When Kyuhyun 30 Years Old Part 3 (END)


Tittle : When Kyuhyun 30 years old. (3/3) END

Author : piggypink

Category : NC17, Yadong, Romance, Chapter

Cast : – Cho Kyuhyun – Han Seulbi

Other cast : – Kang Chaerin

Disclaimer : Cerita ini MILIK SAYA pribadi, terinspirasi dari perkataan Kyuhyun di Sukira yang bilang mau kencan pas umunya 30 tahun :””)) meskipun rada gak nyambung ceritanya nanti. yaa semoga bisa dinikmati/?

 

Akhirnya ketemu diujung FF ini jugaa. hehehe

Awas Typo!!

 

 

 

Happy Readingg^^

 

 

 

***

 

 

 

Matahari menyinari seluruh daratan dan lautan pulau Jeju. mengusik setiap insan untuk terjaga dari tidur mereka, tak terkecuali dua insan yang sedang saling bergulung diatas tempat tidur kamar Hotel mewah yang ada pulau itu. Seulbi dan Kyuhyun. mereka berdua masih sama-sama terpejam dalam keadaan hald-naked dengan selembar selimut tebal yabg menutupinya.

 

Matahari pun tak melewatkan hal itu, dengan sinarnya memasuki celah jendela kamar Seulbi membuat gadis itu mengerjap karna merasa terganggu. Seulbi merasakan sesuatu berat berada dipinggangnya dan sesekali menekan dadanya yang tak memakai apa-apa itu. dengan gerakan cepat, Seulbi pun menyibakkan selimutnya dan betapa terkejutnya ia melihat keadaan atas tubuhnya yang polos tanpa kain sehelai pun. kemana kemejanya semalam?

 

Pandangan Seulbi pun beralih kearah lengan besar yang melingkar dipinggangnya memeriksa siapakah gerangan pemilik lengan itu, dan lagi-lagi gadis itu terkejut.

 

“Tuan Cho. Cho Kyuhyun-ssi.” gumam gadis itu tak percaya ketika melihat Kyuhyun yang bagian atas tubuhnya juga dalam keadaan yang sama dengan dirinya, tidak memakai apapun. apa yang sebenarnya terjadi? erang gadis itu dalam hati. tangannya reflek memegang kepalanya yang berdenyut, takut-takut mencoba mengingat kejadian seperti apa yang mereka lakukan semalam.

 

“Oh. astaga.” desis Seulbi saat otaknya memberi clue tentang kejadian tadi malam. Kyuhyun yang mengendap-endap di tengah malam kekamarnya, Kyuhyun yang memeluk dan menyentuhnya lalu Kyuhyun yang mengungkapkan perasaan cintanya.

 

Entah dengan ekspresi apa Seulbi menatap wajah tampan Kyuhyun, tentu saja lelaki itu tampan, garis keturunannya adalah keluarga serba berkecukupan. Seulbi menggelengkan kepalanya.

 

“Ini semua tidak benar. kau salah Han Seulbi.” keluh gadis itu lirih sambil menatap wajah tampan yang sedang tertidur disampingnya. “Maafkan aku. untuk segala keegoisanku semalam yang juga menginginkan pria ini. aku hanya mengikuti perasaanku tanpa meminta pendapat pada akal sehatku.” Lanjut gadis itu sambil membalik posisinya memunggungi lelaki itu. Seulbi merasa bersalah dengan apa yang ia lakukan semalam, ia merasa bahwa seharusnya perasaannya tidak boleh ia biarkan begitu saja, ia hanya seorang pelayan yang tidak berhak jatuh cinta. airmatapun tak terelakkan, Seulbi terisak pelan.

 

namun tanpa gadis itu sadari, jauh sebelun gadis itu terbangun. lelaki disampingnya sudah terjaga terlebih dahulu. bahkan lelaki itu tidak tidur semalaman karna merasa sangat senang bisa berbagi tempat tidur dengan gadis yang ia cintai. segala perkataan gadis itu pun ia mendengarnya juga. termasuk kata-kata semalam yang gadis itu katakan, dimana ternyata gadis itu juga memiliki perasaan yang sama dengannya. tapi betapa sakitnya saat baru saja mendengar gadis itu meminta maaf karna telah menginginkan dirinya, merasa perasaan yang ia miliki saat ini salah padanya. lelaki itu, Kyuhyun. bergeming ditempatnya, tidak berniat sedikitpun untuk menenangkan gadisnya yang sedang terisak. pikiran Kyuhyun penuh dengan memikirkan cara bagaimana mereka berdua bisa sama-sama menikmati perasaan mereka, tanpa ada rasa bersalah pada siapapun.

 

Tok. Tok. Tok. Tok. Tok.

 

tiba-tiba suara ketukan pintu yang menggebu terdengar, sontak membuat gadis yang tadinya terisak itu terlonjak kaget. dengan buru-buru gadis itu pun bangun lalu memakai kemejanya cepat,

 

“Seulbi-yaaaa.” panggil seorang gadis dari luar pintu kamar itu, Seulbi pun akan membuka pintu kamarnya saat teringat bahwa diatas tempat tidurnya masih ada makhluk besar yang sedang terlelap. tanpa menunggu lagi, Seulbi menepuk-nepuk tubuh lelaki itu, berusaha membangunkannya.

 

“Tuan Cho. bangunlahh. Tuan Cho.” panggil Seulbi lirih karna takut gadis diluar pintu itu mendengarnya. Seulbi menghela nafas saat melihat tidak ada pergerakan sama sekali dari lelaki itu. “Yatuhan. Tuan Cho, ada Nona Chaerin disini.” Seulbi mulai mendesah tak karuan. gadis itu panik.

 

“Seulbi-yaaa. kau masih tidur?”  terdengar lagi panggilan Chaerin yang membuat Seulbi menjadi semakin membabi buta membangunkan Kyuhyun. dengan santainya, Kyuhyun membuka mata perlahan dan menatao mata Seulbi tanpa dosa.

 

“Ada apa?” tanya Kyuhyun pura-pura tak mengerti, tentu saja. Kyuhyun hanya berpura-pura tidak bangun karna lelaki itu nyatanya bahkan tidak tidur semalaman.

 

“Pelankan suaramu, ada Nona Chaerin.”

 

“Benarkah?” Tanya Kyuhyun santai.

 

“Ya. dia sedang menunggu diluar, ayoo segera pakai bajumu. lalu cepat bersembunyi.” dengan masih panik Seulbi pun mencari-cari kaos Kyuhyun, dan melemparkannya begitu saja. Kyuhyun memungut bajunya lalu memakainya.

 

“Biarkan saja dia tau,” ucap asal Kyuhyun. yang mendapat delikan tajam dari Seulbi.

 

“Kau gila! cepat bersembunyi.” geram Seulbi tanpa sadar saat ia panik, membuat Kyuhyun sedikit merasa takut lalu beringsut masuk ke kamar mandi. bersembunyi seperti keinginan Seulbi.

 

“Seulbi-yaaa. Oh ayolah. ini sudah pagi.” teriak Chaeri  lagi dari luar.

 

“Aku sudah bangun Nona.” balas Seulbi berjalan membukakan pintu, tentu saja gadis itu sudah merapikan tempat tidurnya terlebih dahulu.

 

“Kau lama sekali. baru bangun tidur? apa selelah itu?” Tanya Chaerin sambil memasuki kamar Seulbi. Seulbi menggaruk tengkuknya.

 

“Tidak, hanya saja aku terlalu nyaman.” berada di dekapan Kyuhyun. lanjut Seulbi dalam hati. Chaerin membalik tubuhnya kearah Seulbi sambil tersenyum.

 

“Bersiaplah mandi, Seulbi-ya. setelah itu kita akan berjalan-jalan. aku akan menunggu disini. ada yang ingin aku ceritakan.” ucap Chaerin sambil terkikik diakhir kalimatnya, Seulbi mengangguk semangat mendengar kata jalan-jalan namun sedetik kemudian ia teringat sesuatu, bukankah Kyuhyun sedang bersembunyi di kamar mandi?i

 

“Ehm. apa kau akan menunggu disini?” Tanya Seulbi takut-takut pada Chaerin. Chaerin merebahkan dirinya di tempat tidur Seulbi sebagai jawabannya. membuat Seulbi menelan salivanya, Kyuhyun sedang dikamar mandi sekarang. bagaimana ia bisa mandi?

 

“Cepatlah, Seulbi-ya.”

 

“Ya.” jawab pasrah Seulbi akhirnya sambil mengambil baju gantinya di koper lalu masuk ke dalam kamar mandi, dan terlihatlah disana Kyuhyun yang sedang duduk diatas wastafel panjang kamar mandi hotel itu sambil memasukkan satu tangannya ke celana dan tangan lain ia gunakan untuk memainkan ponselnya. tampak sangat menawan.

 

Seulbi menghela nafas, bagaimana ini?

 

 

Pintu kamar mandi terbuka, sontak membuat Kyuhyun menolehkan kepalanya kearah pintu dan tersenyum kala melihat gadis kecilnya lah yang masuk. Kyuhyun meletakkan ponselnya yang sebelumnya ia gunakan untuk mengecek keadaan perusahaannya di dekat wastafel itu lalu memperhatikan gerakan Seulbi yang mendekat kearahnya, tampak dari wajah gadis itu tengah tidak tenang, dengan suara pelan Kyuhyun bertanya.

 

“Ada apa? apa sesuatu terjadi?” Seulbi mengangguk,

 

“Kenapa?” tanya Kyuhyun lagi yang melihat Seulbi semakin menundukkan kepalanya, memeluk erat baju ganti ditangannya.

 

“Aku ingin mandi.” lirih Seulbi menjawab pertanyaan Kyuhyun.

 

alis Kyuhyun terangkat keatas, “Lalu?” Kyuhyun bingung, kalau memang Seulbi ingin mandi, mandi saja. Kyuhyun akan keluar.

 

“Masih ada Nona Chaerin diluar,” ucap Seulbi dengan suara yang semakin lirih, awalnya Kyuhyun tidak dapat mencerna perkataan Seulbi namun tak lama, otak Kyuhyun pun bereaksi, senyum miring terbentuk dibibirnya.

 

“Baguslah, kita bisa mandi bersama saja disini.” goda Kyuhyun yang membuat Seulbi menegang. Come on guys, Kyuhyun sudah sangat kelewat umur untuk mandi bersama dengan seorang wanita. atau gadis lebih tepatnya?

 

“Dasar mesum.” desis kesal Seulbi sepelan mungkin namun tetap tertangkap oleh indra pendengaran Kyuhyun. Kyuhyun menyeringai,

 

“Kau menikmatinya selamam, sayang.” Kyuhyun membelai lembut pipi Seulbi. takut terjadi sesuatu diluar kendali, Seulbi menjauhkan tangan Kyuhyun cepat.

 

“Kumohon, jangan melihat ketika aku mandi. jangan melakukan apapun. dan hanya diamlah. aku tidak mau kau bersuara barang sedikitpun.” pinta Seulbi sambil membalikkan posisi Kyuhyun menghadap kearah pintu. Kyuhyun tersenyum, baiklah kali ini aku menurutimu, Nona Han.

 

melihat Kyuhyun yang menurut dan hanya diam saja itu pun dengan cepat Seulbi melepas bajunya satu persatu, kamar mandi itu memang lumayan luas. ada satu bak mandi, shower dan closet mewah didalamnya. Seulbi berjalan menuju shower lalu menyalakannya, membiarkan tubuh polosnya terguyur air hangat shower kala itu. suara air berjatuhan dari tubuh Seulbi membuat Lelaki dewasa yang sedang berdiri mematung didalam sana pun semakin tak karuan.

 

punggungnya seolah memiliki mata untuk dapat melihat lekuk tubuh gadisnya yang berada dibawah shower itu, mati-matian lelaki itu berdiri tegap dan memaksa kakinya yang sudah merasa lemas itu agar tidak tumbang. Demi tuhan, ingin rasanya lelaki itu membalikkan tubuhnya kearah gadis kecilnya, menatap penuh tubuh telanjang itu dan berguyur di shower yang sama. menyentuh, mengecup, melumat, dan mencium seluruh tubuh gadisnya. namun, segala hasrat itu ditahannya rapat-rapat. berusaha menghargai permintaan dari gadis kecilnya, Han Seulbi.

 

Seulbi menatap kearah punggung Kyuhyun yang masih dengan posisinya. Syukurlah, lelaki itu menurut kali ini. pikir Seulbi.

 

Setelah selesai dengan kegiatan showernya, Seulbi pindah untuk masuk ke bak mandi hotel itu. berendam sebentar saja mungkin bagus, lagipula ini kali pertama Seulbi bisa menikmati bak mandi itu. dirumah Chaerin hanya ada shower untuk kamarnya.

 

Seulbi membuat busa-busa sabun dibak mandi itu sampai seluruh tubuhnya tertutupi busa putih itu, sesekali gadis itu tertawa kecil ketika matanya terkena busa. membuat pertahanan Lelaki yang menunggunya sejak tadi terganggu, Kyuhyun mengusap wajahnya kasar saat mendengar suara menggoda Seulbi yang sedang mandi.

 

“Yatuhan. Seulbi.” desis Kyuhyun menahan hasratnya. “Kumohon cepatlah jika kau tak ingin aku juga masuk kedalam bak itu lalu memandikanmu.”

 

Seulbi terkesiap mendengar suara Kyuhyun, gadis itu seolah melupakan kehadiran Kyuhyun sejak ia asyik bermain dengan busa-busa sabun itu. dengan cepat Seulbi menyelesaikan proses mandinya lalu memakai celana dalam dan branya. baru akan memakai kaos hangat miliknya, terasa pelukan Kyuyun menariknya. rupanya pertahanan Kyuhyun tidak sekuat itu.

 

“Tuan Cho.” kaget Seulbi saat bibir Kyuhyun ternyata sudah menempel ditengkuknya yang terbebas dari rambut Seulbi, Seulbi sedang menguncir rambutnya tinggi-tinggi saat itu.

 

“Aku. sungguh. tidak. tahan. sayang.” tekan Kyuhyun disetiap katanya. membuat Seulbi meremang seketika, Tanpa menunggu lama, Kyuhyun dengan cepat mengeluarkan dua gundukan Seulbi dari branya lalu melumatnya rakus. Seulbi menutup mulutnya sendiri, gadis itu takut jika suara desahannya akan terdengar sampai keluar. tangan Kyuhyun pun aktiv meremas pantat Seulbi, menariknya agar mendekat padanya. Seulbi merasa akan meledak.

 

“Seulbi-ya, cepatlah.” terdengar suara Chaerin dari arah luar pintu, mengintrupsi kegiatan dua insan itu didalam sana. Seulbi melepaskan dirinya dari Kyuhyun, Kyuhyun tersenyum sekilas lalu memasukkan kembali dua benda kenyal favoritenya itu ketempatnya, mengelap keringat gadis itu lalu mengecup cepat bibirnya.

 

“Mau kubantu berpakaian?” tanya Kyuhyun jahil yang dibalas dengan sungutan sebal dari Seulbi. gadisnya manis sekali.

 

 

Chaerin mengguling-gulingkan tubuhnya diatas kasur Seulbi. sedikit bosan menunggu seorang gadis mandi, tentu saja. gadis selalu mandi lama, aku juga begitu. pikirnya dalam hati. Chaerin menutup matanya sambil bersenandung kecil, aroma kamar Seulbi begitu menyenangkan. persis seperti aroma seseorang yang selalu ia rindukan akhir-akhir ini.

 

“Aroma Kyuhyun Oppa.” ucapnya tanpa sadar, lalu detik berikutnya, matanya pin terbuka lebar. Apa? Kyuhyun oppa?

 

Chaerin tiba-tiba gelisah, dihirupnya lagi aroma kamar itu dalam-dalam. dan semakin dirasa semakin kuat aroma Kyuhyun disana. ada apa ini? dengan mata sipitnya, Chaerin mengedarkan pandangannya keseluruh sudut kamar Seulbi. memastikan bahwa apa yang ada dipikirannya saat ini salah, dan terkutuklah Chaerin saat melihat sesuatu yang kemarin ia lihat, mantel pria? aku mengenal mantel itu. batin Chaerin tidak tenang.

 

Pintu kamar mandi terbuka, mengeluarkan seorang gadis yang terlihat lebih segar setelah mandi, membuyarkan pandangan Chaerin beralih ke arah gadis itu

 

“Nona, maaf aku mandi terlalu lama.” ucap gadis itu sungkan yang hanya dibalas tatapan menyelidik dari Chaerin. membuat gadis itu merasa tidak nyaman dengan tatapan itu

 

“Apa ada yang salah?” tanya gadis itu hati-hati. Chaerin tidak menjawab dan pergi begitu saja dari kamar gadis itu, membuat hati gadis itu gelisah. perasaan takut muncul tiba-tiba.

 

Chaerin terus berlari dan berhenti tepat di depan pintu kamar calon suaminya, dengan ragu mulai mengetuk pintu kamar itu dan berharap pemilik kamarnya masih sedang bersantai atau baru saja bangun tidur. namun hatinya bergetar hebat kala beberapa menit berlalu namun pintu itu tak ada tanda-tanda akan terbuka. firasat buruk itu semakin menguat.

 

“Aku tidak percaya ini.” geram gadis itu sambil mengepalkan tangannya kuat. kakinya kembali beradu dengan lantai untuk menuju ke tempat yang ia tinggalkan tadi. Kamar Seulbi.

 

 

Seulbi terduduk gusar di tempat tidurnya, Kyuhyun beberapa saat yang lalu sudah berhasil keluar dari kamarnya diam-diam. namun hatinya masih tidak tenang mengingat tatapan tajam dari Nona mudanya. ingin rasanya gadis itu menangis kencang saat ini juga.

 

BRAKKK

Pintu kamarnya tiba-tiba terbuka lebar, muncul dari sana Chaerin yang terlihat sedang emosi memuncak menatapnya dengan tatapan membunuh. gadis itu masuk kekamar Seulbi, tanpa berkata apapun dengan kasar membuka lemari dikamar itu, memeriksa kolong tempat tidur disana dan berakhir pada kamar mandi yang terlihat kosong. mata Chaerin mengkilat marah kearah Seulbi.

 

“DIMANA DIAA??” Teriak Chaerin pada Seulbi yang membuat Seulbi terkejut dengan pertanyaan itu.

 

“KUTANYA DIMANA DIA? CHO KYUHYUN. KAU MENYEMBUNYIKANNYA DIMANA. APA KAU BISU TIDAK MENJAWAB HA???” Chaerin semakin menjadi-jadi, teriakan demi teriakan gadis itu lontarkan pada Seulbi. Seulbi membuka mulutnya,

 

“A-apa yang Nona maksud?”

 

“JANGAN BERPURA-PURA LAGI HAN SEULBI. KAU KIRA AKU BODOH? KAU GADIS YANG TIDAK TAU TERIMAKASIH. AKU SUDAH BAIK PADAMU SELAMA 10 TAHUN DAN KAU MEMBALAS KEBAIKAN KU DENGAN INI? DENGAN PENGKHIANATAN?”

 

Mata Seulbi mulai berkaca-kaca, rasa bersalah itu semakin membuatnya sakit. gadis itu menunduk, tidak bisa lagi membalas perkataan Chaerin. benar apa yang dikatakan oleh Nona mudanya. dia gadis yang tidak tau berterimakasih. airmata pun pada akhirnya mengalir dipipinya.

 

Chaerin menggeram, muak melihat Seulbi yang malah menangis tersedu-sedu itu. dengan gerakan cepat Chaerin pun meraih rambut Seulbi dan menariknya kuat hingga terjungkal kebelakang. “Aku mengajakmu kesini adalah untuk menemaniku, menjadi temanku. bukan malah menusukku dari belakang dan mengambil calon suamiku.” desis Chaerin lalu melepaskan tarikan rambutnya pada Seulbi hingga kepala gadia itu terbentur ujung meja. Seulbi meringis menahan sakit tanpa bisa berbuat apa-apa.

 

“Aku memang pernah baik dan perhatian padamu, tapi.” Chaerin menekan ujung sepatunya kepaha Seulbi. “Aku juga punya sisi gelapku yang akan keluar jika ada seseorang yang berniat merebut milikku. aku dididik untuk selalu bisa mendapatkan apa yang aku mau, dan aku yakin kau tau itu.” Lanjut Chaerin sambil menendang keras perut Seulbi, membuat gadis itu lagi-lagi meringis kesakitan. airmata mengucur deras dipipinya.

 

“Maafkan aku.” lirih Seulbi ketika ia melihat kaki Chaerin sudah menjauh pergi. gadis itu menutup matanya kala merasa sesuatu berbau anyir itu mengalir dibagian pelipisnya. darah.

 

***

 

Donghae berjalan santai menuju kearah kamar Seulbi, sesekali bersiul mengingat hari ini suasana hatinya sedang baik. Lelaki itupun melirik kearah saputangan yang ia bawa. Senyum terbit kala mengingat kejadian tentang pertemuan awalnya dengan Seulbi, Saat Donghae akan sampai di kamar pintu Seulbi, Donghae tak sengaja berpapasan dengan Chaerin disana, gadis itu keluar dari kamar Seulbi dengan berderai airmata. punggunf tangan gadis itu ia gunakan untuk menutup mulutnya, seolah takut akan ada yang mendengar tangisannya. tanpa mengambil jeda, Donghae mendekati Chaerin.

 

“Kau baik-baik saja? ada apa?” Donghae bertanya cemas sambil sesekali melirik kearah kamar Seulbi. sepertinya Chaerin baru saja keluar dari sana. Chaerin mengusap airmatanya kasar, menjauhkan tangan Donghae yang berada dibahunya. tanpa menjawab pertanyaan Donghae, Chaerin pergi begitu saja.

 

Donghae semakin dibuat bingung, laki-laki itu mengangkat bahunya lalu melanjutkan langkahnya menuju kamar Seulbi. dan ketika tiba di kamar Seulbi yang pintunya tak tertutup itu, Donghae begitu kaget melihat keadaan Seulbi yang tergeletak tak berdaya dengan darah mengalir dibagian pelipisnya. Cepat-cepat Donghae menghampiri Seulbi lalu memindahkan gadis itu ke atas tempat tidurnya.

 

“Seubi. kau kenapa? Seulbi sadarlah” Donghae berusaha membuat Seulbi tersadar. nalurinya yang adalah seorang Dokter membuatnya bergerak cepat untuk menyelamatkan Seulbi. tanpa menunggu lagi, Donghae menghambil handuk lalu membasuhnya dengan air hangat dan menempelkannya kearah pelipis Seulbi. menghentikan pendarahan disana. Donghae mendesis, bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi. mata Donghae menyelidik, meneliti setiap sudut kamar hotel Seulbi ini. dan mata Donghae pun terhenti pada mantel Kyuhyun yang sangat ia kenal tergantung didekat pintu, Donghae menganga tak percaya.

 

“Jadi Seulbi, yang ingin dia dapatkan dari perjodohan ini.” Donghae mengacak rambutnya frustasi. dulu Kyuhyun memang pernah bercerita bahwa ada yang ingin ia dapatkan dari perjodohan itu. awalnya Donghae tidak terlalu memikirkannya karna ia kira Kyuhyun hanya ingin mendapatkan perusaan keluarga Kang. tapi perkiraan Donghae salah, yang ingin Kyuhyun dapatkan adalah Seulbi.

 

“Dan yang melakukan ini semua adalah, Chaerin?” tuduh Donghae ketika mengingat Chaerin yang keluar dari kamar Seulbi beberapa saat lalu. Donghae mengerang, merasa kasian dengan nasib Seulbi. gadis ini sangat baik, kenapa harus dicintai oleh orang setidak dewasa Kyuhyun?

 

 

Nyonya Cho sedang berada dikamarnya saat tiba-tiba Chaerin masuk dan ingin berbicara seriua dengannya saat ini. mereka duduk di bagian balkon kamar Nyonya Cho sambil menyeduh teh hijau yang dipesannya.

 

“Ada apa, sayang? kau ingin membicarakan sesuatu?” Nyonya Cho membuka pembicaraan. Chaerin menarik nafasnya, menimang-nimang perkataan yang akan ia katakan.

 

“Aku- aku ingin pernikahan dipercepat. besok, tolong nikahkan kami disini besok.” ucap Chaerin mantap sambil menatap dalam Nyonya Cho. wanita tua itu awalnya terkejut dengan perkataan Chaerin namun sedetik kemudian tersenyum

 

“Kau sangat terburu-buru nak, ada apa?”

 

Chaerin menurunkan tatapannya, menatap kearah sepatu yang tadi ia gunakan untuk menginjak tubuh Seulbi. “Entahlah, aku hanya ingin menjadikannya milikku sendiri”

 

Nyonya Cho mengangguk, seolah paham dengan apa yang dikatakan Chaerin. “Baiklah jika itu maumu, hubungi orangtuamu untuk datang kemari besok. aku akan mempersiapkan segalanya.”

 

Chaerin terdiam, mendengar perkataan Nyonya Cho yang mengabulkan permintaannya entah kenapa sama sekali tidak membuatnya senang, hatinya tetap tidak tenang.

 

“Ya. aku akan menghubungi orangtuaku.” Jawab Chaerin sambil berdiri lalu pamit pergi, namun tangan Nyonya Cho menghentikannya. Chaerin menoleh,

 

“Buat Kyuhyun setidaknya terpesona padamu. malam ini.”

 

 

Donghae terus menunggu Seulbi sadar dengan setia, bahkan gadis itu tetap bertahan di alam bawah sadarnya walau langit sudah berubah petang. Donghae duduk tenang dikursinya sambil memikirkan cara bagaimana ia bisa membantu gadis ini. tak tahu sejak kapan, Donghae mulai mendapat ketertarikannya pada Seulbi.

 

Donghae mengusap rambut Seulbi. “Seandainya kita bertemu lebih dulu.”

 

Donghae menundukkan kepalanya, perasaannya saat ini sudah tak dapat ia bendung. ia ingin selalu menjaga dan melindungi Seulbi sehingga gadis itu tak akan terluka lagi. tiba-tiba saja tangan Seulbi bergerak, Donghae terkesiap dan melihat mata Seulbi juga mulai terbuka. gadis itu sadar.

 

“Seulbi-ya.” Donghae mengusap kening Seulbi yang berkeringat, gadis itu langsung mendudukan dirinya dengan bantuan Donghae. disentuhnya pelipisnya yang terasa berat, ada sebuah perban kecil disana. memori tentang Chaerin yang.marah padamya pun teringat.

 

“Kau sudah merasa baik-baik saja?”

 

Seulbi mengangguk, “Ya.”

 

“Kau pingsan seharian, dan perutmu belum terisi apapun. ada yang ingin kau makan? biar kucarikan.” Donghae bertanya dengan penuh perhatian,  Seulbi tersenyum.

 

“Aku sedang tidak berselera, Donghae-ssi.” Jawab Seubi lemas, “Dan terimakasih, balutan lukanya.” lanjut Seulbi sambil mengusap perban dipelipisnya, gadis itu pasti tau bahwa Donghaelah yang melakukannya.

 

Donghae mengangguk pasrah, mendekatkan dirinya kearah Seulbi lalu menariknya kedalam pelukannya. mengusap punggung gadis itu untuk menguatkannya.

 

“Aku akan membunuh Kyuhyun jika dia tidak bisa menjagamu dengan baik.” bisik Donghae pada Seulbi. yang membuat airmata gadis itu tiba-tiba mengalir, pelukan Donghae memberikan rasa nyaman tersendiri untuk Seulbi sehingga airmatanya keluar begitu saja. Seulbi terisak. gadis itu memamng memiliki perasaan yang sama dengan Kyuhyun, namun apa yang bisa ia lakukan? hanya menekannya dalam-dalam.

 

 

Kyuhyun menatap marah ke ibu tirinya, tangannya terkepal erat sangat siap untuk menghancurkan apapun. hatinya membuncah kala ibunya mengatakan kalimat yang sama sekali tidak ingin didengarnya seumur hidup. Menikah dengan Chaerin. besok.

 

“Tidak. aku tidak akan melakukannya!!!!” bentak Kyuhyun menolak mentah-mentah perkataan Nyonya Cho.

 

“Sayangnya kau tidak bisa menolaknya, nak. kau ingat berapa usiamu saat ini?” Nyonya Cho tersenyum miring melihat ekspresi panik Kyuhyun.

 

“Baik aku akan menikah, tapi tidak dengan Chaerin.” tekan Kyuhyun pada Nyonya Cho. sekarang, terlihat wajah Nyonya Cho lah yang panik. dengan memikirkan segala cara secara cepat untuk meyakinkan Kyuhyun agar mau menikah dengan Chaerin, Nyonya Cho memutuskan untuk berbohong.

 

“Dan Chaerin juga termasuk dalam perjanjian itu, jika kau lupa.” Kyuhyun memicingkan matanya, memutar ingatannya. seingatnya tidak ada perjanjian tentang itu.

 

“Jangan mencoba membodohiku, Nyonya tua.” ucap Kyuhyun sengit lalu berjalan meninggalkan kamar Nyonya Cho dengan membanting pintunya. sepeninggal Kyuhyun, Nyonya Cho buru-buru meraih ponselnya untuk menghubungi seseorang yang mungkin akan Kyuhyun hubungi, Pengacara mereka.

 

 

“Apa kau bilang? jadi perjanjian pernikahan dengan keluarga Kang itu ada? tapi aku tidak merasa pernah membacanya.” sergah Kyuhyun tak percaya. dia bisa gila jika memang perjanjian itu ada.

 

“Saat itu kau masih sangat muda Tuan Cho, mungkin kau tidak membaca dengan benar isi perjanjian usia 30 tahunmu itu.” jawab seseorang dari sebrang sana yang memang sudah diatur untuk mengatakan hal itu, Kyuhyun mendesah. benar, dulu ia masih sangat muda.

 

Tanpa mengatakan apapun lagi, Kyuhyun mengakhiri panggilannya. laki-laki itu terduduk di tempat tidurnya. mengacak rambutnya frustasi, ia butuh Seulbi sekarang, namun karna permintaan Seulbi yang tidak memperbolehkan menemuinya hari ini, lagi-lagi Kyuhyun harus menahannya.

 

Kyuhyun merebahkan tubuhnya, menutup matanya. merasa bingung dengan apa yang harus ia lakukan. jika ia menyetujui pernikahan ini, bagaimana dengan perasaannya pada Seulbi. bagaimana dengan hidupnya. tapi jika ia menolak pernikahan ini, bagaimana dengan nasib perusahaan keluarganya yang akan jatuh ditangan wanita tua itu.

 

“Argggghh!!” erang marah Kyuhyun.

 

“Oppa.” tiba-tiba saja terdengar suara lirih memanggilnya, Kyuhyun sontak membuka mata dan menoleh kearah samping. terlihatlah Chaerin yang juga sedang merebahkan diri disebelahnya. Tunggu. bagaimana gadis ini bisa masuk?

 

“Kau sedang apa disini?” geram Kyuhyun yang melihat Chaerin tidur diranjangnya dengan menggunakan pakaian seperti… lingerie? Oh. gadis ini gila.

 

Chaerin meringsut mendekati Kyuhyun, yang membuat lelaki itu memundurkan dirinya dikepala ranjang. “Jika aku tidak bisa membuatmu tertarik denganku dengan sifat manisku, mungkin aku bisa membuatmu tertarik saat kita sedang berada diranjang, seperti ini?” Chaerin pun memenjarakan Kyuhyun dibawahnya. gadis itu sama sekali tidak malu dengan pakaian transparannya yang memperlihatkan bagian dada dan celana dalam gadis itu. Kyuhyun tercengang dengan sikap Chaerin.

 

“Jangan seperti ini, Chaerin.” tolak Kyuhyun sambil berusaha untuk duduk, namun Chaerin menahannya.

 

“Lalu aku harus bagaimana? telanjang bulat didepanmu. begitu?” marah Chaerin saat tau bahwa Kyuhyun menolaknya, Kyuhyun lagi-lagi dibuat terkejut.

 

“Perhatikan kata-katamu, Kang Chaerin.” Chaerin hanya menatap sendu mata Kyuhyun dibawahnya, gadis itu tak peduli apapun lagi. diraupnya paksa bibir Kyuhyun namun Kyuhyun menepisnya. Chaerin menarik tangan Kyuhyun dan diarahkan ke dadanya, menyuruh Kyuhyun untuk melakukan sesuatu pada dadanya. dan lagi, Chaerin harus kecewa karna Kyuhyun menjauhkan tangannya dari dada Chaerin dan berusaha bangun melepas pelukan Chaerin. Kyuhyun berhasil terduduk.

 

“KANG CHAERIN! SEBENARNYA APA YANG KAU LAKUKAN!!” Bentak Kyuhyun murka. Chaerin menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan. gadis itu mulai menangis.

 

“Kang Chaerin.”

 

“Aku tidak ingin kehilanganmu, Oppa. aku tidak mau.” ucap Chaerin disela-sela isakannya. Kyuhyun bingung.

 

“Aku ingin bersamamu, aku ingin menjadi istrimu. kau satu-satunya pria yang membuatku jatuh cinta dari sederatan pria yang dijodohkan denganku. aku tidak ingin kehilanganmu, Oppa. aku tidak mau kau menyukai Seulbi. kau harus menyukaiku.” Kyuhyun terkejut ketika Chaerin menyebut nama Seulbi, jadi Chaerin sudah tau? lalu bagaimana keadaan Seulbi sekarang.

 

“Oppa. besok kita harus menikah.” mohon Chaerin pada Kyuhyun dengan mata penuh airmata. Chaerin meraih tangan Kyuhyun dan menggenggamnya.

 

“Tidak.” jawab Kyuhyun sambil melepas tangan Chaerin, “Tolong mengertilah Chaerin, aku tidak menyukaimu. aku menyukai Seulbi. dan yang ingin kunikahi adalah Seulbi. bukan dirimu.” lanjut Kyuhyun dengan suara selirih mungkin. mencoba menjelaskan pada Chaerin agar gadis itu mengerti.

 

mendengar jawaban Kyuhyun, airmata Chaerin mengalir semakin deras. hatinya hanxur saat ini. dengan segera gadis itupun mengambil jubah mandinya, berniat meninggalkan kamar Kyuhyun.

 

“Aku tidak peduli kau menyukai siapa, tapi yang pasti besok kita akan tetap menikah. kedua orangtuaku sedang perjalanan kemari.” ujar Chaerin dibarengi dengan suara tutupan pintu kamar itu, Kyuhyun mendesah.

 

“Umur 30 tahunku sungguh terkutuk!!!”

 

 

***

 

Seulbi menggenggam erat saputangan miliknya yang dikembalikan oleh Donghae. sapu tangan itu adalah sapu tangan yang dibuat oleh ibunya dulu. penguatnya saat disaat sedih seperti sekarang ini, ya. Seulbi sedang sedih sekarang. gadis itu telah mendengar dari Donghae bahwa Kyuhyun dan Chaerin akan melangsungkan pernikahan besok. jauh lebih cepat dari perkiraan mereka semua.

 

Seulbi menunduk, entah sejak kapan perasaannya pada Kyuhyun semakin berkembang. dulu gadis itu mengira Kyuhyun adalah pria tidak waras karna sering menggodanya. namun sekarang, Seulbi sendiri yang mnaruh perasaan pada pria tidak waras itu. Chaerin benar, Seulbi memang gadis yang tidak tau terimakasih dan pantas untuk dipukul atau ditendang. Seulbi sama sekali tak menyalahkan perlakuan Chaerin kepadanya.

 

“Seulbi-ya.” panggil Donghae yang sejak tadi melihat Seulbi melamun. sebelumnya, Seulbi juga sudah menceritakan semuanya pada Donghae, bagaimana ia mendapatkan luka-luka ditubuhnya dan bagaimana perasaannya pada Kyuhyun. Seulbi mengatakan bahwa dirinya pantas untuk dibenci, namun dengan lembut, Donghae membantah perkataan Seulbi dan mengatakan jika perasaan Seulbi tidak bersalah, Seulbi berhak menyukai siapapun. dan itulah yang membuat Seulbi merasa nyaman berada di dekat Donghae. Donghae pria yang dewasa.

 

Seulbi tersenyum kearah Donghae. “Jangan mencemaskanku.” Donghae mengangguk.

 

“Lalu bagaimana? kau akan datang besok?” Tanya Donghae yang membuat Seulbi menghela nafas.

 

“Sepertinya tidak, kehadiranku hanya akan merusak suasana.” lirih Seulbi dengan mulut bergetar, berusaha kuat menahan tangisannya. Donghae terdiam, menyetujui keputusan Seulbi. akan sangat menyakitkan jika gadis itu datang kepernikahan orang yang ia cintai.

 

“Kalau begitu sekarang istirahatlah, besok setelah pernikahan Kyuhyun dan Chaerin selesai. aku akan mengantarkanmu kembali ke Seoul.” Donghae membantu merembahkan tubuh Seulbi. mematikan lampu dan berpamitan untuk pergi ke kamarnya.

 

kembali ke Seoul?

apa aku seberani itu kembali ke rumah Nona Chaerin dengan menyimpan perasaan pada suaminya? tidak. aku harus pindah setelah kembali ke Seoul. batin Seulbi sambil berusaha menutup matanya, menghapus rasa sakit dihatinya jauh-jauh. semoga ketika ia terbangun esok, ada keajaiban yang membuatnya terlihat bahagia lagi. Semoga saja.

 

 

***

 

Kyuhyun mengerang murka saat 5 pria bertubuh besar memaksanya berjalan menuju kegedung pernikahan yang ibu tirinya sewa secara dadakan. Kyuhyun merinta-ronta namun dengan sigap ke 5 bodyguard itu menahannya. dengan berpakaian serba putih yang hasil dari paksaan juga. Kyuhyun tiba didepan gedung itu. tak banyak yang berada disana, hanya ibu tirinya, Donghae, Kedua orangtua Chaerin, Pengacara keluarganya, dan seorang Pendeta. mengingat Chaerin sangat ingin pernikahan ini digelar hari ini juga tidak ada persiapan apapun bahkan cincin pernikahan pun dibeli secara mendadak. Kyuhyun menatap garang pada ke 5 bodyguard yang saat ini sudah melepaskannya. para bodyguard itu menunduk lalu pergi keluar.

 

“Oh Kyuhyun-a kau sudah datang.” sapa riang Nyonya Cho. Kyuhyun mencibir, dasar penjilat.

 

“Kita bertemu lagi.” Kali ini gantian Tuan Kang yang menyapa Kyuhyun, mereka bersalaman diikuti juga Nyonya Kang.

 

“Aku mohon kau jaga putri kami baik-baik. dia satu-satunya harta paling berharga bagi kami.” Nyonya Kang mulai berkaca-kaca, Kyuhyun mendesis. aku tidak berjanji Nyonya, bahkan setelah 3 hari pernikahan kami aku berencana menceraikan putimu. batin Kyuhyun. lelaki itu tak tenang kala mengedarkan pandangannya, tidak ada Seulbi. kemana gadis itu? bagaimana ekspresinya saat tau aku menikah hari ini? apa gadis itu baik-baik saja? apa dia menangis? segala pertanyaan Kyuhyun itu buyar saat tiba-tiba Nyonya Cho menariknya kearah altar, berdiri menunggu sang mempelai wanita.

 

“Telfon Chaerin, katakan disini sudah siap.” Pinta Nyonya Cho pada Donghae. Donghae mengangguk lalu menghubungi Chaerin.

 

 

Beberapa saat mereka semua menunggu mempelai wanita, muncullah dari pintu gedung itu seorang gadis bergaun pengantin yang indah, seluruh wajahnya tertutup tudung dari penutup kepalanya, gadis itu berjalan menuju altar dengan digandeng oleh pria berumur sekitar setengah abad itu. Tuan Kang.

 

saat tiba didepan sang mempelai pria, Tuan Kang memberikan tangan yang digandengnya kepada pria muda itu. sang pria pun menerima tangan sang gadis menatap sebentar kearah mata yang tiba-tiba menarik perhatiannya itu. ia menggeleng cepat. tidak mungkin dirinya.

 

kedua mempelai pun berdiri menghadap pada si pendeta. mempelai wanita itu tampak mulai tak tenang, hatinya berdegup kencang. membuat mempelai pria melirik kearahnya. dan detik kemudian sang mempelai pria itu tersenyum, meraih tangan mempelai wanita dan menggenggamnya. berusaha membuatnya lebih tenang.

 

dilihatnya si pendeta itu mulai berdehem, memulai pengikraran janji suci pernikahan.

 

 

“Baiklah, sayanakan memulai,” ujar si pendeta sambil menatap kearah mempelai pria.

 

“Sdr. Cho Kyuhyun. bersediakah saudara menerima wanita ini sebagai istri yang dijodohkan oleh Tuhan di dalam pernikahan yang kudus? Maukah saudara mengasihi dia, menghibur dia, Menghormati dia dan memelihara dia baik pada waktu dia sakit maupun pada waktu dia sehat, serta melupakan orang-orang lain tetapi hanya mengasihi dia saja selama saudara berdua hidup di dunia ini?”

 

sang mempelai pria, Kyuhyun. menjawab sambil tersenyum. ” Ya, saya bersedia.”

 

si pendeta pun menggeser pandanganya menatap sang mempelai wanita, “Sdri. Han Seulbi. bersediakah saudari menerima pria ini sebagai suami yang dijodohkan Tuhan bagi saudari, untuk hidup bersama menurut Firman Tuhan di dalam pernikahan yang kudus? Maukah saudari mengasihi dia, menghormati dia dan memelihara dia baik pada waktu dia sakit maupun pada waktu dia sehat, serta melupakan orang-orang lain tetapi hanya mengasihi dia saja selama saudari berdua hidup di dunia ini?”

 

sang mempelai wanita yang tak lain adalah Seulbi itu pun menjawab. “Ya saya bersedia.”

 

“Dengan ini saya satukan kalian berdua atas nama Tuhan sebagai pasangan suami istri.” Ucap si pendeta mengakhiri prosesi pengikraran.

 

Kyuhyun tersenyum dengan lebar, lelaki itu tau sejak awal menyentuh tangan Seulbi bahwa gadis yang tertutup tudung itu adalah gadis yang ia cintai. berbeda sekali dengan respon seluruh keluarga yang ada didalam gedung itu, mereka tercengang bahwa si mempelai wanita adalah Seulbi. bukan Chaerin. termasuk Donghae yang tak henti-hentinya menganga.

 

“Ini tidak benar!! pengantin wanitanya bukan gadis itu!!” teriak Nyonya Cho mengintrupsi si pendeta. si pendeta pun merasa bingung.

 

“Seharusnya anakku yang menikah, bukan gadis itu.” sekarang giliran Nyonya Kang yang bersuara. si pendeta terdiam. menatap bingung kearah sepasang mempelai didepannya, mereka tampak bahagia. namun merasa tertekan dengan perkataan orang-orang itu.

 

“Ini tidak sah!! batalkan pernikahan ini!” Nyonya Cho kembali berteriak,

 

namun dengan tenang si pendeta menjawab, “Pernikahan ini sah, saya adalah saksinya. mereka sudah mengucapkan janji dihadapan tuhan dan tidak ada satu orang pun yang dapat memisahkan.” ucapan pendeta itu membuat Kyuhyun dan Seulbi tersenyum bahagia, hati mereka berbunga, tidak ada yang dapat menandingi perasaan mereka kala itu.

 

dengan lembut Kyuhyun meraih tangan Seulbi lalu menggenggamnya. membungkukkan badan mengucapkan terimakasih pada si pendeta lalu menarik Seulbi berlari keluar bersamanya, diluar sudah siap sebuah mobil pengantin yang awalnya untuk Kyuhyun dan Chaerin. tanpa mempedulikan teriakan dari para orangtua. Kyuhyun mengajak Seulbi masuk kedalam mobil itu, sebelumnya Seulbi juga sempat melambaikan tangannya pada Donghae.

 

“Kita akan pergi ketempat yang tidak ada lagi orang yang bisa mengatur kehidupan kita. Istriku,” ucap Kyuhyun lembut sambil mengecup sekilas bibir Seulbi. Seulbi mengangguk tersenyum,

 

“Kemanapun, aku ikut bersamamu. suamiku.”

 

Mobil itupun akhirnya melaju cepat meninggalkan gedung hotel itu, membawa serta kebahagiaan mereka. tanpa henti mengucapkan syukur atas bersatunya mereka. dan Tuhan seolah mengabulkan do’a Seulbi yang ingin kembali merasa bahagia melalui Chaerin. Ya. Chaerinlah perantara Tuhan yang membuat semua ini menjadi nyata.

 

“Terimakasih, Nona Chaerin.” gumam Seulbi tanpa sadar dengan airmata yang menyeruak keluar. Kyuhyun menoleh kearah Seulbi, meraih pipi gadis itu dengan satu tangannya lalu menghapus airmata Seulbi.

 

“Aku mencintaimu.” ucap tulus Kyuhyun.

 

“Aku lebih mencintaimu.”

 

 

***

 

Tampak seorang gadis tengah mabuk berat diatas meja bar di salah Hotel mewah pulau Jeju itu. gadis manis yang masih berusia 20 tahun itu sudah menghabiskan 3 botol besar bir disana. membuatnya merasa kelimpungan untuk sekedar mengangkat kepalanya. gadis itu, Kang Chaerin yang sedang melampiaskan hatinya yang sedang sakit.

 

“Kenapaaa, kenapa aku bisa sebaik ini haa?” racaunya tak sadar membuat lelaki disebelahnya menoleh sambil menatapnya aneh.

 

“Tidak. kau melakukan hal yang benar Kang Chaerin. kau malaikat, kau menyatukan mereka yang saling mencintai.” racau Chaerin lagi dengan mata tertutup. alkohol memang membuat gadis itu semakin tak karuan.

 

Flashback

 

Chaerin menatap pantulan wajah cantiknya didepan kaca dengan tubuhnya berbalut gaun pengantin indah. beberapa menit lagi ia akan resmi menjadi seorang istri. istti dari Cho Kyuhyun, lelaki yang memang digilainya akhir-akhir ini. rasa bahagia seharusnya menjadi perasaan bahagia yang ia rasakan namun saat bangun dari tidurnya, perasaan bahagia itu sama sekali tak ia rasakan. justru perasaan tak tenanglah yang mendominasi. gadis itu merasa tak nyaman sama sekali.

 

‘Tolong mengertilah Chaerin, aku tidak menyukaimu. aku menyukai Seulbi. dan yang ingin kunikahi adalah Seulbi. bukan dirimu.’

 

Seolah bak alarm, perkataan Kyuhyun itu pun berputar-putar dikepalanya, membuatnya miris karna merasa tak diinginkan oleh calon suaminya sendiri. Chaerin menggigit bibir bawahnya, setelah beberapa saat sempat memondar-mandirkan diri didalam ruangan itu. gadis itu pun memutuskan keluar, berjalan mantap kesebuah kamar. meskioun harus menangis tujuh hari tujuh malam kemudian. ia sudah bulat dengan keputusannya ini.

 

diketuknya pintu kamar itu pelan, dan tak lama sang pemilik kamar pun membukanya.

 

“Han Seulbi.” Chaerin tak bisa menahan diri lagi, gadis itu menghambur kepelukan Seulbi. mendekapnya erat dengan airmata yang berderai.

 

“Nona, ada apa?” bingung Seulbi ketika tau bahwa Chaerin masih ada disana, seharusnya Chaerin sudah pergi menuju ke gedung pernikahannya.

 

“Aku tidak bisa melakukannya, aku tidak mampu, Seulbi. dia mengatakann tidak ingin menikahiku.” isak Chaerin pada Seulbi. Seulbi hanya diam mendengarkan, tidak tau harus berkata apa lagi. airmatanya pun ikut mengalir melihat Nona mudanya bersedih.

 

“Tolong gantikan aku.” ucap Chaerin pada akhirnya, gadis itu menatap Seulbi dalam. membuat mata Seulbi membulat karna perkataannya.

 

“Nona, tapi-“

 

“Tolong Seulbi-ya, jangan katakan apapun lagi. hanya turuti saja aku.” mohon Chaerin tulus pada Seulbi yang membuat Seulbi tak bisa lagi berkata apa-apa.

 

“Maafkan aku Nona,” hanya itu kata yang mampu keluar dari mulut Seulbi .

 

Chaerin menggeleng mendengar perkataan maaf itu, “Tidak. seharusnya aku yang meminta maaf. aku tidak seharusnya memaksakan perasaanku pada Kyuhyun oppa dan….. melukaimu.” Chaerin memeluk Seulbi diakhir kalimatnya. Seulbi menutup matanya, merasakan perasaan berterimakasih yang paliing dalam.

 

“Sudah. Ayo.. sebaiknya kau harus segera bersiap-siap.” ucap Chaerin dan dibalas anggukan semangat dari Seulbi.

 

“Argggh! aku benar-benar benar-benar benar-benar seorang malaikat.”  Chaerin mengomel lagi sambi meneguk sisa bir yang ada di gelas kecilnya. Lelaki yang disebelahnya yang sejak tadi menatap Chaerin pun mulai tertawa kecil mendengar segala ocehan Chaerin. Chaerin memegang kepalanya yang tiba-tiba merasa pusing. matanya pun mengabur seketika, perutnya terasa melilit. dan detik berikutnya tubuh gadis itu terhuyung kebelakang dan akan terjatuh kelantai jika seorang lelaki itu tak menangkapnya tepat waktu.

 

“Nona, kau baik-baik saja?” Tanya Lelaki itu sambil menepuk-nepuk pipi Chaerin. Chaerin menutup matanya san hanya menggumam tak jelas sebagai jawabannya.

 

“Nonaa?” panggil lelaki itu lagi, dan Chaerin pun pada akhirnya bangun. senyum timbul diwajah lelaki itu saat melihat dari dekat ternyata gadis itu cukup cantik.

 

“Nona apa kau baik-baik sa-”

 

HOEKKKKK

Pertanyaan lelaki itu terpotong karna muntahan Chaerin telah mengotori bajunya.

 

“YAA!!! APA YANG KAU LAKUKAN PADA BAJUKU??” Teriak Lelaki itu keras pada Chaerin membuat semua orang didalam bar itu menatapnya.

 

“Hei, bukankah itu Siwon Oppa?”

 

“Ya, benar. itu pasti Siwon Oppa. yatuhan dia tampan sekali.”

 

“Dia seharusnya ke Jeju untuk Shooting Drama terbarunya, tapi sepertinya ia sedang berkencan.”

 

“Cepat foto mereka.”

 

Terdengar para bisikan gadis-gadis didalam bar itu ketika melihat Siwon yang seorang Aktor tengah memeluk aeorang gadis didalam bar. Sinar kamera pun tak terelakkan membuat Siwon berusaha menutupi wajah gadis yang tak dikenalnya ini. dengan tetap merasa jijik karna sisa-sisa muntahan itu, Siwon menggendong gadis asing itu keluar dari bar. tak ingin wajahnya menjadi hotnews pada halaman scandal selebriti.

 

“Sial. seharusnya aku tidak menolongnya tadi.”

 

 

FIN

 

 

YAAAA.. Udah END.

gimana endingnya readers? rada absurd bin aneh yaa?><

entahlah imajinasinya malah ngalir kesini pas nulis endingnya. hehe

 

Give ur feedback readers..

Gomawoooo ({})

See u ^^

270 thoughts on “When Kyuhyun 30 Years Old Part 3 (END)

  1. Ya ampuuun chaerin sadis bgt sampe nyiksa seulbi,,ya syukur deh klau dia mau nerima kenyataan kalau kyu gx cinta sma dia tp sma seulbi

    Suka

  2. Akhirnya…kebahagian milik seulbi dan kyuhyun…sempet kecewa sama chaerin yg sdh kasar sama seulbi..namun akhitnya chaerin bisa berubah dan mengalah buat seulbi…

    Suka

  3. Wah Chaerin jd malaikat bneran nih. Krain bkal ttp maksa nikah ama si Kyu, eh trnyata malah ngrelain si Kyu buat Seulbi. Daebak bgt deh Chaerin..

    Suka

  4. Ternyata cinta mereka tidak bisa terpisahkan ,, walaupun awalnya chaerin marah dan kecewa tapi akhirnya dia sadar seulbi yang kyuhyun cintai dia juga berbesar hati membiarkan kyuhyun dan seulbi menikah ,, semoga chaerin juga dapet kebahagiaan dari si aktor choi siwon

    Suka

  5. alu kaget kok bisa seulbi yang jadi kealtar ehhh nggak nyangka ternyata caerin lah yang menyuruhnya,,,, dan emang kalau gitu benerlah secara kalau caerin kalau dipaksain yang mederita nggak akan cuma kyuhyun namun dirinya sendiri dan seulbi

    Suka

  6. Akhirnya Chaerin mngalah,,,syukurlh mrka brsatu…
    Wah skrg Chaerin malah brtmu dgn Siwon,,mgkin dy jdoh Chaerin yg ssngguhnya.

    Suka

  7. sebenernya aku udah memprediksi bahwa Chaerin itu baik, tapi keyakinan aku mulai goyah pas chaeris melukai seulbi. ehh akhirnya terbukti bahwa dia emang malaikat persis seperti nama nya Chaerin-Cheonsa.
    bahagialah kalian Cho SeulKyu !

    Suka

  8. uwaaaa…chaerin baek banget mau ngerelain kyuhyun buat seulbi, kirain dia bener2 benci sama seulbi gara2 seulbi suka kyuhyun…aigooo akhirnya seulbi dan kyuhyun juga yg menikah hehehe

    Suka

  9. Ya ampun sempat mrah dengn chaerin yg melukai seulbi sperti,dan was was kla acra prnkhn akn d lksnkan,tapiiiiii btpa snengnya,kala trnya mmpelai wntanya adlh han seulbi,trmksi kang chaerin….

    Trnyta chaerin dngn siwon,kukira psnganya sna donghae,,,

    Suka

  10. langsung aja ya komen disini hehehehhe
    sumpaaah aku kira kyuhyun bakal nikah sama chaerin. taunya ngga ya ^^ bakal ada lika liku nih kedepannya karena g dapet restu.
    chaerin bakalan ada skandal sama siwon ? nasib donghae gimana ???

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s