The Darkness Lust Part 1


 

The Darkness Lust part 1

 

Author : Princess Evil Clouds

Tittle   : The Darkness Lust

Category: Fantasy, Thriller, Mature.

Cast: Cho Kyuhyun, Lee Hana, Lee Donghae, Kim Yesung.

Author’s note:  Hai…saya kembali lagi dengan new ff long chapter, semoga kalian tidak pernah bosan dengan FF saya yang masih belum sempurna ini. Terima kasih untuk para reader yang kasih kritik dan saran sehingga membuat saya terus belajar memperbaiki kesalahan saya.Dan untuk Admin saya ucapkan banyak terima kasih yang sudah mempost karya saya. I hope God always blessing you.

 

Disclaimer: This story is mine, but character not mine. OOC, typo(s), NOT REAL, this story just for entertaint. If you don’t like, don’t read J.

 

Happy reading all.

@@@

Malam ini terasa begitu mencekam, bau anyir darah sangat menyengat indra penciuman Cho Kyuhyun dia berjalan menelusuri bangunan yang sudah menjadi puing-puing akibat serangan dari ras Nefilim. Dia berjalan mendekat ke beberapa mayat wanita yang tewas secara mengenaskan, wanita itu adalah ras Chaser yang tak lain adalah rasnya sendiri. Wanita-wanita itu pula adalah korban dari kebiadaban ras Nefilim yang tidak menginginkan ras Chaser, karena ras Chaser adalah pemburu Iblis sedangkan Nefilim pengikut Iblis.

 

Cho Kyuhyun beralih ke sisi jalan di sana dia melihat Kim Yesung yang sedang menangis. Tangisnya begitu menyayat hati entah apa yang ditangisinya, Cho Kyuhyun akhirnya mendekati Kim Yesung.

 

“A-apa yang terjadi?” tanya Kyuhyun tergagap, saat melihat mayat Sena di pangkuan Yesung. Kyuhyun bergidik ngeri saat melihat mayat Sena yang sangat mengerikan wajah Sena hancur, bola matanya keluar serta mulut Sena robek dan menganga lebar. Yesung tak menjawab pertanyaan dari Kyuhyun, bibirnya terasa kelu melihat orang yang dicintainya tewas secara mengenaskan.

 

“Apa ras Nefilim yang melakukan ini semua?” tanya Kyuhyun sekali lagi, Yesung hanya mengangguk lemah pandangan matanya menatap tubuh Sena. Tangannya terkepal erat menahan emosi yang memuncak.

 

“Aku akan menghancurkan ras Nefilim.”Yesung berdiri matanya menyalang merah dan dia berjalan tak tentu arah.

 

“Kau akan kemana?” teriak Kyuhyun.

 

“Aku akan ke tempat para Nefilim itu berada,” balas Yesung, Kyuhyun segera mengejarnya dan menghentikan langkah Yesung.

 

“Apa kau sudah gila?Kau bisa mati terbunuh juga.”Nada bicara Kyuhyun mulai meninggi.

 

“Lalu aku harus bagaimana?Orang yang sangat aku cintai meregang nyawa di depanku.”Pertahanan Yesung runtuh, tubuhnya merosot ke tanah dia menangis sangat kencang bahkan dia memukul dada sebelah kirinya yang begitu menyesakkan.Kyuhyun ikut berjongkok, memeluk tubuh sahabatnya dengan erat.

 

Agar sahabatnya itu menjadi lebih tenang, Kyuhyun menatap arah kegelapan dengan sorot mata tajam.Lelaki tampan berusia 300 tahun memiliki tubuh tinggi, sexy dan juga panas serta memiliki tatapan mata tajam bak mata Elang.Dia adalah Cho Kyuhyun pemimpin ras Chaser yang memburu para Iblis dan Nefilim.

 

“Bagaimana itu bisa terjadi? Bukankah aku sudah mengatakan jika selama aku tidak ada di markas jangan sampai melewati gebang timur?” tanya Kyuhyun dengan nada emosi.

 

“Aku juga tidak tahu bagaimana Sena dan para Chaser lainnya sampai melewati gerbang itu,” ucap Yesung masih terisak kemudian menghela napas panjang dan melanjutkan kata-katanya.

 

“Donghae mengatakan jika Sena ingin pergi ke kota.Kau tahu jika dia juga sedang menandung calon bayi kami.”Tangis Yesung semakin keras, mengingat betapa kejamnya para Nefilim membunuh orang yang dicintainya.

 

Kyuhyun mengusap punggung Yesung pelan.

 

“Demi nama Tuhan aku akan membalaskan dendammu.Aku akan membunuh Nefilim yang membunuh Sena dan calon bayimu,” ujar Kyuhyun dengan nada penuh kemarahan.

 

“Aku melihat sekilas Nefilim yang membunuh Sena,” kata Yesung setelah lebih tenang, Kyuhyun menatap mata Yesung dalam mendengar pernyataan Yesung.

 

“Kau melihatnya?”tanya Kyuhyun, Yesung menggeleng pelan.

 

“Aku hanya tahu jika pembunuh Sena adalah Nefilim wanita.Saat aku ke sini Nefilim wanita itu masih membantai Sena dan ras Chaser lainnya.Tapi aku tidak begitu jelas melihat wajahnya,” jelas Yesung.

 

“Kita akan menemukan pembunuhnya segera.Lebih baik kita pulang, sangat berbahaya jika kita masih di sini.Para Nefilim bisa menyerang kita lagi.”Kyuhyun berdiri dan mengajak Yesung untuk meninggalkan tempat itu.

 

“Bagaimana dengan mayat Sena dan yang lainnya?” tanya Yesung.

 

“Kita akan membawanya dan menguburkan malam ini juga.”

 

Kyuhyun dan Yesung segera membawa mayat Sena dan Chaser yang terbunuh menuju markas, sesampainya di markas Donghae merasa bingung melihat keadaan Yesung yang kucal dan banyak noda darah yang menempel di bajunya.

 

“Apa yang terjadi Yesung?Bukankah kau tadi mengatakan akan menjemput Sena, lalu di mana dia?” Donghae bertanya panjang lebar pada Yesung, akan tetapi Yesung hanya diam saja tak menjawab satu pun pertanyaan dari Donghae.

 

“Dia sudah mati,” sahut Kyuhyun.

 

“Apa maksudmu?” tanya He Ra, yang datang dari arah dapur.

 

“Dia tewas terbunuh oleh Nefilim di gerbang timur,” jawab Kyuhyun lemah, mendengar hal itu tubuh He Ra hampir limbung ke belakang untung saja Donghae dengan sigap segera menahannya air matanya mulai menyeruak dari pelupuk matanya.

 

“Kau berbohong, kan?” tanya Donghae memastikan.

 

“Aku tidak berbohong,” sahut Kyuhyun, membuat He Ra langsung memeluk tubuh Donghae suaminya. He Ra menangis histeris dia tak menyangkan jika Sena akan mati secepat itu. Padahal tadi padi Sena mengatakan jika dia ingin segera menikah dengan Yesung, dan dia juga ingin sekali makan daging kelinci buruan Yesung.

 

“I-ini tidak mungkin, kan?” tanya He Ra pada Donghae dengan nada terisak, Donghae hanya bisa mengusap punggung istrinya dia juga tidak bisa berkata-kata bibirnya mulai terasa kelu.

 

“Lebih baik kita segera menguburkan mayat Sena dan yang lain sebelum hari semakin malam,” ajak Kyuhyun.

 

Kyuhyun segera memerintahkan rasnya untuk menggali tanah yang akan dijadikan untuk makam Sena, tak butuh waktu lama untuk menggali tanah tersebut kerena mereka menggunakan kekuatan mereka untuk menggali tanah merah itu.

 

Saat pemakaman Sena langit terlihat begitu gelap Kyuhyun dan para Chaser bediri di tanah kosong. Donghae dan He Ra berdiri di sebelah Kyuhyun, sedangkan Yesung berdiri di hadapan Kyuhyun mereka akan mengantar Sena ke peristirahatannya yang terakhir.

 

Air mata Yesung sejak tadi tidak bisa dikendalikannya, Kyuhyun mendekat dan memegang bahu sahabatnya agar tetap kuat. Terpaan angin begitu kencang saat mayat Sena mulai dimasukkan ke dalam liang kubur. Suara gagak hitam mulai bersahutan terdengar seperti jeritan orang yang sedang kesakitan, membuat suasana pemakaman malam itu kian mencekam.

 

Para Chaser yang menguburkan mayat Sena segera menimbun lubang tanah itu dengan tanah.Yesung yang tak kuasa melihat itu semua langsung merosot ke tanah menyaksikan tubuh Sena kian tenggelam tertutup timbunan tanah yang merah.Setelah lubang tanah itu benar-benar tertutup Kyuhyun menancapkan sebuah salib di atas gundukan tanah itu, bertujuan untuk tanda jika yang dimakamkan di dalam tanah itu adalah korban dari Nefilim.

 

Setelah upacara pemakaman Sena, Kyuhyun dan yang lain kembali masuk ke dalam markas. Yesung masih terlihat terpukul dia masih belum bicara pada Donghae maupun Kyuhyun

 

“Aku akan ke kota malam ini,” ujar Kyuhyun pada yang lain.

 

“Ini sudah malam.Sangat berbahaya jika kau pergi malam ini,” sahut Donghae.

 

“Tapi aku harus pergi malam ini juga. Aku harus memberi tahu pastor Kim.” Kyuhyun tetap bersikukuh dengan niatnya.

 

“Aku akan menemanimu kalau begitu.” Donghae menawarkan diri pada Kyuhyun, akan tetapi Kyuhyun menolaknya.

 

“Aku akan pergi sendiri, lebih baik kau menjaga He Ra dia masih terpukul akan kepergian Sena.”Donghae menghela napas panjang dan mengangguk menuruti perintah Kyuhyun.

 

“Kalau begitu aku akan berangkat.”Kyuhyun berjalan ke arah Yesung berpamitan padanya, memeluk pria itu sekali lagi dan mengusap punggungnya air mata kembali mengalir di pipi Yesung.

 

“Aku berjanji akan membalaskan dendammu,” bisik Kyuhyun di telinga Yesung.

 

“Hati-hati,” ujar Donghae memperingati.

 

Kyuhyun mulai keluar dari markas perjalanan menuju kota lumayan jauh membutuhkan waktu dua jam perjalanan, kerena jalur yang digunakan melewati hutan sepanjang dua puluh kilo meter. Saat Kyuhyun berjalan dia merasakan ada yang memerhatikannya sejak tadi, dia menoleh ke samping dan ke belakang namun kegelapan malam yang dilihatnya.

 

Kyuhyun melanjutkan berjalan, mulai mengeluarkan pedangnya dengan kekuatan yang dia miliki.Dia memegang pedangnya erat-erat selalu siap siaga jika sewaktu-waktu ada Iblis atau Nefilim yang menyerangnya secara tiba-tiba. Suara lolongan Srigala dan tetes air bekas hujan mengiringi langkah Kyuhyun. Walau malam ini terasa berbeda dengan malam-malam sebelumya, dia harus sampai di kota malam ini juga untuk bertemu Pastor dan menceritakan semua kejadian yang terjadi hari ini.

 

Sesampainya di kota, suara bising kendaraan bermotor memenuhi telinga Kyuhyun. Dia akan menemui Pastor Kim malam ini juga, pastor itu yang nantinya akan membantunya membunuh Iblis dan menyadarkan para Nefilim yang tersesat ke dunia kegelapan. Dia langsung memasuki sebuah gereja yang berada di sebelah gedung pertunjukan seni.

 

“Ada apa kau ke sini lagi Cho Kyuhyun?” tanya sang Pastor itu sambil menghadap ke arah jendela.

 

“Ada yang terbunuh lagi dari ras kami.” Pastor itu berbalik menatap Kyuhyun tak percaya saat mendengar pernyataan Kyuhyun.

 

“Bagaimana bisa?Bukankah aku sudah mengatakan jangan ada yang melewati gerbang timur tanpa pengawalan darimu.” Pastor itu menggertakan giginya menahan emosi, semakin hari Iblis dan para Nefilim kian gencar memghancurkan ras Chaser.

 

Kyuhyun menghela napas kasar.“Aku tidak tahu hal itu terjadi saat aku pergi ke kota pagi ini.”

 

“Kita harus segera mengetahui kelemahan Iblis dan menemukan markasnya jika tidak maka ras Chaser akan musnah,” ujar sang Pastor.

 

“Tapi itu sangat sulit sekali.Aku sudah berusaha mencari jejak mereka tetapi nihil.”Tersirat nada keputusasaan dari Kyuhyun.

 

“Jangan putus asa.Kita harus harus membunuh Iblis itu jika tidak maka manusia juga akan menjadi korban.” Pastor itu memberi kayakinan pada Kyuhyun.

 

Kyuhyun hanya mengangguk pelan menanggapi ucapan Pastor itu.

 

“Kalau begitu aku akan pulang.Masih  banyak yang harus aku lakukan.”

 

“Ini sudah malam. Apa tidak sebaiknya kau menginap di geraja ini saja,” saran Pastor itu.

 

“Aku harus pulang, Yesung sedang membutuhkan teman.”

 

“Kalau begitu hati-hati,” nasihat pastor itu, Kyuhyun mengangguk pelan.

 

Kyuhyun beranjak dari gereja itu berjalan dengan tenang, matanya penuh akan amarah mengingat kejadian tadi. Sedangkan Pastor itumenatap ke arah depan mencupakan doa kepada Tuhannya, agar diberi petunjuk untuk memusnahkan Iblis tertinggi itu.  Kyuhyun kembali berjalan ke arah hutan yang gelap, hari semakin malam tapi tidak membuatnya takut akan suasana malam itu karena dia sudah terbiasa melewati hutan yang gelap dan belantara.

 

Saat melewati hutan itu lagi-lagi Kyuhyun merasakan ada yang memerhatikannya lagi, dia berjalan cukup tenang dan selalu waspada. Tiba-tiba indrapenciumannya mencium bau yang sangat wangi, wangi itu seperti bunga mawar merah, wangi itu begitu memabukkan bagi manusia biasa yang mencium baunya.

 

Kyuhyun memejamkan matanya dia hampir saja terhipnotis oleh wangi bunga mawar itu, dia menggelengkan kepalannya dan melanjutkan perjalanan menuju ke markas mereka. Kyuhyun terus saja melangkah dia sadar jika ada yang mengikutinya dari belakang, akan tetapi dia tidak memedulikan hal itu dia tetap berjalan hingga sampai di area Chaser dengan kondisi yang sudah sepi.

 

Sesampainya di markas waktu sudah menunjukkan tengah malam Kyuhyun segera masuk ke dalam, semua anggota rasnya juga sudah tertidur.Dia berjalan ke arah kamarnya dan merebahkan tubuhnya di ranjang. Menatap langit-langit kamarnya mengingat kembali bau wangi yang tadi dicium oleh indra penciumannya.

 

“Bau apa itu? Kenapa baunya begitu wangi?” bisik Kyuhyun, dia mulai memejamkan matanya berusaha melupakan bau itu tubuhnya juga sangat lelah karena perjalanannya menuju kota tadi. Hingga tak sadar lama-kelamaan dia mulai terbuai oleh samudera mimpi.

 

Kyuhyun terbangun di tempat yang asing baginya dia terbangun di sebuah bangunan yang mirip dengan istana dengan ukiran-ukiran huruf Romawi kuno yang menghiasi setiap bangunan tembok itu.Saat tangan Kyuhyun menyentuh ukiran-ukiran itu tangannya terasa dingin, rasa dingin itu merayap hingga menusuk jantungnya dia segera melepaskan tangannya dari dinding itu.

 

Kemudian dia melihat sebuah sinar yang menyilaukan mata, sinar itu menyelinap dari balik kegelapan.Dia mengikuti dari mana datangnya sinar berwarna biru itu, saat hampir mendekati sinar itu dia melihat sesosok mayat terbujur kaku dengan posisi tertelungkup.Kyuhyun mulai berjalan mendekat ke arah mayat itu di samping mayat itu bertaburan bunga mawar warna merah dan mawar hitam.

 

Entah mengapa jantungnya berdetak kencang dia berjongkok dan membalikkan mayat itu, saat melihat mayat itu Kyuhyun terhenyak melihat wajah mayat itu mirip dengan wajahnya.Bola mata mayat itu keluar dan bagian perutnya juga terkoyak.Dia hampir muntah melihat itu dia menggelengkan kepalanya tak percaya.Hingga sebuah sinar berwarna biru kembali bersinar dengan terangnya, Kyuhyun menutupi matanya karena sinar itu teramat terang.

 

Saat membuka matanya dia sudah berada di dalam kamar miliknya, keringat dingin mulai mengalir deras dari dahinya.

 

“Pertanda apa ini?”Kyuhyun  bertanyapada dirinya.

 

Kyuhyun melihat ke arah jendela ternyata hari sudah pagi, dia pun segera mandi agar bayangan mimpi buruknya itu bisa lenyap dari pikirannya. Setelah selesai dia keluar ke ruang makan. Di sana He Ra sudah menyiapkan makanan seperti biasa, walau matanya masih sembab akibat menangis tapi dia tetap memkasakan untuk tersenyum.

 

“Kau bangun terlambat?” tanya He Ra, Kyuhyun hanya tersenyum menanggapi pertanyaan He Ra.

 

“Di mana Donghae?”Kyuhyun bertanya sambil memakan sarapannya.

 

“Dia pergi ke sungai sebentar,” jawab He Ra pelan, membuat kening Kyuhyun berkerut.

 

“Untuk apa?”tanya Kyuhyun, Hera membalas pertanyaan Kyuhyun sambil mengusap perut ratanya.

 

“Ka-kau hamil?” tanya Kyuhyun tak percaya, lagi-lagi He Ra hanya terseyum lembut.

 

“Astaga aku tak menyangka akan secepat itu.”

 

“Aku juga tidak menyangka,” jawab He Ra malu-malu.

 

“Kau harus menjaganya dengan baik.”Kyuhyun menasehati He Ra lalu pandangannya melihat ke sekeliling ruangan.

 

“Di mana Yesung?”

 

“Dia di kamar Sena.” Raut wajah He Ra berubah menjadi muram, Kyuhyun pun  masih dapat melihat kesedihan di wajah He Ra.

 

“Aku akan menemuinya.” Kyuhyun beranjak dari ruang makan itu dan masuk ke kamar bekas Sena, dia melihat Yesung menatap kosong ke arah jendela yang masih basah akibat air hujan. Kyuhyun berjalan mendekat dan memegang bahu pria itu  akan tetapi pria itu tak bergeming masih menatap kosong arah jendela.

 

“Jika kau seperti ini maka Sena juga akan sedih melihatmu.”Kyuhyun berusaha menyemangati Yesung.

 

“Apa pedulimu?” tanya Yesung dengan nada acuh.

 

“Tentu saja aku peduli.Kau adalah sahabatku baikku,” jawab Kyuhyun, Yesung menghela napas panjang pandangannya masih menatap arah jendela.

 

“Lebih baik kau pergi dari sini, aku ingin sendiri.”Yesung menyuruh Kyuhyun pergi karena dia benar-benar ingin sendiri pikirannya masih kacau karena kehilangan Sena.

 

“Aku hanya ingin menyuruhmu untuk sarapan.Dari kemarin kau belum makan apapun.”

 

“Aku tidak lapar,” jawab Yesung singkat.

 

Kyuhyun hanya bisa menghela napas panjang, sebenarnya dia juga merasa kehilangan atas kematian Sena.Tapi itu semua sudah takdir jadi yang bisa dia lakukan hanya berdoa untuk ketenangan arwah Sena.

 

“Kau bisa sakit,” tukas Kyuhyun.

 

“Aku tidak peduli.”Yesung mengatakan dengan nada tak peduli

 

“Baiklah jika kau tak ingin makan.Aku juga tidak peduli jika kau sakit.”Kyuhyun berlalu dari kamar itu, Yesung berbalik menatap punggung Kyuhyun.

 

***

 

“Bagaimana apa dia masih bersedih?” tanya He Ra, saat Kyuhyun sudah berada di dapur lagi Kyuhyun hanya menggedikkan bahunya.

 

“Dia sangat kehilangan Sena,” ucap He Ra, sambil menerawang ke depan mengingat kebersamaannya dengan Sena selama ini.

 

“Aku tidak akan mengampuni siapapun yang telah membunuh Sena secara keji,” ucap Kyuhyun penuh emosi matanya meyalang merah rahangnya pun mengeras.

 

Tiba-tiba dari arah pintu masuk Donghae masuk dengan tergesa-gesa, wajahnya dibanjiri keringat melihat itu Kyuhyun dan He Ra segera mendekat ke arah Donghae.

 

“Ada apa Lee Donghae? Mengapa kau terlihat seperti itu?” tanya Kyuhyun saat Donghae sudah berada di hadapan mereka.

 

“Ad-ada Cheser lelaki yang terbunuh di gerbang timur lagi,” kata Donghae dengan nada tersengal-sengal.

 

Kyuhyun dan He Ra membelalakan mata tak percaya.

 

“Bagaimana bisa? Bukankah aku sudah melarang para Chaser untuk tidak pergi ke sana?” tanya Kyuhyun pada Donghae.

 

“Aku juga tidak tahu bagaimana dia bisa pergi ke sana.”

 

“Lebih baik kita ke sana melihat apa yang terjadi sebenarnya,” ajak Kyuhun, Donghae hanya mengangguk pelan .Donghae berjalan ke arah He Ra yang wajahnya masih diselimuti ketakutan.

 

“Aku akan pergi.Jaga dirimu,” ucap Donghae sambil memeluk tubuh He Ra.

 

Donghae dan Kyuhyun segera pergi ke gerbang timur untuk melihat mayat lelaki dari rasnya.Saat melihat mayat itu Kyuhyun melihat beberapa luka lebam di sekujur tubuh mayat itu.Bola mata pria itu pun juga keluar seperti mayat Sena, dan di jantungnya tertancap setangkai bunga mawar merah.

 

Kyuhyun lalu mencabut bunga mawar itu dari jantung si mayat, pikirannya teringat ke mimpinya tadi malam.Apahubungan semua ini dengan bunga mawar ini batinnya bergejolak.

 

“Brengsek!” umpat Kyuhyun.

 

“Tidak perlu mengumpat Cho Kyuhyun.”Sebuah suara mengerikan menginterupsi mereka, membuat mereka berbalik dan melihat seorang lelaki berjubah hitam dengan kepala bertanduk serta trisula yang menjadi temannya.

 

“Akhirnya kau muncul juga brengsek!” teriak Kyuhyun, Iblis tertinggi itu  tersenyum miring melihat kemarahan Kyuhyun dan Donghae.

 

“Rupanya kau merindukanku?” tanya Iblis tertinggi itu dengan nada mengejek.

 

“Cih…kau terlalu pengecut!Kau hanya mengandalkan para Nefilim untuk menyerang dan membunuh ras kami.”Mendengar kata-kata Kyuhyun Iblis tertinggi itu menjadi sangat marah wajahnya pun merah padam.

 

“Sialan kau! Aku akan datang lagi menghancurkan kalian. Dan aku akan menguasai dunia ini,” ujar Iblis tertinggi itu dengan tawa yang begitu menyeramkan. Iblis itu segera meninggalkan  Kyuhyun dan Donghae yang masih berdiri mematung di sana.

 

Kyuhyun menghembuskan napas kasar.

 

“Ayo kita makamkan mayat ini.”

 

Donghae hanya mengangguk pelan.

 

Donghae segera meminta para Chaser untuk menguburkan mayat itu, Kyuhyun tak habis pikir mengapa masih ada Chaser yang pergi ke gerbang timur. Padahal dia sudah memberitahukan pada Chaser lain agar tidak melintasi gerbang timur.

 

“Nanti malam aku akan mengadakan pertemuan, beritahu yang lain!” perintah Kyuhyun pada Donghae.

 

“Aku akan memberi tahu yang lain setelah ini.”

 

***

Malam harinya Donghae dan Kyuhyun berkumpul di markas, Yesung juga sudah mulai keluar dari kamar Sena.

 

“Iblis itu semakin gencar melakukan pembunuhan terhadap ras kita.Kita harus lebih berhati-hati lagi.”Kyuhyun menasehati para rasnya.

 

“Dan satu lagi jangan sampai ada yang melewati gerbang timur.Karena itu daerah perbatasan dengan ras Nefilim,” tambah Kyuhyun sekali lagi.

 

“Lalu bagaimana jika ada yang tergoda oleh Nefilim wanita?” tanya salah satu anggota ras Chaser.

 

Kyuhyun megernyitkan keningnya mendengar pertanyaan itu.

 

“Apa maksudmu?”

 

“Mayat tadi adalah korban godaan dari Nefilim wanita.Mereka merayu dan menggoda para Chaser lelaki setelah lengah mereka akan menyerang dan menghabisinya,” jelas salah satu anggota ras Chaser.

 

“Maka dari itu jaga diri kalian dari godaan mereka,” jawab Kyuhyun menahan emosi bisa-bisanya rasnya tergoda dengan Nefilim sialan itu.Para Chaser hanya mengangguk pasrah mengikuti perintah pemimpinnya.

 

“Baiklah hari sudah malam kalian boleh beristirahat.”Kyuhyun membubarkan pertemuannya dan para Chaser segera keluar dari markas Kyuhyun untuk kembali ke markasnya.

 

“Tidurlah hari sudah malam,” ujar Kyuhyun sambil menepuk bahu Yesung.Kyuhyun langsung masuk ke dalam kamarnya merebahkah tubuhnya di ranjang pikirannya kembali teringat dengan kata-kata salah satu ras Chaser yang mengatakan jika para Nefilim melakukan godaan dan rayuan untuk membunuh rasnya.

 

“Semoga saja itu semua tidak benar,” bisiknya.

 

Kyuhyun menggelengkan kepalanya dia lalu memejamkan matanya, semoga esok hari keadaan rasnya semakin membaik.

 

Kyuhyun lagi-lagi terbangun di tempat yang asing baginya, bedanya dengan yang kemarin tempat ini lebih layak di sebut sebuah kamar.Ruangan itu dipenuhi oleh bunga mawar merah yang baunya begitu menyengat, Kyuhyun sempat memejamkan matanya karena baunya benar-benar harum.Begitu dia membuka mata dia meihat seorang gadis yang tengah duduk di sebuah sofa berwarna merah marun, gadis itu telanjang tidak berbalut sehelai benang di tubuhnya.

 

Gadis itu memiliki senyum yang sensual, senyum miring pun tersirat di bibirnya. Entah magnet apa yang membuat  Kyuhyunberjalan mendekati gadis itu semakin dia mendekat pakaian yang dia kenakan juga ikut terlepas dari tubuhnya hingga keduanya sama-sama telanjang.

 

Saat jarak Kyuhyun dan gadis itu tinggal setengah meter, gadis itu berdiri dan mengulurkan tangannya kepada Kyuhyun.Kyuhyun menyambut uluran tangan gadis itu yang membawanya ke arah ranjang.Ranjang itu bertaburan mawar merah, gadis itu mulai merebahnkan tubuhnya di atas ranjang dengan senyum menggoda yang terpancar di wajahnya.

 

“Bercintalah denganku,” bisiknya bak nyanyian lullaby yang memabukkan orang yang mendengarnya.

 

Ucapan gadis itu membuat Kyuhyun terhipnotis dia langsung menindih tubuh gadis itu, mencium bibinya dengan lembut sedangkan gadis itu membalasnya dengan ciuman yang kasar.Kyuhyun semakin bergairah, lidahnya masuk ke dalam mulut gadis itu menyesapnya pelan.Ciuman Kyuhyun turun ke leher, lalu ke lekuk payudaranya meremasnya pelan membuat gadis itu hanya mendesah pasrah.

 

“Menyatulah denganku,” bisik gadis itu sekali lagi, Kyuhyun menatap mata gadis itu dengan dalam, bola mata gadis itu berwarna biru safir membuat Kyuhyun semakin terhipnotis oleh warna mata itu.Saat Kyuhyun memasukkinya gadis itu mulai melingkarkan kakinya di pinggang Kyuhyun.Dia mulai bergerak mendorong miliknya semakin dalam matanya semakin gelap, keringat mulai membanjiri tubuh mereka.

 

Gadis itu mengusap kening Kyuhyun dengan lembut kemudian memagut bibir Kyuhyun dengan rakus.Kyuhyun masih terus begerak dengan cepat dia terkesiap saat sesuatu yang panas menusuk punggungnya, dia melihat gadis itu menyeringai kepada Kyuhyun tipis sebelum lelaki itu benar-benar hilang.

 

 

Kyuhyun terbangun dari mimpinya dengan napas terengah-engah, mimpi liarnya benar-benar membuat sesuatu di perut bagian bawahnya menegang, tapi dia juga merasa takut mengingat dia terbunuh oleh gadis itu. Kyuhyun berusaha mengingat wajah gadis itu akan tetapi dia tidak bisa mengingat wajahnya.Dia kemudian bangun dari ranjang berjalan ke arah jendela, melihat ke arah luar jendela menatap gelapnya malam yang masih menyelimuti bumi.

 

***

 

Di tempat lainseorang bertubuh ramping, memiliki wajah cantik serta memiliki warna mata biru berjalan mendekat ke arah pria berjubah hitam. Yang tak lain pria itu adalah Iblis tertinggi.

 

“Ada apa kau memanggilku?” tanya gadis itu.

 

“Aku mempunyai sebuah tugas untukmu Lee Hana,” ujar Iblis itu.

 

Hana menyeringai tipis.

 

“Tugas apakah itu?”

 

“Kau harus bisa masuk ke ras Chaser.Setelah itu bunuh mereka satu-persatu.”

 

“Bagaimana caranya?” tanya Hana.

 

“Kau harus bisa menggoda pemimpin Chaser sialan itu,” ujar Iblis dengan penuh penekanan.

 

Hana menyeringai sekali lagi.“Hanya sekedar menggoda?”

 

“Apa maksudmu?”Iblis itu menatap Hana tajam.

 

“Aku sudah menggodanya lewat mimpinya,” jawab Hana tak peduli, mendengar hal itu Iblis tertinggi langsung marah pada Hana.

 

“Lancang sekali kau melakukan itu tanpa perintahku!” teriak Iblis itu.

 

“Aku hanya mengujinya saja.Seberapa kuat dia dengan godaan tubuhku, ternyata mudah sekali menggodanya dan berakhir di ranjang.”

 

“Aku tidak peduli.Kau harus masuk ke markasnya dan membunuh mereka satu persatu!” perintah Iblis itu.

 

“Kau tak perlu khawatir, aku akan merayunya di dunia nyata ini.”

 

“Dia sangat kuat. Dia tidak seperti Chaser yang lain, indra penciumannya sangat tajam. Bahkan dia sanggup mencium bau Nefilim dari jarak ratusan meter,” jelas Iblis itu pada Hana.

 

“Kau lupa jika aku bukanlah Nefilim murni?Sebagian darahku mengalir darah Chaser.Jadi akan sulit baginya untuk mengenaliku,” desis Hana tajam dengan tatapan mata yang mengerikan.

 

“Kau selalu bisa diandalkan,” kata Iblis itu dengan seringai di wajahnya.

 

Setelah menemui Iblis tertinggi Hana pergi menuju ke atas gedung, menatap tajam gedung pencakar langit di hadapannya.Seringai kembali muncul di wajah cantiknya.

 

“Mari bersenang-senang Cho Kyuhyun…”

 

Terkadang Tuhan mempertemukan kita dengan orang yang kita cintai dengan cara yang salah.

 

TBC

 

Bagaimana ceritanya hancur, absurd atau pengen muntah?J Saya cuma mau berterima kasih pada para Admin yang mempost FF saya dan juga para readers yang mau membaca FF saya yang tak masuk akal ini. Dan maaf jika ada beberapa tulisan yang ekstrim seperti mata keluar, usus terburai, mulut robek. Karena saya hanya ingin menghidupkan karakter tokoh dalam cerita saya, yang tidak kuat skip aja.JDan untuk para readers jangan lupa untuk kritik dan sarannya agar dapat memperbaiki tulisan saya kedepannya. Sekali lagi terima kasih banyak untuk para admins.

125 thoughts on “The Darkness Lust Part 1

  1. ternyata dugaanku benar.
    lee hana lah yang muncul dalam mimpi kyuhyun.
    maaf saya rasa kata-kata di bagian akhir kurang tepat , bukan ‘dengan cara yang salah’ tetapi menurut saya lebih pas jika ‘dengan cara yang tidak terduga’ ..
    next..

    Suka

  2. “Terkadang tuhan mempertemukan kita dengan orang yang kita cintai dengan cara yang salah”
    behhh I Like That ↑

    baru baca ff lagi stlah sekian lama gak baca ff kkk

    Suka

  3. kejam sekali sena mati secara mengenaskan…. semoga bukan hana yg membunuhnya karena yg membunuhnya harus mendapatkan balasan yg setimpal thor

    Suka

  4. “terkadang tuhan mempertemukan kita dengan orang yang kita cintai dengan cara yang salah” setuju banget thorr 😭😭
    ini pertama kalinya aku baca ff fantasy ,ceritanya cukup bagus , nggak terlalu berat untuk konsumsi otak 😄😄😄
    fighting thor

    Suka

  5. aku setuju sama kata kata terakhir “terkadang tuhan mempertemukan kita dengan orang yg kita cintai dengan cara yang salah”. yg bikin aku kepo. kenapa didarah hana ada darah ras chaser? apakah ibunya atau ayahnya yg chaser??

    wah. dalam mimpi aja kyuppa tergoda. kalau dikenyataan dia tergoda juga. gawat donk.

    semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatttttttttttt

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s