Just Because Part 3


 

Author             : KeyNana

Tittle               : Just Because …

Category         : NC17, Romance, Drama, Chapter

Cast                 :

  • Kim Ki Bum a.k.a Key
  • Choi Na Ri
  • Park Jin Young

Other Cast :

  • Other Shinee Member
  • Kim Tae Hyung
  • Park Ji Min

Happy Reading ..
I hope you like this …:)

‘diamku adalah daya tarikku.’ –Park Jin Young-

Entah itu sebuah takdir atau hanya kebetulan karena siapapun sulit untuk membedakannya. Sama halnya yang terjadi pada Park Jin Young dan juga Choi Na Ri menjadi satu kelompok yang dipilih oleh Profesor. Bukan hanya Choi Na Ri yang merasa beruntung berada satu kelompok dengan ‘Si jenius Park Jin Young’ tetapi rupanya pria yang memiliki IQ diatas 150 ini rupanya diam-diam senang berada di kelompok yang sama dengan Choi Na Ri. Siapa yang akan menyangka jika Park Jin Young akan menyukai hal ini karena semua yang mengetahui bahkan yang mengenal sesosok Park Jin Young akan beranggapan sama ‘Park Jin Young adalah pria yang dingin’ bahkan Choi Na Ripun akan menyetujui tanggapan itu.

Park Jin Young mengaku jika dirinya memiliki kepribadian buruk terutama pada seorang wanita, dirinya tak ragu-ragu mengeluarkan kata-kata kasar yang bisa menyakiti perasaan wanita itu tetapi dia tidak melakukan itu pada satu gadis yang bernama Choi Na Ri. Park Jin Young memperlakukan Choi Na Ri berbeda dengan gadis lainnya meskipun terkadang memang dia bersikap dingin kepada Choi Na Ri tetapi sikapnya hanya seperti untuk menutupi perasaannya. Jika kalian mengira bahwa Park Jin Young memiliki perasaan kepada kekasih Key ini maka jawabanya ‘IYA’ Park Jin Young tertarik pada Choi Na Ri pada awal semester jauh sebelum Choi Na Ri bertemu dengan Key. Tetapi Park Jin Young yang bodoh soal cinta membuatnya terlambat mengakui perasaan sendiri sehingga dia kehilangan gadisnya.

Tanpa sepengetahuan Choi Na Ri, Park Jin Young sesekali mencuri pandang memperhatikan Choi Na Ri yang sedang fokus pada buku-buku yang kini berada dihadapan mereka namun dirinya segera memalingkan pandangannya setelah menyadari Choi Na Ri memandangnya “Akhirnya aku bisa belajar bersamamu, Park Jin Young.” Ucapnya dengan senyuman memamerkan deretan gigi putihnya, memperlihatkan betapa manisnya gadis ini.

“Bukankah aku sudah bilang kita pasti bisa belajar bersama.” Balas Park Jin Young sedikit tersenyum, meskipun hanya seperti menggerakkan bibirnya tetap saja dia terlihat tampan.

“Tapi bagaimana dengan yang lainnya, Mengapa mereka tidak datang juga?” Tanya Choi Na Ri yang mempertanyakan anggota yang lainnya

“Aku menyuruh mereka untuk tidak datang.” Jawab Park Jin Young, sudah menjadi kebiasaannya sejak dulu ketika dirinya mendapatkan tugas kelompok maka dia lebih memilih untuk mengerjakannya seorang diri karena menurutnya ‘tugas tidak akan cepat selesai jika banyak tangan yang bekerja’ terlebih lagi 90% setiap anggota yang berada dengannya tidak akan mengerjakan tugas dengan benar hanya akan memakan waktunya.

“Kenapa?” Tanya Choi Na Ri

“Tidak apa-apa. Aku sudah memberikan tugas untuk mereka jadi mereka mengerjakannya dirumah masing-masing” Jelas Park Jin Young

Ahh… baiklah, kalau begitu berikan aku tugas juga. Aku akan menyelesaikannya di rumah.” Pinta Choi Na Ri tiba-tiba yang membuat Park Jin Young terkejut karena sudah pasti bukan ini yang dia inginkan.

“Bukankah kau ingin belajar bersama denganku?” Tanya Park Jin Young

Eoh memang, tetapi malam ini aku harus pergi menemui Key Oppa.” Jawab Choi Na Ri yang membuat pria ini hanya diam.

Ahh… apakah semalam dia marah?” Tanya Park Jin Young mengingat betapa cemburunya Key tadi malam.

“Sedikit, tetapi tidak apa-apa. Dia memang sedikit cemburuan tetapi itu membuatnya semakin terlihat imut” Ucapnya berseri.

“Bagaimana, apa aku bisa mengerjakannya sendiri. Untuk belajar bersama, bagaimana besok? Ada banyak pertanyaan yang ingin aku tanyakan padamu tetapi aku terlanjur berjanji pada Oppa, besok apakah bisa?” Lanjut Choi Na Ri bertanya

“Tentu saja, kau bisa menghubungiku.” Jawab Park Jin Young tanpa ragu membuat Choi Na Ri tersenyum

“Baiklah, ini ambilah. Kerjakan ini sisanya aku yang mengerjakannya.” Ucap Park Jin Young memberikan catatannya kepada Choi Na Ri. Dia melihat catatan itu seraya menganggukkan kepalanya menandakan bahwa dirinya mengerti itu sementara Park Jin Young hanya tersenyum.

Ahh… apakah kau akan pergi ke Rumah sakit?” Tanya Choi Na Ri seraya membereskan buku-bukunya.

Eoh, tetapi sebelum aku pergi ada yang harus ku ambil.” Jawab Park Jin Young

“Bagaimana keadaan adikmu sekarang, kapan dia boleh pulang?” Tanyanya kembali

“Besok” Jawab Park Jin Young singkat Choi Na Ri hanya tersenyum lalu merekapun berjalan keluar dari Cafe dan pergi menuju apartemen.

Tanpa sepengetahuan Park Jin Young maupun Choi Na Ri, Eun Ha mengikutinya sedari mereka keluar kelas. Eunha tidak hanya mengikuti mereka tetapi dia yang selalu iri pada Choi Na Ri juga mengambil gambar mereka berdua, entah apa yang dia rencanakan untuk Choi Na Ri. Sejak dulu Eunha memang tidak menyukai Choi Na Ri.

Dia sangat tidak menyukai Choi Na Ri karena menurutnya semua yang ia inginkan di dapat oleh Choi Na Ri dari nilai, kekasih bahkan Park Jin Young. Eun Ha menyukai Park Jin Young sedari dulu, dia berusaha mendekati Park Jin Young tetapi pria dingin itu tidak melihatnya sedikitpun itu membuatnya kesal terlebih lagi Park Jin Young terlihat dekat dengan Choi Na Ri membuatnya semakin membenci Choi Na Ri.

Eun Ha tak bisa menahan dirinya lagi, diapun memiliki rencana untuk membuat Choi Na Ri akan terlihat buruk. Terlebih lagi dia penasaran hubungan apa yang Choi Na Ri dan Park Jin Young miliki. Meskipun dirinya terlihat kesal melihat kedekatan mereka, tetapi tetap saja Eun Ha mengikutinya sampai dimana dirinya akan terkejut. Park Jin Young dan Choi Na Ri masuk ke Gedung apartment yang sama, membuatnya tidak bisa berfikir dengan jernih lagi. Dirinya begitu terkejut dan dadanya terasa sesak tetapi dia yang ingin menghancurkan Choi Na Ri tak bisa melepaskan kesempatan ini, diambil kameranya dan membidik mereka tepat ketika mereka masuk bersama.

“Kau kelar, Choi Na Ri.” Gumamnya penuh dengan kebencian seraya tepat menatap tajam punggung Choi Na Ri yang perlahan menghilang bersama Park Jin Young.

***

Seperti yang sudah ia janjikan kepada Key, malam ini Choi Na Ri pergi kesebuah acara musik tahunan ‘SBS Gayo Dejun 2016’ dimana Shinee menjadi pengisi acara tersebut. Seperti layaknya seorang penggemar Choi Na Ri duduk diantara para penggemar Shinee yang disebut Shawol dengan mengeluarkan linghtstick Shinee yang ia miliki, malam ini dirinya siap untuk menjadi seorang penggemar Key.

Seuntas senyuman terukir dibibirnya ketika melihat pergelangan tangannya, sebuah gelang batu permata yang begitu mengkilat melingkar dengan indah dipergelangan tangannya membuat tangannya terlihat cantik. Gelang itu adalah hadiah Key dari singapura yang diberikannya semalam. Tiba-tiba Choi Na Ri mengambil ponselnya dan mengambil gambar lightstick dengan pergelangan tangannya yang memperlihatkan gelang cantiknya itu. Alasan mengapa dirinya mengambil gambar itu adalah untuk ia kirimkan kepada Key memberitahukan bahawa dirinya sudah berada disini untuk melihat penampilannya.

Dddrrrtt…..Dddrrttt…..
Ponselnya bergetar tak lama setelah ia menyimpan kembali kedalam tasnya, nama‘Ki Bum Oppa’ terpampang jelas dilayar ponselnya. Gadis ini hanya tersenyum simpul sebelum menjawab panggilan dari kekasihnya.

“Ada apa Oppa?” Tanya Choi Na Ri

“…”

“Tidak perlu, aku melihatmu disini bersama penggemarmu.”

“…

“Tidak Oppa, malam ini aku bukan kekasihmu tetapi aku penggemarmu.”

“…”

“Baiklah, semangat. Lakukan yang terbaik.” Ucapnya mengakhiri panggilannya dengan Key. Lalu menyimpan kembali ponselnya dan kembali fokus karena acara sudah di mulai.

Semua berteriak memanggil nama idola yang mereka sukai sementara Choi Na Ri hanya diam, ini sedikit membosankan untuknya karena sebenarnya dia tidak terlalu tertarik pada acara seperti ini.

“Permisi, bukankah kau Choi Na Ri kekasih Key Oppa?” Tanya seseorang yang berada disampingnya. Seorang Shawol yang mengenali Choi Na Ri.

“Benar, Waahh.. kau datang untuk melihat Key, manis sekali.” Ucapnya sementara Choi Na Ri hanya tersenyum

“Kau penggemar Oppa?” Tanya Choi Na Ri berusaha berinteraksi dengannya

“Tentu tetapi aku tidak terlalu menyukai Key aku lebih menyukai Minho hehe.” Jawabnya yang hanya ia tanggapi dengan senyuman lebar.

“Kau datang sendiri?” Tanya Choi Na Ri kembali

“Tidak, aku datang bersama temanku Ahh .. dia sangat menyukai Key Oppa bahkan ketika rumor kalian berkencan tersebar dia tidak makan sehari.” Jawabnya yang membuat Choi Na Ri sedikit terkejut.

“Maafkan aku, kalian pasti terkejut.” Ucap Choi Na Ri yang terkadang masih merasa bersalah tentang bocornya hubungan diantaranya dengan Key.

“Tidak apa-apa, asal kau jangan melukainya. Itu sudah cukup.” Ucapnya terdengar seperti sebuah ancaman membuat Choi Na Ri hanya megnanggukkankepalanya.

Karena perkataannya Choi Na Ri menjadi sedikit takut, cibiran ataupun ancaman dari para penggemar Key memang selalu membuatnya takut dan khawatir. Tetapi Key selalu bisa meluluhkannya kembali dan selalu meminta gadisnya untuk tidak berfikiran yang tidak berguna. Choi Na Ri kembali pada acara yang diselenggarakan oleh SBS dan mulai menikmati acara musik yang menyungguhkan penampilan yang luar biasa dari bintang-bintang hallyu dari Seoul, Korea Selatan.

Berbeda dengan Choi Na Ri yang menonton secara langsung acara musik tahunan SBS Gayo Dejun 2016, Park Jin Young melihatnya di televisi bersama adiknya  Park Ji Min di Rumah sakit. Park Jin Young yang semula sibuk dengan lembaran-lembaran kertas terahlikan karena  Park Ji Min yang menyalakan televisi untuk menonton acara tersebut. “Jadi maksud dia ini.” Lirih Park Jin Young ketika melihat televisi yang menampilkan Shinee sekilas.

Waaa…. bukankah GOT7 keren, Hard Carry Hey… let it flow let it flow Now ….!”  seperti layaknya seorang penggemar,  Park Ji Min menyanyikan sebait dari lirik yang di nyanyikan GOT7 di SBS Gayo malam ini.

Aaissshh…. diamlah, kau sangat berisik!” Ucap Park Jin Young terganggu dengan  Park Ji Min yang tidak berhenti bernyanyi bahkan dia mulai menggerakan tangan dan bahunya mengikuti irama.

“Apa kau benar seorang pasien?” Tanya Park Jin Young yang terlihat kesal.

“Aku sudah sembuh.” Jawab  Park Ji Min tersenyum “Ahh… kira-kira Shinee, akan tampil kapan. Apakah di bagian kedua?” Tanya  Park Ji Min seorang diri lalu meraih ponselnya “Aku harus mencari tahu.” Ucapnya kembali yang sudah memainkan ponselnya sementara Park Jin Young kini kembali fokus pada buku-bukunya.

Waahh… daebak!” Entah apa yang dilihat  Park Ji Min sehingga dia berekspresi seperti itu membuat Park Jin Young sedikit terganggu namun tak memperdulikannya “Hyung.. siapa nama kekasihmu itu?” Tanya  Park Ji Min

“Aku tidak memiliki kekasih” Jawab Park Jin Young acuh

“Maksudku temanmu yang menolongku, siapa namanya?” Tanya  Park Ji Min

“Choi Na Ri, kenapa?” Jawab dan bertanya Park Jin Young seraya menatap kearah  Park Ji Min.

“Choi … Na Ri. Apa kau yakin, apa dia benar-benar bernama Choi Na Ri?” Tanya  Park Ji Min semakin membuat Park Jin Young merasa aneh dan dia hanya menganggukkan kepalanya “Dia kekasih Key Shinee?” Tanya  Park Ji Min lagi.

Eoh.. Kenapa kau bertanya tentangnya?” Tanya Park Jin Young

Hyung.. ada artikel tentang kalian berdua selingkuh.” Jawab  Park Ji Min menatap Park Jin Young yang tentu saja terkejut dan langsung menghampiri  Park Ji Min dan meraih ponselnya. Dia terdiam ketika membaca artikel yang berisi tentang mereka berdua.

“Itu kau ‘kan? Itu jaket yang kau kenakan sekarang.” Ucap  Park Ji Min sementara Park Jin Young hanya mendengus kesal “Choi Na Ri.” Tiba-tiba yang dia ingat hanyalah Choi Na Ri seraya melihat ke layar televisi tanpa berfikir lagi Park Jin Youngberlari keluar meninggalkan  Park Ji Min sendiri.

Hyung… kau mau kemana?” Teriak  Park Ji Min yang tentu saja diabaikan oleh Park Jin Young “Aku masih tidak percaya jika teman Hyung adalah kekasih Key Shinee, apakah itu sebabnya Hyung tidak bisa memilikinya? Apa Hyung benar-benar menyukainya, setahuku Cuma dia teman gadis yang di miliki Hyung, tidak salah lagi Hyung menyukainya dia hanya tidak bisa mengatakannya, dia tidak akan bisa mengatakannya. Apakah Hyung akan menjadi orang ketiga antara temannya dan Key? Aahhh… aku tidak peduli yang terpenting kini Hyung memiliki imej jelek, dia akan di marahi oleh Ibu dan Ayah Ha Ha Ha …”  Park Ji Min berbicara seorang diri dengan analisanya, dia bahagia dengan artikel itu, mungkin karena sebelumnya Park Jin Young selalu mendapatkan pujian dari artikel yang berisi tentang prestasi yang ia raih sementara  Park Ji Min selalu di marahi dan di bandingkan dengan Park Jin Young di keluarganya maka dari itu  Park Ji Min berpikir jika kedua orang tuanya mengetahui artikel ini dia berharap Park Jin Young akan dimarahi sama sepertinya ketika membuat masalah.

Sebuah berita yang berjudul “Bukti-bukti bahwa Choi Na Ri berselingkuh dari Key ‘Shinee’” sudah tersebar luas di internet. Sudah banyak pula yang membaca berita yang berisi foto-foto Choi Na Ri bersama Park Jin Young hari ini. Park Jin Young yang sudah mengetahui lewat  Park Ji Min hanya pergi mencari Choi Na Ri, dia tahu bahwa saat ini Choi Na Ri sedang bersama para penggemar Key. Dia mengkhawatirkan gadis itu, jika gadis yang ia sukai akan di serang oleh penggemar Key yang tidak tahu kebenarannya.

Sementara Choi Na Ri yang masih belum mengetahui apapun hanya duduk menikmati acara yang sudah berlangsung 2 jam ini. Tetapi perlahan dia mulai merasa tidak nyaman berada disini, bisikan-bisikan aneh mulai terdengar di telinganya meskipun samar-samar. Dia melihat di sekitarnya semua menatapnya dengan tajam membuatnya semakin merasa tidak nyaman, mereka menatap penuh kebencian. Ini membuatnya takut, dia hanya diam.

“Kau, Choi Na Ri bukan?” Tanya gadis yang tadi sempat mengancamku, suara dan tatapannya terdengar marah membuat Choi Na Ri tak bisa mengatakan apapun selain menganggukkan kepalanya.

PLAK” dia menamparnya dengan keras sampai mengeluarkan bunyi yang tentu membuat orang-orang yang mendengarnya terkejut, dengan memegang pipi kanannya yang mulaiterasa perih bahkan telapak tangannya tergambar di pipi yang mulai memerah. ‘Ada apa ini mengapa dia menam Parku? Apa aku meakukan kesalahan?’ dalam hati dia bertanya seorang diri.

Yaa… Jung So In kau tak harus menamparnya.” Ucap teman sebelahnya

“Waah… dia benar-benar menamparnya”

“Ada apa ini, apa salah gadis itu?”

“Bukankah mereka penggemar Shinee, buat apa mereka bertengkar?”

“Gadis itu terlihat sangat marah. Aku kasihan dengannya, Pasti sakit.”

Beberapa penggemar yang melihat kejadian ini mulai berbisik bertanya-tanya ada masalah apa diantara mereka berdua.

“Mengapa kau menamparku, apa aku melakukan kesalahan?” Akhirnya Choi Na Ri membuka mulutnya yang bahkan terasa sakit ini untuk menanyakan kesalahan pada gadis itu yang bernama, Jung So In.

“Kau tidak tahu apa kesalahanmu, jalang?” Tanya Jung So In yang kini bahkan mengeluarkan umpatan untuk Choi Na Ri yang tentu saja membuat semua terkejut terutama Choi Na Ri.

“Apa kau bilang?” Choi Na Ri mulai kesal dia menggertakan giginya

“Bukankah aku sudah bilang aku tidak akan tinggal diam jika kau berani menyakiti Key Oppa.” Ucapnya yang terdengar begitu marah

“Apa maksudmu, siapa yang menyakiti Oppa?” Choi Na Ri yang tidak mengetahui tentang artikel itupun hanya bisa bertanya padanya.

“Kau bodoh atau memang benar – benar bodoh. Kau berselingkuh darinya!” Bentaknya yang kembali mengejutkan.

“Dia kekasih Key?”

“Waah.. Daebak, bukan Key yang selingkuh tetapi dia. tidak bisa di percaya”

Beberapa bisikkan mulai terdengar kembali. Membuat suasana semakin menegang disana.

“Apa maksudmu aku selingkuh? Aku tidak pernah melakukannya.” Tentu saja Choi Na Ri yang sama sekali tidak melakukannya membela dirinya.

“Berita kau selingkuh sudah tersebar di internet.” Ucapnya kembali yang membuat Choi Na Ri tak mengerti, dia hanya diam dengan pikiran yang membingungkannya

“Key Oppa sudah banyak bekorban untukmu tapi kau menyakitinya, dasar jalang!” kembali umpatan itu ia keluarkan untuk Choi Na Ri

“Berhenti mengatakan itu padaku! Aku tidak tahu berita itu dan aku tidak pernah selingkuh darinya.” Ucap Choi Na Ri

“Semua bukti foto itu benar-benar kau bahkan kau masuk ke apartment yang sama.” Ucapnya yang membuat Choi Na Ri membolakan kedua matanya kembali ‘ Park Jin Yeong’ hanya dia yang ia pikirkan saat ini ketika Jung So In menyebut apartment.

“Benar, kau benar-benar jalang. Apa kau membawa pria itu masuk ke kamarmu?”

“Apa yang kalian lakukan didalam sana?”

“Kasihan Key Oppa dia sudah salah memilih gadis.”

“Dia tidak tahu malu, Key sudah memberikan segalanya dan apa yang dia dapat … aisshh membuatku kesal.”

“Tolong tampar dia lagi untukku.”

“Apa yang sudah diberikan pria itu sehingga kau selingkuh dari Key?”

“Dasar gadis jalang, bermuka dua”

“Dari luar kau terlihat manis tetapi di dalam kau benar-benar busuk”

“Selama ini Key sudah tertipu dengan wajah tanpa dosanya, kasihan Key”

“Untuk apa dia masih disini, dia tidak pantas berada disini.”

Kini tak hanya umpatan dari Jung So In yang ia dengar, penggemar Key memakinya dengan kata-kata kasarnya. Membuat Choi Na Ri hanya terdiam, dia malu tetapi juga terasa sakit secara mental ataupun fisik.

“Kau dengar, semua membencimu. Lebih baik sekarang kau pergi sebelum aku menamparmu lagi.” Ancam Jung So In menggertakan giginya.

Choi Na Ri tak bisa mengatakan apapun lagi saat ini, dia terlalu lelah untuk mengatakan sesuatu. Tiba-tiba saja ponselnya bergetar membuatnya sedikit terkejut, ia melihat kelayar ponsel nama ‘ Park Jin Young ‘ membuatnya langsung menyembunyikan ponselnya, ini hanya akan membuatnya semakin buruk.

Ahh.. ternyata namanya Park Jin Young.” Ucap salah penggemar yang sempat melihat ponsel Choi Na Ri

“Pergilah, pria itu sudah memanggilmu bukankah kau harus segera datang padanya?” Ucap Jung So In “Pergilah, Brengsek!” Umpatnya kembali ketika Choi Na Ri tak bergerak sedikitpun. Dia melihat disekitarnya, mereka melihatnya dengan tatapan benci, marah, kasihan apapun itu membuat dadanya sesak. Dia menarik nafasnya lalu menghembuskan secara perlahan lalu pergi meninggalkan tribun penonton.

Aahh…. Bagaimana keadaan Key sekarang, apa dia tahu berita ini?” Ucap Jung So In yang mengkhawatirkan Key

“Shinee bahkan belum tampil tapi ini membuatku kesal.” Tambah penggemar Shinee yang lainnya

“Kekanakan. Key yang berkencan dengannya tapi dia yang menamparnya. Bukankah itu keterlaluan, sungguh aku kasihan dengannya.” Ucap penggemar lain yang menyaksikan kejadian tadi.

“Pipinya pasti akan lembab, aku harap seseorang mengobatinya.” Lanjut teman sebelahnya

Ahh.. BTS.” “Aa…. SUGA OPPA….” Dia berteriak ketika idola kesukaannya tampil.

Tanpa mengetahui apa yang terjadi dengan kekasihnya, Key masih sibuk memilih aksesoris yang akan ia kenakan malam ini. Entah apa yang akan ia lakukan jika dia mengetahui tentang berita itu atau bahkan ia mengetahui jika penggemarnya menampar Choi Na Ri. Ini akan menjadi masalah untuknya dan juga nama baik dari Shawol yang tak lain nama penggemar untuk Shinee.

Minho yang sebelumnya memainkan ponselnya terlihat terkejut dan langsung menghampiri Onew yang juga sibuk dengan rambutnya. “Hyung hyung….kau harus lihat ini.” Minho mengatakannya dengan suara lemah seraya menyodorkan ponselnya pada Onew. Tanpa berkomentar apapun Onew melihatnya dan membacanya setelah mengetahui isi artikel itu dia langsung menatap Minho dengan tatapan yang sama seperti Minho berikan, perlahan dia melihat kearah Key yang masih saja sibuk dengan persiapannya.

“Apa dia sudah tahu?” Tanya Onew

“Sepertinya belum” Jawab Minho

“Apa ini fakta?” Tanya Onew kembali

“Entahlah, aku tidak tahu.” Jawab Minho

Chaa… aku sudah siap. Bagaimana penampilanku malam ini sungguh mempesona bukan?” Tanya Key yang tiba-tiba membuat Onew dan Minho terkejut sehingga mereka langsung menjaga jarak dan berusaha bersikap alami.

“Apa kau ini, sungguh narsis.” Ucap Jonghyun

Aiisshh… katakan saja kalau aku tampan, kau iri bukan denganku? Aku memiliki visual yang sempurna, memiliki kekasih yang cantik kalian semua pasti iri denganku.” Ucap Key begitu percaya diri seraya melihat dirinya sendiri melalui cermin yang lain tak memperdulikannya “Ahh… aku harus menghubungi Choi Na Ri, sebentar lagi aku akan tampil.” Ucap Key seraya mengambil ponselnya namun Minho langsung melarangnya dengan berteriak “Jangan!” dan mengambil ponsel Key.

Yaa.. ada apa denganmu, kembalikan ponselku.” Pinta Key

“Tidak, kau tidak boleh menghubunginya.” Ucap Minho

“Kenapa? Waahh kau benar-benar iri padaku?” Tanya Key yang tetap percaya diri

Eoh.. aku iri padamu, aku benar-benar iri padamu.” Jawab Minho mengiyakannya

Aaihh.. jangan berbohong, kau visual sebenarnya disini. Kembalikan ponselku.” Ucap Key tentu tak sebodoh yang Minho pikirkan sementara Minho tetap diam dan tak ingin mengembalikannya meskipun Key berusaha merebutnya sampai Taemin bertanya “Hyung…. benarkah Choi Na Ri berselingkuh?”

Tentu saja apa yang dikatakan Taemin membuat Key terdiam sementara Minho dan Onew menundukkan kepalanya lalu menatap kearah Taemin kesal.

“Apa yang kau tanyakan?” Tanya Key menatap Taemin seduktif.

“Lihatlah, ada foto dia pergi bersama pria lain.” Jawab Taemin dengan polosnya menyodorkan ponselnya. Key yang penasaranpun mulai mendekat untuk mengambil ponselnya.

Taemin terkejut ketika Minho menatapnya penuh kekesalan namun dia tetap menyodorkan ponselnya.

Yaa.. kau bilang kau ingin menghubungi Choi Na Ri, hubungi dia sekarang.” Ucap Minho yang mencoba menghentikan Key agar tak melihat artikel itu tetapi percuma saja rasa penasaran Key lebih tinggi sekarang dibanding menghubungi Choi Na Ri, dia mengambil ponsel milik Taemin dan perlahan dia melihatnya.

Kedua matanya tak bisa dibohongi lagi jika kini dia terkejut, sangat terkejut. “Itu belum tentu kebenaranya, itu mungkin cuma orang iseng yang tidak menyukai hubungan kalian.” Ucap Onew mencoba menghibur Key.

“Choi Na Ri.” Lirihnya yang langsung beranjak pergi keluar dari ruangan riasnya namun Jonghyun yang berada didekat pintu langsung menahannya dengan berkata “Kau mau kemana, 7 menit lagi kita akan tampil.”

“Aku harus menemui Choi Na Ri. Dia , dia sekarang berada di tribun penonton jika Shawol mengetahui berita ini mereka bisa menyakiti Choi Na Ri.” Ucap Key yang lebih mengkhawatirkan Choi Na Ri dibanding dengan rasa cemburunya saat ini.

“Tidak mungkin Shawol menyakiti dia, kau tidak bisa percaya dengan mereka?” Tanya Jonghyun

“Aku harus pergi menemuinya. Lepaskan aku!” Teriak Key yang brontak dari cekalan kuat Jonghyun

“Tenangkan dirimu terlebih dahulu Key. Choi Na Ri pasti baik-baik saja.” Ucap Onew

“Ada apa ini?” Tanya manajer Shinee yang masuk kedalam membuat semua diam.

“Kau tidak bisa pergi Key, kau harus profesional. Sampai acara ini selesai kau tidak bisa pergi kemanapun.” Ucap manajernya dengan tegas

“Tapi Hyung.. bagaimana jika Shawol menyakitinya dan aku membutuhkan penjelasannya.” Ucap Key

“Shawol tidak akan menyakitinya, jika kau pergi maka kau yang menyakiti mereka.” Ucap Manajer membuat Key terdiam “Semua bersiap dan kau harus fokus Key, ingat kau seorang idola!” Lanjutnya dan langsung keluar begitu saja.

Merasa bahwa tubuh Key kini melemas Jonghyun melepas cekalannya “Apa yang harus aku lakukan? Aku benar-benar mengkhawatirkannya.” Ucap Key

“Aku tahu, tetapi yang dikatakannya benar. Kau seorang idola jadi kau harus profesional.” Ucap Minho yang membuat Key hanya terdiam.

Dirinya tak bisa melakukan apapun yang ia inginkan saat ini  bahkan dirinya tidak tahu harus melakukan apa. Dia marah, dia cemburu mengenai artikel itu tetapi dia juga khawatir mengenai Choi Na Ri. Key ingin pergi mencari Choi Na Ri untuk memastikan bahwa gadi yang masih menjadi kekasihnya ini baik-baik saja dan juga memastikan bahwa berita itu palsu tetapi karena dia harus bekerja saat ini dia tidak bisa pergi begitu saja meninggalkan tanggung jawabnya. Benar apa yang dikatakan Manajer dan Minho bahwa dia harus profesional, dia tidak bisa pergi meninggalkan tanggung jawabnya karena masalah pribadinya.

Setelah keluar dari gedung SBS, Choi Na Ri langsung mengambil ponselnya. Gadis yang baru saja mendapatkan penghinaan ingin mengetahui berita apa yang membuatknya mendapatkan sebuah tamparan yang membuat pipinya merah. Choi Na Ri terdiam, dia tak bisa mengatakan apapun lagi ketika melihat fotonya bersama Park Jin Young tersebar luas diinternet dengan mengatakan bahwa Park Jin Young adalah selingkuhannya dari Key. Dia terdiam menggertakkan rahangnya, dia ingin berteriak melepaskan sesak yang ia rasakan didadanya.

Pikirannya kosong, dirinya tak dapat mempercayai semuanya dengan benar semua hanya terasa gelap. Tuduhan yang membuatnya mendapatkan penghinaan bahkan tamparan yang baru pertama kali ia dapatkan, Choi Na Ri hanya dapat menangis malam ini. Meskipun begitu Choi Na Ri masih berharap bahwa saat ini dirinya hanya mengalami mimpi buruk.

Berjalan lurus dengan air mata yang tanpa henti membasahi pipinya yang bahkan masih terasa perih karena tamparan itu membuatnya seperti gadis bodoh yang berkeliaran disekitar karena dicampakkan. Dirinya tak lepas dari pandangan orang-orang disekitar yang melihatnya ‘berantakan’ ‘menyedihkan’ itulah dirinya malam ini. Setelah mendapatkan penghinaan itu dirinya tak lagi memikirkan apa yang orang-orang itu pikirkan tentangnya, dia hanya ingin mengetahui siapa yang melakukan hal ini dan Key. Bagaimana dengan Key?

Tak terasa kini dia sudah sampai di apartemen. Meskipun sudah berada didepan pintu apartemennya dia hanya diam mematung menatap pintu masuk, hembusan nafas panjangnya terdengar sebelum dirinya membalikkan badannya untuk pergi lagi. Entah apa yang dipikirkannya saat dirinya kembali berjalan setelah baru saja ia baru melakukan perjalan jauh. Dirinya hanya ingin berjalan, berjalan dan terus berjalan. Belum sepenuhnya jauh dari apartemen seseorang mencekal lenganku membuatunya dan menghentikan langkah kakinya.

“Kemana kau akan pergi lagi?” Tanya seorang pria yang terdengar tidak asing lagi ditelinganya, Choi Na Ri menoleh kearahnya dan benar dia adalah Park Jin Young. Choi Na Ri hanya diam dan mencoba untuk melepas cekalannya tetapi percuma saja saat ini gadis ini terlalu lemah melawannya.

“Apa kau tidak lelah, kau sudah berjalan terlalu jauh.” Park Jin Young terdengar memarahi Choi Na Ri yang berhasil membuat gadis ini menatapnya “Apa kau sudah gila, apa di SBS tidak ada bis, taksi sehingga kau harus jalan? Apa kau mau mati?” Choi Na Ri mengernyitkan dahinya ‘bagaimana dia tahu jika aku berjalan kaki dari sbs’ pikirnya.

“Apa pedulimu, saat inipun rasanya aku sudah mati.” Ucapnya dalam isakkannya.

“Ikut aku.” Ucap Park Jin Youngmenarik tangannya, Choi Na Ri yang tak bisa melawan lagi hanya mengikutinya.

Dia membawnya  ketaman dan meminta gadis ini untuk duduk diayunan, dan lagi Choi Na Ri hanya menurut. Choi Na Ri sudah kehilangan energi dan akalnya sehingga dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan saat ini. Tiba-tiba saja Park Jin Young melepas mantel tebalnya dan memakaikannya pada Choi Na Ri yang berhasil membuat gadis ini terkejut dan menatapnya sama seperti biasanya pria ini hanya diam bahkan saat ini dia berjongkok dihadapan Choi Na Ri membuatnya tidak nyaman namun penasaran apa yang ingin Park Jin Young lakukan. Dia meraih kakinya otomatis Choi Na Ri langsung menjauhkan kakinya “Kemarikan kakimu.” Pinta Park Jin Young.

“Kau mau apa?” Tanya Choi Na Ri namun dia tidak menjawabnya dan tetap menarik kaki Choi Na Ridengan paksa.

Ini tidak nyaman namun juga tidak pernah ia sangka, Park Jin Young melepas sepatunya dan berkata “Kau terluka” Choi Na Ri terdiam, perlakuannya membuat gadis manapun akan terharu. Park Jin Young begitu peduli dengannya.

“Bagaimana bisa kau berjalan dengan keadaan seperti ini?” Tanyanya seraya memberikan plester pada tumit kaki Choi Na Ri yang terluka.

“Aku tidak tahu jika aku terluka.” Lirihnya

Park Jin Young tetap diam dan mengobati luka di kaki gadis yang sudah lama ia sukai setelah itu ia memberikan pemanas ditelapak kakinya, agar Choi Na Ri tetap hangat.

“Bagaimana kau tahu jika aku berjalan?” Tanya Choi Na Ri

“Aku mengikutimu.” Jawabnya terdengar begitu jelas.

“Mengapa kau tak menghentikanku?” Tanya Cho Na Ri kembali

“Aku pikir itu kemauanmu atau itu memang lebih baik untukmu.” Jawabnya

“Apa kau sudah melihatnya?” Tanya Choi Na Ri

Eoh.” Jawabnya

“Maafkan aku.” Lirih Choi Na Ri tak ada jawaban apapun pria ini.

Park Jin Yeong berdiri namun tetap berada di depan Choi Na Ri dan berkata “Kau tak perlu meminta maaf karena kita tidak melakukannya.”

“Ada apa dengan pipimu?” Tanya Park Jin Young yang sadar dengan perbedaan warna di pipi Choi Na Ri

“Tidak apa-apa, kau tak perlu mengkhawatirkannya.” Jawab Choi Na Ri berbohong.

“Apa mereka manamparmu?” Tanya Park Jin Young yang tak bisa ia balas lagi, Choi Na Ri tidak tahu harus mengatakan apa lagi selain menangis. “Keterlaluan sekali.” Ucapnya terdengar begitu kesal.

Choi Na Ri tidak tahu saat ini dirinya harus merasa senang karena Park Jin Young datang dan menemaninya atau takut jika seseorang melihat mereka dan gosip tentang mereka semakin parah. Choi Na Ri benar-benar  tidak tahu apa yang harus dia lakukan.

***

Key tidak bisa menahan lagi, setelah acara selesai dirinya langsung pergi meninggalkan SBS tanpa mengatakan apapun lagi dengan manajer ataupun anggota lainnya. Saat ini Key hanya ingin tahu keadaan kekasihnya, dia hanya ingin bertemu dengannya. Key menghubunginya tetapi hanya suara gadis lain yang memintanya untuk meninggalkan pesan untunya yang membuatnya semakin mengkhawatirkan gadisnya. Dia hanya berharap jika gadisnya akan baik-baik saja.

Akhirnya dirinya sampai di apartemen milik Choi Na Ri, dengan terburu dirinya langsung masuk kedalam untuk segera pergi ke kamar Choi Na Ri. Sesampainya disana ia meneka bel apartemen tetapi tidak ada jawaban sampai bunyi ke-3 4 5 dan seterusnya masih tak ada jawaban dari pemilik apartemen. Key semakin mengkhawatirkannya, jelas dia tidak ada didalam lalu kemana dia pergi? Key kembali berlari meninggalkan apartemen. Dirinya terus berlari mencari Choi Na Ri di sekitar apartemen namun nihil dia tidak bisa menemukannya sampai dia memutuskan pergi ke taman.

Key berharap dia akan menemukannya disana tetapi dirinya tidak berharap dia akan menemukan Choi Na Ri bersama orang lain. Key melihat gadisnya bersama Park Jin Young, Key tak ingin mempercayai foto-foto itu tetapi apa yang dia lihat sekarang membuatnya terdiam. Apa yang Park Jin Young lakukan saat ini, untuk apa dia menyentuh pipi Choi Na Ri dan mengapa Choi Na Ri hanya diam saja seharusnya dia menakisnya, pikirannya sungguh berantakan saat ini. Dia ingin menghampiri mereka tetapi malam ini bukan waktu yang tepat untuk menanyakan apa sedang mereka lakukan, dia hanya akan membuat Choio Na Ri ketakutan. Sehingga dia memutuskan untuk pergi meninggalkan mereka setidaknya dia sudah melihat Choi Na Ri baik-baik saja, itu sudah cukup untuknya.

***

Choi Na Ri tidak tahu apa yang harus ia lakukan mengenai berita palsu tentangnya dan juga Park Jin Young. Bagaimana dirinya harus menjelaskan semuanya jika tidak ada yang mau mendengarkannya. Memberikan penjelasan lewat sosial media akan percuma, mereka hanya akan mencacinya dan itu hanya akan membuat hatinya semakin terluka. Sebenarnya Choi Na Ri menunggu Key menghubunginya, karena dia terlalu takut untuk menghubungi Key terlebih dahulu setelah apa yang terjadi kemarin. Tetapi sampai sekarang dia tidak mendapat panggilan dari Key. ‘Hanya ada dua kemungkinan jika Key tidak menghubunginya setelah berita itu tersebar luas di internet. Pertama, dia belum membacanya tetapi apakah mungkin? Key cukup aktif di sosial medianya dan yang kedua Key benar-benar marah padaku’ itu yang iapikirkan sejak tadi malam. Dirinya takut jika hubungannya akan hancur karena berita yang tidak ada kebenaran itu.

Setelah mendapatkan penghinaan diacara musik semalam bahkan dirinya mendapatkan sebuah tamparan kini dirinya kembali mendapatkan cacian lagi didalam kampus tempatnya merambah ilmu. Raut wajah sedihnya hanya ia tutupi dengan menundukkan kepalanya, jika bukan karena dia mementingkan kuliahnya maka dia tidak akan datang. Berita palsu tanpa alasan ini benar-benar menghancurkannya baik batin maupun fisiknya, dia benar-benar terluka luar dalam. Semua penghinaan, cacian, kata-kata kasar dia dapatkan sejak tadi malam.

“Jangan dengarkan mereka.” Ucap seorang pria yang tiba-tiba berada disampingnya dengan memasangkan earphone ditelinga kanannya, Choi Na Ri mengerjat karena terkejut sebelum ia melihat siapa yang berada disampingnya tak salah lagi dia adalah Park Jin Young. Gadis ini menatap kearahnya dengan pilu namun rasa nyaman dan tenang tersirat dari kedua matanya.

Tetapi dia melupakan tentang orang-orang sekitar yang semakin membicarakan mereka berdua.

“Itu Park Jin Young, apakah mereka benar-benar menjalin hubungan dibelakang Key?”

“Wah… daebak, mereka tidak malu lagi memeperlihatkan perselingkuhan mereka”

“Kira-kira siapa yang menggoda terlebih dahulu, Park Jin Young yang pintar atau Choi Na Ri yang terlihat polos?”

“Aku pikir itu Choi Na Ri, dia benar-benar bermuka dua.”

Seolah tak mendengarnya Choi Na Ri tetap berjalan berdampingan dengan Park Jin Young dengan earphone yang terpasang ditelinga mereka.

“Darimana kau mendapatkan ide seperti ini?” Tanya Choi Na Ri meliriknya

“Drama di TV, mereka sering melakukan ini. Kau tidak tahu?” Jawab dan tanya Park Jin Young yang membuat Choi Na Ri terkejut dan bertanya “Kau, menonton Drama? Benarkah?”

“Kenapa? Apa aku tidak boleh, sebenarnya Ibuku yang menontonnya tetapi karena aku disana aku terbawa.” Jawab Park Jin Young yang membuat Choi Na Ri tersenyum, ini tidak bisa dipercaya seorang Park Jin Young yang dikenal dengan kutu bukunya ternyata juga menonton Drama di TV, ini sungguh lucu untuknya.

“Akhirnya bisa melihatmu tersenyum lagi.” Ucap Park Jin Young yang kembali membuatnya terdiam.

“Jangan dengarkan mereka itu hanya akan membuatmu putus asa, mengerti.” Ucap Park Jin Young sementara Choi Na Ri hanya menganggukkan kepalanya dan terus berjalan menuju kelas.

Sesampainya dikelas, semua mata tertuju pada mereka. Tatapan yang memperlihatkan bahwa mereka ingin bertanya “Apakah berita itu benar?” “Dengan melihat kalian bersama, aku pikir berita itu benar”tatapan dan raut wajah mereka begitu menjelaskan bagaimana pikiran mereka ketika melihat Choi Na Ri datang bersama Park Jin Young.Tetapi, Park Jin Young bak mengisyartkan Choi Na Ri untuk tidak memperdulikan mereka dan Choi Na Ripun mengiyakan dengan anggukan dari kepalanya.

Yaa.. Choi Na Ri, mengapa kau masuk? Semua membicarakanmu” Ucap Kim Ye Na setelah Choi Na Ri duduk disampingnya

“Aku tahu.” Jawab Choi Na Ri

“Bagaimana keadaanmu, apa benar mereka menamparmu?” Tanya Kim Ye Na

“Darimana kau tahu aku ditampar?” Tanya Choi Na Ri terlihat terkejut

“Artikelmu sudah muncul lagi, kau tidak tahu?” Jawab sekaligus bertanya Kim Ye Na

“Aku tidak ingin melihatnya.” Jawabku

Waah… kau benar-benar menjadi trending topic hari ini, Choi Na Ri” Ucap Kim Ye Na

“Apa kau mempercayainya?” Tanya Choi Na Ri yang membuat Kim Ye Na terdiam membuat gadis ini bersedih karena sahabatnya sendiripun ragu tentangnya

Choi Na Ri hanya tersenyum seraya berkata “Benar, kau mempercayainya.”

“Tidak, aku hanya penasaran siapa yang menyebarkan foto-foto itu bukankah pakaian di foto itu yang kau kenakan kemarin?” Tanya Kim Ye Na sementara Choi Na Ri hanya menganggukkan kepalanya “Kasihan sekali kamu. Ahh… bagaimana dengan Key, apa dia marah?” Tanya Kim Ye Na

“Entahlah, aku tidak tahu apakah dia marah atau tidak.” Jawab Choi Na Ri lesu

“Apa maksudmu, apa dia tidak menemuimu?” Tanya Kim Ye Na kembali

“Senang pastinya jika dia menemuiku tetapi menghubungiku saja tidak.” Jawab Choi Na Ri menundukkan kepalanya

“Benarkah. Mungkin dia sibuk, kau tahu ini akhir tahun jadi banyak acara. Kau mengerti” Ucap Kim Ye Na mencoba menghiburnya sementara itu Choi Na Ri hanya diam dan sesekali menghembuskan nafas beratnya.

Tak hanya Choi Na Ri ataupun Park Jin Young yang mengalami kesulitan karena berita itu tetapi Key yang masih berstatus kekasih Choi Na Ri juga mengalami kesulitan. Setelah melihat kedekatan Choi Na Ri dengan Park Jin Young membuatnya goyah untuk mempercayai Choi Na Ri. Bagaimana tidak dia melihatnya sendiri ketika Park Jin Young mengusap pipi Choi Na Ri yang merah akibat tamparan dari penggemarnya. Kini dia hanya duduk dibangku asrama dengan ponsel yang berada di genggamannya.

Hyung… apa kau sudah melihat artikel jika Shawol menampar Choi Na Ri?” Kembali sang maknae Taemin bertanya soal Choi Na Ri pada Key membuat anggota lainnya yang juga berada di Asrama terkejut.

“Apa yang kau katakan, tidak mungkin Shawol menampar Choi Na Ri.” Ucap Onew tidak percaya

“Benar, ada artikel tentang mereka. Lihatlah ‘Foto perselingkuhan tersebar Choi Na Ri kekasih Key ‘Shinee’ ditampar Shawol’” Jelas Taemin yang juga membacakan judul artikel itu.

“Apa kau sudah mengetahuinya?” Tanya Minho yang tak dijawab oleh Key, dia hanya diam menggenggam ponselnya membuat Minho kesal iapun merebut ponsel milik Key dan melihatnya, Minho terdiam dan langsung menatap Key.

“Kau sudah melihatnya tetapi kau tetap diam saja?” Tanya Minho membuat para anggota lainnya memperhatikan Key

“Ada apa denganmu, kau tidak ingin menemui Choi Na Ri?” Tanya Onew

“Atau mungkin… berita itu benar, Hyung?” Tanya Taemin yang langsung mendapatkan pukulan dari Jonghyun

Aa… apa yang kau lakukan, ini sakit.” Teriak kesal Taemin

“Mulutmu benar-benar bermasalah, Taemin.” Kesal Jonghyun

“Key. Kau mendengarkan kami?” Tanya Onew

“Kau baik-baik saja, ‘kan?” Tanya Minho

“Aku ingin tidur, bangunkan aku jika sudah mau berangkat. Sekarang kita ada acara di KBS, bukan?” Tanyanya yang tidak menjawab satupun pertanyaan dari anggotanya.

Eoh” Jawab Onew sementara Key hanya diam dan langsung pergi meninggalkan mereka.

“Ponselmu, kau tidak ingin membawanya?” Tanya Minho sementara Key hanya menggelengkan kepalanya pelan membuat Minho dan yang lainnya khawatir.

“Ada apa dengannya, bukankah semalam dia pergi menemui Choi Na Ri tetapi mengapa dia seperti ini?” Tanya Minho

“Ini sudah jelas jika foto-foto itu benar. Wah… aku tidak bisa percaya kalau Choi Na Ri bisa berselingkuh dari Key. Tetapi aku lihat pria itu, dia tampan dan muda pantas jika Choi Na Ri tertarik dengannya.” Ucap Taemin

“Diamlah, rasanya aku ingin membungkam mulutmu itu” Kesal Onew

“Mengapa semua memarahiku, apa yang salah denganku.” Tanya Taemin kesal yang tak di dengarkan lagi oleh mereka.

Kini sudah waktunya untuk istirahat. Jika semua mahasiswa langsung berhambur keluar dari kelas tetapi tidak dengan Choi Na Ri, dia tetap berada di tempat duduknya bersama buku-buku miliknya. Meskipun Kim Ye Na mengajaknya untuk keluar dan membeli sesuatu untuk dimakan, Choi Na Ri menolaknya dan memilih untuk tetap dikelas dan mengerjakan tugas-tugasnya membuat Kim Ye Na tak bisa melakukan apapun dan meninggalkannya sendiri.

“Apa yang kau lakukan, kau tidak mau makan?” Tanya Park Jin Young menghampirinya

“Aku tidak lapar.” Jawab Choi Na Ri tak bergeming dari bukunya

“Apa mau aku belikan sesuatu?” Tanya Park Jin Young yang kali ini membuat Choi Na Ri terdiam dan perlahan menatap Park Jin Young seraya memanggilnya “ Park JI Yeong” pria tampan itu hanya diam menatapnya untuk mendengarkan apa yang ingin Choi Na Ri katakan.

“Mengapa kau baik padaku?” Tanya Choi Na Ri membuat Park Jin Young mengernyitkan dahinya “Aku senang karena bisa berteman denganmu tetapi setelah aku melihat dari semua gadis dikelas ini kau hanya baik padaku, benar?” Choi Na Ri kembali bertanya membuat Park Jin Young menjadi salah tingkah.

“Bahkan setelah kejadian ini kau masih baik padaku. Kenapa?” Tanya Choi Na Ri untuk sekian kalinya

“Entahlah, aku tidak yakin.” Jawab Park Jin Young

“Lebih baik mulai sekarang kau tak perlu menemuiku lagi, aku tak mau mereka mengatakan bahwa kau menjadi orang ketiga dihubunganku. Maafkan aku sudah menyusahkanmu” Ucap Choi Na Ri

“Apa yang kau katakan, bukankah kita berteman jika kau berfikir kita masih berteman kita tidak perlu saling menghindar.” Ucap Park Jin Young menentangnya

“Tetapi semua akan membicarakanmu. Aku tidak apa-apa karena sebelumnya aku pernah mengalami ini tetapi kau? Kau selalu mendapatkan pujian dan karena aku … maafkan aku.” Ucap Choi Na Ri

“Aku tidak peduli apa kata mereka karena ini hidupku dan hanya aku yang tahu. Mereka hanya orang-orang bodoh yang mudah percaya hanya dengan hal-hal kecil seperti itu, mereka orang-orang bodoh yang langsung menyerang tanpa tahu kebenarannya dan aku membenci orang-orang seperti itu.” Jelas Park Jin Young “Karena aku membencinya aku akan mengabaikannya dan tetap melakukan apa yang aku mau.” Lanjutnya yang membuat Choi Na Ri kembali menatapnya

“Park Jin Yeong.”

“Ayo keluar, semua sedang menunggu di Perpustakaan.” Ajak Park Jin Young yang membuat Choi Na Ri bertanya “Apa maksudmu?”

“Kau tidak mau mengerjakan tugas? Ini soal tugas kelompok, yang lain sedang menunggu di Perpustakaan” Jelas Park Jin Young yang tak dapat di tolak lagi oleh Choi Na Ri kecuali mengikutinya.

Akhirnya Park Jin Young bisa membawa Choi Na Ri keluar dari Kelas dengan alasan kerja kelompok. Park Jin Young benar-benar mengabaikan orang-orang yang membicarakannya sementara Choi Na Ri hanya diam seraya menundukkan kepalanya dan terus berjalan.

Sesampainya di perpustakaan mereka langsung menemui kelompok mereka yang sudah berada disana. Choi Na Ri masih terdiam, dia terlihat canggung untuk bertemu dengan mereka karena berita itu terlebih lagi dia datang bersama Park Jin Young. Merekapun terlihat canggung, sangat terlihat jelas dari tatapan mereka jika mereka ingin bertanya soal hubungan antara Choi Na Ri dan Park Jin Young. Apakah berita itu benar atau tidak? Mereka ingin menanyakan itu tetapi terlihat tidak berani untuk mengatakannya.

Cha…. ini yang sudah kita kerjakan kemarin.” Ucap Park Jin Young memberikan sebuah makalah di Meja membuat semua sedikit terkejut terutama Choi Na Ri tahu bahwa sampai sekarang dia belum mengerjakan apapun.

Waaa… kau sudah menyelesaikan makalahnya?” Tanya Cho Tae Ho yang tak percaya dan langsung mengambil makalah itu dan melihatnya.

Eoh… aku dan Choi Na Ri benar-benar kesusahan membuat makalah ini.” Jawab Park Jin Young yang mendapatkan tatapan dari Choi Na Ri sementara dia hanya tersenyum.

“Berarti foto-foto itu …” Cho Tae Ho tak sempat melanjutkannya pertanyaannya karena Park Jin Young langsung menjawabnya “Benar, itu kami ketika mengerjakan ini.”

“Lalu bagaimana dengan apartment?” Kang Ha Ni bertanya

“Kita tinggal di gedung yang sama. Kita baru mengetahuinyapun belum lama.” Jelas Park Jin Young

“Pantas saja kalian sering berangkat dan pulang bersama.” Ucap Kang Ha Ni

“Jadi berita itu bohong?” Tanya Cho Tae Hyung

“Tentu saja. Untuk apa Choi Na Ri selingkuh denganku sedangkan dia memiliki Key.” Jawab Park Jin Young

“Kau pasti menderita karena berita ini.” Ucap Kang Ha Ni menunjukkan rasa prihatinnya “Bahkan kau ditampar oleh salah satu penggemarnya.” Lanjutnya

“Aku baik-baik saja.” Jawab Choi Na Ri

“Apakah dia benar-benar menamparmu?” Tanya Kang Ha Ni dan hanya anggukan kecil dari Choi Na Ri menjadi jawaban untuk pertanyaannya.

“Aku pernah dengar kalau Penggemar itu sangat menakutkan dan sekarang aku percaya itu. Kau bisa menuntutnya dengan tuduhan pencemaran nama baik dan kekerasan.” Ucap Cho Tae Ho membuat semua langsung menatap Choi Na Ri dengan berfikiran yang sama ‘Itu bukan ide yang buruk’.

“Tidak, itu hanya akan mempersulit semuanya. Hubungan Key dengan mereka, Shinee, Agensi Shinee dan juga hubunganku dengan Key. Semua akan baik-baik saja jika mereka tahu kebenarannya.” Jawab Choi Na Ri tersenyum yang juga membuat mereka tersenyum.

Chaa… sepertinya wawancaranya sudah sampai disini. Kita lanjutkan saja mengerjakan tugas.” Ucap Park Jin Young yang kembali fokus pada tujuan utama mereka.

Park Jin Yeong melakukannya demi Choi Na Ri dan juga kelompoknya. Dia mengetahui ketika mereka datang suasana terlihat canggung sehingga Park Jin Young memutuskan untuk menjelaskan kebenarannya pada kelompoknya agar semua berjalan baik untuk mereka. Sementara Choi Na Ri tidak bisa mengatakan apapun lagi, Choi Na Ri hanya tersenyum ketika seraya melihat Park Jin Young yang juga tersenyum padanya.

 

Bersambung…

23 thoughts on “Just Because Part 3

  1. Aduh parah ya ? Bener kagaknya belum sudah main tampar.
    Fighting Na Ri ^^bang Key kok gitu sih harusnya pan ngibur 😑
    Ntah kenapa aku suka sama sikap dan sifat Jin Young meski cuek tapi perhatian.. Ahh sweet deh^^

    Suka

  2. Aduh kok jd kesel ya bacanya, itu na ri sama jin young kenapa gak nyadar kalo kedekatan mereka menyakiti key.. ini jd cwe tp g peka

    Ditunggu kelanjutan ceritanya yaa author

    Suka

  3. Huh jahat banget tuh cewek, kasian nari n key nya jg sptnya percaya aja apa sih susah nya temui nari n bicara baik2. Part berikutnya bakal seru nih kyaknya. Mksh Thor fighting

    Suka

  4. Apa” an si key? Bukan’nya merebut hal berharga’nya malah diam aja?
    Sayang’nya udah pudar?
    Yg gk ikut punya aja tetep mertahanin -_-

    Suka

  5. Udah ama jin young aja, lagian key jg terlihat “meragukan” di part sblmnya kan dia masih smpn foto si cewek lain di lemarinya? Ngapain coba? Sapa tau dia masih ada rasa sama si cewek itu

    Suka

  6. Duh duh key key kenapa km palh kurung diri dan maen percaya aja sm apa yg km liat. Coba pas itu km nyamperin nari kan gak bakal jd gini. Dinanti lanjutan ceritanya, ok smpe ktmu lg.

    Suka

  7. Kira2 choi nari bakal brpaling ati ga ya k jin young??? Key gt si pke acara ga mo ngubungin nari jdi sapa te aj kan jin young msi ad harapan

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s