Loving You Part 1


image

Loving You (Chapter 1)

Author : JungHaera

Tittle : Loving You

Category : NC21, Yadong, Romance, Sad, Chapter

Cast :
Cho Kyuhyun
Jung Haera

Other Cast :
Choi Minho
Lee Donghae

Note : haiiiii…. Aku dateng bawa ff chapter, setelah sebelumnya bawa ff oneshoot yang jauh dari kata bagus, maaf kalo ff sebelumnya tanda bacanya amburadul. Pertama-tama aku mau ngucapin terima kasih banyak buat admin FNCFF yang sudah berkenan post ff aku. Terus sama para readers yang sudah berkenan Coment di ff aku sebelumnya. Coment kalian bener-bener membangun chingu. Maaf kalo ff aku yang sebelumnya masih kurang bagus, semoga aja yang chapter ini jauh lebih baik. Thanks^^

Warning!!! Typo bertebaran
.
.
.
.
.
.
Happy Reading
.
.
.
.
.
.

                           _o0o_

Suara dentingan lonceng menggema dengan keras diseluruh penjuru gereja, pertanda sebuah acara sakral sebentar lagi akan dilangsungkan. Lagu mars pernikahan telah berkumandang, mengiringi seorang wanita cantik dan anggun yang baru saja menampakkan dirinya dibalik pintu besar gereja. Dengan gugup gadis bernama Jung Haera itu melangkahkan kakinya untuk sampai dimana sang calon suami sudah menantinya, yaitu didepan altar.

Haera semakin mengeratkan pegangan tanganya dilengan sang calon ayah mertua. Haera meneteskan air matanya. Seharusnya, ayahnyalah yang mendampinginya saat ini. Haera kembali meneteskan airmatanya dan memegang lengan tuan Cho dengan bergetar.Sungguh, Haera ingin kehadiran ayahnya disini, untuk menyaksikan kebahagiaannya yang sebentar lagi akan hidup bahagia bersama pria yang dicintainya.

Ayahnya meninggal saat usianya menginjak 18 tahun, dan selama itulah dia hidup hanya dengan ibunya. Tidak, dia tidak pernah hidup dengan ibunya. Ibunya saja tidak pernah mempedulikannya. Apakah itu yang dikatakan hidup bersama?

Haera mengelilingi seluruh isi gereja dengan mata biru muadanya yang tertutup kain veil. Matanya terpaku pada satu objek disamping kanan barisan para tamu undangan. Disana, ibunya sedang memperhatikannya dengan wajah datarnya. Haera tidak kaget dengan ekspresi yang ibunya berikan. Bukankah ibunya memang tidak pernah menginginkannya ada didunia ini.

Ya. Haera adalah seorang anak yang hadir dari kesalahan kedua orang tuanya. Secara garis besar dia adalah anak yang tidak dinginkan. Hanya ayahnyalah yang tulus menyayanginya, tidak dengan ibu kandungnya. Ibunya lebih menyayangi pekerjaannya yang menjadi seorang aktris. Maka tidak heran jika ibunya terlihat jauh lebih muda dari usianya sekarang.

Haera tersenyum cerah saat sudah berada di depan pria yang sebentar lagi akan menjadi suaminya. Kyuhyun membalas senyuman Haera dengan lebih cerah. Sungguh. Dia sangat bahagia saat ini, karena sebentar lagi gadis cantik yang ada didepannya ini akan segera menjadi istri sahnya. Laki-laki yang akan mempersunting Jung Haera adalah Cho Kyuhyun, seorang pengusaha sukses yang sangat tampan dan sudah banyak dikenal masyarakat luar karena kesuksesannya.

Semua orang pasti banyak yang mengira Haeralah yang beruntung karena bisa mendapatkan Cho Kyuhyun. Tapi tidak dengan Kyuhyun, dia yang merasa sangat beruntung karena bisa memiliki gadis luar biasa seperti Haera. Gadis cantik yang sangat mencintai dan menyayanginya. Tapi perlu kalian ketahui, cinta Kyuhyunlah yang jauh lebih  besar untuk gadis itu.

“Jagalah Haera dengan baik nak, aboeji mempercayakannya padamu.”

Tuan Cho menyerahkan tangan Haera pada Kyuhyun. Kyuhyun menerimanya dengan lembut dan tersenyum pada ayahnya. “Ne aboeji. Aku akan menjaganya.”

Haera tersenyum begitu mendengar perkataan Kyuhyun. Membalas gengaman tangan Kyuhyun dengam lebih erat. Kyuhyun dan Haera berbalik menghadap sang pastor yang sudah siap untuk mempersatukan cinta mereka.

Para tamu undangan berdiri dari duduk mereka begitu sang pastor akan memulai acara pemberkatan pernikahan Kyuhyun dan Haera. Haera mengenggam tangan Kyuhyun erat saat sang pastor mulai membacakan janji suci yang akan mereka ucapkan. Ya Tuhan, dia sangat gugup saat ini.

“Tuan Cho Kyuhyun. Bersediakah anda menerima nona Jung Haera sebagai istri sah anda, menemani saat suka maupun duka, sakit ataupun sehat, dan susah maupun senang.”

Kyuhyun memgengam tangan Haera. Lalu menolehkan wajahnya untuk menatap Haera. “Ya. Saya bersedia.” tanpa ragu Kyuhyun menjawab sang pastor.

“Nona Jung Haera. Bersediakah anda menerima tuan Cho Kyuhyun sebagai suami sah anda, menemani saat suka maupun duka, sakit maupun sehat, dan susah maupun senang.”

Haera mengerakkan matanya gelisah. Kyuhyun dengan was-was menanti jawaban Haera. Kenapa Haera hanya diam saja? Dengan lembut Kyuhyun menelusupkan jari-jari lentik Haera di jarinya. Haera melihat kebawah tangannya yang digengam oleh Kyuhyun, membuatnya tersenyum kemudian melihat wajah khawatir Kyuhyun, menghela nafas pelan kemudian menjawab dengan mantap apa yang dikatakan sang pastor.

“Ya. Saya bersedia.”

Suara riuh tepuk tangan menggema diseluruh sudut gereja. Kyuhyun tersenyum manis pada Haera dan semakin erat menggengam tangan mungil milik Haera. “Atas nama Tuhan yang maha Agung. Kalian telah mengucapkan janji suci sehidup semati, maka dinyatakan bahwa kalian telah resmi menjadi sepasang suami istri. Maka dari itu, tuan Cho Kyuhyun anda berhak mencium istri anda.”

Kyuhyun tersenyum kemudian menangkup pipi merah merona istrinya. Didekatkan wajahnya ke wajah sang istri, kemudian mencium bibir ranum Haera dengan perlahan, seolah bibir Haera adalah benda yang sangat rapuh dan mudah rusak.

Suara riuh tepuk tangan menggema diseluruh gereja. Para tamu undangan ikut tersenyum melihat kemesraan pengantin baru itu. Jung In Jung, ibu Jung Haera menatap tanpa minat putrinya yang sedang berciuman mesra dengan sang suami. In Jung berbalik untuk meninggalkan gereja, melangkahkan kakinya untuk keluar dari gereja yang rasanya sangat menyesakkan dadanya. Dia sangat tidak suka jika Haera hidup bahagia.

Dia tidak peduli jika nanti sang besan mencarinya. Melihat senyum cerah Haera membuatnya sangat muak, karena dia juga akan mengingat laki-laki brengsek yang dulu menodainya, yaitu ayah Haera. Suaminya. Tidak, dia bahkan tidak sudi menganggap Jung Seo Han ayah Haera sebagai suaminya.

Kyuhyun melepaskan bibirnya dibibir Haera, tersenyum pada Haera saat Haera menatapnya malu-malu. Ya Tuhan, istrinya ini sangat menggemaskan. “Aku bahagia sayang, akhirnya kau menjadi milikku seutuhnya.”

Haera bergidik saat merasakan nafas hangat Kyuhyun ditelinganya, apalagi dengan apa yang dia dengar dari mulut Kyuhyun, membuatnya tersipu malu dan menatap mata cokelat Kyuhyun. “Aku juga sangat bahagia oppa.”

Kyuhyun tersenyum bahagia dan meraih tangan Haera, memasukkan sebuah cincin cantik bermatakan berlian di jari manis Haera. Ya Tuhan, cincin itu terlihar sangat cantik saat disematkan dijari lentik Haera,

####

Suasana meriah mewarni aula hotel mewah berbintang, di sanalah acara resepsi pernikahan Kyuhyun dan Haera dilaksanakan. Banyak tamu undangan yang datang untuk mengucapkan selamat kepada mereka.

“Selamat atas pernikahan kalian aku turut bahagia.” Lee Donghae menberikan ucapan selamat kepada Kyuhyun dan Haera. Dia merasa sedikit tidak rela jika menyerahkan Haera untuk Kyuhyun, tapi mau bagaimana lagi Haera telah memilih Kyuhyun dan tidak memilihnya. Dia akan ikut bahagia jika Haera bahagia.

“Jauhkan tanganmu dari istriku hyung! Aku masih belum mempercayaimu jika kau sudah benar-benar melupakan istriku.” dengan kasar Kyuhyun melepaskan tangan Donghae yang menjabat tangan istinya. Memeluk pinggang Haera dengan posesif, membuat Donghae berdecak kesal.

“Cih. Aku melepaskan Haera karena aku ingin melihatnya bahagia bersammu, tapi jika kau menyakitinya, aku akan merebut Haera kembali darimu. Jadi kau tenang saja, jika kau tidak menyakitinya aku juga tidak akan merebutnya.”

Kyuhyun menatap Donghae dengan tajam, seolah mengatakan “kau akan mati jika melakukannya.” dengan santai Donghae membalas tatapan Kyuhyun dengan mengangkat bahunya tidak peduli.

“Oppa. Sudahlah, Donghae oppa hanya bercanda. Iya,kan oppa?” Haera mengalihkan pandangannya untuk menatap Donghae, yang dibalas dengan anggukkan kepala oleh Donghae.

“Haera!!!”

Haera menoleh kebelakang saat mendengar ada yang memanggilnya. Kyuhyun dan Donghae melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan Haera. Choi Minho berlari kecil menghampiri Haera, memeluk Haera erat seperti tidak pernah bertemu selama bertahun-tahun. Haera melebarkan matanya tekejut, setelah mbeberapa saat Haera membalas pelukan Minho.

Kyuhyun melebarkan matanya tidak suka melihat kedekatan istrinya dengan seorang pria asing yang baru sekali dilihatnya. Beraninya laki-laki itu memeluk istri orang sembarangan.

“Ekhm!!!” Kyuhyun sengaja berdehem keras agar Haera tidak melupakan jika ada suaminya disini. Kyuhyun merasa seperti tidak dianggap disini. Menyebalkan.

“Oh. Oppa kenalkan dia sahabatku saat kuliah dulu, dan Minho-ya dia adalah suamiku.” Haera mengapit lengan Kyuhyun manja. Minho mengalihkan pandangannya menatap Kyuhyun.

“Choi Minho imnida, senang berkenalan denganmu hyung.” Minho mengulurkan tangannya kearah Kyuhyun untuk mengakrapkan diri, yang hanya dibalas dengan senyuman tipis Kyuhyun. Bukankah Kyuhyun sudah bilang jika dia tidak menyukai pria didepannya ini.

“Maaf, sepertinya istriku sudah lelah. Kami permisi dulu.” Kyuhyun menarik lengan Haera untuk pergi meninggalkan Donghae dan Minho. Minho melongo melihat kepergian Haera, dia kemari untuk gadis itu dan sekarang dia ditingalkan. Ck.

Minho melihat kearah Donghae yang sedang menyeruput wine yang ada ditangannya. “Hyung senang bertemu denga…” belum sempat Minho menyelesaikan ucapannya dengan santai  Donghae sudah meninggalkannya seorang diri. Minho menghentakkan kakinya kesal. Sial! Percuma saja dia datang kemari jika tidak ada yang mengajaknya bicara, tidak ada seorangpun yang dikenalnya disini.

Minho benar-benar merasa seperti pria kesepian yang datang ke acara pesta besar seperti ini tanpa didampingi seorang wanita. Ck. Hidupmu benar-benar mengerikan Choi Minho.

Dengan kesal Minho membalikkan badanya ingin meninggalkan area pesta. Matanya terpaku pada seorang gadis cantik yang sedang sibuk memakan kue dipiring yang dipegangnya.

“Apa dia seorang bidadari?” dengan semangat Minho melangkah untuk mendekati gadis cantik tersebut. Minho terpaku pada kecantikan gadis yang berpakaian dress merah selututnya, benar-benar seperti bidadari yang turun dari langit. Bertingkah layaknya sang casanova, Minho duduk disamping gadis yang menurutnya sangat cantik itu.

“Hay! Kau sendirian nona?”  Minho bertanya basa-basi, yang hanya ditatap aneh oleh gadis itu.

“Kau bicara denganku, tuan?” Minho memutar bola matanya jengah, tentu saja dia bicara dengannya, melihat disini tidak ada siapapun selain dia. Astaga.

“Tentu saja denganmu nona. Apa disini ada orang lain?”

Suara deringan ponsel mengalihkan perhatian mereka, yang teryata suara itu dari ponsel sang gadis cantik. Minho terus mengamati gerak-gerik gadis disampingnya sambil tersenyum manis. Cantik, benar-benar cantik. Minho melebarkan mata bulatnya saat sang gadis yang dikaguminya tiba-tiba berdiri dari duduknya dan meninggalkannya begitu saja. Sial.

__o0o__

Kyuhyun membuka pintu samping mobil yang dibawanya. Keluarlah sang istri yang mengenakan gaun malam cantikanya, Kyuhyun berdecak kagum melihat Haera yang sangat cantik bagaikan bidadari.

Kyuhyun mengulurkan tangannya yang disambut dengan senang hati oleh Haera, mengengam tangan mungil Haera, kemudian menuntun Haera untuk memasuki rumah mewah yang telah disiapkan oleh orang tua Kyuhyun untuk keluarga kecil mereka nanti.

Haera melongo melihat keindahan rumah besar yang ada dihadapannya. Ya Tuhan, apa ini tidak berlebihan. Rumah ini benar-benar sangat mewah.

“Oppa, apa semua ini tidak berlebihan?”

“Tentu saja tidak. Wae? Kau tidak menyukainya?”

“Tidak, bukan seperti itu oppa. Hanya saja bukankah ini terlalu mewah jika hanya untuk kita berdua.”

“Sayang kita sudah menikah, cepat atau lambat malaikat kecil akan hadir diantara kita. Kelak rumah ini juga akan terasa ramai karena anak-anak kita, Jadi tidak ada masalah bukan?”

Haera menganggukkan kepalanya. Kyuhyun benar juga mereka sudah menikah dan kelak akan ada anak-anak mereka yang akan meramaikan rumah mereka nanti. Kyuhyun tersenyum melihat anggukan polos Haera, digengamnya tangan Haera dan masuk kedalam rumah baru mereka.

__o0o__

Haera berdiri didepan kamar mandi kamarnya dengan kesal, terus menggerutu tidak jelas karena resleting gaunnya sangat sulit dilepaskan, tangannya sampai pegal karena sejak tadi resleting punggungnya sangat sulit diraih. Kyuhyun tersenyum geli melihat istrinya kesusahan membuka gaunnya, dengan perlahan Kyuhyun mendekati Haera dan memeluknya dari belakang.

Haera menegang dan membelalakkan matanya terkejut saat merasakan pelukan hangat Kyuhyun dibelakangnya. Memejamkan matanya saat Kyuhyun menciumi leher jenjangnya.

“Kenap tidak meminta bantuan saat kau kesusahan melepaskan resleting gaunmu?”

“Aku pikir aku bisa melakukannya sendiri, tapi ternyata tidak.” Haera menampilkan senyum polosnya.

Tanpa Haera ketahui, dengan perlahan Kyuhyun menurunkan resleting gaun Haera, tersenyum manis saat melihat punggung mulus Haera didepan matanya. Dielusnya punggung telanjang Haera membuat Haera bergidik geli. Kyuhyun mendekatkan wajahnya ketengkuk Haera dan menggigitnya pelan, meninggalkan noda merah disana.

“Oppa.”

“Hem?” Kyuhyun menjawab Haera hanya dengan gumaman karena dia sibuk menciumi tengkuk dan punggung Haera.

Dengan sekejap mata Kyuhyun telah meloloskan gaun dari tubuh Haera, dan menampilkan tubuh bagian atas Haera yang telanjang. Diremasnya dada Haera dari belakang membuat Haera memegang lengan Kyuhyun yang ada diperutnya.

“Oohh” Haera meloloskan desahan pertamanya membuat Kyuhyun tersenyum senang.

“Aku menginginkanmu sayang.” Kyuhyun berbisik pelan ditelinga kiri Haera membuat Haera gelagapan karena menahan geli.

Haera memejamkan matanya gelisah, Kyuhyun bilang dia menginginkannya, apa keperawanannya akan hilang sebentar lagi? Tapi Haera sedikit merasa lega karena orang pertama baginya adalah suaminya Cho Kyuhyun. Tapi tetap saja ada rasa cemas dihatinya.

Bagaimana jika nanti saat Kyuhyun memasukinya akan terasa sakit? Mengingat ini adalah yang pertama kali untuk Haera. Tapi dia harus tetap mengikuti kemauan Kyuhyun, dia tidak ingin merusak malam pertama mereka, dan membuat Kyuhyun kecewa.

“Lakukanlah oppa.” Haera sudah mantap dengan pilihannya. Kyuhyun suaminya, dan dia berhak berbuat apapun padanya. Dengan pasrah Haera membiarkan tangan besar Kyuhyun mengerjai tubuh atasnya. Meremas kembali dadanya dengan perlahan dan memasukkan tangan yang satunya kedalam celana dalam Haera, mengerjai lubang bawah Haera dengan jari tengah dan telunjuknya.

“Akkh.” Haera meringis pelan saat merasakaan jari Kyuhyun menusuk lubang bawahnya. Dipegangnya tangan Kyuhyun karena Haera sudah tidak kuat lagi menahan sakitnya.

Kyuhyun panik dengan ekspresi yang Haera berikan, membalikkan badan Haera untuk menatapnya, ditangkupnya pipi Haera dengan perasaan cemas. Ya Tuhan, apa yang telah dilakukannya pada Haera? Dengan rasa bersalah Kyuhyun mengecup dahi Haera.

“Maaf, apakah sakit?”

“Tidak oppa, hanya saja rasanya sedikit aneh. Tapi tidak apa-apa, mungkin karena aku belum terbiasa, lakukanlah!” kata Haera meyakinkan Kyuhyun.

“Tapi…”

Belum sempat Kyuhyun menyelesaikan ucapannya, dengan berani Haera melumat bibir penuhnya. Kyuhyun terkejut dengan apa yang Haera lakukan, karena tidak biasanya Haera menciumnya terlebih dahulu. Kyuhyun tersenyum senang disela ciuman panas yang Haera berikan, menggangkat tubuh kurus Haera, berjalan menuju ranjang yang ada disampingnya, dan merebahkan Haera perlahan diatas ranjang king size mereka yang bertabur bunga-bunga mawar merah.

Dengan perlahan Kyuhyun menjatuhkan tubuhnya diatas tubuh Haera, mencium dahi Haera lama, kemudian turun ke kedua mata indah Haera, lalu menuju bibir merah Haera yang sudah menggodanya sejak tadi ingin segera dicium. Dilumatnya bibir atas dan bawah Haera bergantian, membuat Haera terengah mengatur nafasnya setelah Kyuhyun melepaskan ciumannya.

“Kau sangat cantik sayang.” Kyuhyun mengelus pipi Haera perlahan, membuat Haera tersenyum malu membalasnya. Lihatlah, bukankah istrinya sangat manis?

“Oppa, kau membuatku malu saja.” kata Haera sambil memukul pelan dada bidang Kyuhyun yang ada di depannya, Kyuhyun terkekeh geli melihat reaksi istrinya.

Kyuhyun mulai menurunkan pandangannya kedada telanjang Haera yang menggantung indah didepannya, tanpa Haera sadari, dengan perlahan Kyuhyun sudah memasukkan puncak dadanya yang berwarna merah muda kedalam mulut hangat sang suami.

“Ohh…” Haera mengeluarkan desahan kedua kalinya saat Kyuhyun menggigit puncak dadanya dengan intens dan sesekali menarik putingnya dengan gigi rapi Kyuhyun. Astaga, dia bisa gila jika diperlakukan seperti ini terus oleh Kyuhyun.

“Eungh… Oppa… Hajima.” Kyuhyun terus melumat dan mengigit dada Haera yang sudah banyak tanda merah buatannya tanpa memperdulikan Haera yang tersiksa menahan nikmat karena perbuatannya. Salahkanlah tubuh istrinya yang sangat, sangat seksi.

Dengan serampangan Kyuhyun menarik celana dalam yang masih melekat ditubuh Haera, dan membuangnya entah kemana. Kyuhyun menegakkan tubuhnya diatas Haera dan menatap kagum ciptaan Tuhan yang sangat indah didepannya saat ini, kemudian Kyuhyun menundukkan kepalanya diantara kedua kaki Haera yang menampilkan lubang surga berwarna merah milik Haera.

Haera menatap Kyuhyun dengan was-was, karena Kyuhyun meperhatikan lubang bawahnya seperti akan memakannya habis, karena merasa malu diperhatikan, Haera menutup kakinya dengan paksa yang dipegang oleh Kyuhyun. Kyuhyun menatap protes Haera, karena merapatkan kakinya, membuatnya tidak bisa menikmati pemandangan indah sang istri.

“Oppa, aku malu.”

“Kenapa harus malu, kita sudah menikah sayang. Kau tidak perlu malu lagi eum!”

Haera tetap saja merasa malu, melihat ini adalah yang pertama kali untuknya.Haera berpikir sejenak kemudian menggangukkan kepalanya mengerti dengan apa yang Kyuhyun katakan, tapi tetap saja dia merasa malu jika ada seseorang yang melihat daerah terlarangnaya secara langsung, apalagi seorang pria, tapi Kyuhyun suaminya,kan. Bukan orang lain baginya.

Mendapat persetujuan Haera, Kyuhyun langsung membenamkan kembali kepalanya diantara paha mulus Haera.Kyuhyun menggigit clitoris merah Haera dengan gemas, membuat Haera mengeliatkan tubuhnya menahan nikmat karena perbuatan Kyuhyun. Kapan Kyuhyun mengakangkan kakinya? Kenapa dia tidak menyadarinya? Ya Tuhan.

“Akkhhh…”

Kyuhyun semakin membenamkan klitoris mungil Haera dimulut tebalnya. Tangannya sibuk merambat naik ke dada sintal Haera, sedangkan lidahnya dengan semangat menjilati klitoris Haera tanpa rasa jijik sekalipun.

Tbc.

Sekali lagi makasih buat admin flying nc yang udah berkenan post ff aku yang ga seberapa bagus daripada ff lain. Thanks^^

See you again :* (bow)

76 thoughts on “Loving You Part 1

  1. apa yang akan terjadi selanjutnya?
    konfliknya bakal gmn?
    pasangan yang bahagia di awal tapi pasti ada bumbu sadnya, hm..seru.

    Suka

  2. duh lupa pernah baca pa belumπŸ˜”. part awal yg manis. jd penasaran sm konfliknya, jng” sm ibunya.secara ibunya Haera kan gak suka Haera bahagia. hahaha…. Minho kasian bgt

    Suka

  3. Ibunya haera gak suka banget sama haera.. sampe gak pengen liat haera bahagia.. semoga nanti ibunya gak nganggu kebahagiaan haera..

    Mereka so sweet banget sih.. Ciee yang pengantin baru..😘
    Keep writing😊

    Suka

  4. Kasian bgt si minho ditinggal sndrian trus kenalan sm cwek jga di tgl pergi wkwkwk krnapa ibu nya haera gtu amat sikap nya sma anak kandung nya sndr ckck

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s