Unconditional Love Part 9


hbgc_20151023235950-1

 

Author: Tian Cho

Tittle : “Unconditional Love”

Cast : Cho Kyuhyun | Sarah Lee OC and others

Category : NC-17, Yadong, Romance, Chapter

 

Gomawo buat admin yang udah publish FF ini…

Mungkin part ini akan terasa sangat membosankan, mianhae kalo mengecewakan.

Happy Reading chingu!! Salam kenal buat semuanya…

UNCONDITIONAL LOVE [Part 9]

 

Sarah masuk ke kantornya dengan perasaan gugup, setelah pertengkarannya dan Jieun waktu itu di cafe dekat kantor, ia belum masuk karena cuti ke Hongkong bersama Kyuhyun. Sarah cemas jika gosip aneh menghampirinya. Hidupnya pernah sangat menderita bagai di neraka selama 2 tahun di Senior High hanya karena rumor yang menimpanya. Sarah menarik nafas dalam-dalam dan masuk ke dalam elevator.Ia berpapasan dengan Sera yang kebetulan baru saja keluar dari toilet.

 

“Sarah…..anyyeong!! mana oleh-oleh dari Hongkong?” sapa Sera dengan wajah ceria. Sarah membalasnya dengan senyuman hambar.

 

“Aku hanya 2 hari dan tidak sempat kemana-mana untuk membeli oleh-oleh. Tapi ini untukmu.” Sarah menyodorkan sebuah lukisan berukuran 10cm x 15cm. “Itu lukisan yang kubuat saat berumur 12 tahun.”

 

Sera menerimanya. “Woahh daebak!! Kau pasti jenius! Ini seperti masterpiece buatan seorang profesional Sarah!! Gomawo..”

 

Sarah tersenyum malu, keduanya berjalan pelan menuju ruangannya. Sarah dan Sera berpisah karena ruangan mereka berbeda. Sarah duduk di kursinya. Sohyun mendekatkan kursinya pada Sarah dan berbisik. “Heii……kau sudah dengar belum? Ada gosip aneh di kantor kita.”

 

Sarah menoleh cepat kearah Sohyun. “Mwonde?” balasnya cepat. Ia mengeluarkan sekotak cokelat dan menyodorkannya pada Seohyun.

 

“Kudengar kantor kita berada sekarang di bawah Dongwoo grup. Direktur yang baru akan datang minggu depan dan strukturisasi akan di rombak ulang. Kemungkinan kita terpisah atau yang terburuk dipecat.”

 

Sarah melotot tak percaya karena ia hanya meninggalkan Seoul 2 hari namun hal seserius ini terjadi. “Bagaimana bisa? Kau hanya mendengar gosip saja kan? Kemungkinan itu hanya hoax Sohyun-ah.”

 

“Aku juga awalnya merasa aneh, karena kantor ini selalu menunjukkan progres tapi entahlah, setelah Direktur Byun meninggal sepertinya manajemen menjadi lebih rumit.”

 

Sarah mencerna kata-kata Sohyun. “Semoga saja Direktur yang baru tidak lebih menyebalkan dibanding sebelumnya.”

 

“Yakk!! Ketua tim kita baru saja di panggil dan diberi surat peringatan, ia terancam dipecat karena tidak disiplin. Kau mendapat promosi untuk naik jabatan Sarah.” pekik Nayoung sambil berlari setelah menguping. Ia duduk dimeja Sarah sambil melirik Seohyun yang tengah mengunyah cokelat pemberian Sarah, Nayoung ikut mencomotnya.

 

Sarah makin melotot tak percaya. “Mwo? Aku kan baru 1 tahun setengah bekerja di kantor ini, bagaimana bisa? Promosi? Kau mengada-ada.”

 

“Jika tidak percaya, buka surat diatas mejamu!” Nayoung menunjuk amplop putih diatas meja Sarah dengan matanya. Sarah mengikuti arah mata Nayoung dan Sohyun lalu mengambil surat yang dimaksud. Buru-buru ia membukanya. Sohyun ikut mengitip isinya karena ia juga sangat penasaran.

 

Sarah membuang suratnya diatas meja begitu saja, wajahnya menunjukkan shock yang berlebihan. Sohyun mengambilnya dan membaca dengan seksama.

 

“Tuhkan benar apa kataku! Kau dipromosikan untuk naik jabatan jadi chief editor. Chukkae Sarah! membuat iri saja!!” ujar Nayoung.

 

Sarah masih tidak habis pikir, semua yang terjadi dalam hidupnya beberapa hari terakhir seperti berputar 180 derajat. Sarah masih belum bisa menerima kenyataan bahwa sebentar lagi ia kemungkinan naik jabatan padahal belum genap 2 tahun ia bekerja di kantor ini. Tapi satu hal yang ia syukuri karena gosip aneh tentang dirinya tidak menguar.

***

 

Kyuhyun menggebrak meja setelah hasil rapat diumumkan, ia hanya mengetahui jika rapat pagi ini mengenai mosi pemecatan CEO Hong Grup. Setelah ia bergabung di perusahaan, eommanya menawarkan kursi CEO pada Kyuhyun menggantikan appanya setelah masa jabatannya habis atau terjadi sesuatu. 2 tahun setelah bercerai, eommanya masih belum menunjukkan tanda-tanda melengserkan appa Kyuhyun dari jabatannya. Namun hari ini Kyuhyun merasa sangat dikhianati karena Andrew Choi diangkat sebagai CEO baru menggantikan Cho Younghwan.

 

“Maldo andwe!!” desisnya sangat geram pada keputusan eommanya yang sangat tidak objektif. Kyuhyun terbuai dengan janji palsu eommanya. Ia langsung melenggang pergi dari ruang rapat, diikuti oleh Lee Sungmin yang khawatir jika Kyuhyun membuat scene karena emosinya. Ia membanting pintu ruangannya dengan sangat kencang dan masuk dengan wajah merahnya.

 

“Andrew Choi! Andrew Choi! Andrew Choi! Andrew Choi! Andrew Choi! Andrew Choi! Andrew Choi! Andrew Choi! Andrew Choi! Andrew Choi! ANDREW CHOI!!!!!” Teriak Kyuhyun meluapkan emosinya, Sungmin hanya memejamkan mata tak berani mengeluarkan suara.

 

“Arrrggghhhh!!! Bagaimana bisa aku kecolongan begini? Eomma pasti sudah dipengaruhi oleh si bangs*at itu, aku sudah menduga jika dia seorang penjilat!!! Aku tidak akan memaafkan penghinaan ini!!!” racau Kyuhyun sambil berjalan mondar mandir. Ia melepas jasnya dan melemparkannya asal ke sofa lalu ikut menghempaskan dirinya di sofa. Kyuhyun mengacak rambutnya, melepas dasinya dan melemparkannya asal. Penampilannya sangat acak seperti seseorang yang baru saja dipecat.

 

“Lee Sungmin, haruskah aku mengajukan surat pengunduran diri?” tanya Kyuhyun tiba-tiba setelah ia puas mengumpat dengan sumpah serapah.

 

“Jangan bertindak bodoh Cho Kyuhyun! Jika kau melakukannya itu berarti kau mengaku kalah dari Andrew Choi.” Jawab Sungmin cepat dengan penuh perhitungan.

 

Kyuhyun mengangguk pelan lalu mendesah. “Kau benar! Dia pasti akan berpesta untuk merayakannya, aku tidak akan membiarkannya bahagia! Tapi bagaimana bisa aku bekerja satu atap dengannya sebagai seorang bawahan?”

 

Sungmin ikut menghela nafas berat. “Lakukan saja dulu sambil kita pikirkan untuk mengalahkannya, aku yakin dia tidak sehat hingga sampai sejauh ini Kyu, kita hanya perlu menunggu waktu yang tepat!”

 

Kyuhyun menatap Sungmin tak percaya. “Bagaimana bisa kau memikirkan sebuah konspirasi? Daebak! Kupikir otakmu sangat suci!” sahutnya mulai rileks, ia mengiyakan dalam hati ucapan Sungmin dan tidak ingin terpancing emosi dan membuat posisinya makin sulit.

 

“Aku hanya ingin terlihat keren saja!” sahut Sungmin asal, ia berdiri dan kembali ke ruangannya karena merasa Kyuhyun sudah lebih baik. Kyuhyun memejamkan matanya sesaat dan teringat akan appanya yang hari ini resmi diberhentikan. Kyuhyun bangkit dan bergegas menuju ke ruangan appanya.

***

 

Kyuhyun masuk dengan tergesa dan langsung melihat sosok appanya yang tengah berkemas-kemas, memasukkan satu per satu barang miliknya kedalam box.

 

“Abeoji!!” Cho Younghwan menoleh saat Kyuhyun memanggilnya. “Ahh Kyuhyun-ah, masuklah!!” balasnya sambil mengisyaratkan dengan tangannya.

 

“Abeoji, kurasa ini berlebihan! Kau sudah sangat berjasa untuk perusahaan ini selama 20 tahun dan eomma menendangmu begitu saja hanya karena Andrew Choi yang tidak jelas asal usulnya itu!” oceh Kyuhyun mulai mengeluarkan komplainnya pada keputusan eommanya yang sialannya disetujui oleh 80% dewan direksi.

 

Cho Younghwan tidak menghentikan aktivitasnya dan menjawab. “Kami sudah bercerai Kyuhyun-ah, kau pasti lebih kesal karena jabatan yag seharusnya milikmu malah diberikan pada Andrew Choi.”

 

Kyuhyun mendesah pelan. “Ya itu juga salah satu alasannya, tapi tetap saja selama abeoji memimpin, aku rela menjadi bawahanmu tapi tidak dengan Andrew Choi! Eomma mengingkari janjinya padaku.”

 

Cho Younghwan menghentikan gerakan tangannya dan menggeser tubuhnya lebih dekat dengan anaknya, ia memegang pundak Kyuhyun dengan mantap. “Kau harus bisa merebut kursi yang menjadi hakmu Kyuhyun-ah! Aku mendukungmu dengan nyawaku, kau harus menjatuhkan Andrew Choi bagaimanapun caranya, arasso?!!”

 

Kyuhyun melihat kilatan kemarahan di mata appanya, tapi ia menduga ini wajar bagi seseorang yang kesal karena mereka berada di pihak yang sama. Kyuhyun memilih mengangguk mantap dengan penuh keyakinan bahwa perkataan appanya menjadi mantera bagi dirinya untuk bangkit melawan penindasan atas harga dirinya.

 

“Aku akan menghancurkan Andrew Choi dengan tanganku abeoji! Bahkan membuatnya menjauh dari hidup eomma, aku tidak rela eomma bersamanya dan menginjak-injak keluarga kita.”

 

Cho Younghwan tersenyum. “Itu baru Cho Kyuhyun anakku!” keduanya berpelukan untuk yang terakhir kali sebelum appanya benar-benar meninggalkan perusahaan. Asistennya mulai membawa box milik Cho Younghwan.

***

 

Sarah berjalan pelan ke apartemennya, ia masih memikirkan tentang promosinya, ia masih tak habis pikir bagaimana ia bisa terpilih menjadi salah satu yang akan naik jabatan dengan reputasinya yang menurut Sarah sangat biasa. Ia bekerja dengan rajin dan masih banyak yang lebih rajin dari dia. Sarah masih terus memikirkan segala hal hingga tanpa sadar sudah berada di depan pintu apartemennya. Ia membelalak kaget melihat seorang namja dengan setelan rapi dan sangat tampan berdiri tegap didepan pintunya. Keduanya saling berpandangan.

 

“Akhirnya kau pulang juga Sarah, kau tahu oppa sudah menunggumu 25 menit berdiri disini hingga kaki mau patah rasanya. Cepat buka pintunya!!” cerocos Andrew Choi setelah menyadari kedatangan Sarah.

 

Sarah buru-buru menekan passwordnya dan membukakan pintu untuk oppanya. “Kenapa tidak menghubungiku oppa?” tanya Sarah sambil keduanya berjalan masuk bersama. Ia melepas sepatunya dan menggantinya dengan sandal rumah, Andrew hanya melepas sepatunya dan masih memakai kaus kaki saja karena ia tidak tertarik memakai sandal rumah lain milik adiknya yang berkarakter boneka di bagian depannya.

 

“Kau tidak meninggalkan nomormu padaku, ingat?” ujar Andrew langsung mendudukkan dirinya di sofa. Sarah meletakkan tasnya diatas meja dapur dan mengambilkan air minum untuk Andrew. Ia menyerahkan segelas orange juice pada Andrew dan memposisikan dirinya di sebelah oppanya. Ia meletakkan bantal sofa diatas pahanya lalu memeluknya.

 

“Mian aku lupa memberikan kontakku pada oppa, tapi nyatanya oppa bisa sampai disinii. Bagaimana caranya?”

 

Andrew meminum hingga habis orange jusnya. “Dari agen mata-mata.” Jawabnya cepat.

 

“Ahhh Heo ahjussi?” kata Sarah menebak. Ia tersenyum setelahnya karena Andrew nyengir.

 

“Kau tinggal di apartemen seperti ini? Bukankah terlalu kecil?” Andrew mulai mengomentari setelah mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan.

 

Sarah ikut mengedarkan pandangannya memperhatikan isi apartemennya yang sangat biasa. “Hmmm-mmm. Wae oppa?”

 

Andrew hendak menjawab namun matanyatertuju pada yeoja yang keluar dari kamar Sarah dan sedang berjalan mendekati mereka.

 

“Nuguseyo?” tanya Jieun dengan suara parau, matanya terfokus pada sosok Andrew.

 

Sarah membelalakkan matanya tak percaya bahwa Jieun sudah berada di apartemennya lebih dulu. Jieun memang mengetahui passwordnya.

 

“Jieun-ah……” desis Sarah masih diliputi rasa tak percaya terlebih ada Andrew Choi disini dan bertemu dengan Lee Jieun bukanlah ide bagus.

 

“Kau temannya Sarah? kau sejak tadi didalam? Jika tahu begitu aku memencet bel saja tadi dari pada repot-repot menunggunya!” ujar Andrew panjang kali lebar.

 

“Aku bertanya, nuguseyo? Kalian berbincang akrab sekali, kau bukan selingkuhan Sarah eonni kan?” tanya Jieun mulai histeris.

 

Sarah memejamkan mata, berharap otaknya tidak berhenti berpikir dan bisa mendapatkan ide untuk keluar dari masalah ini. Tapi otaknya tiba-tiba buntu. Sedangkan Andrew hanya mengernyit bingung, ia masih belum mengerti situasi yang terjadi apalagi melihat Jieun yang tiba-tiba histeris.

 

“Oke nona, aku tidak tahu kau siapa, dan tiba-tiba kau muncul dan bertanya aku siapa? Justru aku lebih penasaran padamu karena sikap anehmu!” kata Andrew berusaha menerka-nerka.

 

“Oppa, sebaiknya kau pulang dulu. Dia…….”

 

Jieun melotot marah merasa Sarah mencoba menghindar dan langsung menyela. “Aku kekasihnya, aku kekasih Sarah eonni, kami sudah berpacaran sejak setahun lalu. Aku tidak tahu kau siapa tapi jika kau memiliki ketertarikan khusus pada Sarah, kuharap buang jauh perasaanmu karena kami saling mencintai!!!” pekik Jieun penuh ketegasan.

 

Sarah menarik Jieun hendak memaksanya keluar. Andrew menganga tak percaya dengan pengakuan Jieun barusan, ia memegang bagian belakang lehernya yang tiba-tiba kram.

 

Jieun masih tidak terpengaruh dan menahan dirinya dari Sarah yang susah payah menariknya, keduanya masih bergelut satu sama lain, Sarah yang menarik Jieun dan hendak mengusirnya sedangkan Jieun berusaha mempertahankan diri meski diseret. Hingga Andrew mengeluarkan kata pertama setelah 10 menit mematung.

 

“Sarah lepaskan dia!!” teriak Andrew penuh ancaman dalam nada suaranya. “Jadi siapa namamu nona? Bisa ulangi sekali lagi apa yang kau katakan tadi?”

 

Jieun menjawab dengan lantang. “Aku Lee Jieun, kekasih Sarah eonni!”

 

Andrew menutup matanya sambil meringis, ia kembali merasakan kram di lehernya dan memegang tengkuknya. “Sarah, bisa jelaskan pada oppa apa yang terjadi disini?”

 

“Oppa, ini tidak benar, kami hanya teman tapi Jieun mengarang cerita. Aku……” jawab Sarah berusaha membersihkan namanya.

 

“Mengarang cerita? Sekali lagi eonni mengelak dan tanpa rasa bersalah menyakitiku terus menerus. Apa sangat memalukan hanya mengakui kebenaran??” pekik Jieun mulai menangis.

 

Sarah mendengus tak dapat berpikir lagi. Ia berjongkok dengan mata gusar. Sedangkan Andrew memperhatikan keduanya.

 

“Aku merasa ikutan gila! Tapi jika benar kalian berpacaran bukankah kalian sesama yeoja? Apa otak kalian terbalik atau semacamnya hah?” Andrew mulai emosi dan tak dapat menyembunyikan ledakan dalam nada suaranya.

 

“Lalu kau siapa? Jangan bilang jika kau juga menyukai eonni?” tanya Jieun dengan kecemasan meningkat. Sarah menutup wajahnya dengan kedua tangan, masih dalam posisi berjongkok ia mendongak dan menatap tajam kearah Jieun, ia benar-benar marah dengan mata memerah.

 

“Lee Jieun geumanhae!! Kau sangat keterlaluan, ini kelewatan dan sangat kekanakan! Bukankah sudah kukatan bahwa kita tidak memiliki hubungan apapun sekarang?” desis Sarah dengan nada penuh antisipasi.

 

“Changkaman! Jadi kalian benar-benar sepasang? Ohhh……gila!!” teriak Andrew yang kini berdiri sambil meremas rambutnya gemas.

 

“Wae? Wae? Wae? Memang apa yang salah dari mencintai seseorang? Aku mencintaimu eonni, kau memutuskan hubungan kita secara sepihak karena Cho Kyuhyun dan sekarang kau berpura-pura tidak pernah ada yang terjadi diatara kita didepan namja ini? Sebenarnya berapa banyak selingkuhanmu hah?!!!!”

 

Kondisi makin memanas, Andrew yang marah dan kecewa pada adiknya, Sarah yang kesal setengah mati pada Jieun dan tidak berani menatap Andrew, sedangkan Jieun sangat terluka karena merasa dikhianati dan tak dianggap.

 

“Dia oppaku, Lee Jieun!! Kau menghancurkan semuanya, kau sangat kekanakan dan menganggap aku tidak bisa marah padamu sehingga kau seenaknya membatasi kehidupan sosialku. Hubungan kita memang tidak sepantasnya terjadi Lee Jieun kupikir kau mengerti dan kau telah membuatku hancur didepan oppaku, oppa kandungku, dia Andrew Choi!!” teriak Sarah frustasi.

 

Andrew mengusap wajahnya kasar. “Sarah kita terpisah 10 tahun dan kau malah membuatku sakit jantung karenasemua tingkah anehmu, bisakah aku bertemu eomma dan appa jika mereka tahu apa yang kau lakukan?! Sangat mengecewakan!! Dan Lee Jieun-ssi, namaku Andrew Choi!!” Andrew bergegas keluar sambil membanting pintu apartemen Sarah, ia sudah tidak sanggup mengikuti drama adiknya lebih jauh lagi.

 

Jieun menutup mulutnya tak percaya pada apa yang didengarnya barusan, tiba-tiba ia merasa menyesal dan sangat bersalah pada Sarah yang kini menatap nanar pintu apartemennya. Jieun mendekati Sarah dengan langkah pelan dan hendak menyentuh lengannya dengan gerakan hati-hati.

 

“Eonni, mianhae, joengmal mianhae, aku sangat menyesal, aku tidak tahu jika dia oppamu yang selama ini kau cari, jeongmal mianhae eonni!!!” isak Jieun. Sarah meliriknya tajam dan menepis tangan Jieun dengan penolakan tubuhnya yang sengaja menjauh.

 

“Jangan sentuh aku!! Kau menghancurkan semuanya, setelah kemarin kau membuat pengunjung cafe dan Kyuhyun shock lalu sekarang oppaku dan ia meninggalkanku barusan.” Desis Sarah dengan nada dingin, membuat Jieun makin tak kuasa menahan air matanya. Sarah menutup telinganya tak mau mendengar suara tangisan Jieun dan menjadi lemah.

 

“Keluar!!!! Kubilang keluar Lee Jieun!!!! Keluar!!!” Sarah bangkit dan mendorong Jieun keluar lalu mengunci pintunya dari dalam dengan slot. Jieun masih menagis meraung didepan pintu apartemen Sarah.

 

Sedangkan Sarah memilih masuk kedalam kamar mandi dan berdiri dibawah shower, ia menyalakan airnya hingga mengguyur tubuhnya dari kepala tanpa melepaskan pakaiannya. Sarah merasa kalut apalagi kata terakhir Andrew sebelum pergi terus terngiang di kepalanya. ‘Sangat mengecewakan!!’

 

Sarah berteriak berusaha menutupi kepalanya dari suara Andrew yang terus berdengung.

***

 

Bel apartemen tak berhenti berbunyii sejak 5 menit lalu, Sarah yang masih tertidur, setengah sadar samar-samar mendengarnya tapi ia mengacuhkannya. Bel terus berbunyi dan berisik, Sarah bangkit dari tidurnya dengan kesal ia menendang selimut. Ia melirik jam didinding menunjukkan pukul 8 malam.

 

“Ahhh aku baru tidur 1 jam dan siapapun yang memencet bel akan kutusuk telinganya dengan besi panas!!! Haiisshshhh!!!”

 

Sarah memungut tali rambut sedapatnya dan mengekor rambutnya asal, ia berjalan kearah pintu. Setelah pintu terbuka, sosok Kyuhyun yang tidak lebih rapi dari penampilan bangun tidur Sarah tampak lesu. Keduanya saling berpandangan, menilai keanehan masing-masing.

 

“Cho Kyuhyun?” ucap Sarah masih tak percaya jika Cho Kyuhyun berada di hadapannya, ia pikir Jieun masih merengek didepan pintunya ternyata manusia itu sudah pulang.

 

“Kenapa lama sekali? Aku seperti orang gila sejak tadi disini!” omel Kyuhyun dan langsung nyelonong masuk.

 

“Aku tidur……lagipula aku tidak menyuruhmu datang!” sahut Sarah ketus. Ia masuk kedalam kamar mencari ponselnya dan mendapati puluhan pesan dan panggilan tak terjawab dari Kyuhyun. sarah menggelengkan kepalanya sambil memejamkan mata.

 

 

“Ini ponsel siapa?” tanya Kyuhyun setelah Sarah keluar kamar, ia mengangkat ponsel berwarna pink ke udara. Dalam sekali lihat, Sarah sudah mengenali itu barang milik siapa. Kyuhyun mencoba membuka ponsel itu dan melihat wallpaper wajah Sarah dan Jieun tersenyum bahagia terpampang jelas disana. Kyuhyun melotot tak percaya dan Sarah sudah dihadapannya hendak merebut ponsel tersebut, namun kalah cepat dengan ketangkasan Kyuhyun.

 

“Ini ponsel Jieun kan? Mengaku saja! Dia tadi kemari dan ponselnya ketinggalan?” cerca Kyuhyun masih mengelak dari tangan Sarah yang mencoba merebut ponsel Jieun.

 

 

“Anieyo……itu bukan……. berikan padaku Kyu!!!!” pinta Sarah masih mencoba meraih ponsel Jieun yang diangkat tinggi-tinggi oleh Kyuhyun. Sarah kalah tinggi dan harus meloncat penuh intensitas untuk meraihnya.

 

“Woahhh!!! Bersemangat sekali, memangnya ada apa didalam ponsel ini? Kalian pasti merekam adegan mesum ya? Benar kan? Kau ketahuan Sarah!!”

 

Kyuhyun tiba-tiba sangat kesal karena Sarah begitu gigih untuk mendapatkan ponsel Jieun tanpa mengklarifikasi apapun. Ia menjatuhkan ponsel Jieun begitu saja di lantai. Sarah terkejut melihat ponsel Jieun terbagi beberapa bagian karena casing dan batery nya lepas.

 

“Yaaaaa!!!! Kenapa kau menjatuhkannya Cho Kyuhyun??!!!” pekik Sarah. ia memungut ponsel Jieun dan menyatukannya kembali lalu berlari kekamar menyembunyikannya dari Kyuhyun. saat Sarah kembali, Kyuhyun sudah tidak berada di tempatnya, ia menoleh dan mendapati Kyuhyun tengah mengganti password pintunya.

 

“Apa yang kau lakukan Kyuhyun? jangan sembarang mengganti password!!” Sarah berjalan mendekat saat Kyuhyun telah selesai menggantinya.

 

“Aku tidak akan mengatakan berapa passwordnya sampai mendengar sesuatu.” Kata Kyuhyun sambil menarik Sarah ke sofa.

 

“Mengatakan apa hah? Amugoto eobseo!! Jebal, jangan membuatku darah tinggi Kyuhyun!” sahut Sarah ketus.

 

“Kau yang membuatku darah tinggi lebih dulu! Kalian diam-diam bertemu kan dibelakangku, kau selingkuh!” Kyuhyun menuduhnya berselingkuh dengan Jieun?

 

“Dasar namja kekanakan! Kau pikir jika ponsel Jieun ditemukan dirumahku maka kami bertemu?” kilah Sarah masih tak mau mengatakan yang sebenarnya.

 

“Lalu apa? Aku tidak mau terus menebak!” protes Kyuhyun sambil mendekatkan duduknya hingga tak berjarak dengan Sarah.

 

Mereka masih terus berdebat ketika Sarah dan Kyuhyun mendengar suara pin yang dimasukkan namun pintu tak terbuka, setelahnya bel pintu Sarah berbunyi. Mereka berlari lebih dulu mencapai pintu untuk melihat siapa yang datang. Kyuhyun sampai lebih dulu dan langsung membukakan pintu. Sarah menahan nafas dan sangat gugup jika saja Andrew yang datang. Ternyata!!!

 

Kyuhyun melihat tamunya yang berdiri dengan mata sembab didepan pintu. “Lee Jieun-ssi??” Kyuhyun masih tak percaya.

 

Jieun menatap Kyuhyun seolah hendak menelannya hidup-hidup, ia melirik Sarah yang berada dibalik tubuh Kyuhyun. Sarah sengaja bersembunyi karena tidak mau terlihat.

 

“Kalian bersama? Woahhh…..kupikir aku datang untuk meluruskan masalah kita tapi apa? Tadi Andrew Choi dan sekarang……..” Jieun memperhatikan penampilan Kyuhyun dari atas sampai bawah, Kyuhyun hanya mengenakan kaos santai dan celana panjang dengan sandal rumah kepala Bunny. “Cho Kyuhyun.” lanjutnya.

 

Kyuhyun mendengar nama Andrew Choi disebutkan menjadi kesal ditambah tatapan meremehkan dari Jieun padanya. “Wae? Memangnya kenapa kalau aku kemari? Aku mendatangi rumah yeojachinguku, jadi apa masalahmu hah??” balas Kyuhyun tak kalah sengit.

 

Jieun makin marah dan melihat ponselnya dalam genggaman Kyuhyun. “Berikan ponselku!!! Jika Sarah eonni bukan milikku lagi setidaknya ponsel itu milikku.”

 

Kyuhyun melihat ponsel pink yang digenggamnya dan langsung memberikannya pada Jieun. “Itu milikmu? Aku sudah menduganya karena kau pasti seengaja meninggalkannya disini agar memiliki alasan untuk kembali kan? Untung saja passwordnya sudah ku ganti!!”

 

Jieun tiba-tiba berjongkok dan menarik sandal rumah kepala Bunny yang dipakai Kyuhyun dengan paksa. Kyuhyun heran dan jadi kehilangan keseimbangan namun Sarah menahannya dan berbisik. “itu milik Jieun, lepaskan Kyuhyun!!” Kyuhyun langsung melemparkannya hingga beberapa meter ke depan, Jieun berlari mengambilnya dan langsung pergi tanpa mau mengucapkan apapun dan tanpa menoleh lagi. Ia menangis sambil membawa ponsel dan sandal miliknya yang sengaja ia tinggal ditempat Sarah.

 

Kyuhyun menutup pintu dengan kasar, Sarah sudah lebih dulu berlari masuk ke kamar sebelum Kyuhyun bertanya macam-macam. Dengan langkah panjang, Kyuhyun mengejar Sarah hingga tempat tidur, sarah berpura-pura tidur dan memasukkan seluruh tubuhnya ke dalam selimut. Kyuhyun mencoba melepaskan selimut Sarah dengan susah payah.

 

“Yaakkk!!! Kau mau menghindar selamanya dariku Sarah? buka selimutnya dan kita perlu bicara!!” Kyuhyun masih belum menyerah membuka selimut Sarah dan akhirnya Sarah menyerah, ia membuka sendiri selimutnya dan duduk dihadapan Kyuhyun.

 

“Beberapa menit lalu aku menemukan ponsel Jieun dan kau mengelak jika kalian bertemu tapi barusan terbukti jika Jieun pasti bertengkar denganmu karena Andrew Choi, aku melihat bekas air matanya!! Sekarang mengaku!! Dari hipotesaku, bagian mana yang salah?” Kyuhyun bertanya dengan nada tegas seolah Sarah benar-benar sedang diinterogasi.

 

“Mmmmm-mmm.” Jawaban Sarah sangat ambigu. Kyuhyun mengernyit aneh lalu membentak tiba-tiba karena kesal.

 

 

“Maksudmu hmmmm itu bagian mana yang benar? Omo!! Semua yang kutebak benar? Jadi Andrew Choi dan Jieun kemari? Haiiiishhh!!!” Kyuhyun mengacak rambutnya.

 

Sarah menggigit bibirnya namun tak ada sedikitpun penyesalan dari wajahnya. Ia melihat Kyuhyun sangat kesal dan memilih tetap diam.

 

“Jika Jieun kemari aku mungkin marah tapi masih bisa kuterima tapi bagaimana dengan Andrew Choi? Apa  yang kalian lakukan? Sejauh mana? Kalian tidak melakukan ‘itu’ kan? Aaaaarghhhhh!!! Aku sampai mau gila hanya memikirkannya saja!!!”

 

Sarah memperhatikan Kyuhyun yang persis seperti orang gila yang bicara dan berdialog sendiri padahal ia gila karena imajinasinya sendiri. Sarah merasa dia tidak perlu memberitahu Kyuhyun jika Andrew adalah oppanya karena suatu hal. “Kau berpikir terlalu jauh Cho Kyuhyun! kami sama sekali tidak seperti yang kau pikirkan, saat kami masuk saja Jieun sudah didalam dan marah-marah. Lagipula aku dan Andrew Choi memiliki urusan yang tidak kau mengerti.” Jawab Sarah mengklarifikasi.

 

“Jadi jelaskan padaku agar aku mengerti Sarah!!!” sahut Kyuhyun dengan nada tinggi, ia mencengkeram pelan kedua pundak Sarah sambil menatap matanya tajam. Dan suara bel terdengar lagi, kali ini Sarah yang bergerak cepat dan langsung melesat ke pintu. Kyuhyun menyusul dan melihat saat Sarah menoleh padanya dengan mengulurkan telapak tangan. Kyuhyun tak mengerti maksudnya dan meletakkan tangannya diatas telapak tangan Sarah namun langsung ditepis oleh Sarah.

 

“Dompetmu Cho Kyuhyun palliwa! Kau tidak lihat pengantar pizza nya telalu lama menunggu?” ujar Sarah sambil tersenyuum canggung pada deliver pizza. Kyuhyun merasa bodoh dan merogoh dompetnya di saku celana lalu memberikan beberapa lembar pada Sarah. setelah menyelesaikan pembayarannya, Sarah membawa sekotak pizza yang dipesannya sejak 45 menit lalu ke ruang keluarga. Kyuhyun mengekorinya dan duduk disamping Sarah yang tengah menghidupkan tv.

 

“Kita belum selesai bicara Sarah! kau mencoba mengulur waktu?” tanya Kyuhyun dengan nada pelan dan terdengar membingungkan. Sarah menatapnya lalu tersenyum.

 

“Aku sudah menganggap pembicaraan kita selesai Kyuhyun, sekarang waktunya makan! Aku sangat lapar, sejak tadi kau hanya mengomel!!” jawab Sarah dengan wajah polos.

 

Ia mengangkat sepotong pizza ekstra cheese dengan lelehan keju mozarella yang makin membuat air liurnya nyaris tumpah. Sarah menggigitnya lalu menyodorkan bagian lainnya ke mulut Kyuhyun.

 

Kyuhyun menggigit ukuran besar dan menguyahnya cepat hingga kurang beberapa centi saja bibirnya menyentuh bibir Sarah. tak menyia-nyiakan moment berharga, Kyuhyun menelan pizza di mulutnya sekaligus dan menggigit bagian sisa lalu melumat bibir Sarah yang penuh campuran saus dan mayonaise. Sarah mendorong dada Kyuhyun lalu mengsap bibirnya dengan punggung tangan.

 

“Aku kan hanya menawarkanmu memakan sepotong pizza bersama tapi kenapa kau menciumku? Ahh memalukan!!” rutuk Sarah kesal, ia berlari ke dapur untuk mengambil air  putih.

 

“Kau yang mengundangku, aku hanya membantumu membersihkan sisa saus saja, memangnya bagian mana yang memalukan?” jawab Kyuhyun dengan wajah datar.

 

“Aishhh….tetap saja memalukan! Molla! Molla!” Sarah kesal karena Kyuhyun mencium bibirnya yang penuh saus, tetap saja ia malu bagaimana jika mulutnya bau dan sebagainya. Padahal Kyuhyun tak mempermasalahkan apapun.

 

“Aku kemari untuk menceritakan sesuatu, tentang Andrew Choi. Tapi perasaanku mengatakan bahwa kau berada dipihaknya,” kata Kyuhyun tiba-tiba, Sarah langsung menghentikan kegiatan minumnya. Ia meletakkan gelasnya diatas meja dan menatap Kyuhyun serius.

 

“Apa yang terjadi Kyu? Kau bisa menceritakan apapun padaku. Aku jamin aku akan berada di pihakmu!” ucap Sarah dengan semangat berapi-api.

 

Kyuhyun mencebik. “Memihakku dari mana? Kau bahkan tak menjelaskan entah apapun hubungan kalian tapi jika aku tahu kau kelewat batas dengannya aku akan membunuhnya Sarah!”

 

“Aku sudah mengatakan yang sebenarnya Kyuhyun, aku dan Andrew tidak memiliki hubungan lebih, kami hanya saling kenal. Itu saja! Ceritakan apa yang terjadi Kyu!” desak Sarah yang sudah sangat penasaran, entah bagaimana ia selalu bertanya-tanya apa yang oppanya rencanakan karena Sarah merasa seakan tak dapat menjangkaunya.

 

“Oke…aku akan berpura-pura bodoh, aku sangat marah karena hari ini Andrew Choi diangkat sebagai CEO perusahaan, padahal eomma sudah berjanji jika pengganti appa kelak adalah aku, eomma menjanjikan posisi itu untukku dan sekarang Andrew merebutnya. Aku akan bekerja sebagai bawahannya entah sampai kapan!”

 

Sarah linglung tiba-tiba mendengarnya, ia tidak menyangka jika oppanya merencanakan hal ini. Sarah mengasumsikan bahwa oppanya sengaja menikahi eomma Kyuhyun untuk merebut perusahaan ini seperti yang sering ia lihat dalam drama.

 

“Omo!!! Seolma…..Andrew sengaja menikahi eomonim untuk hal ini? Tapi bagaimana bisa?” Sarah menggit bibirnya sambil terus memikirkan kemungkinan-kemungkinan lain. Oppanya datang dengan wajah berseri ketempatnya tadi dan mungkin akan menceritakan perihal ini namun karena Jieun, semua berantakan.

 

“Molla!! Aku suudah berusaha keras untuk bisa menjadi pantas menggantikan appa memimpin perusahaan tapi semua sia-sia karena Andrew! Setelah ia merebut posisiku dan bisa menjadi orang yang eomma percaya maka ia bisa melakukan apapun termasuk merebutmu Sarah! kumohon katakan yang sebenarnya tentang kalian! Mantan pacar?”

 

Sarah menggeleng pelan. “Aniyo Kyu, dia hanya seseorang yang kukenal dan kami tidak akan mungkin seperti yang kau pikirkan, tenang saja! Aku memihakmu Kyuhyun!”

 

“Ahhh…..kau membuatku frustasi Sarah, beberapa menit lalu kau ketahuan berbohong tentang Jieun jadi bagaimana aku bisa percaya padamu tentang Andrew? Bagiku dia seperti ular, dia sangat licik, aku bisa merasakan dia mengincarmu!”

 

Sarah tertawa keras setelah mendengar dugaan Kyuhyun dan bagaimana ia tertangkap basah setelah berbohong. “Aku akan memastikan jika Andrew tidak akan mendapatkanku Kyuhyun. sudahlah kita makan saja!!” Sarah mencomot lagi sepotong pizza lalu menggigitnya dengan penuh kenikmatan. Kyuhyun memperhatikannya dan memilih menangkap tangan Sarah yang tengah memegang pizza lalu menyuapkannya ke mulutnya sendiri. Sarah yang masih terkejut hanya tersenyum aneh padanya. Kyuhyun bisa menghabiskan pizza di tangan Sarah dengan 2 kali gigitan besar. Ia menelannya sekaligus dan menhisap ujung jari Sarah yang belepotan saus. Sarah menahannya karena tidak terbiasa dengan perlakuan Kyuhyun.

 

“Kyuhyun, kau apa-apaan? Ini memalukan!!” sergah Sarah sambil terus menahan tangannya yang dihisap oleh Kyuhyun.

 

“Bagian mana yang memalukan? Apa bagian ini?” Kyuhyun menghisap ujung ibu jari Sarah. “Atau bagian ini?” tanpa Sarah bisa membaca pergerakan Kyuhyun sudah beralih melumat bibirnya dengan intensitas penuh.

 

Kyuhyun masih memegang tangan kanan Sarah dan belum melepasnya sejak tadi,  ia menariknya dan membuat Sarah makin mendekat. Kyuhyun menuntun tangan Sarah agar mengalung di lehernya, ia memeluk pinggang Sarah dan menciumnya makin dalam. Saat hendak menyentuh dada Sarah, tiba-tiba Sarah menahan tangan Kyuhyun.

 

“Jika kau datang untuk melakukan itu, maka aku menolak!” kata Sarah penuh penegasan. Kyuhyun melotot tajam mendengarnya dan hendak protes namun Sarah lebih dulu menjauhkan duduknya sambil melipat kedua tangannya didepan dada.

 

“Aku tidak menyukai hubungan yang tidak sehat, kita baru saling kenal dan tidak tahu apa yang akan terjadi bisa saja kau tiba-tiba mencampakkanku saat aku hamil dan sebagainya. Aku tidak akan mengijinkanmu menyentuhku selain di bibir. Titik!!”

 

“Lalu bagaimana dengan nasibku Sarah? kau kejam sekali padaku! Lagipula jika kau hamil aku pasti sangat bahagia dan akan menikahimu, aku tidak mungkin meninggalkanmu Sarah, kau kan tahu bagaimana perasaanku yang sebenarnya.” Sanggah Kyuhyun mencoba membela diri.

 

“Aku kan sudah mengatakannya Kyuhyun, manusia bisa berubah dan kau juga suatu saat bisa berubah dan mungkin tergoda yeoja lain. Karena perasaanku saat ini belum terlalu dalam maka aku mencoba mencegah kemungkinan terburuk.”

 

“Ya Tuhan!!! Sarah, bisakah kita menjalin hubungan yang normal tanpa ada pemikiran untuk berpisah? Baiklah jika kau mengkhawatirkan hal itu, bagaimana jika kita menikah?”

 

Sarah terpaku mendengar kata menikah yang keluar dari bibir Kyuhyun, ia sebenarnya tidak mengharapkan lamaran atau sebuah komitment yang seserius pernikahan namun ia hanya mencoba untuk tidak jatuh kedalam Kyuhyun. ia takut jika suatu saat harus terpisah dari Kyuhyun ketika ia sudah terlanjur mencintai namja ini,  bagaimana pun ia akan memilih oppanya dibanding Kyuhyun dan sampai saat ini ia tidak tahu apapun tentang rencana oppanya.

 

“Bagaimana? Kau mau menikah denganku Sarah? aku berjanji tidak akan melukaimu!” ualang Kyuhyun lagi, ini bukan lamaran resmi yang romantis, tanpa bunga dan cincin namun dada Sarah bergemuruh dan menjadi sangat gugup tanpa alasan.

 

Ia tertawa lepas untuk mengusir kegugupannya dan menepis tangan Kyuhyun yang meggenggamnya erat. “Mwoya? Apa ini April MOP? Aku tidak sedang ingin bercanda Kyuhyun! cepat habiskan pizzanya dan pulanglah, sepertinya kau kelelahan karena marah-marah sejak pagi…hahahah”

 

Kyuhyun gemas karena Sarah berusaha mengalihkan topik pembicaraan, ia langsung menerjang Sarah hingga membuatnya terbaring di sofa dan beruntung tangan Kyuhyun menahan kepalanya saat menyentuh pinggir sofa. Kyuhyun menindihnya dan menatapnya lekat.

 

“Aku tidak mengerti di bagian mana dari ucapanku yang kau anggap sebuah candaan. Aku sudah mengatakannya berulangkali Sarah, saranghae! Tapi kau tidak pernah membalasnya, saat aku mengajakmu melakukannya kau menolak dengan alasan yang terlalu dibuat-buat lalu saat aku serius memintamu menikah kau malah menganggap itu lelucon! Sebenarnya apa maumu? Jika kau belum bisa mencintaiku sepenuhnya, aku terima tapi kumohon jangan tolak aku lagi, aku lelah dengan penolakan Sarah.”  begitu Kyuhyun menyelesaikan pidato panjang lebar tentang unek-uneknya, ia menekan bibirnya di bibir Sarah dan menciumnya tanpa pola. Perasaannya campur aduk dan yang ia pikirkan hanya bagaimana bisa mendapatkan Sarah seutuhnya. Ia juga ingin Sarah bisa mencintainya dengan seluruh nyawanya.

 

Sarah tak berani mengeluarkan sepatah kata pun, ia menerima ciuman Kyuhyun dan membalasnya. Ia sadar jika ini membingungkan karena ia sendiri tidak mengerti apa yang ia harapkan.

 

“Masih menganggap aku bercanda?” bisik Kyuhyun disela ciumannya. Ia beralih mencumbu leher Sarah dan sesekali menggigiti daun telinganya.

 

Sarah melupakan komitmentnya untuk tidak lemah pada Kyuhyun dan tidak akan melakukan hal itu lagi,  namun seolah semua pemikirannya mengabur seiring cumbuan Kyuhyun yang makin membuat tubuhnya panas. Sarah berhenti berpikir dan akhirnya sadar mengapa ia tidak mau Kyuhyun menyentuhnya lebih. Karena ia takut kebahagiaan yang Kyuhyun ciptakan dapat membuatnya jatuh kedalam Cho Kyuhyun.

***

 

Paginya mengerjab pelan, ia merasakan deja vu pada pagi hari sebelum-sebelumnya, dimana Kyuhyun yang shrtless tertidur lelap disampingnya sambil memeluknya poseseif. Sarah melihat wajah Kyuhyun dan mengulum senyum. Ia menyentuh bibirnya, kembali merasakan ciuman Kyuhyun yang membuatnya gila semalam, memorinya kembali pada sentuhan Kyuhyun di seluruh tubuhnya semalam. Setelah Kyuhyun berhasil menciumnya dan mencumbunya. Tak sampai 10 menit semua pertahanan yang Sarah bangun, runtuh seketika dan keduanya terlarut dalam sensasi gairah.

 

Sarah menyentuh lengan Kyuhyun dengan ujung ibu jarinya, menyusuri sepanjang ototnya yang menonjol. Ia tersenyum ketika mengingat kata-kata Kyuhyun yang seperti mantera. “Ijinkan aku membuatmu bahagia, Sarah!”

 

Sarah menggeleng cepat, mengusir semua pemikirannya yang mulai tak karuan.  Ia terkejut saat melihat mata Kyuhyun terbuka sepenuhnya. Kyuhyun merengkuhnya makin erat. “Kau memikirkan tentang semalam kan? Wajahmu memerah, kau cantik! Apa kita ulangi lagi pagi ini? Aku selalu siap untukmu sayang…” bisik Kyuhyun seduktif.

 

Sarah tersipu mendengarnya namun alarmnya berbunyi, membuatnya kembali ke kenyataan. Sarah melirik jam di dinding dan langsung terduduk.

 

“Aku bisa telat!!!!” teriak Sarah sambil melilitkan selimut di tubuhnya dan berlari ke kamar mandi tanpa mempedulikan Kyuhyun yang tubuhnya terekspos dan tengan menutupi bagian tertentu dengan bantal.

***

 

Kyuhyun sampai di kantor dengan wajah cerah berseri, ia berjalan ringan menuju ruangannya seolah melupakan jika hari ini Andrew resmi menjadi atasannya. Ia berpapasan dengan Andrew dan sekertarisnya saat keluar dari lift. Kemarahannya tidak separah kemarin karena Sarah sudah menyembuhkan semua stressnya semalam.

 

“Yo….Choi sajangnim, good morning! Congratulation!! Aigoo….kantung matamu kelihatan sekali, apa kau kurang tidur semalam? Lihat aku sangat fresh karena semalam tidur yang cukup ditemani yeoja cantik inisial S.” Sapa Kyuhyun pada Andrew dengan sengaja menyindirnya dan ingin melihat reaksi Andrew jika ia menyinggung soal Sarah.

 

Meski hanya inisial S, Andrew langsung mengerti jika yang ia maksud adalah adiknya. Ia sangat geram melihat senyum Kyuhyun yang berseri, bahkan tanpa diberitahupun semua orang mengerti apa yang Kyuhyun maksudkan.

 

“Kau tidur dengan Sarah?” Andrew tak menyangka jika mulutnya akan melontarkan pertanyaan frontal seperti ini. Kyuhyun mengangkat satu alisnya menganggap Andrew sangat tertarik jika ia menyinggung masalah Sarah.

 

“Danghyunhaji! Kami sepasang kekasih yang cukup dewasa, jadi apa lagi? Aku juga melamarnya semalam, mungkin sebentar lagi kau akan mendapat menantu dari anak tirimu yang tampan ini.” Kyuhyun melangkah maju dan mensejajarkan dirinya disamping Andrew seraya berbisik. “Jauhi Sarah jika kau masih sayang nyawamu!”

 

Kyuhyun melanjutkan langkahnya dengan langkah ringan dan  merasa sangat puas melihat  wajah Andrew yang entah bagaimana ia mendeskripsikannya. Kyuhyun tersenyum setidaknya misinya dalam mendapatkan hati Sarah sudah hampir berhasil.

 

-TBC-

41 thoughts on “Unconditional Love Part 9

  1. Astaga bahkan siwon juga tau ttg hbungan jieun dan sarah… OMG!!!!
    Lucu banget sama kata2 kyuhyun yg ini “Yo….Choi sajangnim, good morning! Congratulation!! Aigoo….kantung matamu kelihatan sekali, apa kau kurang tidur semalam? Lihat aku sangat fresh karena semalam tidur yang cukup ditemani yeoja cantik inisial S.” Sapa Kyuhyun hahahahahah,,,,,,,,
    Kata kata ini juga “setelah Jack Sparrow yang tidak pernah bisa mati!” lucu thor… hahahahah

    Suka

  2. Klo siwon udah nikah sama eommanya kyu, artinya kyu gak bisa nikah sama sarah dong.. Sarah kan adiknya siwon, berarti sarah adik iparnya eommanya kyu.. Masa kyu mau nikahin adik iparnya eommanya kyu?
    Aduuhh.. apaansih aku? Jadi pusing.. #abaikan😯

    Gimana ya klo kyu tau sarah itu adiknya siwon? Dan kenapa sarah gak ngasih tau yang sebenernya? Ditunggu lanjutannya.. Fighthing😊

    Suka

  3. Ini ff yg aq tungguh juga nich thor..makasih udh d lanjutin lagi👏👍😉

    Aq lucu pas jieun balik lagi ke apartemen nya sarah😁😁😁😁😁
    Kyu klo cemburu lucu😁😁😁😁😁
    Apa lagi klo bersangkutan dgn jieun😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁

    Gimana yach reaksi kyu klo dy taw andrew choi itu oppa nya sarah?
    Apa kyu bakalan marah??atau sebaliknya??

    Wahhh penasaran banget sama lanjutannya thor.

    Suka

  4. udah lama bgd rasanya nunggu ff ini lanjut,,, dan yeyyy akhir nya nongol juga,,, 😀 masih pnsran sama pembunuh ortu sarah n andrew dan alsan andrew deketin keluarga cho? aku rada curiga sama cho younghwan appa kyuhyun, apa dia terlibat? please next jngan terlalu lama,,, 🙂 fighting!!!

    Suka

  5. Ak kok mlah ngakak ya pas part sarah jieun siwon kyuhyun pd berantem, wkkkkk jieun juga lucu sih,siwon tu punya misi apasih?? Lupa ama part sblum nya, kira2 klo kyuhyun tw sarah itu adeknya siwon bkalan perang dunia gk ya.. next thor jan lama2

    Suka

  6. wah Sarah g bisa menolak pesona Kyu hingga kembali melewati malam dengan panas. gimana reaksi Kyu kalau tau Andrew itu kakaknya Sarah g kebayang emosinya Kyu. dia kan g suka sama Andrew. emang apa rencana Andrew kesannya g suka gitu sama Kyu.😉😉👍👍✌✌✌

    Suka

  7. waduh..adegan ence nya gx di perlihatkan. sepertinya aku lupa dech dgn cerita ff ini sebelumnya.. tpi intinya bagus alurnya feelnya dapet sedikit. fighting authour..

    Suka

  8. Gak bisa bayangin apa jadinya klo kyuhyun tau choi itu oppanya sarah…..
    Gak jadi nikahi sarah ato tetep meniikahi sarah untuk balas dendam??
    Wah,,,,makin penasaran ni…..

    Suka

  9. ada dua kemungkinan kalau kyu tau siapa choi. satu, dia senang karna sarah gak mungkin direbut. dan kedua. dia marah karna tau sarah adiknya siwon. gak tau aku gimana jadinya nanti.

    tapi kyu lucu.

    semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaattttttttttt

    Suka

  10. Ahirnya yg di tunggu” keluar juga,
    Aku penasaran rencana Siwon oppa .
    Ada apa sebenarnya nya,
    Hati” serah jangan jatuh cinta dulu ,tp kaya y dah terlambat.
    Mana ada yg yg tahan rayuan setan evil Cho,
    Ok di tunggu part selanjutnya nya semoga ngga lama” yah..

    Suka

  11. Akhirnya muncul juga nih ff
    Akhirnya sarah bisa tegas juga ke jieun
    Kl kyuhyun tau sarah adiknya andrew, gmn ya, pasti dia marah bgt sama sarah
    Hanya sarah yg bisa menikah cho kyuhyum berulang kali

    Suka

  12. lm ni ff g update,,,
    mash bingung aja sm motif a Andrew Choi nikh sm omma kyu,, knp hrs merebut hak Kyuhyun segala,,,
    dan aq suka sm Sarah Krn dia benr2 mau lepas Dr jieun,, hohoho
    smoga Sarah ma kyu makin tak terpisahkan, dg begitu klo Andrew mau nyakin kluarga a kyu, biar dia berfikir 2x Krn otomatis Sarah jg bakln tersakiti hehehe
    next moga g lama2

    Suka

  13. Ahhh kasian ini sarah dia bingung pasti makin lama masalhnya makin manja apalagi hubungannyasma kyuhyun udh gtuh entar kalau dia udh jatuh cinta sama kyuhyun hamil juga terus kyuhyun tau yg sebenernya gimna coba aduuhhh
    Kyuhyunya juga cinta sma sarah .. uuh emng gara2 bals dendam sih yg di korbanin banyak…
    Lanjut..
    Semangt

    Suka

  14. Semua pertahanan sarah kalah sama peaona kyuhyun. Emang kyuhyun daebak sang penakluk!!
    Jieun?? Ke laut saja non…
    Andrew??? Apa yg kau rencanakan?
    Terima kasih untuk part 9 ditunggu part 10 nya

    Suka

  15. Wah ngbingungin sama sikap orang² d sekeliling Sarah …

    Gak aja Sarah jadi gila d buatnya 😀

    Dari Jieun, Andrew, belum lagi c’Gembul :3

    Makin seru aja dahh

    Suka

  16. hmm rumit sih ya. jujur gw masih blm inget cerita ini sepenuhnya 😂

    eh tp salah jg cara sarah kek gini.harusnya dia blg swjujurnya hub nya sama siwon.

    kasian kyu, berasa jadi org bodoh yg gatau apa2

    Suka

  17. Waahh akhirnya cerita ini dilanjut jg… 🙂
    Kira” gmna yaa reaksi kyuhyun kalau tau andrew itu kakaknya sarah…??hihi..
    Gk sabar pengen baca part selanjutnya…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s