Still Love You Part 3


2973_preview_lg

Author : ChoKyu

Tittle : Still Love You

Category : NC17, Romance, Chapter

Cast : Cho Kyuhyun, Shin Hyori, Lee Donghae

 

“ satu Americano… “ ucapnya kepada seorang penjaga kasir yang mencatat pesanan pria yang berdiri di depannya.

 

“satu Americano “ gumamnya wanita itu memberi sebuah benda bulat yang berguna sebagai pemberitahuan kepada konsumen jika pesanan yang ia pesan sudah akan di antarkan kemejanya melalui getaran dari benda tersebut.

 

 

Pria itupun duduk dan menaruh benda itu ke atas meja.Ia menatap kea rah jendela kaca besar yang terpampang pemandangan kota yang penuh dengan mobil berlalu lalang juga orang orang yang berjalan kesana kemari dengan cepatnya juga santai.

 

 

Pemandangan tersebut membuatnya tersenyum.Begitukah dunia penuh dengan kesbukan masing masing sehingga melupakan sekitar merek, kesibukan berkumpul bersama teman, kesibukan pekerjaan, kesibukan mengurus anak anak bersama. Namun pria itu tak munafik ia juga ingin mempunya kesibukan bersama teman maupun nanti pada saatnya ia juga akan sibuk mengurus anak anaknya kelak.

 

 

KLINGG

 

 

Sebuah lonceng berbunyi menandakan seseorang telah memasuki sebuah café yang ia tempati. Pria itu menoleh dan mendapatkan seorang gadis yang berjalan kea rah kasir dimana ia barusan memesan coffe di sana.

 

 

Ia menatap gadis itu dengan seksama. Pandangannya tak sedikitpun luput dari gadis tersebut. Pria itu kembali mengikuti arah kemana gadis manis itu duduk. Mau tidak mau ia mengambil benda bulat di atas meja dan mencoba untuk duduk bersama gadis yang sudah lama menjadi targetnya.

 

 

“ apa ini sebuah kebetulan? “ sapa pria tersebut yang mencoba duduk di kursi depannya. “ masih mengingatku? “

 

 

Gadis itu menyerngitkan dahinya menngingat siapa pria yang baru saja menyapanya. Sapu tangan..ya sapu tangan di rumah sakit. “ kau lee donghae? “ tanyanya. Pria itu tersenyum senang.

 

 

“ emm, ingatanmu begitu kuat agashi… “ celoteh donghae tersenyum manis dengan mata yang menyipit. hyori hanya ikut membalas senyuman pria yang baru dikenalnya kemarin.

 

 

“ bisa kita berkenalan seperti halnya perkenalan yang berkesan? “

 

 

“ tentu saja. Shin hyori… “ jawab hyori memperkenalkan dirinya yang berbeda saat di rumah sakit.

 

 

“ Lee Donghae, boleh aku bertanya? “

 

 

“ wah apa kau seorang pewawancara? Atau mata mata dari hot issue?“ selidik hyori menyipitkan matanya mengintimidasi pria yang terkikik akibat pertanyaannya.

 

 

“ kekeke aku tidak setega mencemar nama baik seseorang “ tuturnya. Gadis itu hanya mengangguk anggukkan kepalanya yang berarti ia setuju dengan pria didepannya.

 

 

“ hyuna… apa kau sedang menyamar saat itu? “ hyori membulatkan kedua matanya yang besar namun indah. Ia mengingat saat itu ia memperkenalkan dirinya dengan nama palsu.

 

 

“ a… itu…maaf sepertinya… “

 

 

“ tidak apa, sepertinya aku terlalu ingin tau tentang dirimu. Padahal kita baru berkenalan bukan?“ potongnya tersenyum.

 

 

“ bukan begitu. Tapi… “

 

 

“ sudah tidak apa, kau bisa perlahan menceritakannya nanti “ potong donghae lagi, sebenarnya donghae juga takut jika awal perkenalan dengan gadis yang sudah lama ia idamkan menjadi rishi dengannya ataupun menjauh darinya.

 

 

Hyori mengangguk paham.“ ini kopi tuan “ ucap seorang pelayan yang baru saja sampai di tempat duduk donghae juga hyori. Iapun menaruh tepat di depan donghae seraya tersenyum.

 

 

“ Americano? “ tanya hyori menyerngitkan dahinya.

 

 

“ eumm, kenapa? “

 

 

“ tidak hanya saja, aku juga memesannya, tapi belum datang juga… “ langsung saja donghae menggeser kopi tersebut ke depat hyori untuk memberinya lebih awal dari kopi miliknya. “ a… gwaenchana… aku bisa menunggu.. “ tolaknya segera mendekatkan kembali kopi tersebut ke empunya. Namun tangan donghae menghalangnya.

 

 

“ aku tau kau haus, minumlah… “

 

 

“ kau serius? “

 

 

“ tentu saja… “ jawab donghae tersenyum. Mau tidak mau hyori mengambilnya. Memang benar apa yang dikatakan donghae tenggorokannya butuh air untuk membasahi tenggorokannya yang kering saat ini.

 

 

“ terimakasih donghae-ssi “ gadis itupun meminum kopi tersebut dengan beberapa kali tegukan di tenggorokannya. “ emmm… “ gumamnya merasakan pahit hitamnya kopi yang diminumnya.

 

 

“ kau sangat menyukainya? “

 

 

“emm… aku sangat menyukainya “ ucap hyori senang. Sebenarnya sudah lama hyori tak merasakan kopi yang ia nikmati sekarang. Ia selalu menyimpan uangnya untuk keperluan yang hyori dan ayahnya butuhkan.

 

 

Hyori hanya pekerja sendiri atau bisa dibilang tulang punggung keluarganya.Ayahnya tidak bisa lagi bekerja maupun mengulang usahanya lagi.ia hanya berkata, terlalu lelah menghadapi para pembisnis. Mau tidak mau hyori lah yang turun tangan untuk membiayai dirinya juga ayahnya.

 

 

“ tidak banyak wanita menyukai Americano, biasanya mereka akan memesan vanilla latte atau coffee latte… “ tutur donghae tersenyum.

 

 

“ mereka terlalu manis “

 

 

DRRTTT DRRTTT

 

 

Hyori menatap ponselnya yang bergetar.Ia melihat sebuah notif bahwa sekarang waktunya untuk mengunjungi kyuhyun dirumahnya. Gadis itupun menaruh ponselnya ke dalam tas.

 

 

“ maaf donghae-ssi, sepertinya aku harus pergi.. “ pamitnya.

 

 

“ mau kuantar? “

 

 

“ tidak usah… “

 

 

“ eii, aku akan mengantarmu… “ ucapnya seraya berdiri.

 

 

“ tapi… kopimu bagaimana? “ tanya hyori menyerngitkan dahinya.

 

 

“ aku bisa mengambilnya nanti, ayo… “ ajak donghae seraya berjalan kea rah pintu keluar yang diikuti dengan hyori dibelakang.

 

**

 

“ terimakasih donghae-ssi… “ ucapnya tersenyum seraya menunduk. Namun donghae keluar dari tempat duduknya untuk mendekati hyori yang sudah berada di luar mobil.“ eo? Ada apa? “ tanyanya menatap donghae heran, tiba –tiba saja donghae memberikan jaketnya.

 

 

“ ini udara yang dingin kau perlu jaket bukan? “

 

 

“ a… tapi…. “

 

 

“ aku pulang, kembalikan saat kita bertemu lagi “ potongnya seraya berjalan kembali ke tempat semulanya. Iapun meninggalkan hyori yang berdiri mematung menatap mobil yang berjalan menjauhi dirinya.

 

 

Gadis itu menggenggam jaket tersebut dan berjalan kea rah pintu rumah yang akan ia singgahi sekarang. Namun seorang pria berdiri di depan pintu dengan tangan kanan yang bersilang pada tangan kiri. Ia terlihat seperti sudah menunggu hyori sedari tadi disana.

 

 

“ kyu? Kenapa disini?“ tanyanya yang langsung merangkul kyuhyun untuk menuntunnya masuk ke dalam.

 

 

“ apa yang membuatmu terlambat hyuna-ssi? “ tanya kyuhyun kesal tapi tetap menerima rangkulan hyori.

 

 

“ aku ke café sebelumnya “

 

 

“ café? Bersama pria tadi? “

 

 

“ tidak, kami hanya kebetulan bertemu disana. Tapi bagaimana bisa kau tahu aku bersama pria?“ hyori menyerngitkan dahinya.

 

 

“ aku hanya buta hyuna-yya, tidak tuli “ celetuk kyuhyun. Hyori menatap wajah kyuhyun yang muram.Dimana wajah tersebut menandakan pria yang disampingnya ini sedang cemburu.Wajah yang lucu.

 

 

“ apa kau cemburu kyu-yya kekeke “ kekeh hyori.

 

 

“ tch, tentu saja! “ kyuhyun melepas rangkulannya dan mencoba untuk berjalan sendiri tanpa tuntunan hyori. Namun hyori hanya terkekeh melihat kelakuan kyuhyun yang seperti kekanak kanakkan.

 

 

“ eiii, kau marah kyu? “ rangkulnya pada kyuhyun.

 

 

“ tidak” sahut kyuhyun datar dan menangkis tangan hyori. Tapi hyori tetap keukeh untuk merangkul kyuhyun.

 

 

“ apa kau ingin ke taman? Aku bosan jika dari kemarin kita dirumah terus kyu… “ rajuknya. Kyuhyun berhenti dan menatap kedepan dengan tersenyum.

 

 

“ joha, ayo kita ketaman “ jawabnya dengan penuh semangat. Terlihat sekali mata kyuhyun yang berapi-api karna ajakan hyori untuk keluar dari rumah.Kyuhyun memang sangat penat jika terlalu lamadirumah. Sudah beberapa hari ini ia dan hyori hanya berbincang di dalam rumah saja. Dan ini kesempatannya untuk pergi keluar rumah.

 

 

“ baiklah, kau tunggu sini. Aku akan meminta izin pada eommonim. “ hyoripun melepas rangkulannya. Meninggalkan kyuhyun yang berdiri dengan tongkatnya.Namun kyuhyun tersenyum senang.Ia merasa senang dan nyaman berada disamping gadis tersebut. Hatinya berdetak kencang seperti drum yang dimainkan dengan cepatnya jika hyori sudah bersikap manis seperti tadi.

 

 

Di satu sisi kyuhyun kembali menarik senyumannya.Ia mengingat mantan kekasihnya yang mungkin masih ia cintai. Tapi inilah sekarang, sepertinya ia harus melupakannya.

 

 

“ maafkan aku hyori-yya… “ gumam kyuhyun memejamkan matanya. Melupakan hyori adalah keputusan yang terberat untuknya. Namun jika tidak, ia akan kehilangan gadis yang selalu menemaninya disaat seperti ini. “ maaf hyo-yya… “ gumamnya lagi, kali ini airmata kyuhyun mengalir dari pelupuk matanya yang terpejam.

 

**

 

“ 1 ice cream chocolate dan 1 ice cream strawberry “ ucap seorang gadis kepada seorang pelayan di kedai ice cream yang menjadi sorotan di taman kota tersebut.

 

 

sembari menunggu pria yang menyediakan ice cream. Hyori melihat lihat sekitar taman disana. Banyak sepasang kekasih sedang berlalu lalang maupun duduk bersama di bangku bawah pohon rindang, dan itu terlihat menyenangkan.ia tersenyum sendu mengingat hubungannya dengan kyuhyun yang dulu layaknya mereka. Tanpa ada masalah yang membuat mereka berpisah seperti sekarang.

 

 

“ ini ice creamnya agashi “ langsung saja hyori menerima kedua ice cream tersebut dengan kedua tangannya.

 

 

“ khamsahamnida “ ucapnya sebelum pergi dari kedai tersebut. Ia berjalan menuju seorang pria yang sedang duduk di bangku dengan tatapan kedepannya. Hyori tersenyum paksa melihat kyuhyun, ia sungguh merasa bersalah pada pria yang ditatapnya sekarang. Gadis itupun duduk tepat disampingnya.

 

 

“ ini ice cream untukmu. Kau chocolate dan aku strawberry “ hyori menuntun tangan kyuhyun untuk menggapai ice cream yang ia berikan padanya.

 

 

Kyuhyun menjilat ice cream tersebut dan berhenti sejenak.“ apa kau menyukai strawberry? “ tanya kyuhyun tersenyum.

 

 

“ emm, aku sangat menyukainya.. “ jawab hyori dengan antusias sembari menjilat ice cream miliknya.

 

 

“ boleh aku tau apa saja yang kau sukai? “ kyuhyun sedikit penasaran dengan gadis yang disampingnya. Selama ini kyuhyun belum tau apa saja yang disukai gadis tersebut. Tapi ia merasa kenapa hyuna seperti seseorang yang sama dengan hyori. Hyoripun menyukai strawberry. Tapi kesukaan seseorang memang bisa saja sama bukan? Hanya saja kyuhyun ingin memastikan sesuatu.

 

 

“ apa yang ingin kau tau, sebutkan saja “ sahutnya ternyum menatap kyuhyun.

 

 

“ kau menyukai warna apa? “

 

 

“ pink “

 

 

“ makanan apa yang kau sukai? “

 

 

“ emmm, entahlah. Jika makanan itu enak aku menyukainya “ jawabnya. Kyuhyun menyerngitkan dahinya, dulu hyorinya menjawab apa yang dijawab hyuna padanya. Apa ini sebuah kebetulan ataukah?

 

 

Pria itu menggeleng gelengkan kepalanya.Tidak, kaka perempuannya berkata bahwa disampingnya ini hyuna bukan gadis nya.Ibu pun begitu. Tapi kenapa kyuhyun merasa sedari awal bertemu dengan hyuna ia merasakan apa yang ia rasakan sama seperti bersama gadisnya. Kyuhyun merasa nyaman jika bersama gadis disampingnya.

 

 

Hyori menatap kyuhyun aneh.“ ada apa kyu? Apa ada yang sakit? “ tanya hyori khawatir.

 

 

“ tidak ada “ jawabnya tersenyum kecil. Gadis itu hanya mengngguk dan menikmati ice creamnya kembali begitupun dengan kyuhyun.

 

 

Terlihat seorang gadis belia berjalan seraya memainkan ponselnya.“ aww… appo “ ucapnya yang terjatuh tepat di depan mereka. Sontak hyori langsung saja menghampiri gadis tersebut dan membantunya untuk berdiri menuntunnya ke bangku yang ia duduki sebelumnya bersama kyuhyun.

 

 

“ gwaechana? “ tanya hyori lembut. gadis itu hanya tersenyum seraya menatap hyori kagum.

 

 

“ gwaenchana eonni… “ iapun berdiri begitupun hyori yang berjongkok di depan gadis tersebut untuk melihat luka di lututnya.

 

 

“ eonni duduklah… “ ucapnya yang menuntun hyori untuk duduk di bangku. “ gomawo eonni… eonni boleh aku betanya? “

 

 

Hyori mengerjapkan matanya heran. Gadis ini sungguh lucu, baru saja ia mengenal orang baru sudah mengakrabkan diri dengan sendirinya. “ kau ingin bertanya apa eum? “

 

 

“ apakah pria disampingmu ini kekasihmu eonni? “ ucapnya seraya melirik kyuhyun yang sedari tadi duduk terdiam dengan pandangan kosong ke depannya.

 

 

“ a… itu… “ jawab hyori gugup.

 

 

Kyuhyun meneguk ludahnya.Ia menoleh kea rah suara tersebut. “ eum, dia kekasihku. “ jawabnya datar  tanpa tersenyum sedikitpun. Gadis itu mempoutkan bibirnya.

 

 

“ benarkah dia kekasihmu eonni? Kau terlalu baik untuknya “ ketusnya melirik tajam kyuhyun. “ a..ya.. perkenalkan aku Lee so dam. Bangapta eonni… “ ucapnya seraya membungkukkan badannya sebagai tanda salam pada seseorang yang lebih tua darinya.

 

 

“ tch, menurutmu aku tidak baik untuknya eoh? “ ucap kyuhyun dengan nada ketusnya. Ia kesal dengan seseorang yang langsung saja mengakrabkan dirinya. Orang yang mengakrabkan diri baginya orang yang menyebalkan dan inilah tipikal dari seorang cho kyuhyun.Tidak bisa langsung akrab dengan orang baru.Tapi entah kenapa berbeda hal perkenalannya dengan hyuna sebelumnya.

 

 

“ sangat samchon… “ ledeknya membalas ketusan kyuhyun. Pria itu hanya berdesis kesal.“ eonni.. ada seorang pria tampan yang selalu menunggumu dari dulu.. “ tutur so dam yang membuat dahi kyuhyun juga hyori mengerut.

 

 

“ dia kakakku eonni, dia sudah lama menyukaimu… “ lanjutnya tersenyum.

 

 

“ ka..kakakmu? “ tanya hyori. Ia mengira siapa pria itu. Gadis itu menatap hyori dengan seksama dari ujung kepala sampai ujung kaki so dam. Tapi ia tidak tau siapa pria yang mirip dengan so dam.

 

 

“ eum, kakakku. Dia tampan dan baik.Aku hanya berharap eonni dan kakakku bisa (…) “

 

 

“ yaa! Apa kau sudah tidak waras? Disini ada kekasihnya.Pergilah. Kau hanya mengatakan omong kosong yang tidak berguna sama sekali! Mengacau saja!“ ucap kyuhyun sedikit meninggikan suaranya yang membuat so dam membelalakkan matanya. Mungkin so dam memang sedikit keterlaluan menceritakan kakaknya yang menyukai gadis yang diajaknya berbincang.

 

 

Hyori mencoba untuk meredakan kemarahan kyuhyun.Ia mengelus punggung kyuhyun dengan lembut. “ dia hanya menyampaikan perasaannya padaku.. “ tutur hyori lembut. pria itu hanya mendengus kesal. Kyuhyun merasa seperti tidak dihargai kehadirannya oleh gadis belia yang tiba tiba saja datang, menyebalkan.

 

 

“ mianhae. Aku tidak bermaksud seperti itu…. Baiklah aku pergi. Annyeong eonni..“ pamitnya yang tidak lupa membungkuk menghormati mereka. Hyori tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

 

 

“ kau tidak pernah berubah kyu, tempramenmu sangat tidak bisa di control.. “ hyori berhenti mengelus punggung kyuhyun. Pria itu terdiam.

 

 

“ aku hanya kesal jika seseorang berbicara omong kosong seperti tadi. Itu menyebalkan “ desis kyuhyun yang membuat hyori tersenyum kecil menggelengkan kepalanya.

 

 

“ kau juga berbicara omong kosong pada gadis tadi… “ jawabnya. Kyuhyun menyerngitkan dahinya. Dimana letak omong kosong yang kyuhyun katakan?.

 

 

“ tidak ada “

 

 

“ kekasih, aku bukan kekasihmu cho kyuhyun. Omong kosong belaka bukan?“ kyuhyun menghela nafasnya kasar.

 

 

“ ak…aku mengatakannya agar ia cepat pergi, tapi nyatanya dia sungguh cerewet “ tuturnya yang membuat jantung kyuhyun berdetak sangat kecang bagaikan sebuah balapan F1 yang sedang berada di racestation. Ia tidak tau seperti apa wajahnya sekarang, dengan cepat kyuhyun menatap ke arah lain selain gadis disampingnya.

 

 

“ arraseooo… “ ucap hyori melanjutkan makan ice cream yang mulai mencair di tangannya.

 

**

 

Seorang pria menatap sebuah gedung pencakar langit di depannya dengan mata meredup. Gadung yang menjadi sebuah kenangan dirinya dengan seorang wanita yang dulu menemaninya dari awal gedung ini hanya berukuran rumah ukuran 21 sehingga menjadi salah satu gedung pencakar langit di seoul. Sehingga saat ia mempertaruhkan saham yang besar. Pria yang dipercayainya menipunya sehingga harus kehilangan gedung tersebut.

 

 

BRUGHH…

 

 

Pria itu terjatuh duduk seraya menatap pria muda dengan raut wajah yang terlihat sempurna untuk seumuran dirinya.“ maaf ahjussi, aku benar benar tidak sengaja “ ucapnya tulus membantu pria tua itu berdiri. Ia membungkukkan badannya untuk meminta maaf telah menabraknya.

 

 

Pria tua itu tersenyum.“ gwaenchana…”.

 

 

“ a… boleh aku bertanya? Apa ahjussi ada keperluan disini? “ tanyanya kepada pria tua dengan sopannya.

 

 

“ tidak, aku hanya melihat lihat “ jawabnya tersenyum. “ apakah kau bekerja disini? “ tanya pria tua tersebut.

 

 

Pria muda itu hanya tersenyum malu.“ aku direktur disini ahjussi.. “ ia membelalakkan kedua matanya.

 

 

“ di..direktur, berarti kau? Salah satu anak Cho younghwan?“ tanyanya dengan dahi yang berkerut. Apa cho younghwan mempunyai 2 anak laki laki?.

 

 

“a… tidak ahjussi, aku lee donghae. Nama ayahku Lee taejoon..“ pria tua tersebut hanya mengangguk anggukkan kepalanya. Namun, banyak pertanyaan yang berputar dikepalanya. Apa cho younghwan bangkrut dan memjual semua saham miliknya pada orang lain atau ia sengaja menjualnya pada orang karna perusahaan itu miliknya?.

 

 

“ a..begitu. baiklah sepertinya aku harus pulang… “ pamitnya.

 

 

“ apa ahjussi tidak ingin berkunjung terlebih dahulu? Sepertinya ahjussi menyukai gedung ini.“ tutur donghae dengan tatakrama sepertinya pria itu terlihat sangat lelah. Ia ingin mengundang pria tua itu ke dalam ruangannya hanya untuk berbincang dan beristirahat.

 

 

“ tidak usah, terimakasih… “ pria tua itu membalikkan tubuhnya hendak meninggalkan donghae. Namun dengan sigap ia menghalangnya.

 

 

“ aku yakin ahjussi lelah jika harus berjalan lagi, setidaknya hanya berkunjung sebentar. “

 

 

Pria tua tersebut memandang donghae heran.Ia begitu antusias untuk mengundangnya ke dalam perusahaannya. Donghae terlihat pria yang baik dimatanya.Ia tau pria ini tulus mengundangnya. “ baiklah… “

 

 

“ ayo ahjussi… “ ajaknya seraya menuntun jalan ke ruangannya bersama pria tua yang baru ia kenal.

 

**

 

Donghae meletakkan sebuah cangkir di atas meja tamu di dalam ruangannya.Ia meletakkannya tepat di depan pria tua tersebut. Pria tua itu tersenyum kea rah donghae.

 

 

“ apakah ahjussi tinggal disekitar sini? “ tanya donghae seraya duduk di sofa.

 

 

“ tidak, butuh setengah jam aku berjalan ke sini. “ jawabnya mengambil minuman hitam pekat yang tadi disediakan donghae. Ia menyeruput perlahan kopinya.

 

 

“ berjalan? “ tanya donghae. Pria itu hanya mengangguk menaruh kembali cangkirnya.“ apa aku boleh tau nama ahjussi? “ tanyanya lagi. entah kenapa donghae penasaran dengan pria tersebut karna yang sedari tadi ia lihat pria itu memandang gedungnya selama 1 jam-an dengan pandangan sendu. Seperti ada sesuatu yang disembunyikannya.

 

 

“ aku shin soohyun “ ucapnya memperkenalkan diri.

 

 

Donghae sedikit mengerutkan keningnya.Ia seperti pernah mendengar nama tersebut. Tapi dimana dan kapan? Atau hanya perasaannya saja?.Entahlah.Donghae tersenyum kembali.

 

 

“ apa tuan shin bekerja di sebuah perusahaan? “

 

 

Shin soo hyun hanya menggeleng dan tersenyum. “ aku tidak bekerja lagi… “

 

 

“ lalu? “

 

 

“ tapi anakku yang bekerja di sebuah perusahaan yang tidak jauh dari perusahaan ini “ donghae hanya mengangguk anggukkan kepalanya.

 

 

TOK TOK

 

 

Sebuah ketukan membuat percakapan meraka terhenti sejenak.“ masuk… “ ucap donghae. Seorang wanita datang dan berjalan kea rah donghae.

 

 

“ permisi pak, saya ingin memberikan surat pengunduran diri saya… “

 

 

Donghae menyerngitkan dahinya “ ada apa tiba tiba sekali? “

 

 

“ maaf pak, saya dan keluarga akan pindah ke jepang. Jadi sepertinya saya tidak bisa bekerja lagi disini “ tuturnya. Donghae membuka surat pengunduran diri wanita tersebut, membacanya secara seksama.

 

 

“ baiklah, jika begitu. Aku harus mencari sekretaris baru. Terimakasih ji young “ ucap donghae tersenyum sopan kepada bawahannya. Ji young ikut tersenyum dan membungkuk pamit untuk keluar dari ruangan atasannya.

 

 

Donghae menaruh kertas itu ke atas meja.“ sepertinya aku harus pulang. “ ucap soo hyun yang langsung berdiri.

 

 

“ mau kuantar tuan shin? “ tawarnya yang ikut berdiri.

 

 

“ tidak usah donghae-ssi, aku tau kau sibuk.. “

 

 

“ tidak, hari ini aku banyak waktu luang. Aku akan mengantarmu tuan shin. Ayo… “ donghae tersenyum menuntun kembali shin soo hyun untuk berjalan keluar dari kantornya.

 

**

 

“ hah… “ desah hyori menyandarkan kepalanya pada kursi kerja yang sedari tadi ia duduki bersama dengan berkas yang sangat menumpuk untuk dikerjakannya. Ia mengerutkan keningnya dengan mata tertutup. Kepalanya begitu pusing seperti habis menaiki roller coaster dengan cepatnya.Berkutat dengan computer dari siang sampai malam membuatnya kehabisan energy.

 

 

“ ini.. “ ucap seorang pria yang sudah lama menjadi teman hyori di kantor tempat ia bekerja. Pria itu adalah teman pertamanya disini.Kim jungkook.

 

 

jungkook menaruh sebuah minuman berwarna hitam yang mungkin membuat hyori sedikit membaik setelah meminumnya. Ia membuka matanya juga mengambil minuman tersebut dengan cepat. Slurp menyeruputnya begitu saja tanpa merasakan panas yang dihasilkan minuman tersebut.

 

 

“ huaaa, kau selalu menjadi penyelamatku kook-ah. Gomawo “ jungkook tersenyum sembari mengambil kursi tepat disamping gadis itu. Iapun duduk.

 

 

“ kau belum pulang? “ tanyanya.

 

 

“ masih begitu banyak yang harus ku kerjakan, lalu kau? “ tanya hyori balik. Gadis itu sedikit merenggangkan tubuhnya yang pegal.

 

 

“ apakah aku setega itu meninggalkan seorang gadis sendiri di kantor? “ sahutnya terkekeh yang membuat hyori tertawa. Inilah jungkook selalu memberikan perhatian terhadapnya.Dia pria yang baik hati padanya juga semua gadis yang berada dikantor.Sifatnya begitu lembut, mungkin lebih lembut dari seorang wanita.Pria itu mempunyai raut wajah yang mungkin bisa dibilang tampan, postur tubuh yang ideal juga kulit yang putih bersih.Lantas saja semua gadis menggilainya. Jika hyori dulu tidak memilih kyuhyun mungkin ia akan mengejar jungkook yang notabenenya sudah memiliki kekasih. Tidak itu hanya candaan semata.

 

 

“ tch, selalu saja kau baik pada gadis-gadis disini. Hey jungkook-ssi, pikirkan kekasihmu yang selalu saja protektif padamu sampai-sampai ke kantor hanya untuk menjagamu dari kami para gadis “ dengus hyori kesal. jungkookpun tertawa mendengar penuturan temannya ini.

 

 

“ eum, tapi aku menyukainya haha “

 

 

“ yak! Kau menyukainya, tidak bagi kami yang terintimidasi kau tau “ hyori berdiri merenggakan tubuhnya lagi. “ sepertinya aku harus pulang. Tubuhku seperti tertimpa gajah.“ lanjutnya mengambil tas yang di atas mejanya.

 

 

“ annyeong jungkook-ssi “ pamitnya melambaikan tangannya malas. Pria itu hanya menggelengkan kepalanya heran.

 

 

Hyori berjalan dengan kepala yang diputar putar meredakan sakit kepalanya dan juga pegal yang dirasakan pada pundaknya.

 

 

“ ah, neomu appo… “ gumamnya memukul pundak kanannya dengan perlahan.

 

 

“ hyori-ssi… “ panggil seorang pria yang dikenal gadis tersebut. Mau tidak mau hyori berbalik dan melihat seorang pria paruh baya yang menjadi atasannya. Iapun membungkuk memberi salam.

 

 

“ ya sangjangnim? “

 

 

Pria itu berjalan mendekat.“ ada yang ingin ku beritahukan. Sepertinya perusahaan lee corp. yang bekerja sama dengan kita sedang membutuhkan seorang sekretaris disana. Perusahaan lee corp. mencoba untuk mencari dari salah satu pergawai terpercaya di perusahaan ini. Aku dan atasan yang lain sudah memutuskan untuk memberikan posisi tersebut padamu. Bagaimana?Bukankah jabatanmu menjadi sedikit lebih tinggi bukan?“ tuturnya yang membuat hyori mengerjapkan matanya kaget. Kepalanya yang merasakan sakit sedikit mereda.

 

 

“ tapi, kenapa tiba tiba sekali sangjangnim? “ tanya hyori untuk memastikan kenapa ia harus dipindahkan ke perusahaan lain.

 

 

“ sekretaris pemilik Lee corp. tiba-tiba saja mengundurkan diri. “ hyori hanya mengangguk anggukan kepalanya “ kau bersedia bukan? “ lanjutnya bertanya.

 

 

Bagaimana bisa menolaknya?Ini adalah kesempatan terbesar untuk mendapatkan jabatan dari staff menjadi seorang sekretaris.Benar-benar kesempatan besar bukan untuknya.“ aku bersedia sangjangnim “

 

 

“ baiklah, mulai besok kau bekerja di perusahaan Lee corp. besok pagi kau bisa membereskan barang barangmu… “ ucapnya tersenyum dan meninggalkan hyori. Gadis itu menghela nafas, berharap pilihannya tepat untuk meninggalkan perusahaan ini.

27 thoughts on “Still Love You Part 3

  1. Kayaknya ada salah paham di masa lalu nih.. Gedung yang dipandangin sama appanya hyori, yang jadi direkturnya lee donghae..
    Gimana klo kyu tau hyuna itu hyori? Mana kyu udah ngerasa bersalah sama hyori.. Kyu marah gak ya?
    Keep writing😊

    Suka

  2. Dudduuduuu

    Itu kayanya,,, entah bang Dongek yang rencanain ? Atau kebetulan tanpa d sengaja ??? :3

    Bang Dongek, bakalan jadi orang k 3 nih :/
    Apa lagi dia udah ketemu bapanya Hyori gitu …
    Pasti tas bapanya sodor²in Hyori buat Dongek …
    Mana mau bang Dongek nolak pastinya tar kalau begitu … Ya kan ??? 😀

    Suka

  3. si kyu kan ngga tau tentang permasalahannya kasihan si kyu, ntar kalau kyuhyun udah bisa liat gmna? ntar hyori pergi gmna?
    penasaran thor cpet di lanjut yahh..

    Suka

  4. Hyori jadi sekreraris donghae, tapi knp perusahaannya donghae minta tenaga ke perusahaan tempat hyori kerja, masih anak cabangkah atw satu pemilikkah??
    Bakal jadi cinta yg rumit nieh, antara kyuhyun-hyori-donghae…
    Penasaran ama masa lalunya appa hyori…

    Suka

  5. NB : tanda baca sama dengan (=) itu artinya sebenarnya / seharusnya.

    Seharusnya kata sambung ku, di/ke (selain menunjukkan tempat), nya, mu, kan, dll itu digabung dengan kata inti. Exp : milik(kata inti) nya(kata sambung). Jadi, miliknya. Gitu.

    Kalo salah satu nulis nama dengan Kyuhun, misalnya. Berarti nama yang lain juga harus ditulis seperti itu. Exp : Na ra = Nara. Gitu. Pahamkan?

    Di antarkan kemejanya = diantarkan ke mejanya (menunjukkan tempat). Didepannya = di depannya. Kedepan = ke depan. Dirumahnya = di rumahnya. Dibelakang = di belakang. Disamping = di samping. Kedepannya = ke depannya. Dikepalanya = di kepalanya. Dimatanya = di matanya. Dikantor = di kantor.

    Di control = dikontrol (tidak menunjukkan tempat).

    Ku beritahukan = kuberitahukan.

    Berlalu lalang = berlalu-lalang. Orang orang = orang-orang. Kesana kemari = kesana-kemari. Masing masing = maaing-masing. Anak anak = anak-anak. Mata mata = mata-mata. Mengangguk anggukkan = mengangguk-anggukkan. Kekanak kanakkan = kekanak-kanakan. Melihat lihat = melihat-lihat. Menggeleng gelengkan = menggeleng-gelengkan. Tiba tiba = tiba-tiba. Diputar putar = diputar-putar. Barang barangmu = barang-barangmu.

    Kesbukan = kesibukan. Merek = mereka. Barusan = baru saja. Menyerngitkan dahinya = mengernyitkan dahinya. Tidak setega mencemar nama = tidak setega itu mencemarkan nama. Tau = tahu. Rishi = risih. Pembisnis = pebisnis. Ternyum = tersenyum. Kaka perempuan = kakak perempuan. Karna = karena. 1 jam-an = kurang lebih satu jam. Merenggakan = merenggangkan. Pergawai = pegawai.

    Setelah tanda baca itu ada spasi ya. Exp : apa? Ya, lalalala. Dst.

    Seharusnya dalam satu paragraf itu ada 3 sampai 7 kalimat. Tanda berakhirnya sebuah kalimat itu ya tanda titik (.). Coba baca ulang salah satu paragraf. Satu tarikan nafas untuk satu kalimat dan nggak boleh tarik nafas lagi kalo belum nemuin tanda baca titik (.).
    Terus lebih perhatikan penggunaan tanda baca lainnya seperti, koma (,), tanda tanya (?), tanda kutip (“), dll. Besar kecilnya huruf juga penting banget.

    Sebenernya buanyak banget kesalahan penulisan (typo) atau emang kesalahan dalam eyd dan tanda baca.

    Tau sendirikan itu kesalahannya banyak atau sedikit. Menurut aku ya, itu tulisan di atas bukan lagi typo. Terus typo itu nggak pantes buat dipelihara. Jangan dibiasain buat typo. Semakin sedikit typo, maka semakin profesionalnya seorang penulis.

    Typo jangan dipelihara.
    Keep writing!!!

    Suka

  6. masih banyak teka teki jadinya penasaran. oh iya orang paruh baya tdi apakah appanya hyori..sepertinya tdi tuch clue ya.. dari semuanya..
    kasihan kyuhyun kyaknya dia korban dech…!!!

    Suka

  7. akhirnya published juga wkwk
    walau awal2 bacanya harus inget2 dulu ini cerita yg mana, setelah ngomong ‘sapu tangan rumah sakit’ baru ngeuh WKWK

    overall ceritanya seru sih, lebih ke bikin penasaran
    cuma mnrt ku part ini tbc nya kurang pas sih dalam arti motong ceritanya kurang pas wkwk
    tp seru bgt sih emg ceritanya.

    ditunggu thorrr next nyaa mangatsee

    Suka

  8. itu pasti ayah hyori yg berdiri dpn gedung?
    mngkn nanti kyu bakal marah dn sangat kecewa krn bukan hyuna yg ada dsampingnya saat dy sakit.
    waah hyori bakal jd sekretaris donghae nih.

    Suka

  9. Kok q jadi deg2 kan ya, gimana reaksi kyuhyun klo tahu hyuna adalah hyorin.
    Hyorin jadi sekretarisnya donghae
    Pasti ini akal2 lan donghae aja biar dia bisa makin deket sma hyorin…hehehe…
    Di tunggu next chap nya ya…….

    Suka

  10. kalau perasaan mah gak bisa dibohongi. biarpun kyu buta tapi dia masih merasakan perasaan itu ke hyori. walaupun hyorinya nyamar. hehe. aduhhh. haeppa. aku masih galau mau milih kau atau kyuppa. aku masih ngerasa ada salah paham antara appanya hyori dan appanya kyuppa.

    semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatttttttt

    Suka

  11. Waw enaknya jadi hyorin di kelilingi cowok cakep
    Hhehehhehe
    Kalo dia pindah kerja,jadi sekertaris donghae dong
    Gmn ya reaksi donghae,hyorin yg jadi sekertaris nya?
    Ya elah kyuhyun pake acara cemburu
    Hihihihi

    Suka

  12. Waaahh hyori bakal jadi sekretaris nya donghae yaa..?? 🙂
    Kira” gmna ya reaksi kyuhyun kalau hyuna itu sebenernya hyori…??
    Dia jg kayaknya udh mulai suka sama sosok hyuna…
    Jdi makin penasaran deehh
    Ditunggu kelanjutannya ya thor… 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s