Loving You Part 4


 

Loving You (Chapter 4)

 

Author : JungHaera

Tittle : Loving You

Category : NC21, Yadong, Romance, Marriage-Life, Family, Chapter

Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Jung Haera 

Other Cast :

  • Yoon Sohee
  • Lee Donghae
  • Cho Jihyun
  • Choi Minho

 

Tolong di maklumi ya kalo typo mengganggu.

.

.

.

.

.

Happy Reading

.

.

.

.

.

 

 

__o0o__

 

 

 

 

Semua orang yang berada diruang makan keluarga Cho masih memfokuskan pandangannya pada seorang wanita cantik yang berdiri disamping Ahra, termasuk Cho Kyuhyun.

 

 

Kyuhyun terus menatap Sohee tanpa berkedip, mengabaikan sang istri yang menatap bingung semua orang. Haera bertanya-tanya, sebenarnya siapa wanita yang datang bersam Ahra ini?

 

 

“Selamat malam semuanya.” Sohee menyapa semua orang yang berada disana dengan senyum ramahnya. Pandangan Sohee terarah dimana Kyuhyun duduk, menatapnya sendu dan tersenyum manis. Sungguh, dia benar-benar merindukan Kyuhyunnya.

 

 

Senyum manis Sohee redup seketika, begitu matanya menangkap seorang wanita yang duduk disebelah Kyuhyun.

 

 

Tanpa seorangpun ketahui Sohee mengepalkan tangannya erat hingga berwarna putih. Sohee berusaha menahan emosinya saat melihat wajah polos Haera. Sohee tersenyum miring begitu matanya dan mata Haera saling menatap.

 

 

“Sohee-ya. Kaukah itu?” tanya nyonya Cho dengan mata berkacanya.

 

 

Suara nyonya Cho berhasil mengalihkan tatapan penuh benci Sohee pada Haera. Sohee mengalihkan tatapan matanya sejenak untuk menatap nyonya Cho dengan menampilkan senyum tipuan manis menenangkan miliknya.

 

 

“Ne eommonim. Ini aku.” ucap Sohee pada nyonya Cho.

 

 

Nyonya Cho berdiri dari duduknya, dia tidak menyangka Sohee akan kembali. Dengan perlahan Nyonya Cho menyerahkan Jiwon cucunya kembali ke pelukan Siwon, kemudian nyonya Cho menghampiri Sohee dengan mata berkacanya. Memeluk Sohee dengan erat dan menumpahkan air matanya dibahu kurus milik Sohee.

 

 

Tuan Cho menatap istrinya dengan sendu, dia tidak menyangka reaksi istrinya akan seperti ini saat melihat Sohee kembali.

 

 

“Ya Tuhan. Kau selama ini kemana saja sayang?” Nyonya Cho menagkup kedua pipi Sohee sayang dan dibalas Sohee dengan senyum tipisnya.

 

 

“Appa membawaku ke Belanda, Eommonim.” Sohee memegang lembut tangan nyonya Cho yang ada dipipinya, dan tersenyum setelah menjawab pertanyaan nyonya Cho.

 

 

“Lalu kenapa kau tidak pernah menhubugi kami Sohee-ya? Kau tau? Kyuhyun seperti orang gila saat kau pergi meninggalkannya.” ucap Nyonya Cho santai tanpa mempedulikan keadaan ruang makan yang berubah hening.

 

 

“Lee Hana! Duduk ditempatmu!” kata tuan Cho marah setelah istrinya membawa nama Kyuhyun. Dengan tidak tega Tuan Cho menatap Kyuhyun dan menantunya. Sungguh, dia tidak ingin situasi seperti ini terjadi.

 

 

“Kajja! Kita makan malam bersama, duduklah Sohee-ya” Sohee menampilkan senyum manisnya saat Nyonya Cho menarik tangannya untuk duduk bersebrangan dengan Kyuhyun.

 

 

Kyuhyun meremas kuat tangannya dubawah meja, dan hal itu membuat Haera menatapnya khawatir. Haera memegang tangan Kyuhyun lembut, menuntunnya untuk berada diatas pahanya. Dia tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Tapi dia sangat tahu bahwa Kyuhyun sedang meredam amarahnya saat inii.

 

 

Kyuhyun menatap Haera yang juga sedang menatapnya dengan senyum menenangkan miliknya. Kyuhyun sadar, bahwa ada wanita ini sekarang disampingnya. Tidak seharusnya dia mengingat kembali wanita yang pernah menjadi masa lalunya ini.

 

 

Dia mencintai Haera, dan Haera adalah istrinya, ucap Kyuhyun didalam hati mencoba meyakinkan perasaannya.

 

 

Kyuhyun membalas senyum Haera dengan senyum sendunya. Dia tidak ingin menyakiti perasaan Haera, maka dari itu dia mencoba sekuat mungkin untuk bersikap biasa saat berhadapan dengan Sohee, wanita masa lalunya.

 

 

“Kyu, siapa wanita disebelahmu itu?” Sohee bertanya pada Kyuhyun tentang keberadaan Haera, yang sudah jelas dia ketahui bahwa Haera adalah istri Kyuhyun.

 

 

Kyuhyun menatap Sohee kaget, karena wanita itu bertanya padanya. Kyuhyun diam sejenak, kemudian menolehkan wajahnya kesamping, melihat wajah manis Haera dengan tersenyum. Dialihkan pandangannya untuk kembali menatap Sohee, dengan yakin Kyuhyun akan menjawab apa yang Sohee Katakan.

 

 

“Dia istriku.” Jawaban lantang Kyuhyun diam-diam membuat Tuan Cho dan Jihyun yang hanya diam sejak tadi menampilkan senyum samarnya.

 

 

Kenapa Jihyun sangat senang dengan jawaban kakaknya? Tentu saja karena Jihyun sangat membenci wanita yang bernama Yoon Sohee itu.

 

 

Dia tau semua niat busuk Sohee yang dulu mendekati kakaknya. Dia senang sekali karena dulu Sohee pergi dari kehidupan Kyuhyun, tapi dia juga sempat merasa sangat sedih karena keterpurukan Kyuhyun akibat kepergian Sohee yang meninggalkannya. Tapi kekhawatiran Jihyun hilang seketika saat Kyuhyun bertemu dengan gadis cantik dan baik hati seperti Haera.

 

 

Haera datang dan membangunkan kakaknya dari keterpurukan itu. Maka dari itu Jihyun sangat menyukai Haera. Dan jangan harap sekarang Jihyun akan membiarkan Sohee begitu saja  menghancurkan kehidupan Kakaknya lagi. Bermimpi saja kau nona Yoon.

 

 

_o0o_

 

 

“Nonna. Aku ingin bicara denganmu.”

 

 

Kyuhyun menghampiri Ahra yang sedang duduk di taman belakang rumah keluarga Cho.

 

 

“O… Kyu duduklah!” Ahra menepuk kursi kayu yang di dudukinya agar Kyuhyun duduk di sana.

 

 

“Apa yang ingin kau bicarakan?”

 

 

“Kenapa nonna membawa Sohee kemari?” tanya Kyuhyun tanpa basa-basi.

 

 

Ahra tekejut dengan pertanyaan yang Kyuhyun lontarkan.

 

 

“Kyu. Sebelumnya aku minta maaf padamu. Aku tidak memiliki maksud apa-apa dengan membawa Sohee kemari. Aku hanya kasihan padanya. Dia baru saja pulang dari belanda dan dia belum mencari tempat tinggal. Aku tidak mungkin membiarkannya begitu saja. Walau bagaimana pun Sohee tetap keluarga kita, kan?” kata Ahra memberikan penjelasan pada Kyuhyun.

 

 

Ahra sangat tahu. Kedatangan Sohee pasti sangat mengganggu adiknya itu. Tapi mau bagaimana lagi, dia sungguh tidak tega pada wanita itu.

 

 

“Tapi nonna, kau tidak harus membawanya juga ke rumah ini, kan?”

 

 

“Bagaima dengan Haera, jika dia mengetahui semuanya.” sambung Kyuhyun kesal.

 

 

“Maaf.”

 

 

Ahra menatap Kyuhyun dengan tatapan menyesalnya. Ya Tuhan. Apa dia sudah salah?

 

 

Kyuhyun berdiri dari duduknya dan menatap lurus kedepan. Sungguh. Kehadiran Sohee di rumah ini benar-benar membuatnya tidak tenang

 

 

“Aku tidak ingin melihat wanita itu lagi.” kata Kyuhyun datar.

 

 

“Kyu!”

 

 

Kyuhyun pergi meninggalkan Ahra sendiri di taman belakang rumah tanpa menghiraukan panggilan Ahra. Dia benar-benar marah pada kakaknya itu.

 

 

_o0o_

 

 

“Oppa, aku ingin menanyakan sesuatu.” Haera semakin mengeratkan pelukannya di pinggang telanjang Kyuhyun.

 

 

“Apa?”

 

 

“Siapa wanita tadi?”

 

 

Kyuhyun mengerakkan bola matanya gelisah begitu mendengar pertanyaan yang Haera lontarkankan. Dia harus menjawab apa saat ini? Apa dia harus berkata jujur pada Haera, bahwa Sohee adalah masa lalunya? Tapi, dia tidak ingin menyakiti perasaan Haera.

 

 

Dengan lembut Kyuhyun mengelus punggung telanjang Haera, sambil memikirkan bagaimana caranya dia mengatakan masa lalunya pada Haera. Sungguh, dia sangat binggung saat ini.

 

 

“Sayang, kau percaya padaku,kan?”

 

 

“Emm… Aku percaya padamu.” Haera menganggukkan kepalanya pelan untuk menjawab pertanyaan Kyuhyun barusan.

 

 

“Maafkan aku, karena aku tidak bisa menceritakannya saat ini padamu. Tapi aku janji, secepatnya aku akan memberi tahumu.” kata Kyuhyun lirih sambil menggenggam tangan mungil Haera.

 

 

Melihat sang suami yang terlihat memendam beban yang sangat berat, membuat Haera iba melihatnya. Dengan lembut Haera membalas gengaman tangan Kyuhyun di tangannya.

 

 

Dikecupnya lembut bibir penuh sang suami untuk sekedar menghilangkan beban pikiran suaminya. Dia mengerti, mungkin wanita bernama Sohee itu sangat berpengaruh pada suaminya. Maka dari itu, suaminya seolah enggan menceritakannya.

 

 

Dia akan menunggu Kyuhyun, yang akan menceritakan semuanya nanti. Entah itu kapan, dia juga tidak tahu.

 

 

“Tidurlah.” perintah Kyuhyun dengan lembut untuk Haera.

 

 

Kyuhyun menarik selimut tebal yang tergeletak dibawah ranjang besarnya, kemudian menyelimuti tubuh telanjangnya dan tubuh telanjang Haera, sehabis percintaan panas mereka tadi. Dibelainya pelipis Haera dengan lembut, agar Haera segera terbang ke alam mimpinya.

 

 

Mendapat perlakuan lembut dari sang suami, membuat Haera merasa nyaman. Dengan erat Haera memeluk pinggang Kyuhyun dan menjadikan lengan kokoh milik Kyuhyun sebagai bantal kepalanya. Ya Tuhan, dia rasa, dia tidak pernah tidur senyaman ini.

 

 

Seiring belaian Kyuhyun dipelipisnya, Haera dengan perlahan memejamkan mata bulatnya. Melihat sang istri sudah mulai terbang kealam mimpi, membuat Kyuhyun tersennyum melihatnya. Dengan perlahan Kyuhyun memberikan kecupan selamat malam tepat dibibir tipis milik Haera, takut jika Haera akan terbangun karena ulahnya.

 

 

_o0o_

 

 

Ditengah gelapnya malam Haera terjaga dari tidurnya karena bunyi suara ponsel yang mengganggunya. Diikatnya keatas rambut panjang bergelombang miliknya dengan asal. Melirik Kyuhyun yang masih setia memejamkan matanya dan menaungi alam mimpinya.

 

 

Dengan tubuh yang masih telanjang tidak memakai sehelai benangpun, Haera bangkit dari ranjang yang didudukinya. Melangkahkan kaki jenjangnya kearah sofa yang ada di dalam kamarnya, untuk mengambil jubah tidur berwarna ungu muda yang tadi dibuang oleh Kyuhyun sebelum kegiatan malam mereka tadi.

 

 

Mengikat tali jubah dengan sembarangan, kemudian dengan tergesa Haera mencari dimana keberadaan ponselnya. Dia tidak ingin jika Kyuhyun sampai terbangun dari tidurnya, karena suara ponsel yang menggangunya.

 

 

Haera melebarkan matanya panik, saat mengaetahui siapa yang menghubunginya tengah malam seperti ini.

 

 

Dengan tergesa Haera melangkah untuk meningalkan kamar, dan membuka pintu kamar bercat putih itu dengan perlahan.

 

 

Diedarkannya pandangannya kesekitar luar kamar, takut akan ada orang yang melihatnya. Dialihkannya kembali pandangannya ke dalam kamar untuk memastikan, bahwa Kyuhyun masih memejamkan matanya dengan damai dan tidak menyadari bahwa dia telah terbangun dari tidurnya.

 

 

Melihat keadaan yang cukup aman, dengan mengendap Haera menuruni anak tangga untuk sampai keruang tamu keluarga Cho. Ya, saat ini dia dan Kyuhyun masih berada di kediaman keluarga Cho.

 

 

Tuan Cho memaksanya dan Kyuhyun untuk menginap disini, karean keadaan hujan diluar dan badai besar mengguyur Seoul sore tadi. Begitupun dengan Ahra dan suaminya, dan juga wanita bernama Sohee tadi. Mereka juga terpaksa menginap dirumah keluarga Cho. Maka dari itu, dia sangat takut jika ada orang yang memergokinya.

 

 

Dengan gugup Haera kembali menghubungi orang yang tadi menelfonnya. Diarahkannya ponsel yang ada digengamannya ke arah telinga begitu terdengar suara sambuangan telefon.

 

 

“Eomma.” dengan bergetar Haera memangil orang diseberang sana, yang ternyata adalah ibunya.

 

 

“Anak bodoh! Aku menelfonmu sedari tadi dan kau baru mengangkatnya sekarang!” dengan diam Haera mendengar makian yang ibunya lontarkan disebrang.

 

 

“Maaf.”

 

 

“Brengsek! Apa hanya kata maaf yang biasa kau ucapkan dari mulutmu itu, hah !?” sekali lagi Haera hanya diam mendengar ibunya yang memakinya.

 

 

“Kapan kau akan melaksanakan tugasmu. Aku perintahkan padamu untuk menghancurkan keluarga itu dan mengeruk semua kekayaannya gadis bodoh, bukan malah menyuruhmu untuk menikamati hidup bahagia dengan suami bodohmu itu.”

 

 

Haera menahan amarah dalam dirinya, saat mendengar ibunya menghina suaminya. Cukup. Sudah cukup Haera mendengar makian ibunya.

 

 

“Aku tidak akan melakukan apa yang kau perintahkan. Sampai matipun aku tidak akan melakukannya.” ucap Haera mendesis pada ibunya.

 

 

“Brengsek! Kau berani menentangku!”

 

 

Sebelum ibunya mengeluarkan segala makian kasarnya, yang akan membuat perasaan Haera terluka, dengan terburu-buru Haera mematikan sambungan telfonnya.

 

 

Dia tidaak peduli lagi jika ibunya akan mengamuk nanti. Ibu macam apa dia, yang tega menyuruh anaknya sendiri untuk berbuat keji seperti itu. Tidak, Haera tidak akan sudi melakukannya.

 

 

Setelah mengatur nafasnya sejenak untuk meredakan emosinya, Haera membalikkaan badannya hendak kembali menuju kamarnya.

 

 

Betapa terkejutnya Haera saat melihat seorang wanita telah berdiri didepannya dengan gaya angkuhnya.

 

 

Apa wanita itu mendengar percakapannya dengan ibunya tadi? Tidak. Bagaimana jika wanita itu benar-benar mendengarnya?

 

 

Haera menggerakkan bola matanya gelisah, takut jika Sohee benar mendengarnya. Ya. Wanita yang berdiri dihadapan Haera saat ini adalah Sohee, wanita yang baru dikenal Haera.

 

 

“Apa yang membuatmu malam-malam seperti ini masih diluar Haera-sii? Kau terlihat mencurigakan.” kata Sohee sambil memicingkan mata curiga.

 

 

Haera menatap Sohee, setelah Sohee menyelesaikan ucapannya. Melihat Haera yang terus menatapnya membuat Sohee tersenyum sinis dan mendekat pada Haera.

 

“Wanita murahan sepertimu tidak pantas bersanding dengan Kyuhyun.”

 

 

Mendengar Sohee yang menghinanya, dengan cepat Haera mendongakkan kepalanya dan menatap langsung kedua mata Sohee. Apa maksud wanita ini?

 

 

“Apa maksudmu?”

 

 

“Cih… Aku tidak percaya dengan semua ini. Kyuhyun menurunkan seleranya pada wanita sepertimu. Wanita rendah sepertimu aku rasa tidak cocok dengannya.” kata Sohee sinis dan menatap Haera tajam.

 

 

“Apa maksudmu sebenarnya Sohee-sii?” kesabaran Haera sudah mulai habis karena wanita ini.

 

 

“Tidak. Aku tidak mempunyai maksud apapun. Hanya ingin mengingatkan.”

 

 

Dengan perlahan Sohee semakin mendekati Haera, setelah Haera sudah tepat berada di depannya diarahkannya kepalanya kesamping telinga Haera dan membisikkan sesuatu.

 

 

“Bahwa, Cho Kyuhyun adalah milikku.” bisik Sohee tajam ditelinga Haera.

 

 

Dengan kasar Haera mendorong Sohee hinga terjatuh di atas lantai marmer ruang tamu. Haera menatap Sohee tajam. Siapa wanita ini? beraninya mengklaim suaminya seperti itu. Tentu saja Haera marah.

 

 

“Brengsek!” teriak Sohee marah.

 

 

Ditatapnya Haera dengan tajam dan tertawa sekeras-kerasnya. Sohee tidak peduli jika seluruh isi rumah akan terbangun dari tidur mereka. Wanita di hadapannya ini benar-benar kurang ajar. Bitch.

 

 

“Ternyata kau tidak seperti yang aku bayangkan nona Jung.”

 

 

Haera berjongkok dihadapan Sohee seolah sedang meremehkan wanita itu. Di elusnya pelan rambut Sohee seolah menantangnya dan tangan Sohee langsung menepis kasar tangan Haera yang ada dirambutnya.

 

 

Melihat perlakuan kasar Sohee yang menepis tangannya, membuat Haera tertawa pelan.

 

 

“Tentu saja tidak. Aku bukan wanita lemah yang mudah ditindas begitu saja. Asal kau tahu nona Yoon. Kau pikir, kau siap hah? Beraninya megklaim bahwa Kyuhyun oppa adalah milikmu.” kata Haera tidak kalah sinis.

 

 

“Arra, aku mengerti sekarang. Tentu saja Kyuhyun belum menceritakan siapa aku sebenarnya. Astaga.”

 

 

“Haera-sii perlu kau ketahui bahwa aku adalah. Ahh, tidak. Sangat tidak seru jika aku memberitahumu sekarang. Tapi yang jelas, kau akan sangat hancur jika mengetahui siapa aku sebenarnya. Hidupmu seolah akan berakhir dan rasanya kau ingin mati saja.” Sohee tersenyum bahagia setelah melihat wajah pucat Haera.

 

 

“Tutup mulutmu Sohee-sii!” kata Haera berteriak marah.

 

 

_o0o_

 

 

Suara kicauan burung terdengar sangat nyaring mengawali pagi ini. Dengan cekatan Haera mengiris bahan-bahan makanan yang akan diolahnya untuk sarapan mereka pagi ini.

 

 

Tanpa Haera sadari, sedari tadi Kyuhyun sang suami sedang mengamatinya yang masih sibuk dengan dunia memasaknya.

 

 

Dengan bersandar di dinding dan melipat tangannya didada, Kyuhyun tersenyum manis melihat betapa semangatnya Haera saat memasak. Benar-benar seorang istri idaman.

 

 

Tidak tahan melihat sang istri yang sangat luar biasa cantik. Kyuhyun berjalan menghampiri Haera yang sedang mengaduk sup buatannya.

 

 

“Masak apa? Harum sekali.” kata Kyuhyun lalu membenamkan wajahnya di ceruk leher Haera.

 

 

Mendapat pelukan tiba-tiba dari sang suami, membuat Haera menegang karena terkejut. “Oppa. Kau membuatku terkejut!”

 

 

“Maaf.” kata Kyuhyun serak dan semakin membenamkan wajahnya di leher Haera, dia juga sesekali menciumi dan menggigit leher Haera lembut.

 

 

“Oppa hentikan. Bagaimana jika ada yang melihat?”

 

 

“Eungghh…”

 

 

Haera mengeluarkan desahan kecilnya, saat Kyuhyun menghisap lehernya. Dengan jahil tangan Kyuhyun merambat keatas dan meremas dada sintal milik Haera dari luar kaos yang dikenakan wanita itu.

 

 

“Eonni. Tadi aku sudah pergi ke supermarket, dan daging yang kau pesan tid- kyaaaaa!”

 

 

Jihyun menjerit kencang begitu memasuki area dapur, kemudian dengan cepat Jihyun membalikkan badannya setelah melihat kegiatan mesum kakaknya tadi. Ya Tuhan, matanya sudah ternodai.

 

 

“Ji… Jihyun-a” ucap Haera dengan terbata. Sungguh, dia malu sekali.

 

 

Dengan kesal Haera mendorong Kyuhyun untuk menjauh darinya, dan menatap Kyuhyun tajam. Mendapat tatapan tajam dari sang istri membuat Kyuhyun melebarkan matanya. Cih.

 

 

“Pergi dari sini sekarang juga, oppa.”

 

 

“Tapi, sayang.”

 

 

“Arraso.” Kyuhyun pergi meninggalkan Haera saat Haera memberikan tatapan membunuhya, dia bisa apa saat Haera sudah melotot seperti itu.

 

 

Kyuhyun berjalan untuk keluar dari area dapur, begitu dia melewati dimana tempat adiknya berdiri, dengan kesal Kyuhyun mendorong kepala Jihyun hingga menunduk kedepan. Rasakan itu gadis pengganggu. Batin Kyuhyun dalam hati.

 

 

“YAK!!! CHO KYUHYUN!!!” teriak jihyun marah sekaligus kesal. Kakaknya itu benar-benar sialan.

 

 

“Eonni.” dengan merengut kesal Jihyun memanggil Haera, seolah sedang mengadukan perbuatan kurang ajar kakaknya terhadapnya.

 

 

“Ne?” Kata Haera berpura-pura bodoh dan tersenyum menampilkan deretan gigi-gigi putihnya.

 

 

_o0o_

 

 

“Kau tampak bahagia sekali Kyu.”

 

 

Kyuhyun menghentikan langkahnya yang hendak menuju taman belakan rumah keluarga Cho saat suara seorang wanita terdengar oleh gendang telinganya. Brengsek, kenapa wanita ini masih ada di sini?

 

 

“Bukan urusanmu!” kata Kyuhyun tajam.

 

 

“Baiklah itu memang bukan urusanku. Tapi aku peduli padamu.”

 

 

“Cih. Aku tidak butuh rasa pedulimu.” Kyuhyun mendesis tajam menatap wanita itu, yang ternyata adalah Sohee dan Sohee sekarang sudah berdiri tepat di depannya.

 

 

Tangan Sohee terulur hendak memegang lengan Kyuhyun, tapi dengan secepat kilat Kyuhyun menepisnya. Dia benar-benar muak dengan wanita ini.

 

 

“Wae?” tanya Sohee marah.

 

 

“Kenapa kau menepis tanganku?” Sohee kembali mengulangi pertanyaannya dengan mata yang sudah memerah karena menahan amarah.

 

 

“Kenapa, kau bilang? Tentu saja karena aku tidak sudi kau sentuh.” dengan kasar Kyuhyun kembali menepis tangan Sohee yang lagi-lagi ingin menyentuhnya.

 

 

“Kyu!” Sohee meninggikan sedikit suaranya. Dicengkramnya tangan Kyuhyun, saat Kyuhyun akan melangkah meninggalkannya

 

 

“Apa?” tanya Kyuhyun malas.

 

 

“Kenapa kau jadi seperti ini? Kau dulu tidak pernah berbuat kasar terhadapku.”

 

 

Kyuhyun tertawa pelan mendengar perkataan yang Sohee lontarkan. “Jadi maksudmu. Aku harus bersikap baik terhadapmu, begitu? Tidak. Aku tidak sudi.”

 

 

_o0o_

 

 

“Eonni, apa bawangnya bisa aku masukkan sekarang?”

 

 

“Ne, Jihyun-a masukkanlah!”

 

 

Dengan hati-hati Jihyun memasukkan irisan bawang yang tadi diirisnya kedalam sup ayam buatan Haera.

 

 

“Sudah Eonni, apa lagi yang bisa aku lakukan?”

 

 

Setelah selesai dengan tugasnya, Jihyun menghampiri Haera yang sedang sibuk mencuci brokoli di wastafel.

 

 

“Eonni, kenapa mataku perih sekali?” Jihyun mengerjapkan matanya saat merasakan rasa perih di matanya.

 

 

Tidak tahan menahan perih dimatanya, tanpa berpikir panjang Jihyun langsung menguceknya dengan jari-jarinya.

 

 

“Astaga! Jihyun-a, jangan dikucek!” dengan panik Haera menghampiri Jihyun yang sudah berjingkrak karena rasa perih dimatanya.

 

 

“Huwaa!!! Eomma!!! Perih!!!” teriak Jihyun heboh.

 

 

“Jihyun-a, kau harus tenang oke. Sekarang kemarilah aku akan membantu membasuh matamu dengan air.” kata Haera mencoba menenagkan Jihyun. Ya Tuhan, jika Jihyun terus berteriak seperti ini dia juga bingung harus berbuat apa.

 

 

“Tapi ini perih sekali Eonni. Eothokke?”

 

 

“Ada apa ini Haera-ya?” Nyonya Cho bertanya dengan panik saat mendengar keributan di dapurnya.

 

 

“Mata Jihyun terkena ciptaran bawang Eommonim.”

 

 

Setelah mendengar apa yang sebenarnya terjadi, Nonya Cho dengan khawatir menghampiri Jihyun. Ya Tuhan, putrinya ini bodoh atau apa? Ck.

 

 

“Kajja. Eomma akan membantumu.”

 

 

Nyonya Cho dengan gemas menarik tangan Jihyun untuk mengikutinya, dengan pasrah Jihyun menuruti kemana ibunya akan membawanya. Ya Tuhan, bagaimana jika setelah terkena cipratan bawang ini matanya akan buta? Andwe! Teriak Jihyun dalam hati. Jihyun sibuk dengan dugaan negatif yang berkeliaran dikepalanya.

 

 

Melihat tingkah lucu Jihyun membuat Haera tertawa pelan. Haera mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan.

 

 

Dengan tidak sengaja Haera melihat Kyuhyun dan Sohee dari jendela dapur. Matanya terpaku pada kedua manusia yang sedang berbicara dengan serius itu. Apa yang mereka bicarakan?

 

 

Sangat membuat Haera penasaran.

 

 

_o0o_

 

 

“Berhentilah muncul dihadapanku Sohee-ya!” Kyuhyun mendesis sinis dan kembali menatap Sohee dengan tajam.

 

 

“Tidak. Aku tidak akan berhenti. Dari awal kau itu milikku Kyu, jadi aku tidak akan membiarkanmu hidup bahagia dengan wanita murahan itu.”

 

 

“Brengsek! Kau yang wanita murahan. Sialan. Sekali lagi kau menyebut istriku wanita murahan. Aku tidak segan-segan untuk merobek mulut busukmu itu.”

 

 

Sudah cukup. Wanita ini sudah keterlaluan. Beraninya dia menghina Haera. Ketahuilah bahwa Soheelah yang sebenarnya wanita murahan disini. Sial.

 

 

Setelah mengeluarkan kata-kata pedasnya, Kyuhyun berbalik dan melangkah untuk pergi dari wanita gila ini. Dia benar-benar sudah muak dengan Sohee.

 

 

Baru dua langkah Kyuhyun melangkahkan kakinya. Suara Sohee berhasil menghentikannya, dan membuat Kyuhyun mengepalkan tanganya kuat hingga buku-buku jarinya memutih karena menahan emosi.

 

 

“Bagaimana reaksi Haera saat mengetahui bahwa aku adalah mantan istrimu?”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

_TBC_

 

 

 

Thanks kawan sudah berkenan baca ff ini sampai akhir. See you :*

128 thoughts on “Loving You Part 4

  1. ohhh jadi soohe mantan istri kyuhyun terus nyonya cho maunya kyuhyun kembali ama dia gitu
    haera posisinya terancam belum lagi eommanya yang punya niatan jahat sama pernikahan putrinya

    Suka

  2. Syukur deh cma mntan istri yg ak tkutin it klw sohee it msih istri nya kyuhyun oppa ..kn ribet cerita jd nya
    ngeselin sohee cma mntn istri jga ngesok iyu..
    next ya thor bwt mkin seru yaak heheee

    Suka

  3. Hohoho mntan istri? Knp dulu dia pisah? trs skrng sohee mau mnta balikan lagi sma kyuhyun gitu? Hellooooo lu gak tau diri amat.

    Suka

  4. Whatttttttt mantan istri???????tp haera nikah ma kyu karna bener2 tulus cinta ma kyu ga ya?apa karna eommanya haera yg suruh?dan np eommanya haera benci banget ma kluarga kyu???makin penasaran ma lanjutannya

    Suka

  5. Ucett berat bgt mantan istri, emang rencana sohee apa?? Mau nguasain harta kyuhyun?? Kl gitu sama dong niatnya sama ibunya haera
    Trs ada dendam apa antara ibunya haera sama keluarga cho???
    kl gitu kuncinya cuma satu agar hubungan kyuhyun dan haera tetap bisa bertahan yaitu saling percaya dan nggak termakan omongan orang lain

    Suka

  6. Q pikir sohee hanya mantan kekasih kyuhyun, eh ternyata mantan istri….

    Kasihn heera punya ibu jahat bnget…!
    Trus gimna reaksinya heera saat tau sohee adalh mantn istri kyu…
    Mudah2hn konfliknya gk semakin parah….

    Suka

  7. ibunya haera jahat, maksudnya nyuruh haera untuk menghancurkan keluarga cho gmana? Punya dendam? Trus haera nikah ama kyu karna dsuruh ibunya?
    sohee mantan istri kyu?

    Suka

  8. tuh kannn, ternyata dia wanita masa lalunya kyuhyun, mantan istrinya.. yaa tuhannn panganting baru udah dapet masalah, semoga kyuhyun sama haera baik baik saja. kenapa si sohee songong amat, dia yang udah nyakitin kyuhyun, tapi dia balik lagi dan ingin memisahkan kyuhyun dan haera, dasar wanita rubahh!! kerenn thorrr!! fighting!! 😄😄😄

    Suka

  9. konfliknya muali terihat di part ini. dipikir Soo hee itu mantan pacar eh yang bikin kaget malah mantan istri. lalu bagaimana kalau Haera tau akan hal ini apalagi ibunya Heara menuntut untuk mengahancurkan keluarga Kyu

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s