinya yang tiba-tiba terpesona dengan seorang gadis yang sedang tergelatak tak berdaya ini. tanpa memikirkan apapun lagi, Kyuhyun pun mengangkat gadis itu kegendongannya. memindahkan gadis itu ke dalam mobilnya, tentu saja untuk membawanya ke Rumah sakit.

 

***

 

Chaerin duduk dengan tidak nyaman dikursinya, setelah paksaan kedua orangtuanya yang menariknya ke restoran Italia ini untuk pertemuan keputusan perjodohan antar kedua keluarga membuat Chaerin tidak bisa melakukan apa-apa lagi. tadinya Chaerin ingin menunggu Seulbi kembali dari membeli ddeoboki yang ia suruh dan mengajaknya serta agar Chaerin bisa lebih sedikit tenang, namun nyatanya Seulbi tidak kunjung kembali. sebenarnya kemana Seulbi? tanyanya cemas dalam hati.

 

“Sebenarnya kemana bocah itu?” pertanyaan yang sama terdengar dari arah depan Chaerin, calon ibu mertuanya itu tengah gusar menanti putranya yang sejak tadi tidak bisa ia hubungi. dalam hati Chaerin bersyukur.

 

“Bahkan sekarang dia mematikan ponselnya,” Gumam wanita tua berkelas yang mengutak-atik ponselnya sejak tadi, mencoba keras menghubungi putranya. Chaerin semakin riang dalam hati. bagus. matikan saja ponselmu terus. dukung Chaerin pada tindakan yang dilakukan oleh calon suaminya.

 

Kegusaran wanita itu pun terbaca oleh kedua orang tua Chaerin yang memang menunggu lebih dari 45 menit yang lalu untuk kedatangan putra mereka. pada akhirnya, Tuan Kang mengangkat suara, “Nyonya Cho. keluargaku sudah menunggu lama untuk kedatangan putramu, sebenarnya kemana dia?”

 

Nyonya Cho pun berdehem, menetralisir kegugupannya karna tidak ada tanda-tanda putranya akan datang, “Maafkan aku Tuan Kang. sepertinya Kyuhyun sedang terlalu sibuk bekerja sampai melupakan pertemuan ini.” Alibi Nyonya Cho untuk menyelamatkan nama keluarganya dari tindakan tidak bertanggung jawab Kyuhyun.

 

Nyonya Kang mendesah berat, ia merasa tidak dihormati karna dibiarkan menunggu begitu lama. “Sebaiknya kami pulang, malam semakin larut. kapan-kapan saja kita bertemu lagi dengan putramu yang bersedia menghadirinya.”

 

“Tapi Nyonya Kang, Kyuhyun pasti datang sebentar lagi.” cegah Nyonya Cho yang langsung ditepis oleh Nyonya Kang.

 

“Cukup 45 menit kami menunggu, tidak ada untuk 1 jam.” Jawab sengit Nyonya Kang berdiri dari kursinya yang disusul semangat oleh Chaerin dan Tuan Kang.

 

beberapa saat setelah kepergian keluarga Kang. amarah tampak jelas di raut wajah Nyonya Cho yang harus menerima kenyataan malu atas tidak hadirnya Kyuhyun.

 

“Kau melakukan kesalahan besar, nak.” Nyonya Cho meremas kuat gaunnya kesal.

 

 

***

 

“Dia baik-baik saja.” ujar seorang dokter di rumah sakit itu setelah memeriksa keadaan gadis yang dibawa oleh Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum lega,

 

“Benarkah?”

 

“Ya. tidak ada luka, tidak ada patah tulang. semua utuh kecuali shock beratnya yang membuatnya pingsan. jangan terlalu panik. nanti juga dia akan sadar dengan sendirinya.” Dokter itu menepuk bahu Kyuhyun lalu pergi meninggalkan ruang VIP untuk seorang gadis yang hanya sedang pingsan itu. Kyuhyun terduduk dikursi sebelah ranjang rumah sakit, menatap lekat lagi wajah gadis yang memiliki pembawaan menenangkan yang sama persis seperti ibunya.

 

tanpa sadar tangan Kyuhyun mengulur kearah rambut gadis itu, mengelusnya lembut. perasaan bergetar terjadi didadanya tiba-tiba. ada apa ini?

 

Kyuhyun menarik tangannya dari rambut itu,

alangkah baiknya jika gadis itu saat ini membuka matanya lalu memaki Kyuhyun yang telah menabraknya daripada Kyuhyun terus mengerang karna terpesona dengan gadis pingsan yang tidak ia kenal bahkan korban dari tabrakan mobilnya.

 

Kyuhyun membuang wajahnya untuk tidak mengamati gadis itu lagi, beberapa saat mungkin berhasil namun pada akhirnya Kyuhyun kembali menatap gadis itu dalam. perasaan mendesak tiba-tiba keluar dari nalurinya yang telah memasuki usia 30 tahun ini. Kyuhyun kelewat dewasa.

 

tanpa perintahnya, Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada wajah gadis itu. persetan dengan Kyuhyun yang sama sekali tidak mengenal gadis itu. ia bisa menanyakannya setalah gadis itu sadar nanti.

 

dengan hati-hati, bibir Kyuhyun menempel pada bibir gadis itu, masih belum menyadari apa yang telah ia lakukan. Kyuhyun menggerakkan bibirnya perlahan, melumat kecil bibir dibawahnya yang sama sekali tidak bergerak itu. jika ada orang yang melihat, mungkin Kyuhyun akan diteriaki Pria mesum brengsek yang mencoba memperkosa gadis yang sedang tidak sadarkan diri. seolah belum puas, Kyuhyun menaiki ranjang rumah sakit sambil terus melumat bibir gadis itu. menahan gadis itu dibawah kekuasaanya. tidak bergerak sama sekali, Kyuhyun pun menurunkan ciumannya kearah leher putih gadis itu, sekedar mengecupnya tidak sampai melumat. terus turun menuju ke dada gadis itu dan mendesah pelan saat kemeja gadis itu sudah terbuka dua kancing yang memperlihatkan belahan dadanya yang menggoda. ingin sekali Kyuhyun membuka seluruh kancing itu lalu mengulum puncak dadanya saat ini juga saat sesuatu dalam hatinya berteriak bahwa yang ia lakukan saat ini tidaklah benar.

 

Kyuhyun menyadari itu lalu menarik tubuhnya dari atas gadis itu. mengancingkan dua kancing yang terbuka itu lalu kembali duduk dikursi sebelumnya.

 

Kyuhyun menghela nafasnya, bagaimana bisa ia begitu bernafsu dengan gadis yang baru ia temui ini? Oh jangan salahkan aku. salahkan saja gadis ini yang memiliki pembawaan sama persis dengan seseorang yang ia rindukan.Ibunya. pikir Kyuhyun.

 

Kyuhyun mengelus lembut kepala gadis ini dan mengecup keningnya singkat,

 

“Sepertinya, aku tidak perlu perjodohan untuk menemukan pasanganku sendiri.” Senyum lebar tiba-tiba muncul diwajah Kyuhyun. Tuhan benar-benar memiliki cara aneh untuk mempertemukannya dengan jodohnya tepat diusia 30 tahunnya.

 

 

***

 

Seulbi merasakan pusing yang teramat dibagian kepalanya, gadis itu mulai membuka matanya saat atap asing terlihat sebagai pemandangan pertamanya ketika membuka mata. dimana ini?

 

Seulbi kesusahan menggerakkan tangannya ketika sesuatu yang berat sedang menimpa tangannya, gadis itu menoleh dan mendapati seorang Lelaki yang juga asing baginya sedang tertidur sambil memeluk tangannya posesif. siapa lelaki ini?

 

Seulbi terus melayangkan berbagai pertanyaannya sampai ketika Lelaki itu terbangun dan tersentak melihat gadis yang sejak tadi ia tunggu itu sudah terduduk diatas ranjangnya. reflek, Lelaki itu tersenyum.

 

“Kau sudah bangun?” dengan tetap dengan senyumnya, Lelaki itu mencium tangan Seulbi yang membuat gadis itu terkejut. bukan dengan ciuman ditangannya, melainkan karna senyum manis yang Lelaki itu tebarkan. Tampan sekali. batin Seulbi dalam hati.

 

Seulbi menggelengkan kepalanya, mengusir pikiran salah yang seharusnya tidak ia pikirkan. cspat-cepat Seulbi pun bertanya pada Lelaki itu.

 

“Anda siapa?” Tanya Seulbi sopan, Lelaki itu kembali tersenyum.

 

“Aku, Cho Kyuhyun.” jawab Lelaki itu santai yang seketika membuat Seulbi membulatkan matanya.Eyyy? Cho Kyuhyun????

 

“Anda Cho Kyuhyun?” calon suami Nona Chaerin, lanjut Seulbi dalam hati.

 

“Ya.” Kyuhyun mengangguk sambil memperhatikan berbagai ekspresi yang gadis itu tunjukkan. “.. dan kau?” giliran Kyuhyun yang bertanya.

 

“Ah. perkenalkan, aku Han Seulbi. pelayan dari Nona Kang Chaerin.” jawab Seulbi riang sambil membungkukkan badannya, bukan menjabat tangan Kyuhyun seolah Kyuhyun adalah atasannya, majikannya juga.

 

“Pelayan Kang Chaerin?” tanya Kyuhyun yang tidak mengerti dengan apa yang dibicarakan oleh gadis itu. Seulbi pun juga menatap Kyuhyun bingung.

 

“Bukankah tadi aku tertabrak seseorang saat membeli ddeoboki? dan sekarang aku ada disini karna Nona Chaerin menyelamatkanku saat dia sedang bertemu dengan anda. pertemuan perjodohan malam ini.” Jelas Seulbi dengan wajah polosnya, membuat Kyuhyun mengeraskan rahangnya, di satu sisi ia merasa gemas dengan wajah polos Seulbi namun disisi lain, ia sedang menahan kesalnya karna ternyata gadis ini adalah pelayan dari putri keluarga Kang itu. menyebalkan.

 

“Tidak. tidak ada Kang disini.”

 

“Maksud anda?” Seulbi semakin bingung, jantungnya berdegup kencang saat melirik jam dinding yang menunjukkan waktu dimana seharusnya Chaerin dan Kyuhyun bertemu.

 

“Dengar, aku tidak tau takdir seperti apa yang menghubungkan kita menjadi seperti ini tapi yang pasti, aku belum menemui gadis Kang itu. tidak hari ini juga.” perkataan Kyuhyun membuat otak Seulbi bekerja lebih keras untuk mencernanya, jika bukan dengan Chaerin, lalu bagaimana bisa ia bertemu dengan Kyuhyun. atau jangan-jangan

 

“Jadi maksudmu, kau yang menabrakku?” Seulbi menangkap satu kesimpulan itu dari otaknya,

 

Kyuhyun mengangguk samar, “Ya. maafkan aku.”

 

“Dan hari ini pertemuan perjodohan itu gagal?” Lancang, Seulbi menanyakan pertanyaan pribadi keluarga itu tanpa melihat statusnya yang hanya seorang pelayan.

 

“Ya. karna aku menunggumu semalaman.” Kyuhyun menjawab dengan enteng seolah tidak ada yang salah dengan tindakannya. berbesa dengan Seulbi yang tampak gusar sekali.

 

“Tidak bisa. kau harus bertemu dengan Nona Chaerin tuan, jika tidak, Nona Chaerin akan dijodohkan dengan Lelaki lain lagi yang mungkin tidak lebih baik.” Tutur cemas Seulbi, benar. Chaerin memang sering sekali dijodohkan dengan berbagai macam jenia pria kaya. namun tidak ada satupun yang menurut Seulbi cocok untuk Chaerin, berbeda dengan Kyuhyun yang entah kenapa membuat Seulbi langsung merasa bahwa Chaerin dan Kyuhyun adalah pasangan yang serasi.

 

Seulbi menarik tangan Kyuhyun keluar dari kamar itu, membuat Kyuhyun bingung sekaligus merasa nyaman dengan kaitan tangan mereka. Nyatanya, hanya Kyuhyun yang merasakan hal itu karna Seulbi tengah sibuk memikirkan bagaimana nasib Nona mudanya sekarang.

 

Kaitan tangan itu terlepas, membuat Seulbi menarik alisnya keatas. menatap Kyuhyun.bingung.

 

“Aku yang akan menggandengmu.” begitulah jawaban Kyuhyun ketika melihat Seulbi menatapnya bingung. Seulbi hanya mengangkat bahunya lalu mengikuti Kyuhyun.

 

 

“Ayo tuan.” Ajak Seulbi ketika mereka baru saja sampai didepan gerbang rumah megah itu. Kyuhyun hanya melihat sekilas rumah itu lalu menatap wajah Seulbi yang meneduhkan. satu tarikan senyum terlihat disana.

 

“Tidak.” jawab Kyuhyun singkat.

 

“Kenapa? kau harus bertemu dengan calon istrimu, tuan.” Kyuhyun mengerang ketika Seulbi menyebutkan tentang calon istri itu, hanya Kyuhyun yang berhak menentukan siapa calon istrinya.

 

Dengan gerakan lembut, Kyuhyun mengusap pipi Seulbi dengan satu tangannya. Seulbi terkesiap. “Tuan?”

 

“Berhenti memanggilku Tuan. aku bukan majikanmu.” Tekan Kyuhyun yang sebenarnya sejak tadi merasa tidak nyaman dengan panggilan itu.

 

Seulbi menjauhkan tangan Kyuhyun dari wajahnya. “Tapi majikanku adalah calon istrimu, Tuan.” Rahang Kyuhyun mengeras ketika mendengar dua sebutan memuakkan itu keluar dari bibir Seulbi. dengan gerakan cepat, Kyuhyun pun sudah memindahkan Seulbi kepangkuannya. sedikit sempit memang melihat punggung Seulbi yang tertahan oleh kemudi mobil. Seulbi sangat terkejut. batas warasnya tidak mampu menerka apa yang sedang Kyuhyun pikirkan.

 

“Tuan, ada apa dengan anda? tolong lepaskan!” ronta Seulbi mencoba melepaskan diri dari Kyuhyun. namun Kyuhyun semakin menekan pinggul Seulbi mendekat kearahnya.

 

“Itu salahmu yang selalu memanggil dan berbicara formal padaku.” dan detik selanjutnya, Bibir Kyuhyun sudah terbenam dalam di bibir Seulbi, membuat gadis itu tak henti-hentinya merasa terkejut. Kyuhyun melepas ciuman itu,

 

“Aku sama sekali tidak pernah menginginkan perjodohan itu, dan aku pikir Nona mudamu itu juga.” Tutur Kyuhyun dengan wajah yang hanya sesenti dari wajah Seulbi. Seulbi masih belum bisa berfikir normal, dan tanpa menunggu lama lagi. gadis itu berdiri dari pangkuan Kyuhyun. membuka pintu mobil mahal itu dan berlalu masuk kedalam bangunan yang selama sepuluh tahun terakhir ini ia sebut sebagai rumahnya. tidak mempedulikan sama sekali panggilan dari Kyuhyun dibelakangnya.

 

Ini salah, ini tidak benar. Seulbi-ya.

 

Seulbi memagari dirinya kuat. tidak ada yang boleh memasuki hatinya. terlebih lagi Kyuhyun yang notabene adalah calon suami Nona mudanya. tidak. tidak boleh.

 

 

 

***

 

Tampak sepasang gadis tengah berpelukan di kamar bernuansa merah muda itu. dua gadis itu merasa senang mereka bisa bertemu lagi satu sama lain.

 

“Maaf Chaerin, aku gagal membawakan ddeobokinya.” sesal gadis berambut hitam legam itu pada gadis bernama Chaerin didepannya yang terus saja tersenyum.

 

“Tidak apa-apa Seulbi. asal kau pulang dengan baik-baik saja. apa benar kau tidak terluka satupun?” Chaerin mulai memeriksa seluruh bagian tubuh Seulbi saat Seulbi memberikan alasan kenapa gadis itu terlambat pulang. Seulbi mengangguk.

 

“Aku sangat baik-baik saja, Nona muda.” Canda Seulbi pada Chaerin. “Oh iya. pertemuannya bagaimana?” Lanjut Seulbi menanyakan tentang pertemuan perjodohan malam ini. sebenarnya Seulbi sangat tau bahwa malam ini pertemuan itu gagal. tapi gadis itu ingin tau cerita dari versi Chaerin.

 

Chaerin melebarkan senyumnya, “Gagal. seperti yang kumau. aku senang sekali.” Jawab Chaerin sambil memeluk Seulbi. “Si pedofil bujang buruk rupa itu, tidak akan bisa menikahiku.” Chaerin melanjutkan perkataannya sambil menerawang bebas membayangkan wajah buruk rupa calon suaminya.

 

Seulbi terdiam sejenak, lalu menatap Chaerin dalam. “Kau salah Nona, dia tidak buruk rupa, dia tampan.”

 

“Jangan mengakatakan omong kosong lagi, Seulbi-ya.” ucap Chaerin sambil membalas tatapan Seulbi.

 

“Aku bersumpah, dia sangat tampan.” Lirih Seulbi mengalihkan tatapannya dari mata Chaerin lalu menundukkan wajahnya, mencoba memutar seluruh rekaman wajah rupawan Lelaki yang merebut ciuman pertama Seulbi itu. Chaerin menatap Seulbi aneh,

 

“Apa kau pernah bertemu dengannya, Han Seulbi?”

 

 

 

-To Be Continued

 

 

Silahkan tinggalkan feedback untuk ff ini yaa. maaf NC nya rada aneh, maaf juga kependekan. kkkkk. maaf lagi kalau typonya banyak bangett ><

 

FF ini cuma 3 part aja kok. gak banyak-banyak :”v

gomawooo.

355 thoughts on “When Kyuhyun 30 Years Old Part 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s