Bastard (Sequel Version) Part 1


 

BASTARD ! [ Part 1 ]

 

 

Author :               KYUHIIWORLD

Cast       :              Shin Yeo Hii

Cho Kyuhyun

Cho Ahra

Lee Donghae

Other Cast :        Kim Yura, Lucas, etc

Genre :                 Kekerasan, NC+17 , Married Life,  yadong, SAD, Romance

DONT BE A SILENT READERS !

 

 

Story

 

 

Setan itu terus mengikutiku aku takut.

 

 

 

 

 

 

Author Side.

 

 

 

Nafas kyuhyun terdengar memburu bibirnya sedikit bergetar, beberapa butir pil  terlihat berceceran di bawah tempat tidurnya, kedua tangannya menarik-narik rambutnya frustasi .. Kesan  CEO tegas yang selama ini di takuti dan di segani  oleh  semua orang kini hilang dalam hitungan detik yang ada hanya Cho Kyuhyun yang berantakan nampak tidak lebih dari layangnya orang idiot.

 

 

 

Sekembalinya dari kamar Shin Yeo-hii, kyuhyun nampak sangat berantakan wajahnya terlihat frustasi,  dia langsung berlari menuju kamar pribadinya meninggalkan shin yeo-hii di kamar utama . sungguh dia tidak kuat mendengar rintihan gadis itu , suara suara itu mengingatkannya pada seseorang dahulu yang sangat ia kasihi dan ia sayangi  yang harus meregang nyawa di hadapannya di depan kedua matanya.

 

 

 

Kekasihnya sekaligus calon istrinya.

 

 

 

Setiap kali ia melihat mata shin yeo-hii  dendam itu semakin berkobar dalam dirinya dan semakin tak terkendalikan,  karena mata itu yang membuat gadisnya yang harus meregang nyawa secara paksa .

 

 

 

Tangannya sibuk mencari beberapa butir obat yang biasa ia letakkan di laci sebelah ranjangnya dia juga  menggeledah semua bagian tempat tidurnya ,  sedangkan mulutnya sibuk mengumpat yang ada. dia membutuhkan sesuatu yang bisa menenangkan jiwa dan  otaknya.

 

 

 

Di saat ia sibuk dengan obat-obatnya ia melihat kembali sekelebat bayangan hitam itu dari belakang nya, matanya bergerak gelisah, yang ternyata ‘dia’ mengikutinya lagi, dia ada di manapun ketika amarah itu ada, ‘dia’  selalu membisikannya dengan kata-kata yang ia benci.

 

 

 

‘Pranggg’

 

 

 

 

Kyuhyun melemparkan semua benda yang ada di dekatnya, mencoba melempari bayangan hitam yang muncul di hadapannya dengan benda yang ada. bayang-bayang masa lalu berputar terus di otaknya,  matanya berair dan sulit fokus,  dadanya terasa sesak. Kyuhyun memundurkan langkahnya tanpa arah bahkan sekarang iblis itu menyeringai padanya.

 

 

 

‘’ Andwe… pergilahhhh….tolong  jangan ganggu aku…’’ lirihnya . Sempat terdengar nada ketakutan dari kalimat  yang kyuhyun ucapkan,wajahnya semakin pucat pasi keringat bermunculan di sekitar pelipisnya, dia sangat ketakutan.

 

 

 

Bayangan hitam yang sejak tadi mengikutinya kini nampak semakin nyata, sosoknya menyerupai dirinya dari Cho kyuhyun tapi dalam versi lain, berpakaian serba hitam dengan dua kancing terbuka  kemeja yang di gulung sebatas siku, serta  mata berwarna merah pekat .

 

 

 

‘Bunuh dia dan siksa dia’  ucap sesosok hitam itu dengan tajam.

 

 

 

‘’ kenapa aku harus membunuhnya dan menyiksanya’’ teriak kyuhyun. bayangan hitam perlahan mendekati Cho kyuhyun dengan  berjongkok sejajar dengan nya.

 

 

 

‘karena Dia sudah membunuh yura-ku’  desis sesosok hitam itu tak kalah tajam.

 

 

 

‘’ Yura-ku ? ‘’ ucap kyuhyun membeo dengan mengulang kata-katanya, tatapan matanya kosong seakan jiwanya ikut terbawa dengan hilangnya sesosok itu dari hadapannya. Pandangan matanya tertuju pada setangkai bunga lili putih yang berada di hadapannya.

 

 

 

‘yura-ku’

 

 

 

 

Flashback.

 

 

 

‘’Oppa kau tau makna dari lili putih ?..’’ ujar yura berujar pelan, matanya menerawang hamparan tanaman bunga lili putih yang ada di hadapannya, rambut panjangnya tergerai indah dengan beberapa anak rambutnya berterbangan mengikuti gerakan angin,  sebelah tangannya mengelus lembut kepala sang kekasihnya yang sedang berbaring di pangkuannya, mereka berada di padang rumput dengan beberapa hamparan bunga lili putih di hadapan mereka. tampak romantis bukan ?

 

 

 

‘’ Aku tidak tau, dan aku tidak mau tau..’’ jawabnya acuh.

 

 

 

‘’ tsk, menyebalkan …padahal  aku mempunyai sebuah cerita untukmu oppa..’’ gadis itu mendecih pelan melihat sifat kyuhyun yang menurutnya keterlaluan mengabaikan seseorang yang sedang berbicara padanya.

 

 

 

‘’ aiss jinjaa… kau benar-benar.. tsk.’’ Kyuhyun sangat gemas terhadap gadis yang sedang memangkunya dia menarik sebelah pipi gadisnya menambah kesan imut.

 

 

 

‘’ yakk appo…’’ adu gadis itu kesakinan memegangi pipinya yang memerah akibat ulah sang kekasihnya.

 

 

 

‘ plakkkk’ dengan kencang  kim yura menampar pantat kekasihnya yang di anggap sangat sexy olehnya.bibir tipisnya tersenyum kecil melihat kelakuan kekasihnya yang selalu acuh dan terkesan terserah.

 

 

 

‘’ yak kenapa kau malah menampar pantatku eo..? memang apa salahnya ?.cihhh ’’ kyuhyun menggeram pura-pura kesal dengan tingkah kekasihnya yang tukang pukul, dia sangat suka memukul di area-area tertentu di tubuhnya yang di anggap sexy oleh gadis itu. Menggelikan ! .

 

 

 

‘’ kau marah ?….kau marah padaku..’’ aku yura pelan dengan menunjuk dirinya sendiri  ‘’ seharusnya kau tidak boleh marah kau tau kan aku sangat menyukai pantatmu, jadi kau tidak boleh marah kalau aku melakukan sesuatu pada pantat itu..’’ yura sedikit menunjuk pantat yang ia maksut dengan expressi yang sulit di jelaskan.

 

 

 

‘’ yakk apa yang kau lihat eoh ? dasar mesum..’’ kyuhyun mencoba menutupi pantatnya dari arah pandang kim yura.

 

 

 

‘’ hehe.. bolehkan aku menyentuhnya ? sekali saja eo..nde ? ’’  yura memajukan wajahnya tepat di samping cho kyuhyun dengan mengandalkan puppy-eyes nya.

 

 

 

‘’ shirreo… yakk jauhkan mata mesummu itu…’’ kyuhyun menonyor kepala yura dengan kencang membuat sang empunya terlihat kesakitan. ‘’ bagaimana dengan bibirku ? bukankah kau juga menyukainya ? ayo sini majukan lagi kepalamu..’’ kyuhyun mencoba meraih kepala gadisnya tapi gagal karena gadisnya  menghindar dengan cepat dan berlari meninggalkannya.

 

 

 

‘’ ayo sini kejar aku kalau kau bisa hehe… dan kau akan mendapatkan hadiahnya …kyukyu-ya..’’

 

 

 

‘’yakk panggil aku oppa dasar bocah…’’

 

 

 

Flashback off.

 

 

Kyuhyun tampak tersenyum masam mengingat sepenggal kenangan manis bersama gadisnya dulu, seakan kenangan itu tidak pernah pudar walaupun termakan oleh waktu . kyuhyun mencoba menyentuh lili putih yang ada di hadapannya dengan tangan bergetar .

 

 

‘’ bahkan kau belum sempat memberi tahuku apa makna dari lili putih itu bagimu yura-ku..’’ lirihnya seperti bisikan yang terbawa angin. Air matanya jatuh tepat kelopak bunganya.

 

 

Dughh dughhh dughhh~

 

 

Bunyi yang menyerupai dobrakan pintu itu terdengar cukup nyaring di kedua telinga kyuhyun, tapi kyuhyun hanya membiarkannya. Ia  memeluk bunga lili nya dengan sangat erat dan berhati-hati ia takut akan menyakitinya dengan menciumi kelopak lili itu dengan perasaan sayang.

 

 

 

Lee Donghae Pov.

 

 

Duggghhh Dugghh

 

 

Donghae terlihat gusar berusaha mendobrak pintu itu dengan menggunakan sebuah kursi  yang ia lemparkan,  beberapa kali usahanya membuka  pintu yang bercat cokelat itu tapi selalu gagal, awalnya memang dia ingin membuka pintu itu secara baik-baik dengan mengetuknya, tapi ia panik ketika ketukannya untuk yang ke tiga  dia mendengar sesuatu seperti barang yang pecah di sertai teriakan yang memilukan. Seakan kepalanya terhantam batu besar ia sadar di dalam sana kyuhyun sendirian tanpa siapapun . Ia tau kyuhyun tidak dalam kondisi baik-baik saja ia butuh pertolongannya   dan juga butuh obatnya.

 

 

‘Sial ! pintunya terkunci’ umpat donghae dalam hati, si brengsek itu tidak boleh sendirian itu akan sangat berbahaya untuknya.

 

 

‘’ Brengsekk buka pintunya sialan..’’ umpat donghae kasar menggebrak pintu untuk kesekian kalinya,  ia tidak ingin terlambat lagi seperti dahulu, tidak ! cukup dahulu saja ia kehilangannya kali ini tidak boleh terjadi.

 

 

Donghae melirik beberapa pelayan di rumah ini yang berdiri tak jauh dari  kamar sang tuan dengan perasaan cemas dan kawatir. Dari donghae tiba di rumah ini pun beberapa pelayan sibuk hilir mudik keluar masuk ke kamar utama sang majikan , jujur ia syok ketika melihat untuk kedua  kali nya keadaan Shin Yeo-Hii kali ini lebih mengenaskan,  ia meringkuk di dalam kamar mandinya dengan luka membiru di sekitar lehernya rambutnya terlihat sangat berantakan. baju yang ia pakai terlihat sangat kusut. Dengan melihat kejadian singkat itu donghae seakan sudah paham apa yang terjadi di hadapannya kali ini. Iblisnya membuat ulah lagi…

 

 

‘’ Cho Ahra Eodiga ..? ‘’ tanyanya mendesis kepada para pelayan.

 

 

‘’ Nnnoo…nnnaaa di dalam kamarnya tuan ..’’ pelayan itu menunduk kepada lee donghae dengan perasaan takut.

 

 

‘’ cihh sebenarnya apa yang ada di fikirannya , di saat adiknya terpuruk dia seperti ini ck..’’ ku langkahkan kakiku menuju kamar setan betina itu, sungguh aku geram sekali melihatnya seperti itu apa dia sudah tidak benar-benar perduli pada nasib adiknya.

 

 

Setelah sampai di dalam kamarnya langsung ku dobrak pintunya dengar kasar, aku tak perduli dia akan marah ataupun mengamuk aku akan layani dia. Dia sama sekali tidak bisa di sebut seorang kakak, apa ada di dunia ini seorang kakak yang menjerumuskan adiknya sendiri ke lubang gelap ? tegakah ? tidak bukan ?. tapi iblis yang ada di hadapanku itu berbeda…

 

 

‘brakkk’

 

 

‘’ ohh..hh donghae-ya wasseo ?’’ ucap ahra  sedikit terbata .

 

 

‘’Di mana kau letakkan kuncinya ahra-ya..’’ tanpa basa-basi ku tanyakan langsung padanya dengan nafasku sedikit memburu, jujur aku kecewa padanya di saat adiknya membutuhkan seseorang untuk di sampinya tapi apa yang dia lakukan ? dia sibuk dengan dunianya sendiri meminum wine-wine sialan itu. Bukankah ini bukan saat yang tepat ?

 

 

 

‘’ mwo ? hei-apa maksutmu, kunci apa ? kemarilah minum bersamaku hem..’’

 

 

Cihh dia mencoba mengalihkan  pembicaraannya ? ck kau begitu bodoh ahra-ya. Sangat sangat bodoh.

 

‘’ Minum..? ‘’ donghae mengulangi apa yang ahra bicarakan, kakinya maju beberapa langkah mendekati ahra dengan pandangan menyalang tajam. ‘’ haruskah aku minum dengan perempuan sepertimu ?’’ ujar lee donghae sedikit remeh.

 

 

 

‘’ Perempuan sepertimu ? memang aku perempuan seperti  apa donghae-ya..’’ racau cho ahra semakin tidak jelas karena sedikit terpengaruh oleh minuman. ‘’ seharusnya kau menerimaku, maka semuanya tidak akan seperti ini..’’ lanjutnya dengan senyum kemenangan di wajahnya.

 

 

Donghae mematung di tempatnya, haruskah masalah itu lagi yang selalu gadis itu bahas ? hatinya yang ia tutupi kini terbuka lagi dengan luka lama luka, masa lalunya . sakit ketika ia harus mengingat semuanya kembali.

 

 

‘’ kau hanya cukup memberi tau dimana kau letakkan kuncinya ahra-ya…’’ ucapku dengan tenang, aku tau dia sengaja memancingku, kau harus bisa menahannya lee donghae  kau pasti bisa simpan amarahmu, ini bukan saatnya untuk meladeni sikapnya.

 

 

‘’ Apa kau tidak ingin bermain-main dengan ku sedikit saja donghae-ya , kemarilah hem …?’’ ahra mendekat selangkah tepat di depan wajah donghae bibirnya menyeringai puas, ya-kali ini dia benar-benar puas melihat wajah lee donghae menahan kesakitan.  ‘’ tidak bisakah kau melihatku sekali saja ?’’ lanjutnya dengan mengiba.

 

 

‘’ dimana kau le-..’’

 

 

‘’Diamlah brengsek ! tidak bisakah kau membicarakan aku walau hanya sekali saja ? kita berdua donghae-ya.. bukan ‘dia’ ….’’ sebelum donghae benar-benar menyelesaikan kata-katanya, Cho ahra memotong ucapannya dengan cepat. Air matanya mengalir deras dari sudut matanya.

 

 

‘ plukkk’

 

 

‘’ ambillah, aku sudah tidak membutuhkan itu… kunci itu milikmu sekarang..’’ ahra melemparkan kunci kamar kyuhyun tepat di depan nya. ‘’ jangan ganggu aku lagi… kau sangat berisik hari ini ckck, palli kkaahh..’’ Cho Ahra kembali mengambil gelas anggur yang tadi sempat ia banting,  memungutnya dengan sembarangan tanpa memperdulikan pecahan-pecahan itu dapat menyakiti tangannya.

 

 

Jujur hatiku sakit melihatnya seperti itu, hatiku menangis melihatnya.  tidak bisakah dia untuk tiidak seperti itu ? dulu dia bukan tipe orang yang seperti itu dia sangat lembut,  tapi sekarang seperti iblis yang sulit di jinakkan . Aku kecewa melihat dia berubah sedrastis seperti itu.

 

 

Mianhae ahra-ya….

 

 

‘’ Gomawo…’’ ucapku sedikit bergetar sebelum pergi meninggalkan pintu bercat merah maroon itu.

 

 

 

ooOoo

 

 

 

Begitu pintu terbuka dengan sempurna donghae langsung masuk  nafasnya tercekat , matanya  mengedarkan seluruh pandangannya ke dalam sudut ruangan yang bernuansa abu-abu  dengan tatapan waspada.

 

 

Rapi  ?

 

 

lalu suara pecahan itu ? suara teriakan itu ? dia tidak sedang berhalusinasi ?

Donghae memundurkan langkahnya dengan perasaan terkejut , kaget ?  tentu saja jelas tadi dia dengan jelas  mendengarkan teriakan kyuhyun , tapi apa yang ia lihat sekarang tidak seperti yang ia dengarkan saat berada di luar pintu itu. Apa ia juga mulai gila sekarang ? sejuta pertanyaan yang terus berputar-putar di dalam otaknya.

 

 

Dahinya mengernyit bingung, donghae  mengedarkan pandangannya menyelusuri tiap-tiap bagian dari kamar itu,  pandangannya beralih pada setangkai lili putih yang tergeletak di tengah-tengah ranjang king size.

 

 

Kim Yura’

 

 

hatinya seakan tertohok sakit melihat dengan kenyataan sekarang, satu tetes airmatanya mengalir melalui sudut matanya. Seakan terhipnotis dengan lili putih itu donghae sampai tak menyari bahwa ada seseorang yang mengawasinya. Donghae perlahan melangkah mendekati lili putih cerah itu tapi tangannya hanya terhenti mengudara-

 

 

‘’ Hyung, ku kira kau terlalu lancang dengan privasiku…’’

 

 

Dongahe berjengit kaget ketika mendengar suara seseorang di belakang tubuhnya, dia sudah menduga jika hal ini akan terjadi, dengan cepat mengusab sudut matanya yang sedikit berair mengatur expressi wajahnya dengan sebaik mungkin dan menampilkan senyum paksanya kepada pria di hadapannya. Cukup ! dia tidak ingin menambah masalah.

 

 

‘’ Oh-kyuhyun ah gwenchana ? apa kau tidak apa-apa ?..eoh ? jawab aku…’’ dongahe setengah berlari ketika melihat siluet kyuhyun di belakang tubuhnya, tangan donghae meraih salah satu tangan kyuhyun dengan sedikit menekannya.

 

 

‘’ Apa yang kau lakukan bodoh..’’ kyuhyun menghempaskan tangan donghae sesaat, mencoba menghindari pembicaraan tentang dirinya. Sungguh dia benci saat saat seperti ini. ‘’ apa kau akan tetap di situ ?…’’ tanya kyuhyun dengan tatapan mata menyalang tajam, tanda dia tidak menyukai perbuatannya kali ini. Kyuhyun hanya berbalut handuk mengait erat di pinggangnya  rambutnya masih nampak basah bahkan air sisa-sisa dari rambutnya masih menetes .

 

 

Beberapa detik setelah ia berhasil mengusir  Lee Donghae dari kamarnya, pandangannya tak pernah lepas dari lili putih yang berada di atas ranjangnya dengan tatapan sendu.

 

 

Tunggu aku Yura-ya….

 

 

Author Side.

 

 

 

‘’ ahhh…hhhh..hngg ahkk…’’

 

 

 

‘’ ahh breng..sekkhhh ahhh…’’ kyuhyun mengumpat penuh minat terhadap wanita di bawahnya, sejak satu jam lalu kyuhyun berusahan mencapai titik kepuasannya. Dia tidak memperdulikan erangan dan penolakan wanita yang ada di bawah tubuhnya, yang berada di fikiranya hanya menyelesaikan pelepasannya segera.

 

 

 

‘’ hng….hhhhh ahhh…’’  kyuhyun semakin menumbukkan kejantanannya ke dalam lubang hangat itu. Mengangkat sebelah kaki shin yeo-hii agar ia lebih leluasa menggerakkan tubuhnya. Shin yeo-hii sudah amat kelelahan melayani kyuhyun, ia sudah lelah dengan segala penolakan yang ia lakukan, ia hanya pasrah hatinya menangisi prianya Cho Kyuhyun.

 

 

 

‘’ Diamm brengsekkhhh … ahhhh…’’

 

 

 

‘’ hhhhh…. hiskkhhh ahhh hiks… kyuhhh’’ kyuhyun semakin geram mendengar erangan yang di sertai tangisan shin yeo-hii sebelah tangannya mencoba menggapai simpul dasi yang tercecer  tepat  di sebelah kakinya, mengikatkannya di mulut yeo-hii  dengan kedua tangannya ikut di ikat.

 

 

 

‘’mmhhhh..hhhh…’’

 

 

 

‘’ Diam dan nikmati saja yeo-hii ya…’’ kyuhyun menggeram merasakan otot kejantanannya yang semakin mengeras di dalam sana, dia semakin brutal menggenjot kejantanannya.

 

 

 

‘’ aahhhkkkk…hnnngg…’’ kyuhyun ambruk menimpa shin yeo-hii di bawahnya, sungguh ia fikir ini adalah pelepasan terhebat yang pernah ia lalui bibirnya menyeringai puas, mencoba bangkit dari tubuh gadisnya melepakan penyatuan mereka, kyuhyun melihat bagian tubuhnya cairannya meluber sampai ke pangkal pahanya .

 

 

 

‘’ ahhh….’’ kyuhyun berguling ke sisi ranjang yang kosong mengatur nafasnya yang masih naik-turun, matanya menelisik ke seluruh ruangan mencari jubahnya yang ia lemparkan sembarangan, memakainya dan meninggalkan kamar itu segera tanpa memikirkan gadis itu.

 

 

 

Shin Yeo-hii Pov.

 

 

Aku kaget ketika seseorang mendobrak pintu kamarku, dia datang dengan mata memerah dan bau wine yang sangat menyengat. Dia langsung menyerangku memaksaku melakukannya dengannya, bahkan dia membekap mulutku dengan kain dan mengikat kedua tanganku ke atas kepalaku.

 

 

Nafasnya memberat cukup terdengar dari ke dua telingaku, dia semakin kuat menggenjot kejantanannya di dalam tubuhku. Air mataku terus mengalir merasakannya,  tubuhku seakan remuk akibat perbuatannya. bahkan luka-luka yang kemarin belum pulih sempurna jujur aku sama sekali tidak menikmatinya saat-saat seperti ini, ahh-tidak aku sama sekali tidak menikmatika ketika dia memaksaku untuk melakukan berhubungan intim dengannya.

 

 

‘’ ahhhhh… hhnnkkk…’’ dia mendesah hebat ketika pelepasan itu menjempunya, spermanya mengalir sangat banyak kurasakan rahimku menghangat. Tubuhnya jatuh di atasku, aku hanya mampu terdiam menunggu respon selanjutnya, aku lelah terus memberikan penolakan padanya.

 

 

Kurasakan beban di ranjang berkurang, ku lihat ia meraih jubah mandinya dan pergi tanpa patah katapun,  satu tetes demi tetes air mataku keluar aku merasa hina atas diriku tidak lebih dari seorang pelacur dimatanya, dia tidak melirik sedikitpun padaku, untuk melepaskan ikatan inipun tidak.

 

 

Aku tidak tau apa yang sebenarnya ada di dalam otaknya, sebegitu membencinya kah padaku ? haruskah ia melakukan ini semua padaku ? kalau memang di kehidupan yang sebelumnya aku pernah membuat salah padanya aku benar-benar ingin meminta maaf padanya sungguh ! aku minta maaf Kyuhyun-ah, kyuhyun oppa.

 

 

‘’ hiks…hiksss…. eomma…’’

 

 

ooOoo

 

 

‘’ Minumlah ….’’

 

 

Lee Donghae menyodorkan segelas air kepada wanita yang ada di depannya, tapi dia terlihat tidak perduli dan acuh.  ia sadar kesalahannya cukup besar, mungkin juga tidak dapat termaafkan. Ia sadar sungguh !.

 

 

‘’ ahra-ya…. minum ini dan isi perutmu, setidaknya jika kau tidak ingin memakan buatanku makanlah buah atau yang lainnya…’’ ada jeda saat donghae mengatkan kalimatnya, ia juga terlihat frustasi.

 

 

‘’ jangan membuat suatu harapan padaku ! jika kau tidak ingin membuatku semakin membencimu..’’ lee donghae hanya mampu menundukkan kepalanya mendengarkan suara tajam yang berhasil membuat cairan di pelupuk matanya kembali mengalir. ‘’ dan pergilah, apa kau tidak tau malu ! kau sudah seperti anjing penjilat adikku Lee Donghae-sii…’’ aku ahra dengan pandangan matanya menyorot menantang, senyum sinis terpatri di wajah cantiknya. Donghae sangat tau betul sorot mata itu, dia sedang bersama iblis itu ternyata.

 

 

‘’ dua jam lagi aku akan datang untuk mengecek kondisimu ahra-ya,  dan makanlah sesuatu sebelum aku kembali ke sini lagi ’’.

 

 

‘plakkkk’

 

 

‘’ tidak bisakah kau enyah dari hidupku ? pergilah, aku akan memberimu uang berapapun yang kau mau Sialan !!!! ’’.

 

 

Donghae menatap nanar wanita yang ada di hadapannya,  jejak  merah panas dipipinya tak sebanding dengan bagaimana kini hatinya yang hancur . hatinya lebih sakit dari pada rasa sakit bekas tamparan itu, bahkan itu belum apa-apa di banding apa yang ahra rasakan. Iya yakin itu.

 

 

Cho Ahra Pov.

 

 

Bahkan dia tidak peka sama sekali dengan apa yang kau rasakan ahra-ya, ck ! kau kurang beruntung sekali menyukai pria semacam dia. Kasihan sekali nasipmu, kau bahkan tidak lebih seperti adikmu Cho Kyuhyun Ahra-ya, mudah untuk di perdaya olehnya.

 

 

Tidak bisakah dia memelukku ? bahu itu, aku merindukan bagaimana dulu bahu itu memberiku kenyamanan. Bahu memberiku banyak arti, tapi karena bahu itu juga membuatku membencinya.

 

 

Flashback.

 

 

‘’ Ayo  kita makan siang, aku lapar’’. Seorang pria menghampiri gadisnya yang sedang sibuk dengan bebrapa buku di depannya. Memegangi perutnya yang mengisyaratkan dia kelaparan.

 

 

‘’ Donghae-ya aku sibuk tugasnya belum ku selesaikan’’.

 

 

‘’ Nanti saja ! ini sudah saatnya kita harus ke kantin, aku sudah tidak sabar untuk melihatnya…’’ senyum yang beberapa detik lalu terpancar kini redup, mendengarkan sang pria nya membicarakan gadis lain bahkan kini mereka sedang berdua. Catat hanya ada mereka berdua tetapi prianya memilih membicarakan gadis lain di hadapannya.

 

 

Kalian pasti menyangka mereka berpacaran ?  Tidak ! Tidak !, mereka tidak berpacaran bahkan status mereka hanya sahabat yang saling membantu tidak lebih, seperti saat ini tugas yang mereka bicaran sebenarnya milik Lee Donghae bukan milik Cho Ahra. Donghae meminta bantuannya untuk mengerjakan tugas-tugasnya dengan tameng ‘sahabat harus saling membantu’ tentu saja dengan senang hati Cho ahra akan membantunya, tanpa ada embel-embel seperti itupun jika itu Lee Donghae yang meminta bantuan padanya dia akan senang hati melakukannya, karena memang diam-diam dia menyukainya. Prianya ! di jaman sekarang tidak akan mungkin ada perteman antara laki-laki dan perempuan bukan?  jika salah satu di antara mereka memiliki rasa. Si laki-laki yang mempunyai rasa terhadap wanitanya atau wanitanya yang diam-diam menyukai laki-lakinya.

 

 

‘’ ayo cepat bereskan itu semua dan cepat kita pergi ke kantin ahra-ya,  eoh ?’’. ahra mencoba tersenyum menanggapi sifat donghae yang sedikit kekanak-kanakan menurutnya, dan tersenyum kecil.

 

 

‘’ Baiklah ayo…’’

 

 

Mata donghae tidak pernah lepas dari pandangan seorang gadis yang duduk tidak jauh dari tempatnya, tatapan matanya penuh puja dan cinta . ahra hanya tersenyum tipis melihat donghae memandang seseorang penuh minat seperti itu, kalau boleh jujur ia ingin lari dan memilih membolos dari kelasnya saja jika ia tau akan berakhir seperti ini lagi ! berakhir dengan mengantar pesakitannya lagi. Ahra mencoba tidak menghiraukan apa yang Donghae lakukan dan memilih menyantap makanan yang sudah ia pesan tadi, sesungguhnya makanan itu enak jika dia tidak dalam situasi seperti ini, tapi makanan ini menjadi hambar dan sulit di telan sekarang.

 

 

‘’ Donghae-ah…. ayo kita masuk Dosen ahn sudah ada di kelas…’’

 

 

‘’ masuklah sendiri ! aku sedang tidak ingin melihat dosen itu, aku ingin melihatnya dahulu…’’ ahra hanya diam mendengar perkataan sahabatnya itu, tidak bisakah donghae menjawab dengan tidak membentak padanya ?  ‘’ ya sudah aku pergi, aku akan kembali kekelas ku lee donghae ‘’ Cho Ahra menegaskan di akhir kata yang ia ucapkan dia sengaja, untuk mencari perhatian lee donghae . tapi bahkan lee donghae nampak tak perduli sedikitpun padanya. Ahra hanya tersenyum miring sejalan kemudian kakinya melangkah memilih meninggalkan lee donghae sendirian. Ia seperti tidak di hargai, di campakan, dan di manfaatkan.

 

 

‘ kau bodoh cho ahra’

 

 

TBC !

 

Sudah ada pencerahannya kah ? 😀

Btw ini sudah pernah di post di blog saya sendiri 😀 thanks buat admin yg udah mau ngelanjut postnya.

 

 

Thanks J

98 thoughts on “Bastard (Sequel Version) Part 1

  1. Ceritanya bagus . Ga ngebosenin
    Aku lngsung suka walaupun belum baca before story nya
    Tapi alurnya agak kecepetan

    Semoga bisa d jelaskan kenapa kyuhyun seperti itu d next part nya
    Keep writing
    Fighting
    Gomawo 😊

    Suka

  2. Makin kesini kok makin seneng sama karakternya kyu yaa. Dan malah gak kasihan sama yeo hii sama sekali. Aduhh parah mele ni gue -____- btw gut job bgt thorr….

    Suka

  3. Sumpah masi bingung, kalo soal donghae dan ahra udah agak” engeh, tapi masi penasaran juga cwek yg di sukain donghae itu yura kah, dan kenapa kyuhyun kok bisa benci bnget sama yon hii?

    Suka

  4. masih bingung.
    kenapa yura mati ? apa yg dilakuin yeo hii ? cwek yg disukai dong hae itu yeo hii kah ?
    di tunggu next part nya thor

    Suka

  5. Masih penasaran banget sama maksud cerita ini
    Yura meninggal karena apa? trus gadis yang ngebunuh yura itu siapa? Yeohi? Ahh bingung
    Trus donghae suka sama siapa? Suka sama yura juga? Apa karna itu ahra gakmau deket sama donghae lagi?
    Masa lalunya kyuhyun serem amat yaa
    Apa karena masa lalu kyuhyun semuanya jadi kacau gini? Keren ni cerita kaga bisa ketebak jalan ceritanya wkwk
    Ini ntah emang jalan ceritanya yang belum bisa ketebak atau emang akunya yang lemot gakngerti sama maksud cerita ini😂😂

    Suka

  6. Penasaran sama masa lalu mereka ahra kenapa bisa jadi kaya begitu sebenrnya mungkinkah cuman gara² donghae ? Tapi kenapa harus sampe ke yeo hii dan mempengaruhi kyu untuk berbuat jahat sama yeo hii…

    Sebenernya agak bingung jadi kurang berasa hehehe tapi udah keren kok kak 👍👍
    Nexttt kakk semangat 💪💪

    Suka

  7. kasihan sama nasibnya Yeo hii emang punya salah apa dia pada Kyu. kenapa Kyu harus sekejam itu memperlakukannya. seperti tanpa ada rasa kasihan sedikitpun. jadi Kyu dan Ahra sama-sama kecewa karena cinta. itu Donghae mencintai wanita lain atau apa sehingga Ahra sebegitu bencinya

    Suka

  8. jahat banget kyuppanya. masalahnya dari yg kemaren jugakan belum selesai. aku masih penasaran. kenapa kyuppa sampai sebegitu bencinya?? dan apa hubungannya dengan donghae oppa??

    semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatttttttttt

    Suka

  9. Bener” penasaran sama alasan kyuhyun sampai kaya gitu ke yeo hii?
    terus ahra juga kenapa jahat 😦
    bener” kasihan yeo hii 😥
    bikin kyuhyun nyesel senyesel”nya thor 😦

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s