Growing Pains Part 4ö


20150604111618

GROWING PAINS

PART IV

 

Author                                    : PrincessHae

Title                                        : Growing Pains(Part IV)

Length                                     : Chaptered

Rated                                      : NC17

Main Cast                               : Lee Donghae, Kim Haneul

Minor Cast                             : Cho Kyuhyun, Kim Hyemi, Park Jungsoo, Choi Jieun

Theme                                    : Drama, FriendShip,Hurt,Smut

Disclamer                               : Cerita ini Hanya saya dan kalian yang tahu

 

Growing Pains…

 

Mobil McLaren MP-12c milik Donghae berhenti di parkiran rumah sakit. Ia keluar dari mobil dan berjalan tergesa-gesa masuk kedalam rumah sakit. Beberapa saat yang lalu Dokter Han menghubunginya menyuruh pria itu datang menemui Dokter Han di rumah sakit.

 

Donghae menekan tombol tanda panah atas. pintu lift terbuka  dan Donghae berjalan masuk ia menggerakan tangannya menekan tombol angka dua menuju keruangan Dokter Han. Tidak berapa lama Pintu Lift Terbuka Donghae keluar dari Lift Tersebut. sebelum masuk keruangan Dokter Han Donghae memasang Jaz praktek putih miliknya yang sebelumnya ia pegang. Setelah memasang Donghae masuk kedalam ruangan Dokter Han.

 

Dokter Han sedang menulis catatan penyakit pasien. Ia mendongakan kepalanya saat pintu ruangannya terbuka.Dokter Han tersenyum menyambut kedatangan Pria itu.

 

“Kau sudah datang. Duduklah”Perintah Dokter Han. Donghae menganggukan kepalanya ia duduk di kursi berhadapan dengan Dokter Han.

 

“Hmm..aku tidak bermaksud menganggumu dan aku menyuruhmu kesini ada hal penting yang harus aku katakan padamu.”ucap Dokter Han serius. Donghae menyipitkan kedua matanya.

 

“Gadis kecil yang terbaring beberapa hari di ruang ICU sudah tidak ada dan.. hasil Diagnosamu benar  Gadis itu mengidap penyakit PNEUMONIA(Infeksi  dari satu atau kedua paru-paru yang biasa disebabkan bakteri dan virus) . semua alat sudah membantunya tapi..tuhan berkehendak lain. Ia mengambil gadis itu dan Dokter-Dokter disana sudah pasrah saat gadis itu koma. Dan setelah sekian lama kami belum menemukan penyakitnya. aku menyuruhmu memeriksa penyakitnya ternyata setelah kau mengecek keadaan gadis itu ia mempunyai penyakit serius…” Dokter Han menganggumi kinerja Donghae. ia sangat takjub diusia muda Donghae sangat berpengalaman sebagai Dokter. Bahkan Dokter senior disini sulit menemukan penyakit gadis itu yang sangat jarang ada dikorea

 

Donghae memandang datar Dokter Han. ia tersentak dan tidak menyangka ternyata gadis kecil itu pergi dan diagonosanya benar bahwa gadis kecil itu mempunyai penyakit Pneumonia. Donghae menghela nafasnya pelan Ia tersenyum tipis.

 

“Aku tidak bahagia mendengarnya, tapi aku merasakan khawatiran yang mendalam. Aku tidak bekerja dengan baik dan tanpa pernolonganku dia tidak bisa selamat.”

 

Dokter Han terdiam. Ia beranjak dari duduknya dan berjalan mendekati Donghae menepuk pelan Punggung pria itu “Ini bukan salahmu tapi.. takdir berkata lain dan kau memang Calon Dokter yang baik.”

 

Donghae menganggukan kepalanya.

 

***

“Eonni apa kau tidak kuliah?”             Hyemi menatap Haneul sedang menonton televise. ia melihat jam dinding menunjukan pukul sebelas siang.

 

Haneul mengalihkan pandangannya sekilas “aku sedang libur kuliah tiga hari”Jawab Haneul melanjutkan nonton.

 

“Eonni..aku ingin bertanya?”  Hyemi berjalan mendekati Haneul dan duduk disamping gadis itu. ia memandang kakaknya dengan tatapan berbeda.

 

“Apa?”

 

“Laki-laki itu yang menyelamatkanku kemarin Hmm..Namanya..Namanya Donghae. Aku rasa ia sangat mirip dengan mantan kekasihmu yang dulu. Aku tidak lupa diwaktu kalian berpacaran ia sering datang kerumah kita dan membawakan coklat permen untukku. Apa Benar dia mantan Kekasihmu Eonni?”Tanya Hyemi penasaran. sejak semalam gadis itu terus teringat dengan wajah Familiar Lelaki yang menyelematkannya ia yakin pernah bertemu dengan Donghae tapi.. tidak tahu dimana?Gadis itu berpikir lama. dan Hyemi baru ingat pria itu sangat mirip dengan mantan kekasih kakaknya.

 

Haneul tersentak. ia melongo tidak percaya Hyemi masih ingat dengan Donghae. dan Apa yang harus ia katakan?

 

Hyemi menggoyang-goyang lengan Haneul. Ia menunggu jawaban kakaknya “Eonni, jawablah jangan buat aku penasaran”

 

Haneul melepaskan tangan Hyemi pelan dari lengannya. “Dia…Donghae dan dia mantan kekasihku yang dulu.”

 

Hyemi menggerakan tangannya dan menutup mulutnya dengan punggung tangan. Jujur ia yakin bahwa Donghae itu kekasih Kakaknya yang dulu dan.. mereka putus Hyemi tidak tahu Sejak saat itu Haneul melarang Hyemi berpacaran dan tidak boleh dekat dengan laki-laki.

 

“Hmm…lupakan aku mau tidur kau jangan kemana-mana, dan ingat kataku jangan pergi lagi dengan Key atau siapapun.” Haneul mengalihkan pembicaraan, sebelum melarutkan kesedihan Haneul beranjak dan melangkahkan kaki menuju kamar.

 

Hyemi mengerucutkan bibirnya. Haneul selalu begitu kalau menceritakan tentang Donghae dengannya pasti dia pintar mengalihkan.

 

***

 

Donghae Kyuhyun dan Park Jungsoo sedang berada di perusahaan Jungsoo, seperti biasa pria itu menelpon kedua temannya untuk datang menemani Jungsoo.

 

“Hyung, kau selalu menyuruh kami kesini tapi..kau selalu menyuruh kami membawa makanan keperusahaanmu. Kau gila ! kau yang mengundang kami dan kami juga yang harus membeli makanannya.”Rutuk Kyuhyun menatap pesanan makanan Jungsoo sangat Banyak sekali.

 

Jungsoo tertawa terbahak-bahak. “Kyuhyun kau tidak malu yang mengeluarkan uang bukan kau tapi Donghae. lihat pria dompet tebal itu tidak pernah marah jika aku menyuruhnya membeli makanan berarti itu tandanya Donghae sangat kaya raya dan kau beli makanan saja susah.”Ejek Jungsoo. Kyuhyun geram ia mengomat-ngamit mulutnya kesal.

 

Ponsel milik Donghae berdering. ia menatap panggilan di hpnya nomor tidak dikenal Donghae menjawabnya. Dan sebelum ia mengeluarkan suara. orang yang menelpon mengeluarkan suara terlebih dahulu “Aku ingin bertemu denganmu.”Ucap gadis itu dibalik telepon.

 

Donghae mengerutkan keningnya. siapa gadis ini dan mengapa gadis ini mengajaknya bertemu? “Kau siapa?” Tanya Donghae penasaran.

 

Gadis yang menelponnya diam, dan “Aku Kim Haneul.”

 

Deg..

jantung Donghae seakan berhenti.suara ini sudah lama sekali tidak ia dengar Suara yang memanggilnya. Donghae masih tidak percaya Haneul mau menghubunginya. “Baiklah, Kau sms saja alamatnya aku akan menemuimu.”

 

“Baiklah.”Sambugan telepon itu mati, tangan pria itu terjatuh lunglai di atas pangkuannya. Jungsoo dan Kyuhyun saling menatap dan menggerakan kepalanya binggung.

 

Donghae menaruh ponsel didalam saku, Dan meneguk pelan Coffe late miliknya sebelum pergi Donghae berpamitan dengan teman-temannya. “Hyung aku pergi dulu.”pamit pria itu tanpa menunggu balasan Jungsoo. Ia berlari keluar dari Cafe

 

Donghae mengambil handponenya menandakan pesan masuk “Alamatnya Jl.Gwanghwamun dan aku menunggumu ditaman.”pesan dari Haneul

 

***

Donghae telah sampai di tempat pertemuannya dengan Haneul.         ia melangkahkan kakinya mencari keberadaan Haneul Ia menggerakan kedua matanya dan tatapannya tertuju  pada gadis yang sedang duduk di ayunan taman. Donghae menarik nafasnya dalam-dalam dan pergi menemui Haneul.

 

Haneul menghentikan ayunannya. Ia menatap datar kedatangan Donghae tanpa seulas senyum sedikit pun. Donghae berdiri tidak jauh dari Haneul Sorot mata pria itu menunjukan ada kerinduan yang mendalam.

 

“Apa kabarmu?”Haneul memberanikan dirinya menanyakan kabar Donghae

 

“Aku baik.”Jawab Donghae datar. kedua matanya tidak lepas memandang wajah Haneul. Haneul menganggukan kepalanya dan ia diam binggung harus berkata apa lagi?

 

“Ada apa kau menelponku?”Tanya Donghae serius.

 

Haneul menarik nafasnya dalam-dalam. Sebelum tubuhnya runtuh di pelukan Donghae Ia menggengam erat pegangan ayunan. jujur ia sangat merindukan Donghae.

 

“Kau tidak berubah.”

 

Donghae meyipitkan kedua matanya.

 

 

“Sebenarnya aku malu menemuimu, tapi hatiku berkata lain aku ingin melihatmu dari dekat.”

 

“Aku…”Ucapan Haneul terhenti karena Donghae berteriak dihadapannya.

 

“Apa yang sedang kau lakukan.”Teriak Donghae kencang.  ia menatap tajam kedua mata Haneul. Haneul tersentak hatinya sakit mendengar teriakan Donghae. Ini kejam.

 

Haneul memejamkan kedua matanya, ia tidak boleh menangis ia harus kuat. “Pulanglah jika kau tidak mau bertemu denganku. Aku rasa kau sudah melupakanku.”

 

Donghae mengatub bibirnya. ia sadar ia sudah keterlaluan dengan Haneul dan..  tidak tahu kenapa ia bertindak gila seperti tadi.

 

“A-aku..”Ucapan Donghae terpotong, Haneul berdiri dan meninggalkan dirinya begitu saja.

 

***

Jieun bergegas menuju kekelas. Mendadak saja tubuh gadis itu menabrak tubuh seseorang dan membuat mereka berdua jatuh di bawah lantai. Jieun memejamkan kedua matanya ia takut terjadi apa-apa. Pria dibawahnya merintih kesakitan.

 

“Bisakah kau berdiri.”Tanya pria itu menyadarkan Jieun

 

Jieun membuka kedua matanya lebar. betapa terkejutnya dia melihat Dosen Park sedang dibawahnya dan lagi tubuh mereka saling menempel.  Tanpa disadari Jieun terus mengamati wajah Dosen Park. Dosen Park merengutkan keningnya melihat keanehan Jieun. Ia menghembuskan nafasnya kasar.

 

“Sekali lagi aku berkata. Bisakah kau berdiri.”Ucap Park Jungsoo penuh penekanan. Jieun mengedipkan kedua matanya kesadarannya pulih.Jantungnya berdegup kencang Dokter Park terus melihatnya.

 

 

“Oh..Baiklah.”Jieun bangun dari tindihannya. Ia merapikan sedikit letak baju berantakan tersebut. Tiba-tiba saja Bahu gadis itu terdorong ke belakang. ia terkejut dan mendongakan kepalanya melihat Dosen Park pergi begitu saja meninggalkannya Sungguh ironis. Jieun memanyunkan bibirnya.

 

Di sisi lain..

 

Haneul sedang sibuk mencuci pakaian yang sudah satu minggu menumpuk dikeranjang, Ia menggelengkan kepalanya menatap baju-baju dirinya dengan adiknya yang sangat kumal. Padahal dirumah ini ada dua orang gadis tapi.. sayangnya Mereka sangat malas membersihkan rumah.

 

Ponsel Haneul berdering keras. mendengar suara handponenya berdering Haneul berlari keluar dari kamar mandi tergesa-gesa. Ia mengambil handponenya di atas lemari dan melihat panggilan disana tertera nama Dosen Park. Haneul mengangkat teleponnya dan berkata.

 

“Annyhaseo Prof.”Sapa Haneul dibalik telepon.

 

Dosen Park mengetuk jarinya diatas meja. ia sangat ragu mengatakan ini kepada Haneul. Sulit sekali.”Hmm..Haneul bisa kah kita bertemu di restaurant Seafood jam makan siang nanti.”Ajak Dosen Park

 

Haneul mendengus nafasnya pelan. sebenarnya gadis itu ingin beristirahat penuh. Sepertinya tidak bisa karena Dosen Park mengajaknya makan bersama dan jika ia menolak bisa-bisa Dosen Park membatalkan perjanjian mereka.

 

“Baik Prof, nanti siang aku akan kesana.”

 

Dosen park tersenyum dibalik telepon, ia mematikan teleponnya sebelum Haneul membatalkan acara makan siang mereka.

 

***

Restourant Seafood

 

Sosok gadis yang saat ini sedang duduk dihadapan tiga orang pria tampan membuat Haneul gugup. bagaimana tidak Haneul tidak menyangka Jika Dosen Park mengajaknya makan bersama dengan teman-temannya. kalau ia tahu mungkin dirinya tidak akan datang.

 

“Hmm..Haneul-ssi Bolehkah aku bertanya.”Ucap Kyuhyun setelah meneguk teh panasnya. Haneul menganggukan kepalanya.

 

“sepertinya aku pernah melihatmu, tapi..aku lupa dimana?” Kyuhyun tampak memikirkan sesuatu. Ia rasa wajah Haneul tidak familiar untuknya, Sejak pertemuan pertama mereka nama Haneul tidak asing baginya.

 

“Yak..kau gila..”Teriak Kyuhyun mendengus kesal. Berani-beraninya Donghae menginjak kakinya.

 

Semua mata memandang mereka berdua. Donghae sedikit salah tingkah ia mengaruk kepalanya takut Kyuhyun mengingat Haneul.

 

“Sudah lupakan, Haneul hanya satu dan pasti kau sering bertemu dengannya di pasar atau dimana saja.”Gumam Jungsoo. Kyuhyun menganggukan kepalanya. ia rasa ada benarnya juga perkataan Jungsoo. Donghae mendesah lega. Ia takut Kyuhyun mengingat Haneul karena Kyuhyun pernah melihat Foto Haneul di lemari Donghae.

 

“Haneul-ah. Donghae semalam menelponku dan dia bilang mau merancang Jaznya di acara ulang tahun dirinya. Dan ia menyuruhku untuk membuatkan Jaz bagus untuknya. Ya kalau Donghae tidak keberatan bagaimana Jika Haneul yang mengurus semuanya. Aku yakin gadis ini bisa.” Jungsoo memandang Donghae dan Haneul. Mereka terdiam tidak berkata apa-apa. Haneul meneguk salivanya. Donghae mengedikan kedua bahunya ia serahkan semuanya dengan Park Jungsoo.

 

“Bagaimana Haneul?”

 

“Oh aku.. pasti bisa mengerjakannya.”Sahut Haneul mengeluarkan senyum tipisnya.

 

“Mungkin hari ini kau bisa mengerjakannya, karena ulang tahun Donghae tiga hari lagi. jadi aku memberikanmu waktu selama dua hari. Apa kau keberatan?”

 

“Baiklah Prof, aku mengerti.”

 

Tiba-tiba saja seorang gadis seragam Sma masuk kedalam Restourant melihat Kakaknya yang berada  didalam. “Eonni..”Sapa Hyemi mengejutkan Haneul.

 

Ketiga lelaki itu mengalihkan pandanganya menatap kedatangan gadis asing.

 

“Hyemi-ya. Kau disini?”Tanya Haneul tidak percaya.

 

Tanpa menunggu perintah duduk dari mereka Hyemi langsung saja duduk disamping Haneul dengan gaya lugu dan ceria. “Halo, Ajusshi..Terima kasih atas pertolongan kalian waktu itu.”Sapa Haneul memandang Donghae dan Kyuhyun

 

Kedua mata Kyuhyun tidak lepas memandang Hyemi. gadis itu gadis yang berapa hari ini tidak bisa membuat Kyuhyun tidur dengan nyenyak. Tidak tahu kenapa wajah Hyemi selalu terlintas di pikirannya.

 

“kalian saling mengenal?”Tanya Jungsoo memandang kedua sahabatnya.

 

“Ya gadis ini pernah tenggelam disungai Han aku dan Kyuhyun yang menyelamatkan dia.”Ujar Donghae. Jungsoo menganggukan kepalanya

 

“Kenapa kau masih disini? Cepat pulang Hyemi-ya.”Bisik Haneul pelan ditelinga adiknya. Hyemi mendengus sebal.

 

“Bilang saja kau takut aku menyapa Donghae dan memberi tahu kepada mereka jika  dulu kalian adalah sepasang kekasih.”Hyemi tersenyum lebar melihat kedua mata Haneul melotot ke arahnya.

 

“Hmm..lama tidak bertemu Donghae Oppa.”Hyemi tersenyum geli-geli menyebut Donghae Oppa. Pasti pria itu terkejut.

 

Ketiga lelaki itu terkejut mendengar ucapan Hyemi dan lagi Haneul jantungnya seakan berdetak kencang. Ia takut Hyemi bertindak gila.

 

“Aku baik-baik saja.”Balas Donghae. Ia menatap Hyemi binggung.

 

“Hmm..sepertinya aku..”Tiba-tiba saja ucapan Hyemi terpotong. Haneul menarik kuat pergelangan tangan adiknya.

 

“Maaf aku dan Hyemi harus pulang, terima kasih untuk makanannya Prof.”Haneul membungkukan kepalanya setelah itu ia menarik tangan Hyemi membawa gadis itu keluar dari Restourant.

 

“Oppa..Oppa..ucapan itu sangat lembut.”Ujar Kyuhyun tidak sadar dengan ucapannya. Donghae dan Jungsoo memandangnya aneh.

 

***

Jam menunjukan pukul delapan malam, Donghae baru saja pulang dari praktek ia berjalan masuk kedalam kamarnya merebahkan tubuhnya di atas kasur. Baru saja pria itu ingin memejamkan kedua mata Handpone Iphone enam milik pria itu berdering kencang. Donghae mengambil handpon di saku celana dan melihat nama panggilan disana.

 

“Haneul”

 

Langsung saja Donghae menjawabnya. “Kenapa?” Tanya pria itu datar.

 

Haneul mengigit bibir bawahny ia menggelengkan kepalanya. haruskah malam ini? tidak mungkin.

 

 

“kalau tidak ada yang perlu dibicarakan jangan menelponku.”kata Donghae ketus Diseberang telepon Haneul memanyunkan bibirnya kata-kata Donghae sungguh menyakitkan.

 

“bisakah kita bertemu, aku ingin menunjukan warna jaz yang kau suka.”

 

Donghae memijit pelan keningnya. sejujurnya pria itu ingin beristirahat tapi.. mendengar Warna untuk Jaz miliknya ia harus bertemu dengan Haneul. “Baiklah..aku akan kerumahmu.”kata Donghae. Tanpa menunggu jawaban gadis itu Donghae langsung saja mematikan sambungannya. Dan ia beranjak dari kasur keluar dari kamarnya menuju kerumah Haneul.

 

***

Haneul dan Donghae duduk berhadapan, gadis itu mengambil taz miliknya dan mengeluarkan warna-warna untuk jaz Donghae dan ia berikan dengan pria itu untuk melihatnya. Donghae mengambilnya dan melihat-lihat.

 

“Aku tidak terlalu suka warna menyala. Aku ingin kau membuat warna yang cukup sederhana tidak norak ataupun berlebihan.”

 

Haneul menganggukan kepalanya mengerti.

 

“Eonniii..Tolooongg..”

 

Haneul terkejut mendengar teriakan Hyemi ia melihat kamar gadis itu tertutup rapat. Tanpa menunggu lama Haneul berdiri berlari masuk kedalam kamar gadis itu dan Donghae menyusul dibelakang tubuhnya.

 

“Hyemi-ya.. bangun..”Haneul mengangkat kepala Hyemi. Gadis itu pingsan dan mengeluarkan darah dikedua hidungnya. Haneul panik. Ia menepuk pelan kedua pipi adiknya.

 

Donghae memegang tangan Hyemi dan ia melihat Jam merasakan denyut nadi Hyemi sangat lemah. “Aku akan membawanya ke atas tempat tidur.” Donghae menggendong tubuh Hyemi dan menaruh gadis itu dikasur. Haneul menangis hatinya tidak tenang melihat Hyemi tidak sadarkan diri ia sangat takut.

 

“tolong bawakan Air hangat dan handuk kecil untuknya.”Perintah Donghae menyuruh Haneul. Haneul menganggukan kepalanya dan berjalan menuju kedapur.

 

Haneul membuka pintu kamar Hyemi membawakan handuk kecil dan air hangat untuk adiknya. Donghae mengambil baskom itu dari tangan Haneul dan menyelupkan handuk kedalam air hangat. Ia usapkan dikedua hidung Hyemi agar darah di hidung Hyemi berhenti.

 

Setelah melakukannya. Donghae mengalihkan pandangannya memandang Haneul. Gadis itu menangis tersedu-sedu. Jantung Donghae berdesir hebat melihat air mata Haneul. Setelah sekian lama ia tidak melihat Haneul menangis dan sekarang ia melihat gadis itu menangis. Donghae menarik nafasnya pelan.

 

“Dia sudah tidak apa-apa. Hyemi hanya kelelahan.”Ucap pria itu. beranjak dari kasur Hyemi berjalan keluar dari kamar gadis itu disusul Haneul.

 

“Terima kasih.” Haneul membungkukan kepalanya. ia sangat berterima kasih dengan Donghae karena telah menyelamatnya nyawa adiknya.

 

“Jika tidak ada lagi, Aku pulang dulu. “ Donghae melangkahkan kakinya keluar dari rumah Haneul. Tanpa menunggu balasan Haneul. Gadis dibelakangnya hanya menatap sedih.

 

TBC~~~~~~~~~~~~~

 

Hei Kenalkan namaku PrincessHae…

Aku harap kalian menyukai ide ceritaku..

Dan terima kasih untuk Handa Gyu yang berbaik hati telah post FFku..Thanks You semoga kalian suka…

 

 

*Perasaan itu kembali lagi, kau datang dengan waktu yang tidak tepat.. kau datang dengan membawa luka..*

 

 

93 thoughts on “Growing Pains Part 4ö

  1. Kasian haneul sepertinya hanya haneul yang masih punya perasaan untuk donghae, coba aja ada laki2 lain yang suka sama haneul, kira2 gmna reaksi donghae?

    Suka

  2. Sebel ih sama donghae knpa bisa gtu cuek sama haneul, padahal haneul udh nurunin gengsinya, semoga aja nanti haneul ktmu laki2 yang lebih baik dari donghae, biar tau rasa tuh donghae.

    Suka

  3. kok skrg donghae cuek bgt sm hanuel
    pdhal hanuel udh baik”
    gengsiny tinggi amat sih
    kyuhyun trpesona sm hyemi y
    jieun brusaha mrebut prhatian jungsok
    tp dcuekin

    Suka

  4. ff yg keren bagus tp sayang kalo ceritanya pendek kalo bisa di panjangin lg hehe biar seru trus feel nya sempurna buat dikhayati hehe
    loh kok donghae sikapnya kayak gitu sih sama haneul? sebenernya dulu yg mutisin duluan siapa?

    Suka

  5. Sudah lama aku nunggu kelanjutan ini…ternyata semakin baguss aku suka…tolong dilanjutin yaa..jangan lama” yahh udah nggak sabar pengen baca kelanjutannya..10 jempol buat ff nya 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍

    Suka

  6. Kayaknya donghae oppa tdk suka ya dgn kehadiran Haneul, knp ketus bgt dan takut kalau ada yg th dulu Donghae oppa pny hub dgn Haneul, Hyemi sakit ya smg sgr sembuh dan tdk membuat Haneul khawatir lg, sepertj nya Prof Park Jungsoo menyukai Jieun dan Kyu oppa menyukai Hyemi

    Suka

  7. akhirnya yg ku tunggu tunggu keluar jga…pi terlalu lama min…soalnya aku suja banget sama crtanya..seakan akan saat aku membacanya seperti kenyataan …daebak min…di tunggu kelanjutanya…fighting…

    Suka

  8. Ini epep yg paling aku tunggu 😀 !
    Entah aku suka cara penjambaranya ..
    Pov’s donghae :3 critanya juga >”< CLBK cinta lama belum kelar ?? Makaasih author nim udah mau lanjutin tulisan kamu 😀 ! Suka semangat yah 😀 mau minta nama Ignya dan twitternya doms thor .-.
    mogakagakkacang

    Suka

  9. Kenapa donghae jutek banget gitu ya? -__- sebel deh..
    Kyuhyun suka ama hyemi?? Ketuaan kali kyu –”
    Ditunggu part selanjutnya thor ^^

    Suka

  10. Berasa kecepetannya alurnya thor. Dan juga donghae kenapa labil gitu?? Ambigu bgt.
    Maaf ya thor itu hanya saran dari readermu saja 🙂 hihi

    Suka

  11. donghae gimana sihh,dia itu masih suka gak sama haneul.,kalau masih suka kok yaa sikapnya kasar bgt yaaa,kyak aspal rumah gue heheh

    Suka

  12. sebel sama sikap nya donghae 😐

    terus juga part ini kok kya nya pendek bgt ya terus saat menjelang tbc klo bisa disaat konflik nya supaya tambah greget yg baca dan tambah kepo sama part selanjutnya 🙂

    Suka

  13. Donghae datar banget ya? Jutek pula . Niatnya haneul kan baik . Kyu kynya ud suka sm hyemi nih ciee ciee haha . Ud gtu knp ya smua cowo disini sinis cuek jutek bebek gtu hahahah

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s