The Owner Love Part 10


 

Author : xixil @xixil04

Tittle : The Owner Love

Category : NC19, Romance, Family, Chapter

Cast :

Cho Kyuhyun

Kim hye ji

Choi min ji

And Other Cast

 

 

Happy reading

 

*******

 

 

Kyuhyun melirik Min ji yang terdiam.

“Noona.” Panggil Kyuhyun dengan suara yang terdengar sedikit menyesal.

 

“Tidak apa-apa. Pergilah.” Ucap Min ji dengan suara yang terdengar sendu kemudian kembali tidur dengan posisi membelakangi Kyuhyun.

 

Kyuhyun hanya bisa menutup matanya. Ia tidak mungkin diam disini dan membiarkan pertunangannya batal begitu saja. Ia sudah sejauh ini dan ia juga memiliki perasaan yang perlu penjeleasan lebih.

 

Kyuhyun mencium kening Min ji. Wanita yang diciumnya hanya terdiam tidak bergerak sama sekali.

 

“Maafkan aku noona.” Ucap Kyuhyun di telinga Min ji kemudian mulai melangkahkan kakinya meninggalkan Min ji.

 

Min ji yang sadar akan kepergian Kyuhyun, segera bangun menatap punggung Kyuhyun yang semakin jauh darinya.

 

“Kyu~~~~!!!

 

 

 

 

Happy reading

 

 

THE OWNER LOVE PART 10

 

 

“Kyu~”Panggil Min ji. Ia ingin bangkit dan berlari mengejar Kyuhyun, namun  Jika  ia berlari sepertinya sia-sia saja, mungkin di saat ia sudah membuka pintu ruangannya, Kyuhyun sudah melesat pergi. Jadi yang ia harus lakukan hanya diam menunggu Kyuhyun.

 

 

Dengan kecepatan mobilnya yang sangat cepat, Kyuhyun sudah sampai di rumah Hye ji. Dari kejauhan ia sudah bisa melihat Yun ji berjalan kesana kemari yang terlihat sangat khawatir.

 

 

“Eommonim.” Panggil Kyuhyun.

 

 

“Oh kau sudah datang. Apa sebenarnya yang terjadi Kyuhyun?” Ucap segera Yun ji setelah mendapatkan Kyuhyun berdiri tegak di hadapannya.

 

 

Kyuhyun yang tidak tahu apa-apa hanya bisa diam. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Ia seharian di rumah sakit. Ia tidak pernah bertemu dengan Hye ji setelah ia meninggalkannya begitu saja di kantornya.

 

 

Yun ji yang melihat raut wajah Kyuhyun bisa mengetahui jika Kyuhyun juga tidak tahu kenapa Hye ji berperilaku seperti itu.

 

 

“Ia memberikan ini. Setelah ia kembali dari rumah sakit. Ia mengatakan, jika ia ingin menjenguk seseorang. Tapi eomma tidak tahu siapa yang ingin dijenguknya dan apa yang terjadi selama ia pergi.” Setelah mengucapkan beberapa hal mengenai Hye ji, Yun ji segera memberi cincin pertunangan Kyuhyun dengan Hye ji.

 

 

Kyuhyun yang mengambil cincin Hye ji dan mencerna setiap ucapan Yun ji hanya bisa terdiam, setelah tahu jika Hye ji dari rumah sakit. Di pikirannya timbul berbagai pertanyaan, mulai yangnegatif sampai  positif.

 

 

“Eommonim aku harus mencari Hye ji. Apa eommonim tahu dimana ia sekarang?” Kyuhyun berucap setelah bergulat dengan berbagai pertanyaan dikepalanya. Ia berpikir mungkin Hye ji melihat kejadian yang seharusnya tidak dilihatnya.

 

 

“Apa kau mengetahui sesuatu?” Yun ji bertanya lagi setelah Kyuhyun terlihat mengetahui sesuatu.

 

 

“Eommonim kuharasa Hye ji salah paham. Aku  harus bertemu dengannya dan  menjelaskan semuanya. Aku tidak ingin pertunangan ini berakhir begitu saja.” Lagi-lagi Kyuhyun berucap dengan suara yang terdengar sangat khawatir.

 

 

Yun ji yang melihat rasa khawatir  tdari wajah dan suara Kyuhyun pun tersenyum melihatnya karena sepertinya Kyuhyun sangat mencintai anaknya.

 

“Ia ada di busan panti asuhan Won. Ia mengatakan jika ingin menenangkan pikirannya.”

 

 

Kyuhyun yang mendengar itu pun segera berpamitan kepada Yun ji kemudian menangcam gas mobilnya. Yun ji yang melihatnya pun tersenyum. Ia sangat senang karena kyuhyun sangat khawatir kepada Hye ji, dan tidak ingin mengakhiri pertunagannya.

 

 

“Ia terlihat sangat mencintai Hye ji.” Ucap Yun ji setelah melihat mobil Kyuhyun telah menghilang dari pandangannya.

 

 

************

 

 

Kyuhyun melihat kembali alamat yang diberi Yun ji. Ia segera mengangkukkan kepalanya setelah alamat yang ia cari sesuai denganyang ada dihadapannya. Ia mulai memperhatikan bangunan yang ada didepannya. Ia berpikir jika di dalamnya pasti sangat luas karena terlihat dari pagar rumah yang cukup tinggi dan membentang cukup panjang.

 

 

“Kim won ho benar-benar Kaya.” Ucap asal Kyuhyun kemudian menekan bel yang berada di samping pintu. 3 kali ia menekan tombol tersebut, baru terlihat ganggang pintu bergerak. Senyum pun mengembang disudut bibirnya setelah melihat seorang wanita berdiri tidak jauh dari pintu yang terbuka.

 

 

“Annyeong haseyo. Apa Anda perlu sesuatu tuan?” Ucap ahjumma yang membuka pintu dan mendapatkan seorang laki-laki dengan senyum mengembang yang semakin menambah pesonanya.

 

 

“Annyeong haseyo. Maaf menganggu. Apa saya boleh masuk?” Kyuhyun membalas ucapan dan pertanyaan ahjumma tersebut dengan sopan.

 

 

Setelah dipersilahkah masuk Kyuhyun segera berbalik ke arah sumber suara yang terdengar sangat riuh. Ahjumma yang melihat Kyuhyun terlihat terkejut segera berucap mencoba menjawab rasa penasaran Kyuhyun, yang tergambar jelas di wajahnya.

 

 

“Oh maaf tuan. Anak dari pemilik panti asuhan ini sedang berkunjung, jadi Anda boleh berkunjung lain kali saja.” Ahjumma tersebut berucap dengan sopan kemudian membungkukan badannya karena telah menyuruh tamunya pergi. Namun betapa terkejutnya setelah ia mengangkat kepalanya dan melihat Kyuhyun sudah berjalan ke arah taman.

 

 

Kyuhyun yang bisa mengenali suara nyaring Hye ji segera berjalan tanpa perduli dengan ucapan ahjumma yang ia ketahui adalah pengurus panti asuhan. Ia bisa mendengar sebuah candaan dan tawa yang keluar dari berbagai mulut.Segera senyum lebarnya terlihat setelah melihat wanita yang ia cari.

 

 

Kyuhyun yang mendapat tangannya di pegang dan di berhentikan langkahnya segera berbalik melihat siapa yang telah mencoba menghentikannya.

 

 

“Tuan. Apa yang anda lakukan? Maaf Anda harus segera pergi dari sini.” Ucap wanita tua tersebut dengan sedikit ngos-ngosan setelah mengejar Kyuhyun.

 

 

“Apa Anda ahjumma Han. Perkenalkan saya adalah Cho Kyuhyun. Nyonya Kim sudah mengatakan kalau saya akan bertemu dengan Anda.” Ucap Kyuhyun dengan suara yang penuh penekanan seolah ingin memperjelas sesuatu di kalimatnya.

 

 

Wanita tua yang mendengar ucapan kyuhyun tersebut, segera menunduk dan meminta maaf berulang kali, setelah mengetahui jika yang berdiri di hadapannya adalah tunangan nona Hye ji.

 

 

“Maafkan saya tuan, saya tidak mengenali Anda. Saya tidak tahu jika Anda akan berkunjung kesini.”

 

 

Kyuhyun yang mendengar ucapan Han ahjumma yang sangat ketakutan, segera tersenyum seolah memperlihatkan jika ia tidak masalah dengan perbuatan Han ahjumma karena ia juga belum pernah bertemu dengannya.

 

 

“Tidak apa-apa. Ahjumma juga tidak pernah bertemu denganku sebelumnya dan aku juga tidak meminta kepada emmonim untuk memberi tahu jika aku akan berkunjung kesini.” Kyuhyun berucap dengan matanya yang tidak lagi melihat ke arah  Han ahjumma melainkan tengah memperhatikan gadis yang terlihat sangat cantik dengan senyum yang mengembang disudut bibirnya.

 

 

“Apa aku perlu memberitahu nona jika Anda berada disini?” Ahjumma Han segera berucap setelah memperhatikan pria yang ia ketahui adalah tunangan nona mudanya tersenyum tidak hentinya setelah melihat Hye ji.

 

 

“Tidak perlu. Ia akan segera menyadari kedatanganku.” Ucap Kyuhyun yang matanya masih fokus dengan gadisnya.

 

 

Setelah Han ahjumma meninggalkannya. Kyuhyun memilih duduk di salah satu kursi yang berada di taman yang sangat luas tersebut dengan pepohonan yang sangat rindang, berbagai tanaman bunga mengelilingi taman tersebut yang membuat pemandangan sangat indah, bersih dan sejuk.

 

 

Senyumnya tidak kunjung pudar melihat wanita yang ia kenal sangat kasar, kejam dan keras kepala, sekarang terlihat sangat berbeda dihadapan beberapa anak-anak yang bermain dengannya.

 

 

“Apa sekarang aku sedang bermimpi?” Ucap asal Kyuhyun yang tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.

 

 

“Ia terlihat sangat cantik. Walaupun biasanya ia terlihat cantik, namun kali ini ia sangat berbeda.” Lagi-lagi Kyuhyun berucap seolah masih tidak percaya dengan melihat wanita yang tidak jauh darihadapannya dengan baju kaus oblong dan celana pendek memperlihatkan paha mulusnya tak lupa ramput yang diikat memamerkan leher jenjangnya.

 

 

“Apa dia bisa memasak?” Kyuhyun kembali berucap setelah memperhatikan Hye ji dan melihat celemek berwarna pink  sudah terpasang dengan cantiknya di tubuhnya.

 

 

Salah satu gadis kecil menghampiri Hye ji dengan suara yang sangat imut “Eonni, aku apar.”

 

 

Hye ji yang tengah sibuk bermain dengan salah satu anak kecil segera melihat ke sumber suara setelah mendengar seseorang memanggilnya, dengan senyum mengembang Hye ji membalas ucapan gadis kecil tersebut.

 

“Oh kau sudah lapar. Apa sudah waktunya kita memasak? Siapa yang ingin membantuku?” Hye ji dengan semangatnya berucap membuat anak-anak tersebut dengan riangnya mengangkat tangannya.

 

“Aku.”

 

“Eonni aku.”

 

“Noona aku.”

 

“Ah~ Aku.”

 

Kyuhyun yang melihat dan mendengar berbagai suara yang terdengar sangat senang tersebut  terkekeh dengan tingkah Hye ji yang terlihat sangat imut. Kyuhyun tidak berhenti memandang Hye ji. memperhatikan semua gerakan tangan Hye ji yang sangatlincah memotong dan sebagainya, yang memperlihatkan jika Ia sudah ahli dalam hal memasak.

 

 

“Eomma.” Hye ji yang sibuk memasak berhenti bergerak setelah merasa bajunya ditarik oleh seseorang.

 

 

“Wae baby?” Tanya Hye ji dengan lembut kepada gadis kecil yang terlihat menunduk tersebut.

 

 

“Eomma. Oppa mengejekku jika rambutku jelek, ia juga melempar lumpur ke arahku.”

 

 

Hye ji melirik pria kecil yang ditunjuk oleh gadis tersebut, dengan tatapan yang di buat marah. Pria kecil yang melihatpun menunduk meminta maaf.

 

 

“Siapa bilang ramputmu jelek? Bukankah ini sangat indah, dan jika kau di lempar olehnya kau juga harus membalasnya walaupun ia laki-laki, eomma tidak ingin kau kalah darinya hanya karena dia laki-laki.” Hye ji berucap sambil mengelus ramput gadis tersebut, yang kemudian ia ikat sedemikian rupa agar terlihat cantik.

 

 

“Hahaha. Sifat tidakingin kalahnya masih nomor satu.”Tawa Kyuhyun terdengar setelah Hye ji berucap dengan angkuhnya yang memperlihatkan sifat aslinya yang tidak mau kalah dengan siapa pun.

 

 

“Plak~”

 

 

“Kau~~” pekikkan suara Kyuhyun terdengar setelah kegiatannya memperhatikan Hye ji terganggu dengan sebuah lemparan ke arah bajunya yang ia ketahui adalah lumpur.

 

 

“Yak, Ahjussi apa yang kau lihat?” Pria kecil tersebut berucap dengan angkuhnya tanpa peduli dengan suara dan wajah kesal pria yang ada dihadapannya.

 

 

“Kau berani sekali mengotori bajuku?” Kyuhyun berucap dengan kesal setelah melihat siapa yang melemparnya.

 

 

“Yak! Kenapa kau memperhatikan yeoja chingguku terus menerus? Apa kau gila?” Ucap pria kecil tersebut masih dengan wajah yang masih sangat anggkuh.

 

 

Kyuhyun yang mendengar ucapan tersebut tertawa tanpa hentinya.

 

“Plak.”

 

“plak”

 

“pLak.”

 

Kyuhyun berhenti tertawa setelah merasa sekarang ia berada di medang perang, bajunya benar-benar terasa sangat berat karena basah dan di tambah lagi bau dari bajunya membuatnya ingin muntah.

 

 

“Apa yang kalian lakukan?” Suara teriakan terdengar dari ke jauhan. Terlihat seorang wanita tua tengah berlari ke arah Kyuhyun.

 

 

Kyuhyun dengan wajah masamnya menatap dengan tajam beberapa anak yang melempar lumpur ke arahnya.

 

 

Hye ji yang belum menyadari kedatangan Kyuhyunpun segera menghentikan kegiatannya setelah mendengar suara teriakan yang sedari tadi ia dengar semakin besar, yang menurutnya hanyalah teriakan anak-anak. Namun betapa terkejutnya setelah ia memutar badannya dan berjalan semakin dekat, ia bisa melihat sosok bayangan pria yang sangat ia benci.

 

 

“Ahjumma hentikan.” Kalimat tersebut keluar dari mulut Hye ji dengan dinginnya setelah melihat Han ahjumma membentak anak-anak yang ia yakini telah mengotori pakaian Kyuhyun.

 

 

“Maafkan aku nona.” Han ahjumma menundukkan kepalanya meminta maaf atas kejadian yang telah menganggu kegiatannya.

 

 

Hye ji mengabaikan permintaan maaf Han ahjumma iya cukup kesal dengan mengetahui jika Han ahjumma berteriak kepada anak-anak akibat mengotori pakaian Kyuhyun.

 

 

“Cah, baby cuci tangan kalian dan pergi makanlah. Makanan sudah siap.” Hye ji berucap dengan manisnya kepada anak-anak yang sedari tadi menunduk yang membuat anak-anak tersebut kembali mengangkat kepalanya dengan senyuman yang mengembang setelah tahu jika wanita yang mereka sangat sayangi tidak marah kepada mereka.

 

 

Hye ji berlalu meninggalkan Han ahjumma dan Kyuhyun. Kyuhyun yang kesal dengan perilaku Hye ji yang seolah tidak menganggapnnya ada. Segera berlari dan menarik tangan Hye ji.

 

 

“Apa kau pura-pura buta sekarang?” Ucap Kyuhyun dengan tegas dengan menatap tajam mata Hye ji, seolah ingin memperlihatkan kemarahannya.

 

 

“Cih, Apa aku perlu menyapa manusia kotor sepertimu? Balas Hye ji tak kalah ketusnya dengan matanya yang membalas tatapan tajam Kyuhyun.

 

 

“Kau..” Ucapan Kyuhyun terhenti setelah dengan kasarnya Hye ji menghempaskan tangannya.

 

 

“Pergi dari sini. Aku sudah cukup sabar untuk tidak menamparmu di depan mereka.” Kalimat tersebut keluar dari mulut Hye ji setelah ia menghempaskan tangan Kyuhyun dengan kasarnya.

 

 

“Hahaha. Apa kau takut mereka akan mengetahuimu sifat aslimu?” Kyuhyun membalas ucapannya Hye ji dengan penuh tekanan seolah tengah mengibarkan bendera perang kepada Hye ji.

 

 

“Tutup mulutmu Cho kyuhyun.” Setelah mengucapkan hal tersebut Hye ji meninggalkan Kyuhyun, ia mengabaikan semua ucapan Kyuhyun. Walaupun dalam hati Ia ingin mematahkan tulang-tulang Kyuhyun, namun ia cukup sabar dan tahu ia dimana sekarang. Ia tidak mungkin melakukannya di depan mereka.

 

 

“Kenapa kalian tidak makan? Apa rasanya tidak enak?” ucap Hye ji segera setelah ia sampai di tempat makan dan mendapat semuanya melihat ke arahnya tanpa memakan masakannya.

 

 

******

Masih dengan senyum cerianya Hye ji bercandadan berbicara dengan anak-anak tersebut dengan riangnya, seolah pertengkarannya dengan Kyuhyun tadi tidak ada.

 

“Ia sangat memaksakan untuk tersenyum. Bahkan senyumannya sangat berbeda dengan senyuman yang ia lihat pertama kali saat ia datang kesini.”  Ucap Kyuhyun asal.

 

 

“Tuan.”

 

Kyuhyun merasa ada seseorang yang memanggilnya ia pun segera membalikkan badannya dan mendapatkan Han ahjumma menunduk kepadanya.

 

“Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja ahjumma.” Ucap Kyuhyun setelah tahu maksud dari perbuatan Han ahjumma.

 

 

Setelah menganti pakaiannya, Kyuhyun berjalan ke arah balkon vila kedua orang tua Yun ji. yang menurutnya, ayah Hye ji benar-benar kaya bahkan di panti asuhan ini terdapat vila yang sangat mewah. Wajar saja dari luar halaman panti asuhan ini terlihat sangat mewah. Bahkan terlihat bukan seperti panti asuhan melainkan sebuah istana untuk anak-anak.

 

 

Dari kejauhan Kyuhyun memperhatikan gadis yang bergerak dengan lincahnya. Kyuhyun tidak habis pikir jika wanita yang ia kenal sangat kasar memiliki sifat keibuan bahkan ia terlihat sangat ahli dalam mengurusi anak-anak.

 

“Sifat kasar dan kejamnya sama sekali tak terlihat. “

 

“Kenapa hatiku sangat tenang saat melihatnya tertawa? Kenapa senyumanku harus muncul hanya karena melihat senyuman tulusnya?” Kyuhyun bergulat dengan beberapa pertanyaan di pikirannya.

 

“Sebelumnya aku tidak pernah merasakan hal yang sangat aneh seperti ini. Ia wanita keras kepala bahkan sangat kasar kepadaku, namun kenapa disaat ia tersenyum membuat hatiku sangat senang bahkan melihat wajahnya yang jauh dari make up tebalnya tambah membuatnya semakin bersinar dan membuatku tak bosan untuk melihat ke arah wajahnya.”

 

 

“Apa aku menyukainya? Yang benar saja, aku tidak mungkin menyukainya.”

 

 

 

Hye ji walaupun menyibukkan dirinya bermain dengan anak-anak panti asuhan tapi tetap saja ingatan mengenai Kyuhyun dan wanita jalang itu terus menerus muncul di pikirannya, sesekali ia terdiam dan menghembuskan napasnya dengan kasar membuat anak-anak yang bermain dengannyamenatap lekat ke arahnya.

 

 

“Eonni gwenchana?” Tanya seorang gadis kecil yang dibalas Yun ji dengan senyum lembutnya, yang menandakan jika ia baik-baik saja.

 

 

Hye ji bisa merasakan kalau sedari tadi ia diperhatikan oleh seseorang. Ia mulai mencari mata yang sangat menganggunya tersebut. Hye ji menatap Kyuhyun dengan tajam setelah mendapatkan Kyuhyun berdiri di salah satu balkon vila orang tuanya dengan melihat ke arahnya. Ia memberanikan diri untuk menatap Kyuhyun, namun sialnya pria yang ditatapnya tersebut mala menyinggungkan senyumannya.

 

 

“Benar-benar pria tidak tahu malu.” Batin Hye ji setelah melihat senyuman Kyuhyun di sudut bibirnya.

 

 

“Aku menunggumu baby.” Ucap Kyuhyun setelah melihat Hye ji dengan langkah besarnya pergi dari aktivitasnya, yang dapat ia ketahui jika ia sekarang ingin menemuinya.

 

 

“Akhirnya kau datang juga baby. Apa kau tahu aku sudah sangat lama menunggumu?” Kyuhyun berucap dengan santainya setelah mendengar pintu kamar yang ia tempati terbuka dan ia bisa tahu siapa yang membukanya walaupun ia tidak melihat wajah kesal wanita tersebut.

 

 

Hye ji yang mendengar ucapan Kyuhyun, terlihat mengepalkan tangannya ia sangat kesal bagaimana bisa pria di hadapannya ini bertindak seperti tidak terjadi apa-apa. Kyuhyun terdiam setelah merasakan sentuhan tangan Hye ji di tangannya. Walaupun itu tarikan kasar Hye ji. Namun hal tersebut seolah seperti kain sutra yang tengah menyentuh tubuhnya Sangat lembutKyuhyun masih terdiam. Kenapa tidak, ini merupakan pertama kalinya Hye ji menyentuhnya dan darahnya seperti berhenti mengalir keseluruh tubuhnya akibat sentuhan Hye ji.

 

 

“Plak~! Pikiran Kyuhyun langsung buyar setelah merasakan tangan lembut Hye ji mendarat di pipinya. Ia kembali tersadar setelah merasakan tamparan keras dari Hye ji.

 

 

“Benar-benar laki-laki tidak tahu malu.” Teriakan Hye ji terdengar setelah menampar pipi Kyuhyun.

 

Kyuhyun yang mendapat teriakan dan tamparan Hye ji, hanya tersenyum kecil. Seolah tengah menyembunyikan kekesalannya.

 

 

“Kenapa apa kau ingin memukulku juga? Hahaha. silahkan manusia kotor. Bahkan menyebut namu pun mulutku tidak sanggup.” Dengan kasarnya Hye ji berucap tanpa melepaskan tatapan tajamnya pada Kyuhyun.

 

 

Kyuhyun yang sedari tadi menahan amarahnya, akhirnya tertawa dengan lepas. Kemudian menarik tangan Hye ji tak kalah kasarnya yang berhasil membuat gadis  tersebut mengeluarkan suara kesakitan.

 

“Auuu~!!!”

 

 

“Kenapa apa itu sakit? Aku bisa saja membalasmu baby bahkan lebih, tapi karena aku tidak suka memukul wanita jadi aku tidak akan melakukan itu. Jadi kau tidak perlu khawatir.” Kyuhyun berucap dengan tegas seolah tengah memerlihatkan kesabarannya yang sudah ia tahan sedari tadi dengan menatap tajam kearah Hye ji. Hye ji yang mendapat tatapan tajam dari Kyuhyun pun juga membalasnya seperti ia tidak peduli dengan ucapan Kyuhyun.

 

 

“Pergi dari sini. Kau bukanlah tunanganku lagi.” Setelah menghempaskan genggaman Kyuhyun pada tangannya Hye ji segera berucap dengan tegas kemudian berlalu tanpa menunggu balasan dari Kyuhyun.

 

Kyuhyun terdiam. Ia sama sekali tidak berniat untuk menghentikan Hye ji. ia juga tahu kenapa Hye ji sangat murka kepadanya. Ia perlu memikirkan sesuatau agar pertunagannya tidak batal dan semua rencananya bisa tetap berjalan sesuai rencana.

 

 

“Kau pikir akan berakhir semudah itu baby.” Ucap Kyuhyun setelah kepergian Hye ji.

 

 

*******

 

 

“Aku sudah menyuruhmu untuk pergi dari sini. Pergi!! Sebelum kupatahkan tulang-tulangmu.”  Hye ji segera berucap  setelah melihat ke arah pintu yang terbuka lebar dan memperlihatkan seorang pria dengan aura yang berhasil membuatnya sangat lemah.

 

 

“Lakukanlah, kalau itu bisa membuatmu berhenti menatap sinis ke arahku.” Balas Kyuhyun dengan santainya seolah tengah menantang Hye ji. setelah mendapatkan ucapan Hye ji yang tidak kalah ketusnya.

 

 

Hye ji yang mendengar ucapan Kyuhyun tersebut tanpa berpikir panjang lagi segera mengambil langkah besarnya dan menampar Kyuhyun, tidak cukup dengan itu Hye ji memukul dada Kyuhyun berkali-kali. Namun Kyuhyun hanya diam menerima semua pukulan Hye ji.

 

“Plak~!”

 

“Bhukk~!

 

“Bhukkk~!

 

 

Kyuhyun bisa merasakan sakit di sekujur tubuhnya.Namun ia mencoba untuk menahannya dan tidak mempelihatkan jika ia merasa kesakitan. Ia tahu apa yang menyebabkan Hye ji sangat marah kepadanya. Saat ia mengetahui Hye ji berkunjung ke rumah sakit, di dalam ingatannya hanyalah Hye ji melihat semua apa yang dilakukannya bersama Min ji sehingga ia membatalkan pertunangannya. Jadi ia melakukan semua ini dan menyuruh gadis tersebut memukulnya sepuasnya karena ia ingin Hye ji menumpahkan semua kekesalannya.

 

 

Hye ji menatapnya, ia pun membalas tatapan gadis tersebut yang sangat tajam dengan senyumannya. Hye ji menghembuskan napasnya dengan kasar, setelah kembali menatap Kyuhyun dan mala mendapatkan senyuman yang membuatnya sangat lemah, yang membuat ia kembali sadar dengan apa yang baru saja ia lakukan.

 

 

“Kenapa kau melakukan semua ini Kim hye ji, kau mengotori tanganmu sendiri?” Batin Hye ji.

 

Kyuhyun yang melihat Hyeji meunduk dan diam pun segera berucap. “Kenapa kau berhenti? Apa kau sudah puas?”

 

Hye ji sama sekali tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun. Ia mulai melangkahkan kakinya menjauh dari Kyuhyun.

 

 

“Pergi dari hadapanku. Kumohon.” Terdengar suara sendu Hye ji, yang sudah berjalan ke arah balkon kamarnya.

 

 

Hye ji bisa merasakan sentuhan tangan Kyuhyun. Tarikan Kyuhyun membuat tubuhnya kembali menghadap ke arah Kyuhyun.

 

 

“Ia sangat menyukai memegang tangan seseorang tanpa persetujuan terlebih dahulu.” Batin Hye ji, yang kini sama sekali tidak marah dengan perlakuan Kyuhyun. Ia hanya menunduk  tidak menatap Kyuhyun seperti biasanya.

 

 

Kyuhyun yang melihat Hye ji menunduk sangat berbeda dari biasanyaketika  ia menarik tangannya dengan paksa pun segera berucap.

 

“Kenapa kau ingin membatalkan pertunangan ini?”

 

 

Hye ji yang mendengar pertanyaan Kyuhyun pun menjawabnya dengan sinis.

“Berhenti berpura-pura tidak tahu?”

 

 

“Apa kau cemburu dengan Min ji?”

 

Mendangar balasan tersebut Hye ji mendongkakkan kepalanya, kemudian menatap tajam ke arah Kyuhyun.Kyuhyun pun membalas tatap Hye ji yang seperti ingin menegaskan pertanyaannya.

 

 

“Hahaha. Apa yang kau katakan?” Tawa Hye ji mengema di kamar yang cukup luas tersebut, mencoba menyembunyikan rasa sakitnya, ternyata Kyuhyun mengetahui apa yang menyebabkannya ia sangat marah kepadanya.

 

 

“Cemburu? Pulanglah ke seoul.” Hye ji kembali berucap dengan nada suara yang sinis.

 

 

Kyuhyun yang mendengar ucapan Hye ji, hanya menyingungkan senyumnya. Namun segera senyum itu hilang setelah melihat Hye ji kembali menjauh darinya, dan dengan satu tarikan yang cukup kuat Hye ji kembali ke hadapannya dan kali ini ia dan Hye ji sangat dekat. Tanpa  perduli dengan ucapan kasar Hye ji yang sudah ingin keluar akibat perlakuannya. Kyuhyun pun segera membungkam bibir Hye ji.

 

 

Kyuhyun mulai melumat bibir tersebut dengan kasarnya.. Hye ji yang mendapatkan perlakuan yang sangat cepat tersebut terdiam. Namun setelah beberapa detik kesadarannya pun kembali, dan dengan satu dorongan yang kuat ia sudah bisa melepaskanbibirnya dari Kyuhyun , namun tidak dengan badannya.

 

 

“Sialnya.” Ucap Hye ji setelah  berusaha cukup keras lepas dari genggaman Kyuhyun namun tidak berhasil.

 

 

“Kenapa? Apa kau ingin lepas dariku? Apa benar kau tidak cemburu dengan Min ji? Apa semua yang kau lihat di rumah sakit, tidak membuatmu sakit?” Kyuhyun dengan lancarnya mengeluarkan berbagai ucapannya yang ia ketahuibisa membuat Hye ji memasang wajah kesalnya.

 

 

“Kau…..”

 

“Apa kau mencintaiku?” Hye ji terdiam setelah mendengar pertanyaan Kyuhyun.

 

 

“Aku tidak ingin berurusan denganmu lagi .Pergi dari hadapanku, Aku mohon kepadamu Cho kyuhyun.” Kalimat tersebut keluar dari mulut Hye ji dengan datarnya setelah beberapa menit terdiam seolah tengah mencerna pertanyaan Kyuhyun. Hye ji  kemudian kembali berjalan ke arah balkon kamarnya, dengan gelas yang telah diisinya wine.

 

 

Kyuhyun yang melihat reaksi dan perilaku Hye ji terdiam.

“Apa ia benar mencintaiku?” Batin Kyuhyun.

 

 

Kyuhyun lagi-lagi tidak melakukan seperti keinginan Hye ji. ia kini sudah berjalan ke arah balkon tempat Hye ji sedang berdiri melihat langit yang sudah berwarna hitam, menandakan jika ia dengan Hye ji sudah lama bertengkar.

 

 

“Choi min ji.” Kyuhyun mengucapkan nama Min ji dengan tegasnya setelah berdiri tegak tidak jauh dari Hye ji.

 

 

Hye ji yang mendengar suara Kyuhyun yang masih belum pergi. Kini kembali menatap Kyuhyun dengan tajamnya setelah mendengar nama wanita yang sangat ia benci. Kyuhyun yang melihat tatapan Hye ji membalasnya dengan mengangkat botol wine yang Hye ji tinggalkan di atas meja seolah mengajak Hye ji untuk bersulang.

 

 

Hye ji yang melihat perilaku Kyuhyun mengangkat botol wine dan kemudian meminumnya, hanya menatapnya datar seolah tidak mengerti dengan perbuatan Kyuhyun.

 

 

“Ia adalah wanita yang pertama kali masuk di kehidupanku setelah kepergian orang tuaku, dan ia juga wanita yang pertama kali mengelus rambutku dengan halus di saat aku mengalami kesulitan” Kyuhyun kembali berucap dengan santainya, yang sudah tidak menatap Hye ji lagi. ia melihat kedepan, menyandarkan tangannya di salah satu pagarbesi di balkon tersebut.

 

 

Hye ji yang mendengar lagi Kyuhyun berucap, hanya bisa diam seperti patung ia masih belum mengerti maksud dari Kyuhyun mengucapkan hal tersebut.

 

 

“Apa dia sekarang tengah mencoba menceritakan sesuatu?” Batin Hye ji. dan sepertinya dugaanya benar setelah tidak lama Kyuhyun kembali bersuara.

 

 

“Ia sudah kuanggap sebagai noonaku bahkan ia sudah seperti ibuku.”

 

 

Hye ji yang mendengar tersebut melihat kearah Kyuhyun, mencoba melihat sebuah kebohongan di sana, namun sialnya iya tidak sama sekali melihat adanya kebohongan.

 

 

Flashback On

 

Hujan kembali menguyur kota seoul, di salah satu gedung sekolah tengah riuh akibat festival sekolah mereka harus dihentikan karena hujan yang semakin deras, membuat siswa siswi lari kedalam gedung untuk mencari perlindungan. Namun beda halnya dengan gadis cantik yang merupakan salah satu siswi senior di sekolah tersebut yang tinggal beberapa bulan akan masuk sekolah tingkat menegah atas.

 

 

Dengan payung yang ia bawah dari rumah, ia menyusuri taman dengan sedikit bersenandung ria. Hujan baginya sangat indah, ia sangat menyukai air hujan yang jatuh mengenai permukaan tanah. Hujan seperti suara tangisan baginya, hujan seperti obat penghilang rasa sakit dirinya yang kesepian, hujan akan menghapus air mata di pipinya sehingga orang tidak akan melihatnya dan mengetahuinya jika ia sedang menangis.

 

 

Min ji tiba-tiba berhenti bernyanyi ketika ia melihat kaki di salah satu kursi taman sekolahnya.

 

“Apa yang dilakukannya disini?” Batin Min ji. setelah semakin mendekat dan kaki tersebut terlihat sangat jelas.

 

“Apa dia pingsan?” Pikir Min ji setelah mencoba memanggil orang tersebut dan mengerakkan sedikit kakinya, namun tidak ada jawaban sama sekali.

 

 

Akhirnya Min ji memberanikan diri  untuk mendekat ke arah depan kursi. Sebentar ia terdiam melihat wajah yang di hadapannya, yang terlihat sangat tampan  dengan rintikan hujan yang mengenai wajahnya. Setelah cukup lama memperhatikan wajah pria tersebut Min ji semakin mendekatinya.

 

 

“Dia masih bernafas.” Ucap Min ji setelah meletakkan tangannya pada lubang hidung pria tersebut.

 

“Ehmm-mm, maaf.”

 

“Permisi.”

 

“Eeee-ee kau harus pergi dari sini, hujan semakin deras.”

 

 

Min ji dengan rasa takutnya mencoba mengoyangkan badan pria tersebut sambil berucap beberapa kalimat yang bisa membuat pria tersebut bangun. Namun ia sudah berapa kali berucap namun pria tersebut tak kunjung bergerak. Wajahnya pun terlihat sangat khawatir. Saat ia akan berdiri dan berlari mencoba meminta tolong, dan  merasakan tangannya dipegang oleh seseorang, dan betapa terkejutnya setelah ia membalikkan badannya dan mendapatkan pria tersebut melihat kearahnya dengan mata sendunya.

 

 

“Bo~ya. Apa kau tidur disini?” Ucap Min ji dengan suara yang sedikit gemetaran.

 

 

“Pergilah. Jangan beritahu siapa-siapa kalau aku sedang di taman.” Kyuhyun membalas ucapan Min ji dengan datarnya.

 

 

Min ji yang mendengar balasan Kyuhyun pun memasang wajah kesalnya.

 

“Cih, siapa juga yang akan bertanya mengenaimu? Aku juga tidak mengenalmu.” Ucap Min ji kemudian berlalu pergi. Namun langkahnya kembali terhenti, setelah wajah Kyuhyun kembali teringat di kepalanya.

 

 

“Apa yang kau pikirkan Min ji pabo, dia itu laki-laki kasar.” Namun, sepertinya Min ji tidak peduli dengan ucapannya, ia malah kembali ke kursi tersebut dan menjongkokkan badannya  di hadapan Kyuhyun dengan payung yang ia angkat sedikit, yang ia lakukan agar Kyuhyun tidak terkena air hujan.

 

 

Kyuhyun yang merasakan wajahnya tidak terkena air hujan lagi segera membuka matanya dan ia hanya bisa diam setelah melihat gadis yang tadinya memasang wajah kesal kepadanya sekarang tengah tersenyum dengan manisnya kepadanya.

 

 

“Apa yang kau lakukan di sini? Aku sudah menyuruhmu pergi? Jangan menganggu tidurku.” Ucap Kyuhyun masih dengan wajah datarnya.

 

 

“Kalau kau ingin tidur pergi keruangan kelas atau uks. Kau bisasakit jika disini. Dan jangan salah paham aku hanya tidak ingin melihat orang sakit, akibat aku tidak menolongnya jadi aku kembali kesini.” Ucap Min ji dengan senyum yang tak pernah pudar.

 

 

Setekah kejadian tersebut Kyuhyun dan Min ji sangatlah dekat bagaikan permen karet membuat para siswa iri kepada keduanya yang terlihat sangat serasi. Mereka seperti orang pacaran dan kadang juga seperti kakak beradik.

 

 

Semua siswa mengatakan mereka sangat serasi. Min ji yang mendengar itu dari teman-tamannya hanya tertawa. Ia pun tidak menyangka jika pria yang ia temui di saat hujan akan membuat hidupnya berubah. ia dulu sangat pendiam dan ia tidak suka berbicara dengan seseorang, dan ia juga pemalu. Namun semenjak ia dekat dengan Kyuhyun semuanya jadi berubah. ia bahkan sering ke rumah Kyuhyun begitu pun sebaliknya. Menurutnya ia bisa sangat dekat dengan Kyuhyun karena mereka berdua memiliki nasib yang sama yaitu kedua orang tuanya telah meninggal, yang membedakan keduanya hanyalah harta. Kyuhyun termasuk orang kaya dan ia termasuk orang miskin.

 

 

Pada saat hari kelulusaan Kyuhyun tiba hanya mereka berdua yang datang dan merayakannya, Kakek Kyuhyun sangat sibuk jadi ia tidak bisa datang jadi Min ji lah yang datang menemani Kyuhyun, begitu pun sebaliknya di saat Min ji Lulus dari sekolah Kyuhyun lah yang mewakili orang tuanya.

 

Flasback Off

 

“Jadi kuharap kau sudah mengerti.Min ji sudah aku anggap sebagai noonaku bahkan ibuku.” Ucap Kyuhyun kemudian melihat kesampingnya. Memastikan jika Hye ji masih di sana.

 

 

Hye ji yang mendengar semua ucapan Kyuhyun hanya bisa diam. Ia lega karena Kyuhyun hanya menganggap Min ji sebagai noonanya, namun ia juga wanita. Ia tahu mana wanita yang menganggap pria sebagai adiknya dan mana wanita yang mencintai pria tersebut lebih dari adiknya.

 

 

Sesaat Hye ji melihat kearah Kyuhyun, dan mendapatkan senyuman Kyuhyun dengan mata yang berbinar-binar. Seolah ia sangat senang karena sudah berhasil menceritakan semuanya kepadanya.

 

 

“Pergilah, aku ingin tidur.” Ucap Hye ji dengan datarnya dan kemudian kembali melangkahkan  kakinya kedalam kamarnya.

 

Kyuhyun yang mendapat perlakuan tersebut terdiam. Bagaimana tidak ia sudah menceritakan semuanya namun yang ia dapatkan hanyalah tatapan biasa dari Hye ji.

 

 

“Aku tidak berbohong. Aku tidak ingin pertunangan ini dibatalkan.” Kyuhyun berucap masih dengan tenangnya.

 

 

Karena tidak ada balasan dari Hye ji dan wanita tersebut sepertinya  tidak berniat untuk menghentikan langkahnya, Kyuhyun pun kembali berucap dengan data suara yang sudah berubah sangat dingin.

 

 

“Apa kau masih marah kepadaku? Aku sudah menceritakan semuanya, tapi kau seolah tidak menghargaiku?”

 

 

Hye ji yang mendengar ucapan Kyuhyun pun menghentikan langkahnya.

 

“Aku percaya padamu. Tapi aku sudah tidak ingin pertunangan ini berlanjut.” Balas Hye ji dengan suara yang terdengar biasa saja.

 

 

“Aku mencintaimu.” Kyuhyun berucap dengan suara yang lantang membuat wanita yang tadinya kembali melangkahkan kakinya seketika mematung di tempatnya.

 

 

Kyuhyun yang tidak mendapatkan lagi suara Hye ji segera membalikkan badannya. Ia bisa melihat Hye ji mematung tidak bergeraksama sekali atau pun bersuara. Ia pun melangkahkan kakinya dengan cepat menarik tangan Hye ji, sehingga Hye ji sekarang berhadapan dengannya.

 

“Aku mencintaimu”

 

“Aku mencintaimu”

 

 

Kyuhyun berucap dengan lembutnya. Hye ji yang masih terdiam mendengar jelas ucapan Kyuhyun.Ini  ketiga kalinya ia mendengar kalimat tersebut, yang berhasil membuat darahnya berhenti mengalir.

 

 

“Hahahaha. Apa kau sedang bercanda denganku?” Tawa Hye ji menggema, setelah kesadarannya kembali dan mencerna baik-baik ucapan Kyuhyun.

 

 

Kyuhyun yang melihat reaksi Hye ji yang seolah menganggapnya sedang bercanda pun memegang dagu Hye ji mencoba menselaraskan matanya dengan mata Hye ji. Hye ji yang mendapatkan tangan Kyuhyun didagunya pun membulatkan matanya.

 

 

“Apa yang akan ia lakukan?” Batin Hye ji.

 

 

“Aku mencintaimu Kim hye ji. Maafkan aku untuk kejadian yang kau sangat benci. Aku hanya menganggapnya sebagai noonaku.” Kyuhyun berucap dengan lembut dengan matanya yang tidak lepas menatap mata Hye ji.

 

Hye ji yang mendengar ucapan kyuhyun mencoba mencari sebuah kebohongan di mata Kyuhyun. Namun sia-sia saja ia cukup lama menatap lekat mata Kyuhyun namun ia sama sekali tidak mendapatkan yang ia cari.

 

 

“Aku mencintaimu.” Kyuhyun kembali berucap kemudian memajukan bibirnya ke bibir Hye ji. Melihat Hye ji yang tidak menghindar sama sekali membuatnya tersenyum kecil.

 

 

Hye ji yang melihat Kyuhyun memajukan bibirnya hanya terdiam ia sama sekali tidak menghindar. Mungkin ia sudah buta karena cinta. Ia ingin menjadi Kim hye ji yangkejam dan kasar di saat Kyuhyun sedekat ini dengannya. Ia ingin berlari sekuat tenaga jika Kyuhyun mencoba menangkapnya. Namun entah kenapa tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali jika berdekatan dengan Kyuhyun, tubuhnya seolah menginginkan sentuhan Kyuhyun. Mungkin jika Bona mengetahui semuanya perlaku Kyuhyun dengan Min ji di rumah sakit dan melihatnya seperti ini mungkin ia akan meneriakinya bodoh, dan mungkin saja ia  akan mengatakan kalau dirinya sama saja dengan wanita jalang yang selama ini dekat dengan Kyuhyun.

 

 

“Ia, tidak bisa melakukan apa-apa. Bahkan mengangkat tangannya sangat susah tubuhnya seperti baru saja di suntik oleh larutan yang mematikan semua sistem sarafnya.”

 

“Eomma. Appa. maafkan aku.”Batin Hye ji.

 

 

Dalam beberapa detik ia sudah merasakan bibir kenyal Kyuhyun di bibirnya. Rasanya seperti saat ia pertama kali berciuman dengan Kyuhyun, namun ciumannya kali ini sangat manis karena Kyuhyun menciumnya dengan sisa alkohol di sekitar bibirnya di tambah lagi Kyuhyun menciumnya sangat lembut.

 

 

Kyuhyun mulai melumat bibir Hye ji secara perlahan. Ia ingin memperlihatkan jika ia menginginkan Hye ji. Dengan bebasnya ia mengekspos bibir Hye ji,karena Hye ji sama sekali tidak bergerak Kyuhyun mulai memegang dagu Hye ji seolah ingin memperdalam ciumannya. Hye ji yang mengetahui jika Kyuhyun ingin lebih, lagi-lagi hanya bisa diam dan menerima perlakuan Kyuhyun.

 

Kyuhyun yang merasakan Hye ji menyukai apa yang ia lakukan secara perlahan mulai mencium leher Hye ji mencoba menaikkan gairah Hye ji. Ia sesekali menjilat dan mengigit leher Hye ji sebenarnya ia ingin langsung menerkam Hye ji, namun ia tahu jika melakukan hal seperti ini adalah pertama untuk Hye ji. Ia bisa melihatnya dari reaksi dan respon Hye ji yang terlihat sangat kaku dan tegang. Jadi ia sangat berusaha untuk mengontrol gairahnya yang sudah dari tadi berada di puncaknya.

 

 

Hye ji merasakan tubuhnya memanas dengan sentuhan Kyuhyun. Ia mencoba menahan sesuatu yang ingin keluar dari mulutnya, dan sepertinya sia-sia saja ia sudah tidak tahan lagi. Ia mulai mengangkat tangannya mencoba memegang erat bahu Kyuhyun akibat ciuman Kyuhyun yang semakin cepat. Ia berusaha mengimbangi ciuman Kyuhyun.

 

 

Desahan sudah keluar dari mulut Hye ji. Kyuhyun yang mengetahui Hye ji sudah bergairah mulai melepas ciumannya. Memandang Hye ji dengan senyum mengembang, gadis yang di pandangnya hanya melihat datar Kyuhyun sambil mengatur nafasnya yang tidak teratur seperti biasanya. Perlahan Kyuhyun mulai menunduk Hye ji yang tidak tahu maksud dari Kyuhyun hanya bisa diam dengan perilaku Kyuhyun.

 

 

“Menikahlah denganku. Aku mencintaimu. Kuharap kau bisa melupakan semua hal jelek mengenai diriku.” Ucap Kyuhyun dengan lantangnya kemudian memasukkan tangannya ke dalam salah satu kantong celananya yang seperti mengambil sesuatu. Kyuhyun segera tersenyum setelah mendapatkan yang ia cari kemudian ia memasang cincin pertunangannya di jari manis Hye ji.

 

 

Hye ji hanya bisa diam mendapatkan semua perbuatan Kyuhyun kepadanya. Ia sangat terkejut, Kyuhyun seolah membuatnya berada dalam mimpi. Sekarang ia melamarnya secara resmi. Namun lagi-lagi ia hanya bisa diam tidak menjawab sama sekali. Ia tidak tahu harus membalasnya seperti apa. Ia ingin menolaknya tapi sebenarnya ia ingin Kyuhyun hanya melihatnya dan ia ingin membalas ya, tapi bibirnya seolah di lem tidak bisaberucap satu kata pun.

 

 

Kyuhyun kembali berdiri masih memegang tangan Hye ji, dengan senyumnya yang tidak pernah pudar.Ia pun kembali berucap yang berhasil membuat Hye ji menatap tajam ke arahnya.

 

“Kau tidak membalasnya berarti. Kau setuju menikah denganku. Hari ini kau sangat berbeda Baby dari biasanya. Apa kau benar-benar mencintaiku?”

 

 

“Kau…….”

 

“Semakin Kau membatahku, semakin akumenginginkanmu.” Ucapan Kyuhyun tersebut berhasil membuat Hye ji terdiam.

 

 

“Bukan kah kau sangat cantik jika seperti ini. Diam dengan wajah polosmu. Kau benar-benar cantik sekarang.” Lagi-lagi Kyuhyun berucap dengan senyumnya yang tak kunjung pudar.

 

 

Hye ji menghembuskan napasnya dengan kasar, setelah mendengar ucapan Kyuhyun yang berhasil membuatnya seperti kepiting rebus. Pipinya pasti benar merah sekarang. “Benar-benar memalukan.” Batin Hye ji.

 

 

“Yak! Apa yang kau lakukan?” Hye ji kembali berteriak setelah Kyuhyun menggendongnya secara tiba-tiba.

 

 

“Kau sangat berisik. Bukan kah sudah ku katakan kau sangat cantik jika diam saja.” Lagi-lagi Kyuhyun berucap dengan manisnya yang kemudian membungkam mulut Hye ji dengan bibirnya  karena Hye ji yang tidak kunjung berhenti membalas ucapannya.

 

 

Hye ji akhirnya diam setelah merasakan kembali bibir kenyal Kyuhyun yang berhasil membuatnya menutup matanya, yang terlihat jika ia ingin menikmati lumatan Kyuhyun. Ciuman Kyuhyun tidak lepas dari bibir Hye ji walau pun ia melangkahkan kakinya menuju tempat yang sudah lama ia impikan 😀  .

 

 

Hye ji menatap lekat mata Kyuhyun setelah Kyuhyun membaringkan tubuhnya di atas kasur embuk di kamarnya. Senyuman Kyuhyun terlihat di sudut bibirnya membuat Hye ji menelan salivanya.

 

“Kau sangat manis baby. Aku sudah menahannya cukup lama untuk ini.” Setelah mengucapkan hal tersebut Kyuhyun mulai memajukan bibirnya, Hye ji yang melihat itu pun menutup matanya seperti tengah siap menerima, apa yang akan dilakukan Kyuhyun.

 

 

Lumatan Kyuhyun cepat namun sangat lembut, yang berhasil membuat Hye ji bisa belajar dengan cepat dan sekarang ia sudah berhasil mengimbangi ciuman Kyuhyun. Kyuhyun pun tersenyum setelah merasakan Tangan Hye ji mulai menggantung di lehernya, dengan perlahan Kyuhyun membuka resleting baju Hye ji seolah Kyuhyun tidak ingin membuat Hye ji terkejut akibat perlakuannya, namun sepertinya Hye ji merasatidak terganggu akhirnya Kyuhyun melepas baju Hye ji dengan cepat. Seketika ia terdiam ketika melihat tubuh Hye ji, ia hanya bisa menelan salivanya setelah memperhatikan 2 gundukan yang sangat besar tersebut.
 

“Tubuh memang sangat indah.”

 

 

Kyuhyun sudah mulai bermain dengan payudara Hye ji sesekali ia mengigit nipel Hye ji yang membuat Hye ji menarik rambutnya dengan desahan yang keluar dari mulutnya membuat Kyuhyun mengila. Hye ji dan Kyuhyun sekarang sudah dalam keadaan yang tidak memakai sehelai benang pun.

 

 

Kyuhyun segera tersenyum setelah membiarkan Hye ji menindinya, dengan arahannya yang seperti sudah ahlinya, ia mulai memberi intruksi kepada Hye ji untuk mulai menyentuh badannya. Hye ji pun melakukan sesuai perintah Kyuhyun mencium dan mengigit kecil leher Kyuhyun sudah ia lakukan sampai membuat Kyuhyun mengeluarkan beberapa suara yang membuat telinganya panas. Kini tangannya sudah memegang sesuatu yang menurutnya senjata paling berbahaya menurutnya karena setelah ia memegangnya ekpresi wajah Kyuhyun berubah yang membuatnya tersenyum senang melihatnya. Ia mulai mengelus dan memijitnya sesekali benda tersebut yang membuat Kyuhyun tidak bisa mengontrol badannya, akibatnya  ia menjepit tubuhnya.

 

 

“Kurasa sudah cukup baby.” Suara berat Kyuhyun terdengar, kemudian dengan satu hentakkan Kini Hye ji sudah berada dalam kuasanya.

 

 

“Ah~~.ahha . Kyu~~uuu”

 

 

“Ahhh~~

 

“Kyu~~

 

Rentetan desahan Hye ji keluar, sesekali ia memanggil nama Kyuhyun akibat perbuatan Kyuhyun yang membuatnya seperti orang cacingan.

 

Entah berapa ronde yang ia lakukan dengan Kyuhyun namun saat ia melirik ke samping meja jam sudah menunjukkan pukul 2 malam. Menandakan jika ia dan Kyuhyun melakukan cukup lama hampir 6 jam. Hye ji yang memikirkan hal tersebut tersenyum. Kyuhyun yang melihat senyumannya segera mencium Hye ji, yang membuat gadis tersebut menatap Kyuhyun.

 

 

“Aku sangat lelah.” Ucap Hye ji setelah menatap kyuhyun dan mendapatkan senyuman manisnya.

 

“Tidurlah.” Ucap Kyuhyun dengan lembut setelah ia mencium kening Hye ji, kemudian memeluk erat tubuh Hye ji.

 

 

Matahari sudah muncul. Menerangi disetiap sudut bumi tak terkecuali panti asuhan mewah yang terletak di busan yang berhasil membuat para penghuninya yang dinominasi anak-anak segera terbangun. Beberapa aktivitas sudah mulai terlihat di panti asuhan tersebut. Tapi beda halnya dengan 2 manusia yang masih terlelap dalam tidurnya dengan dekapan satu sama lain yang tidak kunjung lepas.

 

 

Hye ji mengerjapkan matanya berulang kali setelah mendengar suara handphone Kyuhyun yang berbunyi terus menerus. Baru saja ia ingin bangun untuk melihat siapa yang menelpon Kyuhyun berulang kali, namun Kyuhyun sudah bangun terlebih dahulu dan mengangkatnya.

 

 

“Halo.” Dengan suara beratnya dan mata yang masih tertutup, Kyuhyun mulai berucap.

 

 

“Oh ya noona. Aku akan menjemputmu jika aku sudah tiba di seoul.”

 

 

Hye ji yang mendengar ucapan Kyuhyun tersebut kembali menutup matanya yang tadinya ia buka ketika Kyuhyun sudah duduk dan mengangkat telepon. Dari ucapan Kyuhyun ia sudah tahu siapa yang menelpon pagi-pagi seperti ini dan dari perkataannya bisa di ketahui jika Min ji sudah sembuh dari sakitnya.

 

 

Kyuhyun yang sudahmenutup handphonenya, segera melirik kesamping dan senyumnya pun mengembang setelah tahu jika Hye ji kembali tertidur.

 

 

“Kenapa kau menutup matamu lagi? Apa kau ingin melakukannya lagi?” Ucap Kyuhyun dengan santainya kemudian mencium sekilas bibir Hye ji.

 

 

Hye ji yang sedang kesal, kemudian mendengar ucapan Kyuhyun dan mendapatkan ciuman kilat dari Kyuhyun segera duduk dan membuka matanya lebar-lebar.

 

 

“Kau tidak perlu menatapku seperti itu?” Ucap lagi Kyuhyun yang kemudian melihat ke arah dada Hye ji. Hye ji yang mengikuti tatapan Kyuhyun segera berteriak setelah tahu apa yang dilihat Kyuhyun.

 

 

“Dasar mesum.” Teriak Hye ji kemudian menarik selimut mencoba menyembunyikan 2 gundukan yang dimilikinya.

 

 

“Aku sudah melihatnya semalam, jadi buat apa kau menyembunyikannya?”

 

 

“Kau…..”  lagi-lagi ucapannya harus terhenti karena Kyuhyun yang kembali menciumnya.

 

“Kau ingin sarapan apa?” Ucap santai Kyuhyun yang tidak peduli dengan wajah kesal Hye ji.

 

“Cih, benar-benar pria yang sangat egois.”

 

“Egois, tapi kau tetap menyukaiku baby.” Kyuhyun kembali berucap dengan santainya yang berhasil membuat wajah Hye ji semakin kesal.

 

 

 

*******

Kyuhyun dari dalam kamar mandi bisa mendengar semua ucapan kekesalan Hye ji, yang sesekali membuatnya tersenyum.

 

Hye ji kembali menenggelamkan kepalanya didalam selimut tebal yang menjadi saksi apa yang dilakukannya dengan Kyuhyun. Hye ji memegang bibirnya mengingat kembali apa yang dilakukannya dengan Kyuhyun.

 

 

“Siapa lagi yang menelponnya?” Ucap kesal Hye ji setelah ingatannya mengenai perbuatan nya dan Kyuhyun semalam harus terganggu akibat bunyi handphone Kyuhyun yang tidak kunjung berhenti.

 

 

“Brakk~~.!

 

 

Setelah melihat nama yang terterah di layar handphone Kyuhyun, tanpa basa basi Hye ji  melempar Handphone tersebut ke lantai yang membuat barang tersebut berhamburan kemana-mana.

 

 

“Cih, benar-benar wanita yang tidak tahu malu. Apa dia pikir aku tidak tahu perasaannya?” dengan wajah kesalnya Hye ji berucap.

 

 

“Yak, apa yang kau lakukan?” Suara Kyuhyun terdengar setelah keluar dari kamar mandi dan mendapatkan handphonenya sudah berada di lantai dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

 

 

Hye ji yang mendengar ucapan Kyuhyun hanya mengabaikannya, ia malah melangkahkan kakinya ke kamar mandi tanpa peduli dengan wajah Kyuhyun yang terlihat sudah siap menerkamnya.

 

 

“Handphonemu berdering terus dan itu sangat menganggu, jadi aku melemparnya. Oh iya bukankah kau akan menyemput noonamu!“ Hye ji berucap dengan datarnya sebelum ia melangkahkan kakinya masuk ke kamar mandi.

 

 

“Ehm. Wae?” Balas Kyuhyun dengan kikuk akibat ucapan Hye ji yang ia sama sekali tidak duga. Ia mengira Hye ji tidak mendengar pembicaraannya.

 

 

“Kalau begitu berhenti menatapku seperti kau masih menginginkanku.” Dengan senyum kecilnya di sudut bibirnya Hye ji berucap seperti tengah menyinggung Kyuhyun.

 

 

“Cih, apa dia mengodaku? Tapi benar juga yang ia katakan, aku harus menjembut noona. Hari ini ia keluar dari rumah sakit.”

 

 

 

********

Kyuhyun lagi-lagi melirik ke sampingnya, beberapa kali ia menelan salivanya ia tidak percaya dengan wanita yang sekarang tengah duduk di sampingnya. Tadinya ia tidak berniat untuk pulang bersama Hye ji namun pada akhirnya Hye ji sendiri yang memintanya dan ia tidak mungkin untuk menolaknya.

 

 

“Kita akan mati jika kau terus menatap ke arahku.” Ucap Hye ji dengan datarnya.

 

 

“Hahaha. Maafkan aku. Apa benar kau ingin pergi ke rumah sakit bersamaku.”

 

“Ya. Apa kau tidak ingin aku ikut denganmu.” Balas Hye ji dengan mata menatap tajam ke arah Kyuhyun.

 

“Hahaha, tidak noona pasti senang melihatmu.” Kyuhyun membalas ucapan Hye ji dengan kikuknya sangat berbeda dari biasanya ketika ia berbicara dengan Hye ji.

 

 

Kyuhyun dan Hye ji sudah di depan rumah sakit tempat Min ji di rawat. Hye ji hanya diam mengikuti langkah Kyuhyun.

 

 

“Kyu~ aku ingin menelpon eomma tapi handphoneku ada di mobil.” Ucap Hye ji segera setelah berada di depan lift.

 

 

“Oh~ tunggu disini biar aku mengambilnya. Eomma pasti khawatir.” Kyuhyun pun segera berlari mengambil handphone Hye ji.

 

 

Hye ji segera melangkah masuk lift yang sudah terbuka tersebut. Ia sama sekali tidak menunggu Kyuhyun. Ia ingin bertemu dengan Min ji terlebih dahulu sebelum Kyuhyun melihat wanita itu.

 

 

 

TBC

 

Ada kemungkinan ff  ini sad ending ada juga kemungkinan happy ending hehe dimana-mana cerita emang akhirnya ada 2 kemungkinan ya. :v

 

 

Makasih banyak buat kalian yang masih menunggu kelanjutan ff abal2 ini, dan makasih udah ninggalin beberapa kata buat cerita ini dan terima kasih semangatnya, dan  big thanks buat admin yang masih sempat ngepost ff ini diselah-selah kesibukannya dan gk lupa big thanks aku buat readers CHS makasih byk sudah merpatiin penulisan aku saran kamu sangat membantu. walaupun dari awal udah ngasih saran ke aku mengenai penulisan aku yang hancur bgt tapi aku masih byk bgt kesalan di part berikutnya. makasih banyak.

 

 

See you next part 11 & 12  mungkin tinggal 2 part lagi jadi sabar ye dikit lagi abis.

#TimHyeji

#Timminji

65 thoughts on “The Owner Love Part 10

  1. Oh myyyyyyy……. Hye Ji……kU akan menyesal karena membiarkan Kyuhyun menyentuhmuuuuu. Sebenernya Kyuhyun pilih mana? Masa mau 22ny, yakaliiiii emang lu mau diduain woy? Emosi uwe

    Suka

  2. kyu benar kau tidak tulus mencintai hye ji? benar kau tidak akan menyesal? dan yakin kau dan minji hanya sekedar kpada noona saja? aghhh aku hanya ingin happy ending thor..

    Suka

  3. wahhhh akhir x muncul zua ff yg ku tunggu
    kyu tega ama hyeji ada mu x ajja menikah ama hyeji
    semoga hyeji tau apa motif kyu menikahi hyeji
    author jgn sad ending dong heppy ajja ya ya ya

    Suka

  4. kyu bner2 gak tulus y cinta hyeji. slalu mngutamakan mitifny utk dapetin hyeji. smoga hyeji sgera mngetahuinya. dan mninggalkan kyu… pria brngsek sprt kyu cucokny klaut

    Suka

  5. Pngen banget kyuhyun jga merasa ketergantungan dngan hyeji dan hyeji tau apa motif kyuhyun mmpertahankan pertunangan mereka. Serta hubungan apa antara kyuhyun dan minji. Pokoknya buat kyuhyun merasa nyesal gitu dong thor.

    Suka

  6. Kyuhyun emang brengsek banget yaa biar rencannya ga gagal dia pura-pura mencintai hyeji.. Ga berharap sad ending sih tapi yaa gimna si kyunya aja kek begitu ..

    Nextt kakkk semangatt 💪💪

    Btw sebelumnya dah komen tapi ga tau masuk apa ga

    Suka

  7. Sangat menyayangkan hyeji yg ke memakan omongan bullshit kyuhyun,,
    Aku ragu sama omongan kyuhyun yg bilang dia cinta sama hyeji,,
    Klo emang kyuhyun cinta sama hyeji smga ajja minji bisa ngerelain kyuhyun untuk hyeji,,
    Akh smga akhir cerita ini happy ending,,

    Suka

  8. Mending sad ending deh
    Buat Hyeji kaga jadi sama c’Kyu !!!

    Abis, c’Kyu plin plan banget sih -_-
    Kaya ada maunya aja dia, eh tapi mank ada maunya ya dia kaga mau putus tunangan sama Hyeji ??? 😀

    Ugh jadi kesel sendiri bacanya karakter c’Kyu yang kaga punya pendirian ginii

    Sad ending deh ya tar pokonya. Kaga cocok Hyeji sama Kyu yang plin plan, mending sama babang Donghae aja deh -,_-

    Suka

  9. Jujur aja ini bikin aku ngefeel bgt sm hyeji
    Malahan aku bakal setuju klo kyu sad ending
    Kenapa? Karena kyu disini kaya ga niat mencitai hyeji
    Aku kesel sm kyu disini😂
    Biar jgn hye ji trus yg disakitin. Kyu juga dong eonni
    Ditunggu kelanjutannya eonni^^

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s