Let Me Go Part 1 of 2


Author             : cloudkyute

 

Tittle                : Let Me Go 1 of 2

 

Category         : NC17, Yadong, Romance, Sad, Two shot

 

Cast                 :

  • Cho Kyuhyun
  • Kim Hyera

Disclaimer :
Part 1 ff ini pernah aku publish di wp pribadi aku cloudkyute.wordpress.com dalam bentuk oneshot. Cerita yang aku kirim ini sudah mengalami berbagai penambahan di beberapa bagian.

 

Story Begin

 

Hyera bergegas keluar dari kamar mandi kamarnya begitu kegiatan membersihkan dirinya selesai.

 

“Hai.. Honey”

 

Begitu membuka pintu kamar mandi, suara kekasihnya langsung menyambutnya.

 

“Oppa”

 

Hyera lantas berlari menghampiri Kyuhyun yang saat ini masih berdiri di depan pintu kamar dan tanpa aba-aba Hyera segera memeluk tubuh kekasihnya itu dengan erat, meletakkan kepalanya di dada Kyuhyun yang masih terlihat kaget dengan perlakuan mendadak Hyera.

 

“Wo wo wo.. aku tahu kau merindukanku, tapi kau memelukku terlalu erat sayang, aku sesak napas”

 

“Ah mian”

 

Hyera sedikit melonggarkan pelukannya tak ingin terjadi apa-apa pada Kyuhyun hanya karena dia memeluknya terlalu erat. Kyuhyun pun membalas pelukan Hyera, memberikan kenyamanan untuk mereka berdua.

 

“Bogoshipo Hye. Aku sangat-sangat merindukanmu”

 

Ucap Kyuhyun seraya memberikan kecupan-kecupan di puncak kepala kekasihnya, mencoba menyalurkan ke rinduannya pada gadis dalam pelukannya ini.

 

“Na do bogoshipo Oppa”

 

Hyera membalas ucapan Kyuhyun. Dia memang merindukan pria ini, seminggu mereka tak bisa bertemu karena Kyuhyun harus terbang ke Jepang menyelesaikan urusan perusahaannya. Pria tampan ini merupakan penerus salah satu perusahaan terbesar di Korea yang kejayaannya tidak main-main karena telah merambah pasar dunia, mempunyai cabang-cabang di berbagai negara dengan tingkat ke suksesan yang hampir sama dengan perusahan utama yang berada di Korea.

 

Pelukan mereka terlepas saat Kyuhyun menarik wajah Hyera dari dadanya, menurunkan kepalanya kemudian menjangkau bibir Hyera, memberikan kecupan-kecupan lembut yang mampu membuat Hyera melayang.

 

Kyuhyun mengangkat Hyera ke dalam rengkuhannya, sehingga kedua kaki Hyera dengan otomatis melingkar pada permukaan pinggang Kyuhyun yang membuat mereka lebih leluasa menyesap bibir pasangan masing-masing. Hyera terbawa masuk kedalam permainan yang Kyuhyun ciptakan hingga membuat jari-jari tangannya menelusup pada helaian rambut Kyuhyun yang berwarna coklat.

 

Ciuman mereka berkali-kali terlepas saat paru-paru mereka meronta untuk di berikan pasokan oksigen, namun itu tak berlangsung lama karena mereka kembali menyatukan bibir mereka, mengecup, hingga saling menyesap bibir atas dan bawah pasangannya secara bergantian. Mungkin ini adalah salah satu cara yang di lakukan oleh Kyuhyun dan Hyera untuk mengungkapkan kerinduan yang membuncah dalam dada masing-masing.

 

Kyuhyun membawa kaki panjangnya melangkah menuju tempat tidur yang tersedia di kamar itu, perlahan membaringkan tubuh Hyera tanpa berniat melepaskan tautan bibir mereka. Kyuhyun tepat berada di atas tubuh Hyera, menahan tubuhnya dengan siku agar tak menindih tubuh di bawahnya. Kyuhyun mengalihkan ciumannya menuju permukaan leher Hyera yang mengeluarkan wangi sabun beraroma segar. Desahan keluar dari bibir Hyera saat Kyuhyun menyesap kulit lehernya kuat, membuatnya yakin jika setelah ini akan banyak tanda yang tercipta di lehernya akibat perbuatan kekasihnya ini.

 

Mungkin bukan hanya lehernya saja yang akan mendapatkan tanda-tanda berwarna merah itu, tapi bagian tubuhnya yang lain pun pasti akan mendapatkan hal yang sama. Bibir Kyuhyun turun mengecupi bagian atas dada Hyera dari luar piyama yang di gunakannya, meremas salah satu aset gadisnya hingga membuat Hyera kembali mengeluarkan desahannya.

 

Dengan lihai Kyuhyun mulai membuka kancing-kancing piyama Hyera, membuang piyama yang mengganggu aktivitasnya itu entah kemana. Dengan perlahan Kyuhyun mengangkat sedikit tubuh Hyera, tangannya berada di punggung gadisnya mencoba melepaskan pelindung lain dari tubuh bagian atas Hyera. Hingga akhirnya terpampanglah payudara Hyera yang berukuran sedang itu.

 

Kyuhyun membawa bibirnya menuju puncak payudara Hyera, memainkan lidahnya disana, menyesapnya sampai memberikan gigitan-gigitan kecil yang mampu membuat tubuh Hyera bergetar menahan segala kenikmatan yang menghantamnya. Kedua tangan Kyuhyun tak bisa tinggal diam, tangan kanannya meremas payudara sebelah kiri Hyera, sementara satu tangan lainnya sedang berusaha membuka celana piyama yang masih menutupi tubuh bagian bawah Hyera. Hyera mengangkat pinggulnya untuk mempermudah Kyuhyun melepaskan celananya, hingga kini di tubuh Hyera hanya tersisa kain berwarna pink yang menutupi bagian tubuhnya yang paling inti.

 

Hyera menarik Kyuhyun dari payudaranya, menarik tengkuk Kyuhyun untuk kembali mempertemukan bibir mereka. Dengan menggebu Hyera menyesap bibir atas dan bawah Kyuhyun bergantian, sedangkan tangannya mulai berusaha meloloskan kemeja Kyuhyun yang sudah jauh dari kata rapi itu, kemudian melemparnya entah kemana. Kyuhyun membalas dengan lebih menggebu setiap lumatan yang Hyera berikan di bibirnya, pria ini sepertinya sudah sangat bergairah hingga membuat Hyera kewalahan mengimbanginya. Tangannya yang lain kembali meremas kedua payudara Hyera hingga membuat puncaknya mengeras dan mengundang Kyuhyun untuk kembali melumat payudara itu dengan mulutnya secara bergantian. Hyera menggerak-gerakan kakinya tak tenang mencoba menyalurkan kenikamatan yang saat ini di rasakannya, namun karena gerakannya itu salah satu lututnya malah tak sengaja menyentuh pusat tubuh Kyuhyun yang terasa mengeras.

 

“Aaahh”

 

Desahan Kyuhyun lolos begitu saja karena perbuatan Hyera yang tidak di sengaja itu. Hyera hanya tersenyum geli melihat ekspresi Kyuhyun yang sepertinya sedang menahan hasratnya mati-matian, namun dalam keadaan seperti sekarang pun Hyera tetap merasa terpesona dengan pria yang sudah menyentuh hatinya ini.

 

“Kau ingin bermain-main denganku honey?”

 

Kyuhyun menatap tajam Hyera begitu melihat Hyera tersenyum karena responnya.

 

“Ani. Aku tak sengaja melakukannya Oppa”

 

Hyera menjawab dengan tegas meskipun di akhir kalimat ia tetap mengeluarkan tawa gelinya, membuat Kyuhyun menyipitkan matanya sebal.

 

“Jinjja Nappeun Yeoja”

 

Kyuhyun menggigit salah satu puncak payudara Hyera dengan gemas, hingga membuat gadisnya ini mendesah hebat. Kyuhyun menunjukan smirknya begitu puas mendapatkan reaksi heboh seperti itu dari Hyera.

 

Kyuhyun mulai melepaskan semua kain yang menutupi tubuhnya hingga keadaannya telanjang tanpa sehelai benang pun. Kyuhyun melakukan hal yang sama pada kain yang menutupi bagian bawah tubuh Hyera, membuat Hyera sama sepertinya. Menyentuhkan salah satu jarinya di pusat tubuh Hyera yang terlihat siap untuknya.

 

“Bisa kita langsung ke permainan inti? Aku sudah tidak bisa menahannya lagi”

 

Kyuhyun meminta izin yang hanya di balas anggukan oleh Hyera. Kyuhyun menunjukan senyumnya sebelum melumat kembali bibir Hyera yang sudah menjadi candu baginya itu. Kyuhyun mulai menyentuhkan pusat tubuhnya pada pusat tubuh Hyera, memberikan gesekan yang mampu membuat Hyera gila merasakan sensasinya. Dengan perlahan Kyuhyun menuntun pusat tubuhnya untuk memasuki Hyera, rasanya masih sama seperti kali pertama mereka melakukan ini, Hyera masih terasa sempit dan mampu memberikan kenikmatan berlebihan pada pusat tubuhnya.

 

Kyuhyun memberikan kecupan di kening Hyera, kemudian menarik pusat tubuhnya dari tubuh Hyera dan memasukannya kembali dalam satu hentakan, membuat Hyera tidak mampu menahan desahannya.

 

“Ahhhh.. Oppa”

 

Hyera mencengkram bahu Kyuhyun saat merasakan aktivitas Kyuhyun di dalam tubuhnya bertambah cepat, kemudian kembali melembut hingga membuat Hyera nyaris gila karenanya.

Kyuhyun menarik tubuh berkeringat Hyera agar duduk di pangkuannya, membuatnya mendesah saat merasakan kehangatan pada pusat tubuhnya yang di bungkus oleh kewanitaan Hyera.

 

Kyuhyun mengecup bibir Hyera, sebelum menempatkan tangannya di kedua pinggul Hyera memintanya untuk mulai bergerak. Hyera menuruti keinginan Kyuhyun dengan mengangkat tubuhnya kemudian menurunkannya lagi, terus seperti itu hingga aktivitas yang awalnya perlahan itu berubah menjadi lebih cepat saat Kyuhyun membantunya untuk bergerak, berusaha agar mendapatkan pelepasan yang sejak tadi mereka nantikan.

 

Kyuhyun mengangkat kepalanya menatap langit-langit kamar apartemen mencoba meresapi segala kenikmatan yang di rasakannya. Saat puncak itu akan tiba, Kyuhyun kembali membaringkan Hyera, membawa kedua kaki gadisnya agar melinggari pinggangnya, membuat Hyera mendesah saat pusat tubuh Kyuhyun seperti menyapanya hingga bagian tubuh terdalamnya.

 

Kyuhyun kembali menggerakan tubuhnya dengan tempo cepat, suara bertemunya alat kelamin mereka menjadi suara yang tidak bisa terhindarkan mengisi suasana apartemen yang semula tenang, di hiasi dengan desahan Hyera yang semakin tak terkontrol. Pusat tubuh Hyera mulai berkedut dan mencengkram erat pusat tubuh Kyuhyun yang mulai mengeras dan membesar dalam tubuhnya.

 

“Argghh.. Oppa”

 

Hyera berhasil mendapatkan puncak kenikmatannya dengan di tandai cairan yang keluar dari kewanitaannya, membuat Kyuhyun semakin mudah menggerakan tubuhnya untuk mendapatkan pelepasan yang sama seperti Hyera. Hingga akhirnya…

 

“Argghhh… Ji Hee-ya”

 

Kyuhyun mendesahkan nama seorang wanita saat pelepasannya datang dan menumpahkan cairannya dalam tubuh Hyera. Kyuhyun kemudian menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh Hyera yang menegang karena mendengar kekasihnya menyebutkan nama wanita lain saat jelas-jelas dialah yang berada di bawah tubuh pria ini.

 

Mata Hyera berkaca-kaca dan dadanya terasa sesak seperti ada batu besar yang menekannya disana. Dengan cepat Hyera menghapus cairan bening yang hampir menetes membasahi pipinya dengan punggung tangannya, tak ingin Kyuhyun melihatnya dalam keadaan menyedihkan.

 

Kyuhyun mulai beranjak dari atas tubuh Hyera, melepaskan tautan tubuh mereka kemudian mengambil selimut yang berada di bawah tempat tidur untuk menyelimuti tubuh telanjangnya dan Hyera. Hyera menyampingkan tubuhnya membelakangi Kyuhyun, menutup matanya erat-erat saat Kyuhyun memeluknya dari belakang dan memberikan ciuman lembut di pipinya.

 

Hyera menekan keras rasa sakit yang saat ini mendominasi hatinya, dia masih tak menyangka Kyuhyun bisa menyebutkan nama itu saat bersamanya. Gadis mana yang mampu menerima kekasihnya mendesahkan nama wanita lain saat bercinta dengannya? Tetesan air mata Hyera mulai membasahi bantal yang di gunakannya, Hyera berusaha keras agar tubuhnya tidak bergetar saat mengeluarkan cairan bening dari matanya itu, bibirnya ia gigit kuat-kuat agar suara tangisannya tak terdengar oleh Kyuhyun. Hyera menghapus air matanya kemudian dengan perlahan mulai melepaskan pelukan Kyuhyun di tubuhnya, tak ingin membuat pria ini terbangun. Hyera mengambil pakaian-pakaian mereka yang berserakan di lantai, kemudian bergegas menuju kamar mandi.

 

Hyera menyalakan shower dan berdiri di bawah guyuran air yang langsung membasahi tubuhnya. Hyera tak lagi menahan isak tangisnya, dia menangis hebat saat kembali mengingat Kyuhyun mendesahkan nama istrinya saat bersamanya tadi. Ini kali pertama Kyuhyun melakukan itu, dan rasanya benar-benar menyakitkan. Apa Kyuhyun sudah mulai mencintai wanita yang di nikahinya empat bulan lalu itu? Lalu untuk apa dia tetap menemui Hyera jika hatinya sudah berpaling?

 

Entah siapa yang salah disini, Hyera yang bodoh atau Kyuhyun yang brengsek. Hyera sudah berniat pergi dari hidup pria ini saat Kyuhyun memberitahunya bahwa dia akan di jodohkan dengan wanita pilihan keluarganya yang di dasari masalah bisnis. Kyuhyun meminta pada Hyera agar tidak meninggalkannya, tetap bertahan di sampingnya sampai dia meninggalkan wanita yang saat itu akan menjadi istrinya.

 

Perasaan Hyera hancur saat mendengar Kyuhyun akan menikah dengan wanita lain, kebersamaannya dengan Kyuhyun selama hampir enam tahun itu akan berakhir sia-sia hanya karena urusan bisnis? Selama ini Hyera selalu berharap dialah yang akan menempati posisi sebagai istri Kyuhyun, dia sangat mencintai pria ini dan ingin selalu bersamanya, namun nyatanya harapannya itu tak pernah terwujud, restu keluarga Kyuhyunlah yang menjadi alasan utamanya.

 

Hyera benar-benar akan pergi dari hidup Kyuhyun saat itu, namun Kyuhyun terus menahannya, mengatakan bahwa ini tak akan lama, ia hanya meminta Hyera untuk bersabar. Kyuhyun menjanjikan bahwa selamanya hati, tubuh, dan pikirannya hanya milik Hyera hingga membuat Hyera luluh dan bertahan di samping Kyuhyun dengan predikat yang menyeramkan, selingkuhan suami orang.

 

Tangis Hyera terasa semakin memilukan saat ia mengingat semua yang Kyuhyun katakan. Ternyata semua itu hanya tinggal omong kosong. Dalam keadaan sedang bersamanya pun Kyuhyun menyebutkan nama istrinya itu. Mungkin sekarang sudah tiba waktunya bagi Hyera untuk melepaskan Kyuhyun, hubungan mereka jelas tidak akan ada masa depannya. Tak mungkin Hyera terus-terusan bertahan dengan kekasihnya yang sudah mempunyai istri.

 

Hyera mengusap wajahnya kasar, merasa putus asa dengan jalan hidupnya. Gadis ini menggosokan sabun ke seluruh tubuhnya mencoba menghilangkan jejak-jejak percintaannya dengan Kyuhyun, hingga akhirnya Hyera terduduk di lantai dengan air mata masih membasahi pipinya di iringi dengan tumpahan air yang berasal dari shower.

 

Hyera keluar dari kamar mandi, mengambil pakaian yang ada di lemarinya, memakainya, kemudian membaringkan tubuh lelahnya di sebuah sofa yang ada di kamar itu, hatinya menolak untuk berdekatan dengan Kyuhyun. Hyera kembali memejamkan matanya, berharap tertidur dan kembali terbangun ke esokan harinya dengan kehidupan yang lebih baik. Air matanya kembali menetes saat sesak di dadanya itu tak kunjung menghilangan, Hyera membiarkannya tak ingin repot-repot menghapusnya. Kenapa rasanya sesesak ini, mungkin hal ini jugalah yang di rasakan istri Kyuhyun saat melihat suaminya menghabiskan waktu bersama Hyera.

 

Kyuhyun terbangun dari tidurnya saat tangannya tak menemukan tubuh yang tadi di peluknya erat, Kyuhyun mendudukkan dirinya di atas tempat tidur dan pandangannya langsung tertuju pada Hyera yang membaring diri di sofa yang berada di depan tempat tidur.

 

Kyuhyun beranjak dari atas tempat tidur dan memakai celana yang di ambilnya dari dalam lemari kemudian menghampiri Hyera, duduk di pinggiran sofa dan menghadapkan dirinya ke arah Hyera. Kyuhyun tersentak saat melihat cairan bening mengalir dari sudut mata Hyera yang terpejam, ibu jarinya dengan tanpa komando menghapus air mata Hyera yang semakin membanjiri wajah cantik gadisnya ini. Hyera membuka kedua matanya dan langsung menemukan raut wajah khawatir Kyuhyun.

 

“Waeyo?”

 

Tanya Kyuhyun lembut sambil membantu Hyera bangun dari posisi berbaring menghadap ke arahnya.

 

“Ani. Gwaenchana Oppa. Tidurlah lagi ini masih larut malam”

 

Hyera menjawab dengan suara serak dan tatapan mata penuh luka saat menatap Kyuhyun, rasanya sulit menunjukan wajah baik-baik saja di hadapan pria ini.

 

“Mana mungkin aku bisa tidur jika kau menangis seperti ini. Beritahu aku apa yang membuatmu menangis, jangan membuatku khawatir.”

 

Kyuhyun bertanya dengan tangan yang mengelus-ngelus permukaan wajah Hyera, dia sungguh khawatir dengan kondisi Hyera saat ini, tadi saat dia datang gadisnya ini tampak ceria dan baik-baik saja, lalu sekarang kenapa Hyera malah menangis sehebat ini?

 

“Oppa ingin tahu kenapa aku menangis?”

 

Kyuhyun mengangguk dan menunggu Hyera memberitahunya alasan kenapa wanita ini menangis.

 

“Apa Oppa sadar, tadi Oppa menyebutkan nama Ji Hee saat bercinta denganku”

 

Seketika itu juga wajah Kyuhyun berubah menjadi kaku dan gelisah saat Hyera mengatakan apa yang membuatnya menangis, benarkah dia menyebutkan nama wanita itu saat bersama Hyera?

 

“Apa Oppa sedang membayangkan bercinta dengan Ji Hee? Oppa merindukan dia?”

 

Selesai mengatakan itu tangisan Hyera semakin menjadi, membuat dada Kyuhyun seketika itu juga merasa sesak. Dia telah menyakiti Hyera. Kyuhyun merengkuh Hyera masuk kedalam pelukannya, menyandarkan kepalanya di atas bahu Hyera, rasanya seperti ada yang menyayat-nyayat hatinya saat melihat Hyera menangis karena perbuatannya.

 

“Mianhe Hye, aku tidak sadar melakukannya, jeongmal mianhe”

 

Kyuhyun mengerat pelukannya di tubuh Hyera yang semakin bergetar dalam pelukannya.

 

“Appo Oppa, Jeongmal appoyo. Aku ingin menghentikan ini semua”
Hyera berkata dengan tegas seolah tidak ada keraguan dalam nada bicaranya.

 

Kyuhyun melepaskan pelukannya, menatap wajah Hyera dan menggelengkan kepalanya tidak setuju dengan perkataan Hyera.

 

“Andwe. Kau tidak akan pergi dariku, aku tak akan membiarkan itu”

 

“Wae? Kau ingin menahanku agar aku selalu terluka melihat semua hal yang kau lakukan?”

 

Hyera berkata dengan nada suara dingin dengan air mata yang tak kunjung berhenti menetes.

 

“Aku mencintaimu Hye. Tunggu aku sebentar lagi, aku akan segera menyelesaikan pernikahanku dengan Ji Hee”

 

Kyuhyun menggenggam erat kedua tangan Hyera dengan tangannya, menunjukan ke takutannya saat Hyera mengatakan ingin pergi darinya.

 

“Jika Oppa mencintaiku, Oppa tak akan mungkin melakukan ini, membuatku tak nyaman dan merasa bersalah karena menjalin hubungan dengan suami orang, Oppa juga pasti akan menepati janji saat Oppa berkata bahwa Oppa hanya akan membiarkan aku yang memiliki hati, pikiran, dan tubuhmu. Namun sekarang apa? Oppa mengingkari janji itu. Bukankah sekarang Ji Hee sedang mengandung?”

 

Kyuhyun terdiam mendengar penuturan Hyera. Gadisnya tahu bahwa sekarang Ji Hee sedang mengandung? siapa yang memberitahunya? Jutaan perasaan bersalah kini bersarang di hati Kyuhyun, separah apa dia menyakiti Hyera? Apa dia bisa mengobati luka yang telah dia torehkan di hati Hyera?

 

“Pulanglah, kau pasti merindukan istri dan calon anakmu”

 

Hyera menggigit bibirnya keras begitu selesai mengucapkan kata yang teramat menyakitkan hatinya itu.

 

“Hye..”

 

“Gwaenchana Oppa. Aku tak akan menyalahkanmu jika kau merindukan mereka. Merekalah yang berhak atas dirimu sekarang”

 

Kyuhyun tak tahan terus mendengar semua kata-kata menyakitkan yang keluar dari mulut Hyera. Dengan cepat Kyuhyun membungkam bibir Hyera dengan bibirnya yang langsung mendapatkan penolakan dari Hyera. Hyera menggerakan kepalanya mencoba menolak sentuhan Kyuhyun di bibirnya, kedua tangan mungilnya memukul-mukul dada Kyuhyun agar menjauh darinya, tapi usahanya sia-sia, Kyuhyun mencengkram kedua tangannya dan semakin menekan bibirnya di bibir Hyera. Hyera diam tak membalas perlakuan Kyuhyun. Ciuman Kyuhyun kali ini sarat dengan rasa frustasi dan putus asa. Dia masih sangat mencintai Hyera namun kebodohannya membuat kepercayaan Hyera runtuh dan menyakiti gadis ini.

 

Hyera membuka matanya saat cairan asin menetes membasahi pipinya, itu bukan air matanya. Itu cairan yang berasal dari mata Kyuhyun. Kyuhyun menangis? Pria yang selalu terlihat kuat itu malam ini menunjukan tangisannya? Luka di hati Hyera semakin terbuka lebar melihat pria yang di cintainya serapuh ini.

 

Hyera menjauhkan wajahnya dari Kyuhyun, menyentuhkan ibu jarinya di permukaan wajah Kyuhyun, kemudian menghapus cairan bening yang berasal dari mata indahnya.

 

“Uljima Oppa”

 

“Saranghae Hyera, jeongmal saranghaeyo”

 

Hyera membawa Kyuhyun kedalam pelukannya, mengusap punggung dan rambut Kyuhyun dengan lembut berharap semoga sentuhannya ini memberikan ketenangan pada hati prianya.

 

“Kumohon jangan tinggalkan aku”

 

Hyera hanya diam tak menanggapi permintaan Kyuhyun, tentu saja dia ingin bertahan di samping Kyuhyun, tapi untuk apa? Melihatnya yang dengan perlahan mulai mencintai istrinya? Membangun keluarga yang bahagia dengan Ji Hee dan anak-anaknya? Lalu apa kabar dengan kebahagiaan Hyera? Pernahkah Kyuhyun memikirkan posisinya?

 

Hyera tetap menyentuhkan tangannya di atas rambut halus Kyuhyun, hingga dengan perlahan Hyera mulai membaringkan Kyuhyun di atas sofa saat nafas pria ini mulai teratur, matanya tertutup dan jejak air mata di pipinya masih ada disana.

 

Hyera mengambil bantal dan meletakkannya di bawah kepala Kyuhyun, kemudian menyelimuti tubuh Kyuhyun hingga sebatas leher. Tangannya dengan perlahan membelai wajah pria yang sangat berpengaruh dalam hidupnya ini. Hyera menatap lama wajah terlelap Kyuhyun, mungkin ini adalah terakhir kalinya Hyera bisa melihat pria ini saat tertidur.

 

Hyera tak ingin membuat Kyuhyun bingung harus melakukan apa jika dia tetap berada di samping pria ini, Hyera akan membiarkan Kyuhyun dengan mudah memilih untuk bersama istrinya. Bersama wanita yang saat ini sedang mengandung calon anaknya.

 

Jelas ini bukan hal yang mudah, namun jika tak ada yang mengalah untuk melepaskan, maka setiap orang lambat laun akan tersakiti karena hal ini dan jelas saja yang harus mengalah itu adalah Hyera. Dia tak mungkin meminta Ji Hee untuk meninggalkan Kyuhyun, lagi pula jikapun dia pergi Kyuhyun pasti akan tetap bahagia, pria ini bisa dengan tenang memulai hidup dengan istrinya tanpa bayang-bayang Hyera.

 

Hyera menyentuhkan bibirnya di atas permukaan dahi Kyuhyun lama, meluapkan segala emosi yang saat ini mengacaukan hatinya. Mungkin ini semacam ciuman perpisahaan sebelum Hyera melepaskan Kyuhyun.

 

Hyera berdiri dari tempat dimana Kyuhyun terlelap, kemudian melangkahkan kakinya menuju lemari pakaian, memasukan barang-barang yang merupakan miliknya ke dalam koper yang dia bawa dari rumah orang tuanya dulu. Dia tak mengambil barang apapun yang berasal dari pemberian Kyuhyun. Hanya satu yang bukan miliknya yang di ambil Hyera, yaitu foto dirinya dan Kyuhyun yang di bingkai dan di letakan di atas meja samping tempat tidur. Dia hanya ingin ini, menyimpan salah satu kenangannya dengan pria yang saat ini terlelap di atas sofa.

 

Hyera melakukan segalanya dengan perlahan tak ingin membuat Kyuhyun terbangun dan kembali mencegahnya agar tidak pergi.

 

Hyera meninggalkan apartemen yang menjadi tempat tinggalnya selama ini, apartemen yang di beli Kyuhyun agar membuat Hyera selalu berada dalam jarak pandangannya, apartemen yang menjadi saksi bisu bagaimana kisah cinta mereka yang penuh dengan ke indahan namun berakhir dengan menyakitkan.

 

“Selamat tinggal Cho Kyuhyun. Aku selalu berdoa untuk kebahagiaanmu.”

 

.

 

Flashback On

 

Hyera keluar dari toilet salah satu rumah sakit ternama di Korea dan bergegas melangkahkan kakinya menuju dokter kandungan yaitu alasan kenapa saat ini dia berada di tempat ini. Hyera ingin memastikan apakah perkiraannya ini benar atau tidak.

 

Langkahnya terhenti begitu melihat seorang wanita dengan anggunnya keluar dari ruangan dokter yang akan dia tuju, wanita itu tersenyum begitu matanya menemukan Hyera di depan sana, dengan semangat dia menghampiri Hyera dan mencoba menyapa wanita yang saat ini menjadi kekasih suaminya ini.

 

“Annyeong Hyera-ssi”

 

Sapa Park Ji Hee dengan senyum bahagia yang mengembang di wajah cantiknya.

 

“Annyeong Ji Hee-ssi”

 

Jawab Hyera seadanya tak ingin terlalu lama terlibat obrolan dengan wanita yang merebut Kyuhyun-nya.

 

“Apa yang kau lakukan disini? Kau sakit?”

 

Tanya Ji Hee dengan nada bicara yang tak terdapat rasa simpati sama sekali.

 

“Ani. Aku hanya ingin melakukan cek kesehatan saja”

 

Ji Hee mengangguk-nganggukan kepalanya begitu mendengar jawaban Hyera sebelum wanita ini mengeluarkan suaranya kembali.

 

“Kau tak bertanya apa yang sedang ku lakukan disini?”

 

“Haruskah?”

 

Ucap Hyera dengan nada sinis yang kentara, ia ingin segera pergi menjauh dari wanita ini. Wanita yang begitu di bencinya karena mendapatkan posisi yang selalu di idamkannya yaitu menjadi istri Kyuhyun.

 

“Ah.. jika keberatan kau tak perlu bertanya, aku saja yang akan memberitahumu. Saat ini aku sedang mengandung calon anak Kyuhyun Oppa.”

 

Dunia Hyera rasanya runtuh saat Ji Hee memberitahukannya informasi yang sanggup membuat dadanya sesak. Hyera dengan keras mencoba mengontrol emosinya agar tak terlihat menyedihkan di hadapan wanita ini.

 

“Jadi Hyera-ssi, segera akhiri hubungan bodohmu dengan Kyuhyun Oppa jika kau tak ingin membuat hatimu terluka.”

 

Hyera membuang napasnya kasar, jadi wanita ini meminta dirinya untuk pergi dari Kyuhyun? Tidak, dia tidak akan melakukannya jika bukan Kyuhyun yang meminta atau membuatnya pergi.

 

Buka matamu Kim Hyera, wanita yang sekarang ada di depan matamu ini adalah istri dari pria yang ingin kau pertahankan, wanita ini sedang mengandung calon anak dari pria yang selama ini aku percaya.

 

Flashback Off

 

TBC

 

243 thoughts on “Let Me Go Part 1 of 2

  1. kyu oppa kok jadi egois? harusnya bisa milih jihye atau hyera. tapi hyera ngalah kshan banget :'(. hyera gak mw nyakitin istri kyu oppa yg lg hamil

    Suka

  2. kyuhyun jahat bnget sama hyera, seharusnya klo kyuhyun bner” syang sama hyera dia mertahanin hyera hrusnya dia juga ga stuju wktu di sruh nikah sama jihee. mndingan hyera pergi aja dri kyuhyun dri pda trus sakit hatii
    btw keren unnie ceritanya bkin gereget, aku bca next partnya ya unnie^^

    Suka

  3. hiks hiks nyesek banget sih bacanya 😥 😥

    trus nnti kalo hyera hamil gmna ?? Msk iya dia ngebesarin anaknya sendirian ??

    Suka

  4. Bru baca lg ffnya
    Knpa kyuhuun gk menolak perjodohan mlh mengorbankan hyera ynh sudah 6 thn sma kyuhyu
    Hati hyera sakit banget udh kyuhyun slh nyebut nama dan istrinya hamil ank kyuhyun
    Yah pilihan yng tepat pergi jauh dry kyuhyun biar gk d sakitin lg
    Next bacanya

    Suka

  5. Ya ampuun,, hyera kasian bgt..
    Ternyata hyera skr status ny jd selingkuhan kyuhyun pdhl yg duluan pacaran sma kyuhyun itu hyera
    Kyu ga sadar nyebut nama ji hee, ga sadar jg hyera lgsg sedih setelah ituu… apa mgkn bnr kyu mulai cinta sma ji hee?? Apalagi ji hee lg hamil anak kyuhyun,, walaupun dijodohin tp ttp aja itu anak kyuhyun dan kyu bisa aja mulai jatuh cinta sma ji hee
    Kasian hyeraaa,, tp knp dia ke dokter??
    Apa jgn2 hyera hamil jg??

    Suka

  6. Nyesek bgt ini mah, predikat selingkuhan suami org aja udh bikin sesak nafas, apalagi kalo kejadiannya kaya Hyera gni.. beuh mending pergi aja lah dri hidup Kyu. Mencari kebahagiaan yg lain..
    eh tp itu Hyera ke rumkit mw mastiin sesuatu kan y? apa jgn2 Hyera jga hamil?

    Suka

  7. Omg
    Sakit bgt serius
    Kyu jg bego suka sama hyera tpi knpa sbut nama jihye
    Aduh aduh serius ini kesalahan fatal

    Hyera kra bakal kmna ya ? Apakah mngkn klo hyera hamil ? Kyaknya mngkn2 aj toh mrk ud gtu2 tnpa pengaman kan
    Sbnrny hti kyu tu buat siap si ?

    Suka

  8. Laki laki jahat itu laki laki yg ngasih harapan palsu
    Btw thor mau ngoreksi annyeong iyu sapaan untuk anak kecil atau ke yg lbh muda kalo ke orng dewasa apalagi nggk akrab mending annyeonghaseyo

    Suka

  9. Duh nyesek bgt jd hyera.. setuju sama keputusan hyera buat pergi.. kan jd mikir deh tuh si kyu hehehehe.. duh authornim ceritanya bener2 deh daebak..

    Suka

  10. Kyu sih yang salah, dulu hyera udah mau mundur begitu tau kyu mau menikah dengan pilihan orgtuanya, tapi kyu tetap menahan hyera.
    Nah sekarang, yang paling tersakiti juga hyera.
    Kyuhyun?
    Dia bahkan sudah menghamili istrinya yg katanya tidak dicintainya.

    Suka

  11. Heol~
    Jadi yg brengsek disini ity Kyu, disaat Hyera udah mau pergi dan mengalah tapi masih ‘dipegangi’ kenceng ama Kyu~
    Kyu sih Plin-Plan gak bisa buat keputusan, jadi menyakiti hati wanita yg kata’y dicintai’y itu,,
    Ke Part Selanjut’y 😀 →

    Suka

  12. Baru kali ini saya baca ff yang dari sudut pandangnya kekasih Kyu thor, biasanya itu dari sudut padang istrinya. Cerita nya fresh dan beda dari biasanya 🙂

    Suka

  13. waah prah skitttt bngeett itu pasti,
    tpi knapa ji hee bsa tau klau hyera ada hbngan sma kyuhyun..

    jdi pnsaran, di tnggu next part_a ea thour 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s