My Sister’s Husband Part 4


Title                : My Sister’s Husband Part 4

Cast

  • Cho Kyuhyun
  • Lee Ha Byung
  • Wu Yi Fan / Kris Wu
  • Lee Ha Young

Rate                 : NC, Romance

Author             : arnckh

 

Mau ingetin aja, cerita ini akan membosankan dan ranjau typo.

 

*My Sister’s Husband Present!*

 

 

At Bijindo Island_South Korea

 

Tak hanya Pulau Jeju yang sudah sangat tersohor di dunia, Korea Selatan juga memiliki Pulau Bijindo yang tak kalah cantik dari Jeju.Pulau yang mempunyai hamparan pantai berpasir putih dengan banyaknya pulau-pulau kecil di sekelilingnya.Pulau Bijindo berbentuk seperti barbel dengan garis pasir putih berada di dua ujung pulaunya. Arti dari nama Pulau Bijindo sendiri adalahpulau yang indah. Maka tak heran jika Pulau ini adalah pilihan tepat sebagai tempat berlibur musim panas untuk turis lokal dan mancanegara menghabiskan beberapa hari menikmati musim panas disini.

 

“Waah Pulau ini memang sangat indah, ya.Bagaimana Yi Fan bisa lebih tahu tempat indah di negara kita daripada kita sendiri?”Decak kagum So Jung.

 

“Aku juga tidak tahu dia mengetahuinya dari mana.Mungkin saja dari teman-teman barunya.”

 

“Bisa jadi.”

 

Memang, mereka sedang menghabiskan minggu pertama di musim panas dengan berlibur ke Pulau Bijindo dan semua ini adalah ide Yi Fan. Ini adalah kali pertama mereka mendatangi pulau indah ini, rencananya mereka akan menginap selama tigahari disini dan menikmati keindahan Pulau.

 

Ha Byung dan So Jung sedang duduk di kursi pantai yang menghadap langsung ke laut dengan payung besar yang melindungi mereka dari teriknya matahari, sedangkan Yi Fan, entah kemana namja jangkung itu menghilang. Ha Byung masih mengenakan t-shirt putih dan hotpants sedangkan So Jung sudah memakai bikini dan kain pantai.

 

“Ha Byung-ah, kau tak berniat mengganti pakaianmu?Kenapa masih pakai baju itu di cuaca sebagus ini, cepat ganti sana.”

 

“Aku mau menunggu Yi Fan dulu, sejak tadi dia belum kembali.”

 

“Eiiyy, dia itu sudah dewasa.Aku yakin sebentar lagi dia akan datang dan sebelum dia kembali sebaiknya kau sudah mengganti pakaian yang seharusnya.”Desak So Jung.

 

“Kau cerewet sekali, ya sudah aku pergi dulu.”

 

Akhirnya Ha Byung pun bangkit dan pergi ke penginapan untuk mengganti pakaian, sedangkan So Jung mulai mengoleskan sunblock di tubuhnya.Gadis itu benar-benar tidak sabar untuk segera menceburkan dirinya ke air.

 

Lima menit kemudian Ha Byung pun kembali dengan pakaian renang berwarna hitamnya, pakaian renang itu sangat cocok dengan tubuhnya.Dengan bagian atas yanghanya membungkus dadanya dan membiarkan kulit perutnya yanghalus terekspos dan sebuah tali besar yang mengikat di lehernya, serta bawahan berbentuk rok mini bergelombang seperti bunga yang membungkus tubuhnya apik.Tak lupa gadis itu juga mengenakan kain pantai yang diikat di pinggangnya.

 

Beberapa turis pria yang dilewatinya menatap gadis mungil itu penuh minat,

 

“Siapa gadis itu?Cantik sekali.Yaa, tubuhnya memang kecil dan mungil tapi bentuk tubuhnya benar-benar indah untuk dipandang.”Ucap pria itu sambil menggerakkan kedua tangannya membentuk siluet tubuh Ha Byung dengan mata menyipit seakan membidik.

 

“Ya, kau benar.Wajahnya juga sangat cantik.Bagaimana rasanya jika bercinta dengannya?Uukh, aku jadi penasaran.”Mereka tertawa.

 

“Dadanya memang tidak besar, tapi cukup berisi.Pasti sangat lembut jika disentuh.”Pria itu memejamkan matanya sambil meremas-remas angin membayangkan tangan besarnya mendarat di dada gadis itu.

 

Segerombol pria yang berjumlah tiga orang ituberada di posisi yang cukup jauh dari tempat Ha Byung berada.Pulau ini memang cukup ramai didatangi pengunjung pada musim panas tahun ini, banyak turis asing juga yang datang.

 

Seorang pria mengepalkan tangannya kencanghingga buku-buku jarinya memutih mendengar komentar dan pikiran kotor mereka pada gadis itu, ingin sekali rasanya ia membunuh mereka sekarang juga, tapi ia harus menahannya sekarang dan tak berbalik untuk menghajar sekumpulan lelaki hidung belang itu.

 

Kalian akan mendapatkan akibatnya karena telah berpikiran kotor tentanggadisku. Lihat saja Lee Ha Byung, kau juga akan kuhukum karena memakai pakaian sialan itu.

 

*

 

Ha Byung kembali mendudukkan bokong cantiknya di kursi samping So Jung, ternyata Yi Fan belum kembali juga. Kemana dia?

 

“So Jung-ah, bisa kau oleskan sunblock di punggungku.” Pintanya

 

“Tentu.”So Jung bangkit dari baringnya dan mulai mengoleskan sunblock di kulit punggung Ha Byung.

 

“Terima kasih.”

 

Ha Byung mengedarkan pandangannya meneliti sekitar, pulau ini benar-benar sangat indah dan asri, jugajauh dari polusi udara ibukota. Mata indahnya menangkap sosok yang ditunggunya sedari tadi, Yi Fan sedang berlari kecil menuju tempat bersantai mereka. Namja itu sedikit ngos-ngosan saat sampai di depan Ha Byung.

 

“Kau dari mana?Kenapa lama sekali?” Ha Byung langsung mencecar Yi Fan dengan pertanyaan.

 

Yi Fan hanya tersenyum dan mengatur nafasnya, “Maaf, ada yangharus aku lakukan tadi.Waah, kalian sudah siap untuk bermain air?!”

 

So Jung mengangguk kelewat semangat.

 

“Baiklah,”

 

Yi Fan saat ini sedang mengenakan celana pendekberwarna abu-abu dan kaos oblong hitam, ia membuka kaosnya tepat di hadapan Ha Byung. Gadis itu melototkan matanya lebar dengan pipi bersemu merah.Yi Fan melemparkan kaosnya di kursi panjangnya dan menarik tangan Ha Byung untuk berdiri.

 

Membungkuk untuk membuka ikatan kain pantai di pinggang Ha Byung, Ha Byung hanya diam saja karena terlalu kaget dengan apa yang dilakukan Yi Fan barusan.

 

Kajja!” Ucap Yi Fan.

 

So Jung sudah berlari terlebih dulu dan berteriak antusias, melihat Ha Byung yanghanya diam, Yi Fan pun berinisiatif merangkul gadis itu dan membawanya ke laut. So Jung bahkan sudah menceburkan dirinya di air asin itu.

 

Mereka hampir sampai di tepi pantai, Yi Fan melepaskan rangkulannya yang membuat Ha Byung menghentikan langkanya bingung. Yi Fan hanya tersenyum jahil sampai akhirnya ia mengangkat tubuh Ha Byung dalam gendongannya, Ha Byung yang kaget refleks mengalungkan tangannya ke leher Yi Fan dan berteriak. Sedikit berlari saja mereka sudah sampai dimana So Jung sedang bermain air dan melambaikan tangannya ke arah mereka.

 

Ha Byung menjerit merasakan dinginnya air yang menerpa tubuhnya dan semakin mengeratkan pelukannya pada Yi Fan dengan So Jung yang menyipratkan air laut pada mereka berdua, Yi Fan semakin membawa Ha Byung ke tempat yang lebih dalam. Sesekali menceburkan tubuh Ha Byung dalam pelukannya ke air, mereka bertiga tertawa bersama.

 

Ha Byung tak melepaskan pelukannya sama sekali pada Yi Fan, ia takut terjatuh dan tenggelam karena dia memang tidak bisa berenang.

 

“Tidak apa-apa, ini tidak terlalu dalam.Aku bersamamu.”Yi Fan berusaha meyakinkan Ha Byung agar tidak terlalu takut, akhirnya Ha Byung pun mengangguk.Yi Fan melemparkan Ha Byung ke dalam air, Ha Byung pun tenggelam dalam air, tapi ia dapat merasakan kelembutan pasir di telapak kakinya. Ha Byung muncul dari bawah air dengan menarik nafas panjang dan menyibakkan rambut yang menutupi wajahnya.

 

YAK!!Kenapa kau melemparku.” Teriaknya

 

Langsung saja Ha Byung menyipratkan air pada Yi Fan diikuti So Jung, Yi Fan yang diserang dengan dua gadis sekaligus pun tidak mau kalah dan membalas mereka. Mereka tertawa sambil terus bermain air dan saling menyerang satu sama lain.

 

“Ayo lebih ke tengah, ombaknya menyenangkan.”Usul So Jung.

 

ANDWAE!!Kalian, kan, tahu aku tidak bisa berenang. Aku takut.”Tolak Ha Byung.

 

“Kau naik ke punggungku saja.” usul Yi Fan.

 

Shireo! Nanti kau malah melemparkanku lagi, aku tidak mauu.”

 

“Kali ini tidak, kau tenang saja aku tidak mungkin membahayakanmu.Ayo naik.”Yi Fan sedikit membungkukkan tubuhnya agar Ha Byung bisa naik ke punggungnya.

 

Ha Byung sedikit ragu, dia benar-benar takut.

 

“Ayolah Ha Byung-ah, ombaknya sayang jika kita hanya menikmatinya di pinggir saja.cepat naik, yaa!”

 

Ha Byung mengembuskan nafasnya dan perlahan menggapai punggung Yi Fan, Yi Fan semakin membungkukkan tubuhnya agar mempermudah Ha Byung. Setelah Ha Byung sudah memeluknya erat, Yi Fan pun mulai berjalan ke tengah.

 

Sebuah ombak besar menghampiri mereka, Yi Fan membalikkan badannya dan membuat ombak itu menerpa tubuh Ha Byung. Ha Byung menyembunyikan wajahnya di leher Yi Fan dan semakin mengeratkan pelukannya.

 

Mereka kembali tertawa dan ombak yanglain kembali menerpa, kali ini Yi Fan yang membiarkan dirinya diterjang ombak dan membuatnya terjatuh. Ha Byung yang berada di punggung Yi Fan lantas jatuh terlebih dahulu dan sedikit tertindih tubuh Yi Fan.

 

Yi Fan bangkit terlebih dahulu dan tak menemukan gadis itu, Ha Byung masih berada di dalam air.Yi Fan lantas menyelam dan meraih tubuhgadis itu dalam pelukannya saat melihat Ha Byung.

 

“Haaah..uhuk.. uhuk..”

 

Ha Byung terengah dan terbatuk-batuk, Yi Fan khawatir melihatnya.

 

“Kau tidak apa-apa?Maaf, aku kehilangan keseimbangan tadi.”Nada khawatir terdengar jelas.

 

“Uhuk..aniyo.Kita ke daratan saja, aku tidak mau disini lagi.”

 

“Baiklah.”

 

Yi Fan langsung menggedong Ha Byung ala bridal dan membawanya ke tepi pantai.

 

“Kalian mau kemana?”

 

“Kami selesai, kau lanjutkan saja.” teriak Yi Fan.

 

Yi Fan langsung membaringkan Ha Byung di kursi panjang mereka,

 

“Kau tidak apa-apa?”

 

Ha Byung menggeleng, “Terlalu banyak air yang masuk ke hidungku. Dan sepertinya, aku lapar.”

 

“Kau lapar?Kita akan pergi makan tapi harus menunggu So Jung kembali dulu.”

 

Tak jauh dari tempat mereka, ada seorang pria yang menatapi mereka dengan wajah memerahnya yang siap meledak.Bahkan pria itu tidak pernah melepaskan pandangannya pada gadis itu sejak pertama kali gadis itu berjalan dengan mengenakan baju terkutuk; menurutnya.

 

“Sialan, namja itu terlalu banyak menyentuhgadisku hari ini.”Desisnya geram.

 

*

 

Mereka bertiga saat ini sedang menikmati makanan lokal khas Pulau Bijindo yang bernama Dwenjang jigae atau biasa disebut seafood rebus kedelai yang sangat nikmat dan cocok sekali dimakan setelah lelah berenang di pantai, hanya ada satu tempat makan di Pulau Bijindo ini yaitu Bijin Sikdang dan saat ini terlihat sangat ramai oleh pengunjung.

 

“Waah ini benar-benar enak.” Decak So Jung nikmat

 

“Kau juga makan yang banyak,” Yi Fan menyendokkan makanan ke mangkuk Ha Byung.

 

“Ayay capten.”

 

Mereka makan dengan tenang sesekali saling mengobrol.

 

“Aku ke toilet dulu, ya, darurat.” Bisik Ha Byung dan langsung melesat pergi, tak lupa ia juga bertanya letak toiletnya dimana pada seorang pelayan.

 

Ha Byung keluar dari toilet umum wanita restoran itu, ia berbalik hendak kembali ke meja dimana Kris dan So Jung menunggunya.

 

Tapi seseorang memegang tangannya dan menariknya paksa.

 

“Eh? nuguseyo?”

 

Orangituterus menarik Ha Byung ke belakang restoran, Ha Byung hanya bisa melihat punggungnya saja, sampai di belakang pria itu langsung memojokkan Ha Byung ke dinding dan membuka masker yang sedari tadi dipakainya.

 

“Kyuhyun Oppa,ap—mmhhh”

 

Kyuhyun langsung mencium bibir Ha Byung dan melumatnya habis-habisan, untung saja belakang restoran ini langsung menghadap hutan jadi tidak ada orang yang melihat mereka.

 

Kyuhyun terus mengeksplorasi bibir dan lidahgadisnya tanpa memberi kesempatan Ha Byung untuk menarik nafas, mengisap dan menggigitnya gemas.Ia sudah tidak bisa menahannya lagi, sudah sejak ia melihat gadis ini mengenakan pakaian renanghitamnya yang sialan seksi dan membuat pria-pria mesum itu menghayalkan tubuhnya, Kyuhyun sudah ingin mengurungnya di salah satu kamar penginapan di pulau ini. Mengurung dan menghukumnya seharian dengan mencium dan mencumbui seluruh tubuhnya.

 

Kedua tangan Kyuhyun memegang tengkuk Ha Byung erat, meraba dan meremasnya.Belaiannya semakin menurun ke bahu, lengan, pindah ke pinggang, mengelus perut datar gadisnya dan semakin naik hingga mencapai dadanya dan meremasnya sedikit kuat.

 

“Akhh…”

 

Ha Byung menjerit dan mencoba mendorong Kyuhyun yang meremas dadanya kuat dan menggigit bibirnya hingga terasa perih.

 

Ciuman itu terlepas dan mereka terengah, Kyuhyun menatap Ha Byung sebal dan marah.

 

“Apa yangOppalakukan disini?Oppa mengikutiku?Kau bilang percaya padaku?”

 

“Aku percaya padamu tapi tidak dengan semua lelaki disni!!”

 

“Apa maksudmu?”

 

“Kau tidak tahu?Laki-laki sialan itu ingin bercinta denganmu karena melihatmu memakai pakaian terkutuk ini.” Bentak Kyuhyun kalang kabut

 

“Kau juga, kan?” Sinis Ha Byung

 

“Sialnya aku ingin bercinta denganmu meskipun kau memakai pakaian tertutup sekali pun.”

 

“Bahkan kau lebih mesum dari mereka.”Gerutu Ha Byung.

 

“Kau bilangapa, sayang?”

 

“Aniyo,opsoyo—tidak, tidak ada.”

 

“Jadi,Oppa akan menguntitku selama aku disini?”

 

“Sial, aku bukan penguntit.”

 

“Lalu apa?Kau mengikutiku liburan diam-diam padahal aku sudah meminta izinmu dan harus rela dikurung di kamar selama sehari penuh untuk memuaskanmu yang selalu bernafsu itu dan kau bilang percaya padaku, tapi apa yang kau lakukan disini, hng?”

 

Memang Kyuhyun menggunakan alasan itu untuk menahan gadisnya di kamarnya dan mencumbuinya setiap saat, mereka hanya benar-benar bercumbu tanpa adanya penetrasi. Ha Byung juga heran, kenapa Kyuhyun masih berkeras bisa menahannya padahal dia sudah sangat membengkak dan kesakitan.

 

“Mulutmu, Lee Ha Byung!” Desis Kyuhyun

 

“Kenapa? Apa ada yang salah dengan mulllmmhh..”

 

Kyuhyun kembali mencium Ha Byung bahkan lebih intens dan kasar dari yang pertama, menggigitnya hingga luka.

 

“Awh! Sshhh…” Ha Byung meringis merasakan perih di bibirnya, “Kau menggigitku terlalu keras.”

 

Kyuhyun tersenyum sinis, “Cepat pulang dan kita akan pergi berlibur.”

 

Kyuhyun menyatukan kening mereka, mengecupi hidung mancung Ha Byung.

 

“Liburan?Kemana?”

 

“Bimil—rahasia.”

 

Ha Byung merengut, “Lalu, apa Oppa akan mengintaiku selama disini?”

 

“Tidak, aku akan pulang tapi setelah aku memastikan kau mengganti pakaianmu dengan yang sepantasnya.”

 

“Memang apa salah Si hitam? Ini, kan, musim panas dan aku ada di pantai, itu normal.”

 

“Tidak untukmu, kau hanya boleh memakai pakaian seperti ini di hadapanku.”

 

“Dasar mesum egois.”

 

*

 

Karena aku takut Yi Fan dan So Jung menunggu lama, akhirnya kuputuskan untuk kembali ke meja tempat kami makan.Ternyata Kyuhyun sedari tadi mengawasiku tepat di meja kedua di belakang Yi Fan yang menghadapku dan anehnya aku tak menyadarinya.

 

“Kau lama sekali, kau tersesat, ya?”

 

Aku hanya nyengir, “Mian.”

 

“Okh, Ha Byung-ah.Bibirmu terluka!?”Yi Fan mengulurkan tangannya dan menyentuh bibirku lembut.

 

Aku gugup, “A-aakuu terpeleset dan membentur dinding tadi ahaha.”

 

“Dasar ceroboh.”Cicit So Jung di sampingku.

 

Dapat kulihat Kyuhyun tersenyum sinis melihatku, aku hanya mendelik padanya. Apa-apaan dia itu, ini semua, kan, ulahnya. Dasar menyebalkan!

 

*

 

Akhirnya Kyuhyun pun pulang setelah menahanku cukup lama di kamar yang ia sewa, ia harus pergi karena ada urusan mendadak yang aku tak tahu apa karena ia tidak memberitahuku saat aku bertanya. Iahanya berpesan untuk menjaga diriku karena banyak pria hidung belang di luar sana siap menerkamku, dia itu aneh, memangnya aku rusa yang siap diterkam oleh singa kapan saja. Hoho..aku lupa, aku akan selalu menjadi rusa jika di hadapannya.

 

Aku sedang berdiri di depan cermin yang cukup besar sambil menyisiri rambutku. Yi Fan bilang, ia akan mengajakku berkeliling pulau ini. Aku juga penasaran dengan keindahan sunset di pulau ini, setelah selesai merias wajahku seadanya, aku membalikkan tubuhku dan menatap So Jung yang sedang membaca novel sambil berbaring.

 

“So Jung-ah, kenapa kau masih bermalas-malasan begitu?Apa kau tidak ikut? Aku yakin kau juga belum mandi.”

 

“Aku tidak ikut, kalian saja yang pergi.Aku masih lelah bermain air tadi.”Jawabnya sambil menguap.

 

“Kau itu seperti duyung jika bermain air.”Dengusku.

 

So Junghanya mengangguk-angguk,

 

TOK! TOK! TOK!

 

Aku menoleh saat seseorang mengetuk pintu kamar kami, berjalan menuju pintu dan membukanya. Ternyata Yi Fan, iatersenyum menyambutku.

 

“Kau sudah siap?”Tanyanya, aku mengangguk.

 

“So Jung-ah, kami pergi.” Ucapku

 

“Yaa, bersenang-senanglah.”Teriak So Jung.Yi Fan melambai padanya lalu menutup pintu kamarku.

 

Yi Fan menggenggam tangan kiriku, aku menatap tangan kami yang bertautan lalu mendongak padanya.Yi Fan tersenyum, kami pun berjalan sambil berpegangan tangan.

 

Hari semakin sore, aku dan Yi Fan memilih beristirahat di pesisir pantai setelah lelah menelusuri pantai sambil menunggu matahari akan benar-benar tenggelam. Deburan ombak mengiringi kesunyian diantara kami, Yi Fan memilih tempat yang cukup sepi karena banyak turis disini juga melakukan hal yangsama dengan kami.

 

Matahari sudah semakin memendarkan warna jingganya ke seluruh langit di pulau ini, ini sangat indah. Tidak ada tempat paling indah selain menyaksikan terbenamnya sang jingga di pantai, cahayanya memantul pada luasnya lautan.

 

Yi Fan menyelimutiku dengan selimut yangia bawa, ia merangkulku dan kami berbagi selimut. Angin laut pada malam hari memang sangat dingin, terlebih aku hanya memakai dress tosca motif bunga bahan katun selutut dengan tali kecil di kedua bahuku.Sedangkan Yi Fan memakai celana selutut dipadukan kaus warna hitam.

 

“Waaahh.”Decakku kagum, sungguh luar biasa ciptaanmu Tuhan.Aku sangat bersyukur dapat menyaksikan sesuatu yang indah bersama orang yang kusayangi.

 

“Ini sangat indah, Yi Fan.Aku menyukainya.”Ucapku terkagum-kagum.

 

Cukup lama Yi Fan terdiam, mungkin ia juga sedan terkagum-kagum sama sepertiku.

 

“Wo xi huan ni—Aku suka padamu.”Ucapnya pelan.

 

Aku terdiam sesaat, “Ne?” aku menoleh padanya, apa yang baru saja Yi Fan bilang? Dia..

 

“Saranghae—Aku mencintaimu.”Katanya lagi sambil menatapku, Yi Fan begitu serius mengucapkannya.Selama empat tahun bersama dengannya, ini adalah kali pertama aku melihatnya yang seserius ini.Selama ini Yi Fan selalu jenaka.

 

Yi Fan, menyukaiku juga?? Jadi, bukan hanya aku saja??

 

Aku seakan bisa mendengar deru nafas dan detak jantungku yang bersahutan, waktu terasa berhenti dan bumi seakan berpusat pada kami.Mataku sudah berkaca-kaca, ini seperti mimpiku menjadi nyata.

 

Yi Fan..

 

Helaan nafasku terasa begitu berat seakan berhasil menyingkirkan bongkahan batu besar di hatiku, aku merasa lega. Apakah ini yang selama ini aku nantikan, Yi Fan menyatakan perasaannya padaku!?

 

Wajah kami begitu dekat karena Yi Fan merangkulku, setetes air mata berhasil lolos dari pertahananku.

 

Yi Fan!

 

Yi Fan menghapus air mata di pipi kananku, dia masih setia menatapku yang membuat jantungku semakin bertalu. Aku berharap dia tak mendengar detakannya.

 

“Wo ye xi huan ni—Aku juga suka padamu.”Bisikku tanpa suara.

 

Seulas senyum terpatri di bibir penuhnya, Yi Fan semakin mengeratkan pelukannya dan semakin mendekatkan wajahnya padaku. Aku menutup mataku saat merasakan nafasnya yanghangat nan lembut menerpa wajahku, bibir kami menyatu. Yi Fan mulai menyesap bibirku dengan sangat lembut.

 

Bagiku, tak perlu kata-kata indah diantara kami.Hanya dengan mengetahui perasaan masing-masing itu sudah cukup, Yi Fan tahu aku selalu bergantung padanya.Aku juga merasakan dia melakukan apapun untukku dengan sepenuhhati.Dia selalu melindungi dan menemaniku selama ini, kami saling membutuhkan.

 

Aku tak merasakan hembusan dingin angin malam yang menerpa karena Yi Fan memelukku dengan tubuhhangatnya, ini adalah ciuman kedua kami.Dan ini menjadi ciuman pertama kami setelah mengetahui perasaan masing-masing, aku sangat bahagia Tuhan. Kuharap ini akanberlangsung untuk waktu yang lama bahkan selamanya. Pengalaman terindah dalam hidupku adalah, berciuman dengan orang yang kucintai dengan ditemani tenggelamnya matahari di ujungbarat.

 

Aku mendengar samarsuara sorak-sorai orang-orang yang menyaksikan tenggelamnya sang surya ditelan lautan, aku membuka mataku dan menatap Yi Fan yang memejamkan mata. Aku tersenyum di sela ciuman kami, salah satu impian dalam hidupku adalah berada dalam pelukan hangatmu, Yi Fan.

 

Saranghae, Wu Yi Fan.

 

*

 

Yi Fan membawaku ke sebuah tempat seperti sebuahgazebo, disana terdapat dua kursi berhadapan dengan meja bundar bertaplakan kain putih di tengahnya.Aku tidak tahu ada tempat seperti itu, menarik satu kursi untukku dan mempersilakanku duduk.Yi Fan berjalan memutar untuk duduk di seberangku.

 

“Kris!”Panggil seseorang, aku menoleh karena orang itu muncul dari belakangku.

 

Hyung.” Yi Fan berdiri untuk memeluk pria yang dipanggil Hyung olehnya, aku berdiri dan membungkuk memberi salam. Pria itu tersenyum.

 

“Waah..jadi ini gadis yang sering kau ceritakan padaku?? Yaak kau memanghebat Yi Fan, dia sangat cantik.”

 

Aku merunduk malu atas pujiannya, benarkah Yi Fan sering menceritakan tentangku pada pria itu?

 

Yak!Hyung, jangan menggodanya.Dia gadisku.”Yi Fan berbisik saat meyebut kata ‘gadisku’ yang masih bisa kudengar, aku dapat mendengar nada canda di kalimatnya.

 

“Ha Byung-ah, kenalkan ini Hangeng Hyung, dia sepupuku.”Yi Fan mengenalkan pria itu padaku.

 

“Halo Nona manis, aku Hangeng, senang bertemu denganmu.”Senyumnya, aku menyambut uluran tangannya dan tersenyum.

 

“Aku Lee Ha Byung, senang bertemu denganmu juga, Oppa.”

 

“Uuuhh..lihat-lihat, dia sangat manis. Kris,bolehkahgadis manis ini untukku saja??” candanya.

 

“Coba saja jika kau bisa.” Sinis Yi Fan, masih terdengar nada candaan dari kalimat mereka. Aku hanya tersenyum melihat keakraban diantara mereka.

 

“Baiklah, sepertinya kalian sudah lapar.Tunggu sebentar, aku akan kembali.”Setelah mengatakan itu, HangengOppa pun pergi entah kemana. Aku sibuk meneliti tempat ini, tempatnya cukup nyaman dan hangat dan juga..romantis.

 

“Kau menyukainya?”Aku menoleh pada Yi Fan dan mengangguk, dia hanya tersenyum.

 

Setelah beberapa menit, HangengOppa pun kembali dengan dua orang pelayan membawa nampan besar, masing-masing dari mereka menghidangkan makanan yang mereka bawa. Dua piringsalmon steakwhite gravy with mushroomtersedia di meja kami.

 

“Nikmati makan malam kalian, semoga kau suka, Nona manis.”Hangeng Oppa mengerlingkan matanya padaku yang kubalas senyuman, dia sangat ramah.

 

“Aku pergi, sebut namaku jika kalian membutuhkan sesuatu.”Ucapnya.

 

Gomawo, Hyung.” Ucap Yi Fan, HangengOppa berbalik dan mengacungkan tangannya sebagai jawaban untuk Yi Fan.

 

Aku mulai menyuapkan potongan pertama daging salmon ke dalam mulut, mengunyahnya sebentar, “Mmm.. ini sangat nikmat.”Decakku.

 

“Kau suka?HangengHyung adalah seorang koki, dia memiliki restoran di Prancis dan Cina.”Jelas Yi Fan.

 

“Lalu, apa yang ia lakukan di Korea?”

 

“Rencananya, ia akan membangun cabang restoran di Seoul. Aku memintanya kesini untuk memasak sesuatu untuk kita.”

 

“Jauh-jauh dari Cina hanya untuk memasak makan malam ini?Kau ini, apa yang kau lakukan hingga membuat orang sibuk sepertinya mau menuruti kata-katamu.”

 

Yi Fan tertawa, “Aku mengatakan bahwa ada seoranggadis dengan nafsu makan tak menentu, itu saja, dia langsung memintaku untuk mempertemukannya dengan gadis itu untuk diberi makan supaya gadis itu tumbuh sebesar bayi beruang.”Candanya.

 

Cih, cerita yang sangat aneh.”Dengusku.Yi Fan terbahak, kami pun makan dengan nikmat.Sesekali kami juga mengobrol.

 

Kami selesai dengan makan malam, aku, Yi Fan dan HangengOppa sedang mengobrol.Mereka sangat menyenangkan saat bersama, sesekali HangengOppa menggodaku yang membuatku merona.Dia benar-benar sosok yang menyenangkan.

 

“Baiklah, Hyung. Sudah malam, aku harus pergi mengantarkan Putri tidur ini pada singgahsananya sebelum dia terkapar disini.”Aku meninju lengan Yi Fan yang membuatnya mengaduh sakit, HangengOppa pun tertawa.

 

Oke oke.Pangeran, kuutus kau untuk mengantarkan Putri cantikku ke istana, jaga dia baik-baik.”Mereka pun berpelukan.

 

Gomawo, Hyung.”

 

“Terima kasih banyak atas makan malam yang sangat lezat ini, Oppa.”Senyumku.

 

“Kau menyukainya??”Aku mengangguk, “Kalau begitu, kapan-kapan aku akan memboyongmu ke Cina untuk memakan semua masakanku.”Aku tertawa.Setelah itu kami pun berpisah.

 

Aku dan Yi Fan sudah ada di depan kamarku dan So Jung, kami berdiri berhadapan.

 

“Masuklah.”Ucapnya.

 

“Terima kasih untuk hari ini.”

 

Yi Fan tersenyum, maju satu langkah dan menggapai daguku.Yi Fan mencium keningku lama, mataku terpejam merasakan bibir lembutnya.

 

Good night, Sweetheart.” Ucapnya setelah melepasku, aku mengangguk dan menggapai handle pintu.Sesekali aku menoleh melihatnya yang menantiku agar benar-benar masuk, ini hari paling indah dalam hidupku.

 

*

 

Aku turun dari mobil Yi Fan setelah kami sampai di rumah Kyuhyun, aku tersenyum dan melambaikan tangan saat Yi Fan mulai menjalankan mobilnya.Ia sempat mencium keningku sebelum akhirnya melepasku pergi, ini masih terasa mimpi bagiku. Sungguh, aku sangat bahagia, Tuhan.

 

Aku membalikkan badanku setelah memastikan Audi merah milikYi Fan menghilang di belokan, senang rasanya bisa pulang.Dan mendapati bahwa aku dan Yi Fan tak seperti tahun lalu atau tahun-tahun sebelumnya, hubungan kami berubah.

 

Aku dan Yi Fan.

 

Senyum masih setia menemani setiap langkahku.

 

“Waah..ada yang bersenang-senang tanpaku rupanya.”

 

Suara baritone orang di depanku mengejutkanku, Kyuhyun berdiri di depan pintu sambil menyandarkan punggungnya disana dengan kedua lengan terlipat di dada, jangan lupa tatapan tajamnya yang tertuju padaku. Sejak kapan dia ada disitu?

 

Aku hanya menatapnya sebentar sebelum menerobos masuk melewatinya, tapi baru dua langkah aku masuk rumah.Kyuhyun dengan gerakan cepat menarik lenganku dan memojokkanku di dinding, gerakannya benar-benar cepat dan aku tidak pernah bisa mengelaknya. Terkadang aku heran, apa dia salah satu anggota keluarga Cullen?

 

“Apa begini caramu menyapaku setelah pulang liburan.”Tandasnya.

 

“Aku hanya lelah.”Ucapku lesu, aku benar-benar lelah dan ingin segera membaringkan tubuhku pada ranjang empukku.

 

“Satu ciuman dan aku akan membiarkanmu istirahat.”

 

Ucapnya beberapa detik sebulum ia mendaratkan bibirnya padaku dan melumatnya dalam, kedua tangannya mencengkram bahuku dan aku hanya pasrah sesekali membalas lumatannya. Kyuhyun memasukkan lidahnya dan mengeksplorasi rongga mulutku, aku bergerak gelisah karena lidahnya yang membelai lidahku geli. Setelah puas menciumku akhirnya ia melepaskanku.

 

“Aku sangat merindukanmu.”Kecupnya sebelum dia menggendongku ke kamar.

 

*

 

SREET! BRAK!

 

Terdengar suara pintu yang digeser dan ditutup dengan kencang, bau semerbak lavender langsung menguar dari rumah tradisional Jepang itu.

 

“Papa, sampai kapan lagi aku harus berpura-pura seperti ini?Aku lelah berlakon menjadi putri dan kakak yang baik di hadapan mereka.Tidak bisakah kau mempercepat rencananya?”Ucap seorang wanita dua puluh enam tahun itu menggebu-gebu.

 

Sedangkan pria paruh baya yang disebutnya ‘Papa’ hanya diam dengan wajah tenangnya, “Sabarlah, Marina.Tunggu sedikit lagi sampai waktunya benar-benar tepat, maka aku akan menghancurkan keluarga itu tanpa sisa.”Desisnya dengan wajah setenang air kolam.

 

“Sampai kapan?Aku benar-benar sudah tidak tahan melihat wajah sok polos gadis itu, aku hanya ingin hidup tenang bersama suamiku.Tapi Lee Byung Ho sialan itu malah menitipkan bayi besarnya padaku.”Dengusnya.

 

“Tenanglah, kau hanya perlu bersikap seperti biasanya sementara Papa yang menjalankan semuanya.”

 

“Cepatlah, Papa. Sebelum jalang kecil itu menjerat suamiku.”

 

*

 

Karena libur musim panas, Kyuhyun pun juga meliburkan Bibi Sung untuk bisa menikmati libur panjang ini bersama keluarganya. Itulah alasan mengapa Ha Byung berada di dapur saat ini, gadis itu sedang memotong beberapa bahan makanan untuk ia masak, sesekali ia juga melihat ponselnya untuk mengetahui hal apa lagi yangharus ia lakukan. Ia sedang mencoba memperaktekan sebuah resep dari internet, hitung-hitung menambah kemampuan memasaknya.

 

Gadis itu sedang menumis Chapche daging, karena memangia tak begitu suka dengan sayuran, hanya beberapa macam saja yang terkadang ia makan. Dan juga Kyuhyun tidak suka sayuran, ia tahu karena setiap makan. Pria itu hanya makan daging tanpa menyentuh makanan yang terdapat sayurannya.

 

Ha Byung pindah ke panci yang sedang mengepulkan asap yang tengah memasak Mul Kimchi atau sup kimchi, hari ini ia memasak banyak makanan. Ada bulgogi dan telur gulung juga, Ha Byung sangat senang karena ia bisa memasak macam-macam masakan. Jadi tak perlu membeli lagi jika Bibi Sung tidak bekerja.

 

Semua masakannya hampir selesai, ia mulai menata satu per satu makanan itu ke meja makan. Setelah selesai, Ha Byung mencuci tangannya. Ha Byung kaget saat ada sebuah tangan kekar memeluk pinggangnya dari belakang, tiba-tiba ada sebuket bunga mawar besar dan beberapa jenis bunga lainnya di hadapannya.

 

Ia menoleh ke samping kiri untuk melihat buket bunga itu dan langsung merasakan pipinya dikecup oleh seseorang, “Kyuyun Oppa?? Apa yang—“

 

“Sonmul—hadiah

 

“Untuk??”

 

“Apa aku harus memiliki sebuah alasan utnuk memberikanmu hadiah?”

 

Aniyo, geunyang—“

 

CHU~

 

Kyuhyun langsung mencium bibir Ha Byung untuk menghentikan gadis itu bicara, “Aku tidak mau mendengarmu berbicara jika itu berakhir sebuah alasanmu untuk menolak pemberianku.Sayang, ini hanya sebuket bunga.Aku bahkan bisa memberikanmu isi dunia ini jika kau mau.”

 

Ha Byung tertawa, “Cih.”

 

“Aku serius, Lee Ha Byung.”

 

Araseo araseo.”

 

Kyuhyun masih memeluk Ha Byung dan sesekali menciumi gadis itu, tawa mereka terdengar.Ha Byung tak henti tertawa karena Kyuhyun terus menggodanya, mereka melupakan makanan yang telah terhidang dan menunggu untuk segera dimakan.

 

TAP TAP TAP

 

“Kyuyun Oppa?? Apa yang sedang kau lakukan?”

 

Ucap seseorang di belakang Kyuhyun, mereka memang membelakangi meja makan sehingga yang orang itu lihat hanyalah punggung Kyuhyun. Kyuhyun menolehkan wajahnya dan mengerjap.

 

 

 

 

 

TBC

 

 

Thanks to all admin FNC & readers.

99 thoughts on “My Sister’s Husband Part 4

  1. Ha Byung kan adeknya Ha Young, trs Marina itu pasti Ha young. Lah.. yg dipanggil papa sama marina itu siapa ? kalo emang papanya ha young brarti kan papanya ha byung juga, tp kok pengen ngancurin ha byung ? -_- aaaiiissshhhh.. banyak banget teka-tekinya *alay mode on :v

    Suka

  2. kayaknya banyak banget rahasia yang belum terungkap.
    satulagi aku rasa kyu sengaja nikah sama kakaknya habyung untuk melindungi habyung.
    makin penasaran sama kelanjutanya

    Suka

  3. Ha byung koq menikmati banget yach klo d gituin kyu..
    Seharus nya ha byung gak boleh kyk gitu, du kan udh resmi pacaran sama yi fan … HMMM

    Itu yg dtg pazty kakak nya ha byung..
    Sebenarnya istrinya kyu itu,kakak nya ha byung bukan sich?

    Lanjutkan thor….

    Suka

  4. Ha byung gimana sieh? Suka ama yifan tapi ga nolak diajak bercinta ama kyuhyun…
    Trs mau dibawa kemana hubungan kitaaa…,eh koq mlh nyanyi…he he
    Gimana reaksi Kris klo tau hubungan antara kyuhyun-habyung?

    Suka

  5. Itu yang dateng apa istrinya kyu? Yang punya recana jahat siapa? Apa istrinya kyu juga?

    Ha byung udah jadi pacar yifan tapi kok masih juga ‘berhubungan’ sama kyu? Klo kyu tau ha byung sama yifan pacaran gimana ya? Ditunggu lanjutannya.. Fighthing😊

    Suka

  6. Marina itu spa?? Lee Ha Young kah?? Klo itu emng bner knapa jdi kakaknya Byung?? Agak rumit weeh.. ChoKyu nikah sma Ha Young tpi cma buat dpetin Byung trus Byungnya jdian sma Yipan tpi brmain api sma ChoKyu.. Dn skarang si Ha Young aka Marina pnya rncana jhat.. Gue mkin bngung!!! Prsaannya Byung yg sbenernya?? Prnikahan ChoKyu sma Hayoung?? Prasaan Yipan apa bner2 suka sma Ha Byung?? Trus jga knapa Ha Young aka Marina pura2 jdi kakak dn putri keluarga Lee??

    Krena gue pnsaran bnget jdi nih ff wjib dilanjutin ok?? Ditunggu yah next chapternya.. Jngan lama2 yahh 😉
    Kyaknya nih komntr trpanjang gue deh kkkk~

    Suka

  7. Itu yang dateng siapa? Istrinya kyuhyun ya? Gawat dong kalo iya. Duh bingung deh sm sikapnya ha byung , ngakunya cinta sm kris ,tp kok gak nolak di apa apain sm kyuhyun . Sebenernya ha byung suka sm yang mana? Trus marina itu siapa ya? Jadi penasaran . Sampe ketemu di next part ,see you 🙂

    Suka

  8. jd ha byung bukan adik kandungnya?dan marina? ini ada kejahatan apa ya? haha

    nah itu pasti yg mergokin kyu kakanya habyung. perang deh abis ini😂

    Suka

  9. Ha byung sebenar nya sayang sama siapa sih? Yi fan aph kyu?? 😂 kakaknya ha byung mau niat jahat apa tuh ke ha byung?? Trs siapa tuh yg dipanggil papa?? byung ho itu siapa?? Apa ha byung sm kakaknya itu bkn adik kk?? Aa makin penasaran deh sm kelanjutan cerita nya >< next nya sllu ditunggu ya^^

    Suka

  10. Kalo eyd udah bagus sih. Cuma dipenulisan aja. Tinggal diteliti lagi. Soalnya masih ada kata yang tidak berspasi, jadi gabung sama kata yang lain. Terus juga setelah tanda baca titik (.) itu seharusnya ada spasi terus dilanjutin sama huruf kapital di awal kalimat.

    Terus ceritanya juga masih agak bingung sama perasaannya ha byung ke kyu hyun itu gimana. Kok bisanya dia nerima cintanya yi fan?

    Typo jangan dipelihara.
    Keep writing!!!

    Suka

  11. cukup rumit, kyuhyun pura” nikah buat dpetin ha byung, kris dan ha byung jdian (aku rada ragu sama kris) tpi ha byung juga main sama kyu, dan ternyata ha young bukan kakak kandung ha byung dan punya rencana jahat? omo! makin bikin penasaran,,,

    Suka

  12. jadi kakanya habyung itu bkn kaka beneran trs gmn ceritanya bisa jd kaka? dan dan aaahh kesian habyung aku gasiap tapi penasaran ditunggu lanjutannya

    Suka

  13. Marina ? Suamiku? Apa kyu pnya istri lgi selain byung bo? Tp gk mgkin, trus ? Duhh psnran ini mah. Hayoung hbgan dia sma kyu gmna sih? Kan dia udh jdian sma kriss??

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s