The Darkness Lust Part 2


 

The Darkness Lust part 2

 

Author : Princess Evil Clouds

Tittle   : The Darkness Lust

Category: Fantasy, Thriller, Mature.

Cast: Cho Kyuhyun, Lee Hana, Lee Donghae, Kim Yesung.

Disclaimer: This story is mine, but character not mine. OOC, typo(s), NOT REAL, this story just for entertaint. If you don’t like, don’t read J.

 

Langit mulai berwarna jingga Hana berjalan memasuki gerbang timur dengan seringai menghiasai wajahnya.Tatapan mata biru gadis itu menatap tajam ke arah gerbang yang sudah menjadi puing-puing itu, dia lalu mengeluarkan belati dengan kekuatan yang di milikinya.Setelah itu dia mulai menggoreskan belati itu ke tangan kaki dan juga perutnya dia menahan perih saat belati itu mulai menyayat kulitnya.

 

“Aku harus sedikit berkorban agar mereka lebih percaya padaku,” ucapnya pada dirinya.Tak hanya itu Hana mulai membuat wajahnya lebam-lebam agar tampak seperti bekas serangan Nefilim.Dia mulai menjatuhkan dirinya ke tanah, dengan terseok-seok dia merangkak masuk ke area ras Chaser.

 

“To-tolong aku,” ucapnya dibuat-buat seperti orang yang menahan sakit.Hana masih terus merangkak hingga tak lama kemudian Donghae yang sedang berpatroli melihat Hana yang tersungkur di atas tanah dia segera mendekat ke arahnya.

 

“Astaga siapakah dirimu?” Donghae bertanya dengan nada panik saat melihat tubuh Hana yang penuh akan luka sayatan.

 

“To-tolong ak…” Sebelum Hana menyelesaikan kata-katanya kesadarannya mulai menghilang.Donghae mulai panik, dia berteriak memanggil Kyuhyun.Dengan cepat Kyuhyun segera datang ke arah Donghae.

 

“Ada apa Donghae?” tanya Kyuhyun lalu pandangannya beralih pada gadis yang terkapar dengan banyak luka sayatan di hadapan Donghae.

 

“Siapa dia?” tanya Kyuhyun, Donghae hanya menngedikkan bahu.

 

“Sepertinya dia korban dari Nefilim atau bahkan Iblis, aku melihatnya datang dari arah gerbang timur,” jelas Donghae pada Kyuhyun.

 

“Cepat bawa dia ke markas!” perintah Kyuhyun, dengan segera Donghae membawa Hana ke markas.Dalam hati Hana bersorak gembira usahanya untuk mengelabuhi ras Chaser ternyata sangatlah mudah hanya dengan sedikit luka sayatan di beberapa bagian tubuhnya dan berakting tidak sadarkan diri mampu membohongi mereka dengan cepat.

 

Setelah mereka sampai di markas, Donghae segera membaringkan tubuh Hana pada sofa yang berada di ruang depan. He Ra yang melihat itu kemudian mendekat dan bertanya pada Donghae.

 

“Siapa dia? Kenapa dia terluka parah?” tanya He Ra penasaran.

 

“Aku juga tidak tahu Donghae mengatakan jika dia menemukan gadis ini terseok-seok datang dari arah gebang timur.”Kyuhyun menjelaskan secara rinci dari mana Hana datang.

 

“Aku akan mengobati lukanya.Sebelum terjadi infeksi.”He Ra beranjak dari tempat itu mengambil beberapa ramuan tradisional yang biasanya dia gunakan untuk mengobati para Chaser saat mendapat serangan dari Nefilim.Tak selang beberapa lama He Ra datang dengan mangkuk berisi cairan hijau pekat.Dia duduk di sebelah Hana lalu mulai mengoleskan ramuan itu pada luka-luka Hana.

 

Saat He Ra mengoleskan ramuan itu Hana meringis dalam tidur karena rasanya benar-benar perih saat ramuan itu menyentuh lukanya.Sialan kenapa rasanya sakit sekali batin Hana.

 

“Aku rasa dia diserang Nefilim, melihat luka-luka ini,” ujar He Ra.

 

“Apa kau yakin dia anggota ras kita?Jujur saja aku tidak pernah melihat dia sebelummya.”Donghae mulai tidak percaya dengan sosok Hana yang muncul tiba-tiba.

 

“Jika dia bukan ras Chaser lalu siapa dia?Lagi pula aku juga tidak mencium bau Nefilim dari tubunya,” sahut Kyuhyun.

 

“Apa dia seorang manusia?” tanya Donghae tiba-tiba.

 

“Jika dia manusia itu mustahil.Untuk apa manusia datang ke sini?”

 

“Jangan berdebat!Kita tunggu saja sampai dia sadar lalu tanyakan siapa dia,” ucap He Ra menengahi karena merasa kesal dengan Donghae dan Kyuhyun yang selalu saja berdebat setiap kali mendapat masalah.

 

“Aku setuju,” sahut Kyuhyun.

 

“Kalau begitu aku akan melanjutkan patroli.Dan kau Kyuhyun kau jaga dia sampai dia sadar,” ucap Dongahae dengan nada memerintah, membuat Kyuhyun mendengus kesal.

 

“Sebenarnya di sini siapa yang menjadi ketuanya?” tanya Kyuhyun.

 

Donghae hanya terseyum tipis melihat kekesalan di wajah Kyuhyun.

 

“Aku hanya ingin merasakan menjadi pemimpin itu seperti apa.”

 

“Sudahlah lebih kau cepat berpatroli kembali.”Kyuhyun memerintahkan Donghae untuk segera kembali patroli di gerbang timur.Sedangkan He Ra membersihkan sisa ramuan yang menempel di kulit Hana.

 

“Di mana Yesung?” tanya Kyuhyun tiba-tiba.

 

“Seperti biasa,” jawab He Ra singkat.

 

“Aku akan kembali ke dapur untuk menyiapkan makan siang,” tambah He Ra lagi, lalu dia beranjak dari ruang tamu itu.Setelah He Ra pergi Kyuhyun kembali manatap Hana dengan tatapan yang sulit di artikan. Entah mengapa jantungnya tiba-tiba berdetak kencang saat melihat wajah itu tatapan mata Kyuhyun turun ke bibir Hana, Kyuhyun menelan saliva susah payah saat melihat bibir merah gadis itu. diasegera menggelengkan kepalanya agar pikiran kotornya segera hilang.

 

Tak lama setelah itu Kyuhyun mendegar suara erangan dari bibir Hana, membuatnya segera mendekat.Hana mulai membuka matanya saat membuka matanya yang di lihat pertama kali adalah mata hitam Kyuhyun.Saat Kyuhyun melihat mata biru Hana jantungnya berdetak semakin kencang, entah kenapa dia seperti ini padahal ini adalah kali pertama dia bertemu dengan gadis itu.

 

“Kau sudah sadar?” tanyaKyuhyun, Hana hanya mengangguk pelan.

 

“Siapa dirimu?Kenapa kau tiba-tiba muncul di gerbang timur?” Kyuhyun bertanya dengan memicingkan matanya pada Hana, membuat Hana menahan emosi jika saja dia tidak ingin menghabisi pria di hadapanya dengan cara perlahan mungkin dia sudah menyerangnya saat itu juga dia kembali berakting dengan raut muka kebingungan.

 

“A-apa maksudmu?” tanya Hana terbata-bata.

 

“Apakan kau juga Cheser?” tanya Kyuhyun lagi.

 

Hana semakin emosi karena Kyuhyun terus bertanya tentang siapa dirinya, dia menarik napas dalam-dalam agar emosinya dapat terkendali.

 

“Ya.Aku adalah Chaser dan aku juga baru saja di serang oleh Nefilim,” jawab Hana dengan nada penuh keyakinan agar Kyuhyun percaya dengan setiap ucapannya.

 

“Lantas mengapa aku tidak pernah melihatmu sebelumnya?”Kyuhyun masih saja menyudutkan Hana, hal itu juga semakin membuat Hana terpojok. Ternyata memang benar apa yang dikatakan Iblis itu jika Kyuhyun sangatlah kuat tidak seperti Chaser lainnya.

 

“Karena semenjak ayahku dibunuh Nefilim, aku dan ibuku memutuskan untuk tinggal di wilayah selatan yang jauh dari keberadaan Nefilim.Akan tetapi ternyata Nefilmi-Nefilim itu mengetahui keberadaan kami dan membunuh ibu, aku selamat meski harus melawan mereka dengan kekuatan yang aku miliki.”Hana menjelaskan panjang lebar air mata kebohongan Hana mulai dia keluarkan agar menambah kesan jika Hana adalah rasnya yang mengasingkan diri.

 

Mendegar hal itu hati Kyuhyun terasa tersayat, dia lalu duduk mendekat ke arah Hana dan tersenyum manis pada gadis itu.

 

“Maafkan aku aku tidak bermaksud tidak percaya padamu,” ucapnya pelan, Hana mengangguk pelan dan membalas senyuman Kyuhyun.Saat Kyuhyun melihat senyuman Hana dia berani bersumpah jika senyuman Hana bak mentari pagi yang menghangatkan hati setiap orang yang melihatnya.

 

“Siapa namamu?” tanya Kyuhyu pada Hana.

 

“Lee Hana.”

 

“Aku Cho Kyuhyun.” Kemudian mereka kembali tersenyum, akan tetapi senyuman Hana penuh arti yang tidak dapat dipahami oleh Kyuhyun.

 

***

Pada malam harinya Hana berada di kamar yang telah disiapkan oleh He Ra, di kamar dia memikirkan bagaimana cara menggoda Kyuhyun untuk ke ranjang bersamanya.

 

“Sialan apa yang harus aku lakuakan? Bagaiman cara meranyunya, dia sepertinya sangat kuat?” Hana terus saja mengumpat pada dirinya.Tapi dia harus secepatnya merayu Kyuhyun lalu membunuhnya agar dengan mudah bisa menghabisi ras-rasnya.Saat memikirkan hal itu tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dengan segera dia mulai memasang wajah muram.

 

Dia melihat ke ambang pintu ternyata yang masuk ke dalam kamarnya adalah He Ra dengan membawa nampan makanan. He Ra tersenyum padanya dia pun membalas juga dengan senyuman manis yang dibuat-buat He Ra berjalan mendekat ke arahnya lalu duduk di ranjang.

 

“Aku membawakan makanan untukmu,” ujarnya lembut.

 

“Terima kasih,” balas Hana.

 

“Bagaimana tanganmu? Apa kau bisa makan sendiri?” tanya He Ra lagi.

 

“Kau tidak perlu khawatir, tanganku sudah lebih baik berkat ramuan darimu.”

 

“Syukurlah kalau begitu.Cepat makan aku akan kembali ke dapur.”Hana mengangguk pelan, He Ra beranjak dari kamar Hana.Saat He Ra berjalan keluar Hana menyeringai tajam.Dia lalu melihat makanan yang berada di atas nakas mengambil makanan itu lalu memakannya kerena perutnya juga terasa lapar.

 

Ketika He Ra berada di ruang makan, Kyuhyun menanyakan keadaan Hana kerena luka sayat ditubuh Hana lumayan parah dia berfikir jika gadis itu akan kesusahan untuk memakan makanan yang diberikan He Ra.

 

“Bagaimana keadaanya?” tanya Kyuhyun.

 

“Sudah lumyan baik,” jawab He Ra.

 

Yesung mengerutkan keningnya saat mendengar percakapan antara Kyuhyun dan He Ra yang membicarakan seseorang.

 

“Siapa yang kalian bicarakan?” tanya Yesung tiba-tiba.

 

He Ra tersenyum saat Yesung menanyakan hal itu, karena Yesung sudah mau berbicara daripada hari kemarin.

 

“Ada ras Chaser yang menjadi korban Nefilim.Dan untung saja dia selamat,” ujar He Ra pelan, mendengar hal itu kerutan di kening Yesung semakin betambah.

 

“Korban Nefilim? Bolehkah aku melihatnya?” tanya Yesung.

 

“Tentus saja kau boleh,” jawab He Ra.

 

Yesung segera beranjak dari tempat itu Donghae yang melihat itupun juga bahagia kerena Yesung sudah lebih banyak bicara.

 

“Aku harap dia akan seperti ini selamanya,” kata Donghae.

 

“Akupun juga seperti itu,” balas He Ra.

 

“Aku akan menyusulnya,” sahut Kyuhyun tiba-tiba, lalu dia segera beranjak juga dari tempat itu hal membuat Donghae dan He Ra saling bertukar pandang.

 

“Ada apa dengannya? Tidak biasanya dia peduli,” tanya Donghae.

 

He Ra hanya mengedikkan bahu.

 

Yesung segera menuju kamar Hana sebelum masuk ke kamar itu, dia  mengetuk perlahan pintu kamar itu Hana pun mempersilakannya untuk masuk. Saat Yesung berjalan mendekat ke arahnya Hana menyambutnya dengan senyuman manis hal itu membuat Yesung terhipnotis dan membalas senyuman Hana.

 

“Ka-kau korban dari Nefilim juga?” tanya Yesung, pandangan mata Yesung tertuju pada luka sayatan di tubuh Hana.

 

“Ya.Aku adalah korban serangan dari Nefilim, aku selamat akan tetapi ibuku tidak.”Hana mulai melancarkan aksinya dengan mengeluarkan air mata palsu.

 

“Aku turut berduka akan hal itu.Aku yakin pasti ibumu sudah mendapatkan tempat yang layak di alam sana.”Yesung mengucapkan hal itu dengan nada sedih, wajahnya menjadi muram saat mengingat Sena yang juga menjadi korban Nefilim.Tiba-tiba saja Kyuhyun masuk tanpa permisi hal itu membuat Hana bahagia.

 

“Bagaimana keadaanmu?” tanya Kyuhyun dengan wajah tak berdosa.

 

“Aku lumayan baik,” jawab Hana dengan nada lemah.

 

“Syukurlah kalau begitu.”

 

“Mulai hari ini anggap saja rumah ini sabagai rumahmu.Karena  mulai saat ini kita adalah keluarga.” Yesung mengucapkan hal itu pada Hana, dalam hati Hana berkataYakeluarga yang akan memusnahkan kalian.

 

“Ngomong-ngomong siapa namamu?” tanya Yesung penasaran.

 

“Lee Hana.” Hana mengulurkan tangannya dengan perlahan karena tangannya masih terasa sakit akibat perbuatan bodoh dirinya agar bisa meyakinkan para Chaser.

 

“Kim Yesung.” Yesung membalas uluran tangan Hana dengan senyum mengembang di wajahnya. Melihat hal itu rahang Kyuhyun mengeras entah apa yang terjadi pada dirinya mengapa dia bisa kesal saat melihat Yesung tersenyum manis pada Hana.

 

“Baiklah kalau begitu istirahatlah, aku akan istirahat juga.” Yesung berdiri dan beranjak dari kamar Hana, sedangkan Kyuhyun masih berdiri di sana menatap Hana dengan tatapan penuh tanda tanya.

 

“Apa kau sudah mengganti perban di punggungmu?” tanya Kyuhyun, Hana hanya menggeleng pelan.

 

“Aku akan mengganti perbanmu.”Kyuhyun keluar dari kamar itu untuk mengambil perban, dalam hati Hana bersorak gembira karena kesempatan ini bisa dia gunakan untuk menggoda Kyuhyun untuk berakhir di ranjang bersamanya serta kehilangan nyawanya. Tak selang beberapa lama Kyuhyun membawa kotak yang berisi ramuan dan perban, dia duduk di samping Hana dan mulai menyiapkan perban yang akan dia gunakan.

 

“Perban ini harus diganti lima jam sekali, jika tidak luka ini bisa membuatmu infeksi.”Kyuhyun menjelaskan pada Hana.

 

“Cepat lepas kemejamu!”Kyuhyun memerintahkan Hana untuk membuka kemejanya hal itu membuat Hana tiba-tiba gugup seketika.

 

“A-apa?” tanya Hana.

 

“Buka kemejamu.Kau tak perlu khawatir aku tidak akan macam-macam,” balas Kyuhyun.

 

Hana merasakan gelenyar aneh pada dirinya kenapa dia merasa gugup seperti ini bukankah dia pernah merayu Kyuhyun di dalam mimpinya.Hana berusaha mensugesti dirinya agar mengembalikan jiwa pengodanya.Dengan perlahan Hana mulai membuka kemejanya, saat Kyuhyun mulai membuka perban itu dan membalurkan ramuan itu membuat Hana sedikit meringis pelan.

 

Dengan telaten Kyuhyun menutup kembali perban itu, saat jarak wajah mereka cukup dekat Hana mendekatkan wajahnya pada wajah Kyuhyun.Memagut bibir pria itu dengan lembut.Kyuhyun tak menolak sedikitpun dia seakan terbuai dengan ciuman Hana mulai membalas ciuman lembut Hana.Lidah keduanya saling membelai, tangan Hana mulai mencengkeram rambut Kyuhyun dia mengerang pelan.

 

Usahanya untuk membuat Kyuhyun tergoda malah membuat dirinya tergoda oleh ciuman panas Kyuhyun.Dia benar-benar terbawa oleh gairahnya sendiri, Kyuhyun mulai merebahkan tubuh Hana di ranjang.Hana melenguh saat Kyuhyun menyesap lehernya.

 

“Cho Kyuh…” Sebuah suara menginterupsi kegiatan panas mereka, membuat mereka berdua melepaskan tautannya. Kyuhyun menoleh ke ambang pintu ternyata ada Donghae yang berada di sana menatap mereka dengan tatapan tajam.

 

“Aku menunggumu di ruang pertemuan,” kata Donghae tajam lalu meninggalkan pasangan itu.Kyuhyun segera bangkit dari tubuh Hana, dan berjalan keluar dari kamar Hana tanpa mengucapkan kata apapun pada Hana.

 

“Brengsek!tinggal selangkah lagi aku bisa membunuhnya,” umpat Hana, dia kemudian berjalan ke arah jendela memikirkan cara apa lagi untuk merayu Kyuhyun.

 

***

Saat Donghae berada di ruang baca dirinya begitu marah pada Kyuhyun saat mengingat Kyuhyun mencium Hana dengan penuh gairah.

 

“Apa yang kau lakukan padanya?” tanya Donghae dengan nada marah.

 

“Apa maksudmu?”Kyuhyun bertanya balik pada Donghae karena tak mengerti dengan maksud pertanyaan sehabatnya itu.

 

“Kau mudah sekali tergoda oleh wanita yang belum jelas asal usulnya,” ujar Donghae dengan nada mengejek, mendengar ucapan Donghae tangan Kyuhyun terkepal erat rahangnya pun mengeras.

 

“Dia adalah Chaser.Belum jelas apa maksudmu?”

 

“Aku merasa kau bukan Cho Kyuhyun yang dulu.Yang tidak mudah oleh rayuan wanita.”Donghae masih berbicara dengan nada tajam.

 

“Kau cemburu?” tanya Kyuhyun sambil memicingkan matanya.

 

Wajah Donghae langsung merah pada seketika saat Kyuhyun mengatakan jika dia cemburu padanya, bagaimana bisa Kyuhyun mengatakan hal itu padahal Donghae sudah beristri dan dia akan menjadi calon ayah.

 

“Kau gila mengatakan aku cemburu?Aku sudah punya He Ra dan sebentar lagi aku akan menjadi ayah.”Donghae mengucapkan itu dengan nada tak suka.

 

“Lalu kenapa kau bersikap seperti ini?”

 

“Karena aku tidak menyukainya.” Mendengar kata-kata Donghae wajah Kyuhyun berubah tegang, matanya menatap mata Donghae dengan penuh tanda tanya.

 

“Apa alasanmu tidak menyukainya?”Kyuhyun memicingkan matanya pada Donghae.

 

“Aku hanya curiga jika dia adalah mata-mata,” jawab Donghae.

 

“Tidak baik berprasangka buruk kepadanya.”Kyuhyun masih berusaha membela Hana.

 

“Itu hanya firasatku saja.Kau tahu jika aku mempunyai firasat yang kuat terhadap orang asing.”

 

Kyuhyun berjalan mendekat ke arah Donghae lalu memeluk pria itu dengan erat.

 

“Percayalah jika dia bukanlah mata-mata seperti perkiraanmu,” ucap Kyuhyun tepat di telinga Donghae, pria itu melepas pelukan Kyuhyun tersenyum lembut.Mereka memang tidak bisa berdebat lama-lama hanya karena masalah sepele.

 

“Kau mulai menyukainya?” tanya Donghae dengan nada menggoda, pertanyaan itu berhasil membuat wajah Kyuhyun merona merah.

 

“Mana mungkin aku menyukai gadis yang baru saja aku kenal beberapa menit.”Kyuhyun berusaha mengelak dari pertanyaan Donghae.

 

“Lalu mengapa kau menciumnya dengan penuh gairah?”Donghae masih beusaha menggoda Kyuhyun membuat wajahnya semakin merah.

 

“Aku hanya tergoda,” jawabnya singkat, Donghae mengetuk rahangnya sambil manggut-manggut.

 

“Tidak biasanya kau mudah tergoda oleh wanita?”

 

“Sudahlah jangan pedulikan aku.Pedulikan He Ra yang sedang hamil.”Kyuhyun berjalan keluar dari tempat itu, Donghae masih melihat siluet tubuh Kyuhyun hingga di balik pintu.Pikirannya kembali mengingat tentang gadis itu, firasatnya selama ini tidak pernah salah.

 

“Aku harus mengawasi gadis itu,” desisnya pelan.

 

 

Kyuhyun kembali ke dalam kamar untuk mengistirahatkan tubuhnya yang sudah lelah, di dalam kamar Kyuhyun menatap langit-langit kamarnya dia masih mengingat ciumannya pada Hana.Dia memegang bibirnya yang masih terasa aroma bibir Hana yang berbau seperti bunga mawar.

 

“Astaga apa yang terjadi padaku?” tanya Kyuhyun pada dirinya, dia berusaha melupakan ciumannya tadi tapi nihil wajah Hana rasa bibirnya masih menari-nari di dalam otakknya.

 

Kyuhyun bangkit dari tidurnya dan keluar dari kamardia ingin sekali minum wine.Mungkin saja setelah minum Wine pikirannya akan kembali normal, setelah sampai di dapur dia juga melihat Hana sedang duduk di kursi sambil menyesap minuman berwarna merah. Penerangan di dapur itu lumayan gelap kerena semua sahabatnya sudah tidur, samar-samar Kyuhyun melihat wajah Hana yang terkena sinar rembulan yang membuatnya terlihat semakin cantik.

 

“Lee Hana,” ujar Kyuhyun nyaris meyerupai bisikan, Hana lalu menoleh dia tersenyum saat Kyuhyun berjalan mendekat.

 

“Aku tidak bisa tidur, jadi aku memutuskan untuk minum wine,” ujarnya dengan nada menggoda.Kyuhyun duduk di kursi sebelah Hana menatapnya tak percaya karena Hana hanya memakai gaun tidur berwarna merah darah yang begitu sexy.

 

“Kau mau minum juga?” tawarnya pada Kyuhyun.

 

“Satu gelas tak akan membuatku mabuk,” kata Kyuhyun, Hana menuangkan cairan berwarna merah pekat itu ke dalam gelas.

 

“Minumlah.”Kyuhyun meminum Red wine itu dalam sekali tegukan, matanya tertuju pada lekuk payudara Hana yang sejak tadi menggodanya matanya berubah menjadi gelap dia meletakkan gelas itu ke atas meja.

 

“Bagaimana lukamu? Apa masih sakit?” tanya Kyuhyun memulai basa-basi.

 

“Masih terasa sedikit perih walau sudah kering.Ini semua berkat ramuan yang diberikan He Ra,” jawab Hana.

 

“Mau aku tuang lagi?” tawar Hana lagi, Kyuhyun mengangguk sambil tersenyum tipis.

 

Hana berdiri Kyuhyun ikut berdiri, Hana memandangnya dengan senyuman sensualnya.Hana mendekatkan wajahnya ke wajah Kyuhyun begitu dekat hingga wajah mereka nyaris bersentuhan.Hana menempelkan bibirnya terlebih dahulu di bibir Kyuhyun, membuat Kyuhyun mematung otaknya tiba-tiba tida dapat bekerja secara normal.Kyuhyun mendorong tubuh Hana secara pelan agar gadis itu tidak merasa kesakitan.

 

“Hana apa yang kau lakukan?” bisik Kyuhyun pelan tepat di bibir Hana, gadis itu mencondongkan tubuhnya lagi memagut bibir Kyuhyun.

 

“Menurutmu?” tanya Hana menggoda di sela-sela ciumannya.

 

Ciuman mereka kembali menyatu, Kyuhyun tergoda dan membalas ciuman Hana dengan kasar.Hana mendesah pelan saat merasakan sesuatu yang keras menekan perutnya. Dia menyeringai dalam hati, ayo Kyuhyun lakukan apa yang ingin kau lakukan setelah ini aku kan membunuhmu bersama para rasmu.

 

Tangan Hana mulai menelusuri paha Kyuhyun lalu berhenti di bagian sensitif milik Kyuhyun dan meremasnya pelan. Membuat Kyuhyun menelan ludah susah payah dia mengambil napas dalam-dalam dan menyingkirkan tangan Hana dari situ.

 

“Jangan lakukan ini kumohon.”Kyuhyun memohon pada Hana walau hasratnya memuncak akibat ulah Hana.Hal itu membuat Hana merasa emosi kerena uahanya merayu Kyuhyun gagal total dia menghela napas panjang.

 

“Kau tahu aku bagaikan wanita murahan.” Air mata kebohongan Hana mulai menyeruak dari pelupuk matanya. Membuat Kyuhyun merasa bersalah pada Hana dia memeluk tubuh gadis di hadapannya berusaha membuatnya lebih tenang.

 

“Jangan menangis,” bisiknya pelan, dalam hatiHana menyeringai mungkin kali ini gagal tapi akan ku pastikan kau akan jatuh dalam pesonaku.

 

“Kau tahu aku begitu menginginkanmu?” ujar Hana parau.

 

“Aku juga begitu menginginkanmu.Tapi tidak sekarang.”

 

Mereka hanya berpelukan dengan erat, dalam hati Hana terus mengumpat karena lagi-lagi usahanya menggoda Kyuhyun gagal.

 

***

Keesokan harinya Hana sedang menatap bunga mawar kesukaanya, sambil memikirkan cara untuk membunuh Kyuhyun dan rasnya. Saat melamun tiba-tiba dia dikejutkan oleh He Ra yang berada di belangknya.

 

“Kau suka bunga mawar?” tanya He Ra saat mereka sedang menyiram bunga-bunga mawar itu.Pagi ini kondisi Hana mulai membaik bahkan dia sudah bisa menggerakkan tangannya dan membantu He Ra menyiram bunga-bunga mawar di teras rumah.

 

“Ya.Aku suka sekali,” jawab Hana sambil mencium bunga kesukaannya itu.

 

“Kau tunggu di sini, aku akan mengambil pupuk.”Hana mengangguk pelan, melanjutkan mencium bunga-bunga mawar merah itu.

 

“Ternyata kau sangat menyukai bunga mawar seperti He Ra?”Sebuah suara mengagetkan Hana dia berbalik dan melihat Yesung sedang berdiri di belakangnya dengan wajah cerah.

 

“Kau mengagetkan saja,” gerutu Hana, Yesung mendekati Hana kemudian memetik satu bunga mawar merah itu dan memberikannya pada Hana.

 

“He Ra bisa memarahimu jika kau memetik bunga mawarnya.”Yesung tersenyum tipis melihat wajah kecemasan Hana.

 

“Ini bukan milik He Ra. Tapi milik Sena.”Saat mengucapkan hal itu wajah Yesung berubah menjadi muram.

 

“Sena?”Hana membeo.

 

“Ya.Sena dia adalah orang yang kucintai tapi dia dibunuh oleh Nefilim-Nefilim yang tak punya hati.”Tangan Hana mencengkeram bunga mawar itu dengan begitu kuat.

 

“Aku turut berduka atas apa yang menimpa Sena,” ujar Hana pelan.

 

“Terima kasih.Lagipula aku harus bangkit, aku tidak ingin Sena di alam sana merasa sedih jika melihatku seperti ini.”

 

Tanpa mereka sadari Kyuhyun menatap mereka dengan tatapan tidak suka, rahangnya mengeras melihat Hana begitu akrab pada Yesung.Karena semenjak kejadian semalam Kyuhyun berusaha mennghindari Hana, jujur saja dia ingin bercinta dengan gadis itu bercinta sampai puas, bercinta hingga gadis itu meminta ampun padanya.

 

Kyuhyun berjalan mendekat ke arah mereka, Yesung yang menyadari langsung menyapanya.

 

“Kyuhyun…”

 

Tatapan Kyuhyun beralih pada Hana, wajah gadis itu terlihat segar pagi ini dan yang lebih menggoda adalah bibirnya yang berwarna merah seperti bunga mawar. Cukup lama Kyuhyun memerhatikan bibir Hana jika saja Yesung tidak ada di sana mungkin saja Kyuhyun sudah memagut bibir gadis itu dan hal itu membuat jantung Hana berdebar kencang.

 

“Ehem…” deheman dari Yesung membuyarkan lamunan Kyuhyun seketika.

 

“Oh…Yesung a-aku hanya ingin memberi tahumu jika aku akan ke kota menemui pastor Kim,” jawab Kyuhyun dengan gugup.

 

“Kau akan ke kota?” tanya Hana, Kyuhyun tersenyum lembut pada Hana.

 

“Nanti sore aku akan pulang,” jawab Kyuhyun bahagia karena melihat wajah Hana yang sepertinya tidak rela jika dirinya pergi.

 

“Aku akan menemanimu,” usul Yesung.

 

“Tidak perlu.Kau di markas saja.”

 

“Baiklah kalau itu keputusanmu,” jawab Yesung dengan pasrah, Kyuhyun lalu mendekat ke arah Hana sedikit menundukan wajahnya dan mengecup bibir Hana cukup lama tanpa ada lumatan sedikitpun.Dia hanya ingin memerlihatkan pada Yesung jika Hana adalah miliknya. Melihat itu Yesung membelalakan matanya tak percaya akan sikap Kyuhyun yang terlalu agresif. Sedangkan Hana tubuhnya mematung dia tidak menyangka jika Kyuhyun akan menciumnya di depan Yesung.

 

TBC

Benci dan cinta adalah dua sisi yang memiliki lapisan yang tipis, lapisan mereka hanya setipis kulit ari.

91 thoughts on “The Darkness Lust Part 2

  1. apakah yesung suka hana atau dia sadar kalau hana yg udah ngebunuh sena?? wahhh, donghae keren. tau aja kalau dia mata mata. ya, walaupun dia masih menduga aja. hehe.

    kyuhyun. pasang tameng. jangan tergoda.

    semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaattttt

    Suka

  2. akting Hana sungguh memukau hingga Kyuhyun tidak curiga dengan kehadirannya. cuma Donghae yang merasa curiga dengan kehadiran Hana. bahkan Yesung yang istrinya jadi korban tak curiga sedikitpun. usaha Hana untuk merayu Kyu terus gagal lagi.

    Suka

  3. Ini sprti musuh dlm slimut. Hati2 aj deh buat kyu. Sjauh ini mgkin kyu msih bs nahan hasrat ny am hana. Tp g mnutup kmungkinan unk yg slnjutny. Aplg si hana kyk ny gencar bgt pngen godain kyu. Tkutny kyu lepas kontrol n bs berakhir sprti sena 😱😱😱. Smg aj g y…jd pnsrn am next part ny.

    Suka

  4. hmmm aku tidak bisa menebask bagaimana endingnya,
    sad ending atau happy ending..
    akankah kyuhyun dan hana nantinya bersama atau salah satunya mati, atau bahkan keduanya mati.
    yang aku heran adalah, mengapa kyuhyun belum ingat juga kalau aroma hana sama dengan aroma wanita yang ada di mimpinya? aroma mawar merah..
    fantasynya keren.
    rasanya seperti nonton film fantasy barat..
    next
    terima kasih 😊

    Suka

  5. Arghhhh sudah lama sekali gak mampir ke webinii karnaaa sibuk sekolaaaahhh dan dateng sudah banyak yang up dan yang ini ditunggu banget kelanjutannyaaaa

    Suka

  6. lama-lama yang tergoda itu hana bukan kyu nantinya he he he
    itu hana apa dimanfaatin aja buat ngebunuh kyu ya ….
    lanjut

    Suka

  7. bener kan lee hana sendiri yg jatuh akan pesona kyuhyun, senjata makan tuan ini mah.. bakal gagal ni rencana hana,, penasaran sama reaksi kyuhyun klo tau indentitas hana itu siapa dan penasaran sama keluarga nya hana..

    Disukai oleh 1 orang

  8. Oiii Lee Hana!! Keknya bakalan jadi senjata makan tuan ini mahh.. Hahaha..

    Ditunggu next partnya author-nim~
    Fighting^^

    Suka

  9. apa yesung jga mnyukai hana??klo iya bkal ada cnta sgitiga nih…
    kyu knpa gk prcya sma donghae,firasat donghae itu bnar klo hana mata” dri nefilim…

    Suka

  10. Ehm aq setuju dgn coment na amoy alur na kecepetan. Kyuyun terlalu gmpang tergoda kesan na padahal kan kyuyun ketua ras na bs cpt punah ni ras na kalau kyuyun trgoda skrang. Smga stelah datang k kota kyuyun dpt pencerahan jd kuat iman ngadepin lee hana.

    Suka

  11. Sepertinya Yesung mulai tertarik dengan Hana…
    Cho Kyuhyun maa emang mesum pikirannya ke arah bibir Hana melulu..
    Hana kan setengah ras Nefilim-Chaser kan? tapi kenapa dia mlah lebih milih ras Nefilim ya? Padahal kan ras Chaser itu baik.
    Lee Hana! Mangkanya kau jangan bermain dengan Cho Kyuhyun. Kyuhyun itu panas dan juga memabukkan. Niatnyaa menggoda tapi mlah Hana sendiri yg tergoda. Kkkk Nanti yg ada Hana mlah kena marah dari Pimpinan Nefilim kkkkk

    Suka

  12. Jgn bilang yesung juga ntar bkal suka sama hana??? Aduh bkal rebutan dong, author jgn bkin mereka berantem gara” hana ya.

    Suka

  13. Gak mungkin kan yesung bkal suka sama hana???? Jgn bkin mereka jadi pecah gara” rebutan hana. Cpet munculin benih” cinta antara hana sama cho kyu

    Suka

  14. Kyu jgn sampe jatuh oleh pesonanya hana, dia cuma ingin membunuhmu.
    tp ko rasanya nanti hana bakal menghianati kaum nefilim yaa??*soktau 😂 hahaa jadi ga sabar sm cerita selanjutnyaaaa

    Suka

  15. Hana memang bukan dikirim bukan sebagai mata mata tp sebagai pembunuh, firasat donghae kurang tepat nih
    Hana sepertinya mulai tergoda oleh kyuhyun, kl kyuhyun nunda tes pasti hana yg bakalamn terjebak kedalam pesonanya kyuhyun

    Suka

  16. Jangan² tar malah kebalikan lagi ????

    Hana, senjata makan tuan gituuu :3

    Itu aja belum apa², apa lagi kalau udah apa² 😀

    Suka

  17. Kagak tau tuh si chokyu mau dilibas… Pakai acara cemburu segala, sadar, mau di habisin tuh..haha
    Semangat thor lanjut ceritanya👍

    Suka

  18. Mungkin Hana bakalan jatuh cinta sama kyuhyun, aq tapi penasaran banget sama keluarga nya si hana dia kan setengah Nefilim.. Dan aq pikir kalau misinya hana ini bakalan gagal karena ketauan.. Wkwkwk nebak aja, takut deh aq kalok identitas hana kebongkar, kyuhyun kasian.. Huhuhu

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s