Beds Love Part 5


image

Author : Intan Choi

Tittle : Beds Love, Part 5

Category : Nc +17, Yadong, Romance, Chapter.

Cast : Choi Seunghyun
            Kim Jira
            Choi Siwon
            Kang Seulgi (Red Velvet)

Author Note : Haiii..  Q datang lagi bawa part 5, ini part falshback nya Seunghyun ya… Warning!!!! Jika ada kalimat yang terlalu vulgar, gak usah protes.. Lihatkan category yg aku tulis itu NC 17+ jadi bagi yg protes kalimat ini terlalu vulgar.. Silahkan pindah lapak!!! Wkwkwkwkk… Maaf ya kalo ada typo yg nyelip… Happy Reading !!!

   #flashback

Sungai Han, 2014.

 
Wanita yang mempunyai paras cantik dan sudut mata yang tajam itu, berlari di iringi senyum yang sangat riang di wajahnya. Wanita itu terus berlari di sekitar sungai han.

   Sehingga dia terjatuh, tersandung batu kecil karena tak memperhatikan jalan. Pria yang mempunyai postur tubuh yang gagah, serta wajahnya yang tampan, tersenyum menghampiri wanitanya.

  Sepasang kekasih yang di mabuk cinta itu, memang suka berkencan di sungai han. Wanita yang bernama Kang Seulgi,dengan setianya selalu mendampingi kekasihnya untuk datang ke tempat ini.

  Karena hanya di sungai han, lelaki yang sangat dia cintai bisa berimajinasi untuk mebuat karya yang sangat indah.

  Seulgi sangat mendukung kekasihnya yang ingin menjadi pelukis terkenal, karna itulah setiap sang kekasih ingin ke sungai han. Seulgi pasti akan ikut menemaninya.

Pria yang kerap di sapa Seunghyun itu tersenyum dan mengacak-acak rambut Seulgi. Seulgi merucutkan bibirnya karena sang kekasih menertawainya, bukan membantunya.

    “Kau baik-baik saja?” tanya Seunghyun.

   “Menurutmu bagaimana?” Ucap Seulgi merucutkan bibirnya.

  “Kau ini, aku sudah memperingatimu tadi. Agar kau tidak berlari seperti itu,” Ucap Seunghyun sambil meniupkan lutut Seulgi yang terluka.

    “Kenapa kau memarahiku? Kau tak lihat? Aku terluka sekarang,” Jawab Seulgi merajuk.

  “Aku tidak memarahimu. Cepat naik ke punggungku. Aku akan obati lukamu di kursi kayu itu,” Perintah Seunghyun.

  “Tak mau, Kau ambil saja obatnya di mobilmu. Aku ingin berbaring di rerumputan ini, sambil menatap langit yang cerah.”

Pria yang bernama lengkap Choi Seunghyun itu, menarik gemas hidung kekasihnya.

Seunghyun sudah menjalin hubungan dengan Seulgi selama lima tahun.
Seunghyun sangat mencintai Seulgi, karna hanya Seulgi yang bisa meluluh lantahkan hati Seunghyun yang dingin seperti es di kutub utara.

Seulgi juga mempunyai kepribadian yang baik. Walaupun Seulgi terlahir dari keluarga yang kaya raya, tetapi wanita itu tidak pernah menunjukkan kekuasaannya di hadapan orang lain.

  Seulgi tidak pernah memamerkan ke kayaannya. Dia wanita yang sangat sederhana, dan dia sangat menyayangi keluarganya. Seulgi adalah wanita yang sangat peduli kepada sesama.

  Jika dia melihat di sekeliling nya ada yang mengalami kesulitan, Seulgi dengan senang hati akan membantunya. Karena sifatnya yang sangat baik terhadap sesama itulah, yang membuat Seunghyun jatuh cinta.

   Mereka berdua sudah lima tahun berpacaran dan selama lima tahun itu. Seunghyun selalu memperlakukan Seulgi dengan baik, dia tidak pernah sekalipun menyakiti dan membuat Seulgi menangis.

  Karena bagi Seunghyun, sungguh kesalahan besar untuknya jika membuat wanita yang sangat dia cintai, meneteskan air matanya sedikitpun.

  Seunghyun juga sangat melindungi Seulgi, jika ada orang yang menyakiti Seulgi. Dia akan menjadi yang terdepan untuk menghajar siapapun yang membuat Seulgi menangis.

  Seunghyun sangat menghormati Seulgi, dia tidak pernah sekalipun melecehkan Seulgi. Dia selalu berusaha mengontrol hasrat lelakinya, jika sedang berciuman atau berpelukan dengan Seulgi.

   Karena Seunghyun tidak akan mengambil hal yang sangat berharga dari wanitanya, sebelum dia resmi menjadi suaminya.

   Dan Seunghyun adalah orang yang sangat over protektif jika ada Pria yang berusaha mendekati Seulgi.

Cinta seorang Choi Seunghyun kepada Kang Seulgi, sangatlah besar. Hingga dia tidak bisa membayangkan sendiri, akan menjadi seperti apa hidupnya? Jika seorang wanita yang dia cintai setengah mati meninggalkan nya.

  Seulgi yang mendapatkan cubitan di hidungnya dia memukul bahu Seunghyun. Seunghyun tertawa, lalu dia pergi mengambil obat luka di mobilnya, untuk mengobati lutut Seulgi.

*****

Sesampainya di tempat Seulgi terjatuh tadi. Seunghyun langsung mengobati lutut Seulgi, Seulgi tersenyum manis, saat Seunghyun mengobati lukanya.

   “Oppa, apa kau ingat waktu pertama kali kita bertemu?” Tanya Seulgi.

   Seunghyun menatap Seulgi penuh cinta, lalu dia menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Seulgi tadi.

Seulgi berbaring di rerumputan sungai han, lalu dia menarik Seunghyun agar berbaring seperti dirinya. Seulgi menggenggam tangan Seunghyun, hingga jari-jemari mereka bertautan satu sama lain.

  Di Sungai han, di bawah langit biru yang cerah. Seulgi menyuruh Seunghyun mengingat masa-masa lima tahun saat mereka berdua bertemu dan berkenalan.
  Lalu, sepasang kekasih itu kompak mengingat ke masa-masa, saat mereka berdua di pertemukan.

  *****

  Lima Tahun Lalu.

Universitas Seoul, 2009.

  Seperti biasa, jika jam kuliah sudah selesai. Seunghyun selalu menyendiri di taman yang terletak di bagian belakang universitasnya, dengan berbekal alat-alat lukisnya.

  Seunghyun duduk di bawah pohon besar yang berada di taman bagian belakang universitas yang sepi. Seunghyun adalah satu-satunya mahasiswa yang senang menyendiri di tempat ini.

   Dia adalah pria yang di beri julukan si kutub utara oleh para wanita yang mencoba mendekatinya di kampus ini. Karena Seunghyun sama sekali tidak pernah berinteraksi dengan orang lain, kecuali dengan Choi Siwon. Saudara sepupunya yang juga kuliah disini.

  Tetapi karena mempunyai otak yang sangat cerdas. Siwon sudah menamatkan S1 nya hanya dengan waktu tiga tahun, lalu dia sekarang sudah pindah ke luar negeri untuk mengambil gelar S2 nya.

  Karena keluarga Choi sangat membutuhkan Siwon untuk melanjutkan perusahaan keluarga mereka, Karena Seunghyun tidak berminat sama sekali di bidang perusahan keluarga itu.

Maka dari itulah, Keluarga yang bermarga Choi itu sangat membutuhkan Siwon. Sebenarnya Siwon juga tidak berminat mengurusi Perusahaan kakeknya. Siwon sangat bercita-cita menjadi seorang idol.

   Tetapi karena Seunghyun mempunyai impian menjadi pelukis terkenal, Siwon mengalah. Siwon mengubur mimpinya dan berinisiatif menjadi Ceo sebuah perusahaan yang dulu di bangun oleh kakek mereka.

   Seunghyun sangat bahagia dan berterimakasih kepada Siwon, ketika Siwon mengajukan dirinya sendiri untuk menjadi Ceo perusahaan keluarganya.

  Seunghyun sangat menyayangi Siwon. Karena Siwon rela mengubur mimpinya menjadi idol terkenal, hanya karena dia ingin melihat sepupunya bahagia.

   Seunghyun menyandarkan tubuhnya ke pohon besar itu sambil mengamati lukisan yang dia buat. Lalu tiba-tiba ada seorang wanita berparas cantik mendekatinya.

“Boleh aku duduk disini?” Tanya Seulgi tersenyum manis sambil menggendong seekor kucing.

  Seunghyun hanya menatap datar Seulgi. Dia tidak menjawab pertanyaan Seulgi tadi, Seulgi mengehela nafasnya. Lalu wanita itu duduk di samping Seunghyun. Tak memperdulikan lagi izin dari Seunghyun.

  Seulgi menaruh kucing berwarna putih itu di atas pangkuan nya. Lalu dia menoleh ke arah Seunghyun dan melihat lukisan yang di buat oleh Seunghyun.

   “Wah …. Indah sekali lukisanmu,” puji Seulgi.

   Seunghyun yang mendengarkan ucapan Seulgi tadi, dia menoleh ke arah Seulgi dan menatap tajam Seulgi.

  “Apakah kau yang membuat ini?” tanya Seulgi.

   “Memang ada orang lain disini? Bodoh ..  Sudah jelas akulah yang membuatnya,” batin Seunghyun.

  Seunghyun hanya tersenyum tipis dan menggelengkan kepalanya, melihat Seulgi yang sangat antusias mengagumi lukisan nya.

  Seunghyun sangat bingung dengan wanita yang ada di hadapan nya. Biasanya wanita lain yang mencoba mendekatinya, akan kabur jika di tatap tajam oleh Seunghyun.

  Tetapi Seulgi biasa saja, Seulgi malah sibuk memandangi lukisan Seunghyun. Dia tidak menghiraukan wajah datar dan tatapan tajam yang di miliki seorang Choi Seunghyun.

   “Sungguh, tanganmu itu keren sekali,” ucap Seulgi sambil tersenyum cerah, sehingga sudut mata dia tertarik dan matanya menghilang karena tersenyum dengan cerah.

   Seunghyun yang melihat itu tertawa terbahak-bahak. Dia sangat gemas melihat mata Seulgi yang unik itu.

   Seulgi yang melihat Seunghyun tertawa, diapun ikut tertawa juga. Walau dia tak tau apa yang membuat pria di hadapan nya tertawa seperti itu.

   “Hei … Aku tertawa karena melihat matamu tadi, kenapa kau malah ikut tertawa?” ucap Seunghyun sambil menekan perutnya untuk menahan tawanya.

    “Kenapa kau menertawai mataku? Memang ada yang lucu di mataku?” tanya Seulgi kesal.

    “Jelas ada, matamu itu menghilang jika kau tersenyum seperti tadi,” Jawab Seunghyun sambil tertawa.

    “Aaaiisshh … Menyebalkan sekali kau! Berhenti menertawaiku!” perintah Seulgi.
  “Mataku memang seperti ini, jika aku tersenyum!” sambung Seulgi sambil merucutkan bibirnya.

    Seunghyun yang melihat wajah kesal Seulgi, dia berhenti menertawainya. Dan menutup mulutnya rapat-rapat.

    “Hei … Bisa tolong aku?” tanya Seulgi.

  Seunghyun hanya menaikan sebelah alisnya saja, mengisartkan Seulgi untuk melanjutkan ucapan nya.

    Seulgi yang melihat raut wajah Seunghyun seperti itu, dengan anehnya dia mengerti maksud dari tatapan Seunghyun.

  “Tolong lukis kucing ini untukku,” sambung Seulgi 

   Seunghyun mengkerutkan keningnya, seperti orang yang sedang berfikir.

“Ayolah … Lihat, cantik sekalikan kucing ini,” bujuk Seulgi.

   “Kau tau? Aku menemukan nya di taman depan, dia terjebak di atas pohon. Lalu aku membantunya turun,” Cerita Seulgi.

  “Jorok sekali kau, pasti kucing itu kotor,” ucap Seunghyun dingin.

  “Tidak, aku sudah memandikan nya di toilet wanita!” bantah Seulgi.

Seunghyun mengkerutkan keningnya, dia tidak menyangka mendengar cerita Seulgi tadi. Biasanya wanita jaman sekarang tidak akan peduli dengan kucing yang terlantar itu.

Tetapi Seulgi tidak seperti wanita biasanya. Dia sangat peduli dengan kucing itu, bahkan dia rela memanjat pohon itu dan memandikan kucing itu.

“Baiklah, akan aku lukiskan untukmu.”

  Seulgi tersenyum cerah mendengarkan perkataan Seunghyun, hingga membuat matanya hilang seperti tadi. Seunghyun yang melihat itu, dia kembali menertawai mata Seulgi.

   “Ck, jangan tertawakan mataku!” perintah Seulgi.

   “Maaf,” jawab Seunghyun sambil menahan tawanya.

   “Aku maafkan, sekarang. Cepat lukiskan kucingku.”

   Seunghyun memulai melukis kucing yang ada di pangkuan Seulgi. Seketika Seunghyun mendapatkan ide, dia akan melukiskan sang pemiliknya juga. Jadi, Seunghyun akan melukiskan Seulgi dan kucingnya juga.

   “Kau tau? Kau adalah wanita pertama yang aku lukis,” Batin Seunghyun.

   Tak perlu waktu yang lama bagi Seunghyun, melukiskan Seulgi dan kucingnya. Hanya perlu beberapa menit, dan lukisan itu sudah selesai di buatnya.
  Seunghyun memperlihatkan hasil lukisan yang dia buat tadi kepada Seulgi. Seulgi yang melihat lukisan itu, dia terkejut dan tersipu malu. Dia tidak menyangka bahwa pria yang ada di hadapan nya ini. Akan melukiskan dirinya juga.

    “Indah sekali, terimakasih,” ucap Seulgi tulus.

   “Lukisan itu indah, karena model wanitanya yang sangat cantik,” ucap Seunghyun pelan.

   Seulgi yang sedang asik melihat lukisan Seunghyun, dia mendengarkan perkataan Seunghyun tadi, tubuh dia seketika menegang.

  Jantungnya berdetak dengan kencang, tanpa Seunghyun ketahui. Seulgi tersenyum tipis, lalu dia berdehem untuk menormalkan jantungnya.

   “Aku akan memajang lukisanmu di kamarku nanti,” cerita Seulgi.

  Seunghyun hanya tersenyum saja mendengarkan perkataan Seulgi tadi.

  “Kau sangat berbakat, aku harap. Suatu saat nanti, kau akan menjadi pelukis terkenal dan mempunyai banyak galeri lukis,” doa Seulgi tulus.

   Seunghyun dengan refleknya mengacak-acak rambut Seulgi. Entah kenapa dia sangat bahagia, mendengarkan Seulgi yang mendoa’kan nya.

  Seunghyun semakin termotivasi ketika mendengarkan perkataan Seulgi tadi. Seulgi tersipu malu, lalu dia membetulkan rambutnya yang berantakan karena ulah Seunghyun.

   “Mari kita berteman, siapa namamu?” tanya Seunghyun.

   Seulgi mengangguk antusias mendengarkan perkataan Seunghyun tadi, dia tidak menyangka. Seorang Choi Seunghyun yang terkenal dingin dan suka menyendiri, ingin berteman dengan nya.

   Seulgi mengulurkan tangannya di hadapan Seunghyun.

   “Namaku, Kang Seulgi.”

  Seunghyun menjabat tangan Seulgi.

  “Choi Seunghyun.”

  Di bawah pohon besar yang terletak di belakang gedung universitas ini lah, saksi pertemuan dan perkenalan pria dan wanita itu. Dan seiring berjalan nya waktu, mereka berdua saling mencintai dan menjadi sepasang kekasih.

*******

Sungai Han, 2014.

   Seulgi menolehkan wajahnya ke samping, bayang-bayang saat pertama kali bertemu dengan seorang Choi Seunghyun dia tepikan begitu saja. Lalu wanita itu asik memandangi wajah tampan Seunghyun.

   Seunghyun yang merasa di perhatikan oleh seseorang, dia menolehkan wajahnya. Dan tersenyum manis menatap Seulgi, di rerumputan hijau ini mereka sibuk saling bertatapan satu sama lain.

   Hingga rasa sesak di dada Seulgi menyeruak begitu saja. Dan membuat wanita berwajah cantik itu menolehkan pandangan nya ke arah lain, Seunghyun yang melihat gelagat aneh dari Seulgi.

   Dia mengkerutkan keningnya. Seulgi yang sedari tadi membaringkan tubuhnya di rerumputan hijau ini, kini dia bangkit dan duduk sambil mengusap air mata yang mengalir di pipinya.

   Seulgi sangat mencintai pria yang saat ini berada di sampingnya. Seulgi sangat mengharapkan jika seorang Choi Seunghyun akan menjadi pendamping hidupnya untuk selamanya, tetapi semua itu mustahil untuk di wujudkan.

   Seulgi menghela nafasnya dengan panjang. Dia sungguh tidak sanggup jika harus berpisah dengan Choi Seunghyun, tetapi Seulgi tidak bisa membantah perkataan kedua orang tuanya.

   Karena pantang bagi Seulgi membantah perkataan kedua orang tua yang sudah menyayanginya dan membesarkan nya hingga dia sukses menjadi seorang dokter sampai saat ini.

  Seunghyun yang melihat gelagat aneh dari Seulgi, dia duduk dan menggengam tangan Seulgi. Seulgi menatap Seunghyun dengan tatapan sendunya, Seunghyun mengelus pipi Seulgi dengan lembut.

     “Ada apa? Kenapa kau murung?” tanya Seunghyun khawatir.

   Seulgi meneteskan air matanya yang sedari tadi dia tahan, lalu dia menenggelamkan wajahnya di dada bidang Seunghyun dan menangis terisak di pelukan Seunghyun.

   Seunghyun terkejut melihat Seulgi yang tiba-tiba menangis di dalam pelukan nya. Seunghyun semakin mengkhawatirkan Seulgi, karena tidak biasanya Seulgi menangis seperti ini.

   “Heii … Kenapa menangis?” tanya Seunghyun panik, Seulgi hanya menggelengkan kepalanya saja. Dia tidak sanggup bercerita dengan Seunghyun.
 
  “Apakah lututmu sakit?” tanya Seunghyun, Seulgi masih terisak dan belum mau menjawab pertanyaan Seunghyun.

“Seulgi-ya … Jangan membuatku panik, ada apa denganmu?” sambung Seunghyun.

   “Ma-maafkan aku, Op-pa,” ucap Seulgi terbata-bata.

    “Maaf?” tanya Seunghyun bingung. “Maaf untuk apa?” sambung Seunghyun.
Seulgi masih menangis di pelukan Seunghyun, sementara Seunghyun semakin bingung melihat sikap aneh Seulgi yang menangis tiba-tiba.

   Seunghyun melepaskan tubuhnya dari rengkuhan Seulgi, lalu dia menangkup wajah Seulgi. Karena Seunghyun sungguh bingung dengan situasi seperti ini, dia butuh penjelasan dari Seulgi.

   Seunghyun mengecup mata, hidung, kening dan pipi Seulgi. Lalu dia mengusap wajah Seulgi, membersihkan bulir-bulir cairan bening yang keluar dari sudut mata Seulgi.

   Seulgi yang mendapatkan perlakuan manis seperti itu, hatinya semakin perih. Seulgi tidak sanggup menceritakan semuanya kepada Seunghyun.

   “Jangan menangis lagi, kumohon,” bujuk Seunghyun, tetapi Seulgi semakin terisak parah.

    “Kumohon berhentilah … Kau menyakitiku dengan caramu mengeluarkan air mata sialan itu!” ucap Seunghyun dingin.

   Seulgi tau jika Seunghyun sangat benci melihat Seulgi menangis, karena bagi Seunghyun. Setetes air mata yang keluar dari mata seulgi, adalah kesalahan besar untuk Seunghyun.

   “Maafkan aku, Oppa,” ucap Seulgi yang mulai bisa mengontrol emosinya.

   “Kau tau? Aku sangat mencintaimu, aku tidak suka melihatmu menangis. Aku hanya ingin membuatmu tersenyum bahagia, Seulgi-ya,” Tutur Seunghyun.

  Seulgi mengangguk menjawab perkataan Seunghyun tadi, lalu Seunghyun mengusap wajah Seulgi yang basah karena air matanya.

   “Ceritakan padaku, apa yang membuatmu menangis seperti ini?” tanya Seunghyun lembut.

   Seulgi menatap Seunghyun dengan tatapan sendunya. Lalu dia mengecup tangan Seunghyun dan menaruh tangan itu di pipinya.

    “Aku harus bagaimana?” tanya Seulgi bergetar, Seunghyun mengkerutkan keningnya tak mengerti ucapan Seulgi.

   “Aku sungguh mencintaimu … Oppa,” lirih Seulgi.

   Biasanya, jika seulgi berkata seperti ini Seunghyun selalu bahagia dan akan menggoda Seulgi. Tetapi sekarang, melihat dan mendengarkan Seulgi mengucapkan kata cinta untuknya dengan wajah penuh luka.

   Seunghyun tidak sanggup untuk membalas perkataan itu, Seunghyun hanya bisa diam saja dan memasang wajah datarnya yang selama ini sudah  dia kubur dalam-dalam setelah mengenal Seulgi. Tetapi sekarang, topeng datar yang dia miliki kembali terpasang di wajah tampannya.

    “Aku bingung, Oppa,” ucap Seulgi, Seunghyun masih diam. Dia lebih memilih menjadi pendengar saat ini.

   “Aku tidak sanggup membantah ke dua orang tuaku,” gumam Seulgi yang masih bisa di dengar jelas oleh telinga Seunghyun.

   “Tetapi, aku juga sangat mencintaimu. Aku tidak sanggup kehilanganmu, Oppa,” isak Seulgi yang mulai mengeluarkan air matanya lagi.

   Seunghyun memejamkan matanya, dia sungguh tidak sanggup melihat wanita yang dia cintai setengah mati. Lagi-lagi mengeluarkan air matanya.

   “Aku tidak mau menjadi anak yang pembangkang, Oppa,” lirih Seulgi.

Ya, Seunghyun sangat tau itu, Seulgi adalah wanita yang sangat baik dan sangat patuh kepada kedua orang tuanya. Apapun yang di katakan kedua orang tuanya selalu Seulgi turuti.

“Tetapi, aku juga tidak mau kehilangan pria yang sangat aku cintai,” sambungnya.

  Sudah habis kesabaran Seunghyun untuk menjadi pendengar. Karena sedari tadi Seulgi hanya mengucapkan kata-kata aneh, yang membuat Seunghyun merasakan sakit di kepala dan juga hatinya.

    “Katakan dengan jelas, Seulgi-ya … Jangan berbelit-belit,” perintah Seunghyun yang sedari tadi lebih memilih diam.

   Seulgi yang mendengarkan nada dingin dari perkataan Seunghyun. Hati dia perih, dia tak suka mendengarkan nada dingin itu terucap lagi dari bibir Seunghyun.

  Tetapi Seulgi bisa apa? Semua ini karenanya, karena dia yang sudah menyakiti Seunghyun. Hingga Seunghyun kembali menjadi manusia dengan julukan si kutub utara lagi.

    “Aku … Aku … Orang tuaku …”

   “Katakan dengan jelas!” bentak Seunghyun.

  Seulgi memejamkan matanya mendengarkan bentakan Seunghyun dan itu membuat Seulgi semakin terisak dan menangis lagi.

  Beruntungnya mereka berdua, senin siang ini Sungai Han sepi, jadi tidak banyak orang yang melihat mereka dengan tatapan yang mencemoh.

  Seunghyun mengusap kasar wajahnya, dia sungguh emosi dan bingung. Sedari tadi Seulgi hanya berbicara tidak jelas dan menangis, hingga membuat kepala Seunghyun pusing di buatnya.

    “Ceritakan semuanya, kumohon … ” lirih Seunghyun “Jangan membuatku bingung,” Sambungnya.

    Seulgi menganggukkan kepalanya, lalu dia menatap Seunghyun.

   “Sebentar lagi,” jeda Seulgi sambil menghirup nafas sebanyak mungkin. Sedangkan Seunghyun masih setia menatap datar Kang Seulgi.

  “Aku akan menikah. Oppa,” lanjut Seulgi.

  Bagaikan tersambar petir. Tubuh Seunghyun kaku mendengarkan pengakuan yang keluar dari bibir Seulgi, tangan Seunghyun mengepalkan menahan amarah.

   Dia sungguh tidak menyangka, jika hubungannya yang selama ini baik-baik saja dan tidak pernah mendapatkan masalah apapun. Tetapi kini hubungan yang dia jaga dengan segenap hatinya, akan kandas karena masalah seperti ini.
   Seunghyun mencengkeram bahu Seulgi, meminta Seulgi untuk menghentikan semua omong kosong yang dia buat.

   “Katakan padaku, jika ini hanya gurauanmu,” ucap Seunghyun sambil mengguncang tubuh Seulgi.

   Seulgi meringis mendengarkan nada kesakitan yang terucap dari bibir seunghyun tadi, Seulgi menangis sejadi-jadinya sambil mengucapkan kata maaf di hadapan pria yang sangat dia cintai.

  Seunghyun yang mendengarkan tangisan Seulgi, dia tersadar atas perlakuanya yang mencengkram kasar bahu Seulgi. Lalu pria itu memeluk erat tubuh Seulgi dan menghujani kecupan di puncak kepala Seulgi.

     “Maafkan aku, Oppa,” isak Seulgi.

   “Aku mencintaimu, Seulgi-ya…”

   “Jangan tinggalkan aku,” lirih Seunghyun.

    Seulgi hanya bisa menangis, lalu wanita itu memeluk erat Seunghyun.

    “Aku tidak sanggup berpisah denganmu,” gumam Seunghyun.

   “Kau satu-satunya wanita yang sangat aku cintai, kau satu-satunya wanita yang mengerti dengan sifat anehku, aku tidak sanggup hidup tanpamu.”

    Dan untuk kedua kalinya di dalam hidup seorang Choi Seunghyun, dia mengeluarkan air matanya. Pertama dia meneteskan air matanya, ketika kedua orang tuanya meninggal dunia.

   Dan yang kedua, dia meneteskan air matanya. Ketika sang kekasih hati yang selama lima tahun dia cintai dan dia jaga setengah mati ingin pergi meninggalkannya.

   Seunghyun merasa tuhan sangat tidak adil kepadanya. Kenapa setiap Seunghyun mempunyai orang yang sangat dia cintai dan dia sayangi selalu pergi meninggalkan nya?

   Seulgi yang melihat Seunghyun menangis untuk pertama kalinya dan itu karenanya. Dia semakin merasa bersalah, dia semakin tidak bisa meninggalkan Seunghyun begitu saja.

   Tetapi bagaimana dengan orang tuanya? Dia juga tidak bisa menjadi anak durhaka karena membantah keingingan kedua orang tuanya.

  Seulgi sungguh tidak bisa melawan kehendak kedua orang tuanya, karena bagi dia. Pantang untuknya menyakiti hati kedua orang tuanya yang sudah susah payah membesarkan nya hingga dia menjadi wanita sukses saat ini.

   “Kau harus bahagia, Oppa,”

    “Lupakan aku yang sudah menyakitimu,” lirih Seulgi.

    Seunghyun semakin mengeratkan pelukan nya di tubuh Seulgi. Dia tidak sanggup kehilangan Seulgi.

    “Maafkan aku, Maafkan aku … ” mohon Seulgi.

    “Jangan berbicara seperti itu, kau tidak akan pergi dari hidupku!” perintah Seunghyun.

   “Kau akan selalu bersamaku, kita akan hidup bahagia berdua … Hanya berdua … ” ucap Seunghyun.

Seulgi menggelengkan kepalanya. Dan melepaskan tubuhnya dari pelukan Seunghyun.

    Seulgi menangkup wajah Seunghyun dan mengelus kedua pipi Seunghyun dengan lembut.

   “Jangan seperti ini, Oppa,” lirih Seulgi “Kumohon, jangan seperti ini,” sambung Seulgi sambil terisak.

  “Kau yang seharusnya jangan bersikap seperti ini! Hentikan semua gurauanmu, Seulgi-ya!” bentak Seunghyun

   “Ini sungguh tidak lucu! Jika kau perlu bukti sebesar apa aku mencintaimu, pakai cara lain. Jangan cara seperti ini! Kumohon hentikan gurauan ini,” racau Seunghyun.

   Seulgi yang melihat Seunghyun kesakitan seperti itu, dia semakin merasa bersalah. Wanita itu hanya bisa terisak saja menghadapi Seunghyun.

   Jika Seulgi tau, pertemuannya dengan Seunghyun pada akhirnya akan menyakiti Seunghyun. Seulgi ingin memutar balikan waktu, Seulgi ingin mengabaikan pria yang selalu menyendiri di bawah pohon besar universitas nya dulu.

  Andai saja Seulgi bisa memutar itu semua, dia tidak akan mendekati Seunghyun. Jika pada akhirnya dia hanya bisa menyakiti Seunghyun seperti sekarang, Seulgi sangat menyesal.

    “Oppa … Kumohon mengertilah, aku tidak bisa membantah perkataan ke dua orang tuaku,” mohon Seulgi.

    “Aku tidak bisa menyakiti mereka, Oppa.”

   Seunghyun membelalakan matanya, dia tidak percaya ucapan itu terucap dari bibir wanita yang sangat dia cintai. Menyakiti mereka? Apakah Seulgi tidak memikirkan Seunghyun? Akibat keputusan nya itu, Seunghyun juga merasa tersakiti.

   Seunghyun mengusap kasar wajahnya, dia tidak percaya Seulgi tega menyakitinya. Seunghyun juga tidak percaya Seulgi tega meninggalkan nya, tanpa perjuangan sedikitpun untuk mempertahankan hubungan ini.

   Seunghyun tau, Seulgi anak yang baik dan penurut. Tetapi tidak bisakah sekali ini saja dia tidak mendengarkan perkataan orang tuanya?

  Tidak bisakah dia berjuang sedikit untuk Seunghyun? Seunghyun sungguh kecewa dengan Seulgi, apakah disini hanya Seunghyun saja yang sibuk mencintai? Hingga perempuan yang dia cintainya tidak mau berjuang sedikitpun untuk mempertahankan nya?

   Seulgi menggenggam tangan Seunghyun, lalu dia mengusap lembut tangan Seunghyun.

   “Kumohon … Lupakan aku,” bujuk Seulgi “Kau pasti bisa mendapatkan wanita yang lebih baik dari diriku,” sambungnya.

   Seunghyun menepiskan tangan Seulgi yang sedang menggenggam erat tangannya, lalu dia berdiri dan menendang semua alat-alat lukisnya yang dia taruh di atas rerumputan yang berwarna hijau ini.

    Kemudian Seunghyun berteriak sekencang mungkin sepeti orang gila, hingga membuat pengunjung lain yang melihat terkejut dan memberi tatapan aneh kepadanya.

   Tetapi Seunghyun tidak perduli dengan tatapan aneh semua orang, karena dia hanya memikirkan bagaimana menghilangkan rasa sakit yang berada di dalam hatinya ini.

    Setelah bisa mengontrol emosinya sendiri, Seunghyun kembali duduk. Dan menatap datar Seulgi, dia akan menyelesaikan semuanya sekarang juga. Seunghyun tidak mau merasakan sakit yang berlarut-larut.

   “Apakah kau akan bahagia jika aku melepasmu?” tanya Seunghyun datar.

    “Apakah kau bersungguh-sungguh ingin menuruti semua perintah kedua orang tuamu?” Sambungnya.

   Seulgi menganggukkan kepalanya untuk menjawab perkataan Seunghyun. Wanita itu tidak berani menatap Seunghyun.

   Seunghyun mengusap kasar wajahnya, lalu dia menghembuskan nafasnya dengan kasar.

    “Boleh aku tau, siapa pria yang akan menjadi suamimu?” tanya Seunghyun.

   Seulgi mengkerutkan keningnya, dia bingung untuk apa Seunghyun menanyakan calon suaminya.

    “Kau tenang saja, aku tidak akan berbuat macam-macam,” ucap Seunghyun dingin.

   “Maafkan aku, Oppa.”

   “Siapa pria itu?”

   Seulgi mengusap air mata yang sedari tadi mengalir di pipinya, lalu dia menghembuskan nafasnya pelan.

    “Dia … Choi Siwon, ceo dari Hyundai departemen store,” jawab Seulgi pelan.

    Seunghyun menegang mendengarkan nama sepupunya keluar dari bibir Seulgi, selama ini Seulgi memang tidak tau jika Seunghyun adalah sepupu Siwon.

  Karena Seunghyun selalu menutup jati dirinya kepada siapapun, dia tidak mau di ikuti para wartawan yang sibuk menjatuhkan nama baik keluarga Choi karena mempunyai perusahan yang terkenal.

   Jadi semua orang di korea ini, tidak ada yang tau tentang hubungan nya dengan Siwon yang ternyata adalah sepupunya. Termasuk Seulgi, dia juga tidak tau jika Seunghyun juga pewaris dari Hyundai departement store itu.

     Walaupun Seulgi di universitas yang sama  dengan Seunghyun dulu, tetapi dia tidak seangkatan dengan Seunghyun dan Siwon. Seulgi masuk universitas itu, setelah Siwon lulus.

  Oleh karena itulah dia tidak pernah melihat Siwon yang kadang bersama Seunghyun di pohon besar itu. Lagi pula mahasiswa lain juga hanya mengira Seunghyun dan Siwon hanya teman dekat.

    Seunghyun mengusap kasar wajahnya berulang-ulang. Dia tidak menyangka hidupnya akan seperti ini, Seunghyun juga sangat ingat jika seminggu yang lalu Siwon menelfon dan bercerita jika dia dituntut untuk menikah dan segera mempunyai anak oleh kakek mereka.

    Dan Siwon meminta sendiri kepada kakek Choi untuk mencarikan nya seorang istri, dan ternyata kekasihnya sendirilah yang akan menjadi istri dari sepupunya itu.

Seulgi yang melihat Seunghyun melamun seperti itu, dia menggenggam tangan Seunghyun. Seunghyun tersadar dari lamunan panjang nya berkat sapuan halus Seulgi pada tangan nya.

   Lalu Seunghyun berfikir sejenak, mungkin inilah saatnya membayar budi baik Siwon yang dulu sempat mengalah dan mengubur mimpinya sebagai idol terkenal, demi mimpi Seunghyun menjadi pelukis.

   Mungkin inilah saatnya bagi Seunghyun membantu sepupunya untuk mempunyai istri dan anak agar bisa meneruskan perusahaan keluarganya kelak.

  Lalu Seunghyun memeluk erat tubuh wanita yang sangat dia cintai setengah mati itu, dia hujani kecupan untuk yang terakhir kalinya. Karena Seunghyun rela melepaskan Seulgi, demi Siwon.

   Lagi pula, Siwon pria yang baik. Seunghyun yakin, jika Seulgi bersamanya, Seulgi akan hidup bahagia.
Seunghyun melepaskan tubuh Seulgi, dari pelukan nya. Lalu dia menangkup wajah Seulgi dan menghapus air mata seulgi untuk yang kesekian kalinya.

    “Pergilah … Aku rela melepasmu …” ucap Seunghyun dengan hati teriris bagaikan di sayat oleh pisau tajam.

“Turuti semua perkataan orangtuamu, semoga kau bahagia dengannya,” lirih Seunghyun sambil mengecup kening Seulgi.

  Setelah mencium kening seulgi, Seunghyun pergi meninggalkan Seulgi. tanpa mendengarkan sedikitpun perkataan dari wanita yang selama lima tahun menjadi kekasihnya.

    Seulgi terisak melihat punggung Seunghyun yang sedikit demi sedikit menjauh dari pandangan nya. Lalu kisah cinta lima tahun mereka berakhir pada saat itu juga di sungai han.

******

   Setahun setelah berpisah dengan Seunghyun, Seulgi menikah dengan Choi Siwon. Dan di hari pernikahan sepupunya itu, Seunghyun tidak menunjukan wajahnya sama sekali.

   Dia tidak datang ke acara pernikahan Siwon. Dengan alasan dia membuka galeri barunya di paris. Sampai saat ini pun Seulgi belum tau jika Seunghyun adalah sodara Siwon.

   Karena setiap pertemuan keluarga Seunghyun tidak pernah hadir. Karena Seunghyun tau, jika dia hadir. Dia pasti akan bertemu wanita yang bernama Kang Seulgi.

   Wanita yang masih berada di hatinya, wanita yang sulit sekali dia lupakan. Wanita yang sukses membuat Seunghyun menjadi penjajah kelamin karena patah hati.

Setelah putus dari wanita yang bernama kang Seulgi. Seunghyun berubah total, karena patah hati yang teramat dalam,  Seunghyun kehilangan akal sehatnya.

   Dia menjadi pria brengsek yang sering mempermainkan wanita. Dia menjadi penjajah kelamin dan sering mabuk-mabukan bersama teman baru yang selama ini dia kenal di diskotik.

    Tetapi walaupun dia menjadi pria brengsek, Seunghyun tidak pernah melupakan cita-citanya menjadi pelukis terkenal. Dan buktinya sekarang, dia sudah bisa menjadi pelukis terkenal.

   Dan selama setahun ini, Seunghyun juga mendapatkan julukan baru. Yaitu pelukis penjajah kelamin. Pelukis yang sering tidur dengan wanita manapun yang sangat menginginkannya.

   Begitulah kisah hidup seorang Choi Seunghyun, karena orang yang selalu dia cintai dan dia sayangi pergi meninggalkan nya.

Maka dari itu, dia sekarang menjelma menjadi pria gila yang sangat mendambakan seks untuk menghilangkan rasa sakitnya akan masa lalu yang kelam…

#FlashBack End. 

  ********

Rumah Sakit Seoul, 2017.

Pukul, 21.00 Ksl.

  Jira berlari sepanjang lorong rumah sakit, entah kenapa dia merasakan perih di hatinya saat melihat Seunghyun memeluk wanita tadi. Seperti di sayat oleh benda tajam, hati dia begitu perih dan sakit.

Jira memasuki lift yang berwarna silver itu. Lalu dia menekan tombol angka delapan untuk menuju ke ruangan Daehyun, tak lama kemudian suara dentuman lift bergema. Jira keluar dari lift itu dan melangkahkan kakinya ke kamar perawatan Daehyun.

   Sesampainya di dalam kamar Daehyun. Jira tersenyum melihat adiknya yang sedang berbaring sambil memencet tombol remot tv, Daehyun menolehkan pandangan nya ke arah Jira. Lalu anak kecil itu tersenyum riang melihat sang kakak kembali ke kamarnya.

“Noona, kau baik-baik saja? Apakah perutnya masih sakit?” Tanya Daehyun khawatir.

“Noona baik-baik saja, sayang. Noona sudah minum obat tadi,” Dusta Jira, Daehyun tersenyum sambil mengelus pelan tangan Jira.

Jira yang mendapatkan perlakuan manis dari adiknya, dia meneteskan air matanya. Terharu dengan sifat manis Daehyun, Daehyun pun mengusap lembut air mata Jira.

“Jangan menangis, Noona. Maafkan Daehyun,” tutur Daehyun pelan.

Jira mencium tangan mungil Daehyun. Jira sangat bersyukur, karna Daehyun selamat dari musibah kemarin.

  “Noona merindukan Daehyun,” Ucap Jira, Daehyun tersenyum mendengarkan perkataan sang kakak.

  “Daehyun juga merindukan Noona, maafkan Daehyun sudah menjadi anak yang nakal,”Jawab Daehyun menyesal.

  “Tak apa sayang, Daehyun tidak nakal. Daehyun anak yang baik, mulai sekarang. Daehyun harus lebih berhati-hati lagi,” Ucap Jira sambil mengelus pipi Daehyun, Daehyun menganggukkan kepalanya pelan.

“Noona, aku merindukan Appa,” gumam Daehyun.

Jira menegang mendengarkan perkataan Daehyun, Jira memang mempunyai niat untuk Mempertemukan Daehyun dengan sang ayah.

  Tetapi Jira bingung harus menjawab apa nanti, jika Daehyun melihat ayahnya berada di dalam penjara?

  “Noona …” Panggil Daehyun sambil mengguncang pelan tangan Jira.

  “Nanti setelah Daehyun sembuh, Noona janji akan mengajak Daehyun bertemu dengan Appa,” Jawab Jira.

Daehyun tersenyum bahagia mendengarkan perkataan Jira, bocah kecil itu menghujani kecupan di tangan sang kakak. Jira tertawa, lalu dia berbaring di ranjang Daehyun dan memeluk erat sang adik.

“Terimakasih, Noona,” Ucap Daehyun, lalu dia mencium pipi Jira.

Jira semakin memeluk erat Tubuh Daehyun, lalu mereka berdua perlahan-lahan menutup matanya. Mereka menjelajahi alam mimpinya masing-masing.

*******

    Seunghyun yang berada di taman rumah sakit, dia melepaskan pelukannya dari tubuh wanita yang memanggilnya. Lalu dia berjalan secepat mungkin untuk menghindari wanita yang selama ini masih meraja di hatinya.

   Seulgi mengejar Seunghyun dan menarik tangan Seunghyun. Seulgi ingin membicarakan sesuatu dengan Seunghyun, dia ingin meminta maaf karena telah menyakiti Seunghyun dulu.

    “Oppa … Maafkan Aku,” lirih Seulgi.

   Seunghyun membalikkan tubuhnya, dan kembali memeluk Seulgi dengan erat. Seunghyun sungguh tidak bisa mengontrol rasa rindunya kepada Seulgi, seulgi pun memeluk erat Seunghyun.

    “Apakah kau bahagia?” gumam Seunghyun.

   Seulgi semakin terisak parah, di saat seperti ini Seunghyun masih saja memikirkan tentang ke bahagian nya. Seulgi sangat menyesal telah menyakiti pria sebaik Seunghyun.

  Seulgi yang berada di dalam pelukan Seunghyun. Dia mengusap lembut punggung Seunghyun, Seulgi sangat merindukan Seunghyun.

  Lalu ketika pasangan mantan kekasih itu berpelukan, ada seorang pria yang bermarga sama dengan Seunghyun. Berjalan mendekat kearah mereka berdua.

   Pria yang mempunya wajah yang tampan dan lesung pipi yang menghiasi pipinya ketika dia tersenyum, mendekat kearah pasangan mantan kekasih itu.

  Pria yang bernama Choi Siwon mengkerutkan kening nya, dia bingung. Melihat istri dan sepupunya saling berpelukan seperti itu.

   Karena setau Siwon, Seulgi tidak pernah bertemu dengan Seunghyun. Dan setau Siwon, Seulgi juga tidak tau jika Seunghyun adalah sepupunya yang selama ini sering di ceritakan Siwon.

   Pria yang mempunyai wajah tampan dan postur tubuh yang gagah itu sudah berada di dekat pasangan mantan kekasih itu. Lalu Siwon berdehem, hingga membuat wanita dan pria itu melepaskan pelukan nya.

   Pasangan mantan kekasih itu terkejut, melihat Siwon yang sudah berada tepat di hadapan mereka. Kening Siwon berkerut, dia bingung. Kenapa istrinya mengeluarkan air mata ketika berpelukan dengan Seunghyun.

    “Kalian saling mengenal?” pertanyaan itu pun keluar dari bibir Siwon.

  Hingga membuat Seulgi dan Seunghyun menegang ketika mendengarnya.

#TBC^^   

    Note 2: Jangan ngamuk yaa… Jika scene Jira dikit, karena ini cerita gak fokus ke jira aja.. Jadi nikmati aja setiap part” nya… Wkwkwkwk..    

  

45 thoughts on “Beds Love Part 5

  1. Nah loh kyk nya bklnn ketauan ni klw siwon oppa it sepupu an dgn seunghyun
    yau dah seunghyun dgn jira aja ..

    Lnjut thor mkin kesini mkin seru ni cerita nya..

    Suka

  2. Kasihan Jira mungkinkah dia sudah jatuhcinta pada sunghyun? Gimana reaksi nya siwon ketika melihat istrinya menangis dan berpelukan dengan sunghyun

    Suka

  3. Apa aku aja ya yang paling akhir baca ff ini?? Rasanya kok….

    Dag dig dug jenderrrr gini ya…
    Duh gimana lanjutannya. Semoga daehyun cepet sembuh juga.
    Semoga kelar juga masalah triangle love itu

    Suka

  4. wah masa lalu seunghyun menyakitkan sekali,siwon melihat seulgi memeluk seunghyun,apakah mereka akan jujur tentang masa lalu mereka?pasti jira cemburu liat seunghyun berpelukan sama seulgi

    Suka

  5. Ketidaktahuan membuat smw menjdi rumit dan kacau 😢 . Dan apa jira suka sma seunghyun? Dia terlhat cmbru? Ommmmooo jak sarang dan clbk

    Suka

  6. Sungguh hubungan yg rumit,, ah smga ajj seunghyun bisa melupakan seulgi dan membuka hati nya untuk jira,,
    Udah ada tanda” tuh kya nya jira suka sma seungyun, buktinya waktu dia ngeliat seunghyun pelukan sma wanita lain jira merasakan sakit,,

    Suka

  7. ikutan tegang pas liat TBC hahahha, Seunghyun mau jawab apa coba ketahuan gitu huuuu kenapa TBC harus di situ coba bikin penasaran aja…

    Suka

  8. Ya ampun jira sungguh kasihan …
    Awal mula percintaan yg menyakitkan ….
    Tapi min kenapa ceritanya pendek …. Masih kepo nihhhh ….
    Di tunggu kelanjutannya

    Suka

  9. masa iyaaa siiihhhhhhh Seunghyun masih mencintai Seulgi tapi aku harap tidak siiihhhhh, tambah sedih aja hidupnya Jira baru juga merasakan menyukai sesorang tapi……………huft

    Suka

  10. Pleasee seunghyun jangan kembali ke masa lalu kamu harus bisa menghadapi masa depan dengan jira kasihan jira sendirian biarlah seulgi bahagia dengan siwon pleassee

    Suka

  11. Itukan masa lalu kenapa masih baperan aja seh 2 orang itu? Mereka harusnya sadar dan tau diri sikap mereka itu malah menyakiti org2 yg mereka sayangi, menyebalkan!

    Suka

  12. Duh gimana yak reaksi siwon kalo tau istrinya ntu mantan pacar sepupunya. Thor part depan banyakin jiranya dung . Ok see you next part .

    Suka

  13. Gak papa kok part ini menceritakan masa lalunya seunghyun. Kan kita semua jadi tahu alasan seunghyun gonta ganti pasangan karena patah hati. Btw masa siwon gak ngmg sapa sodaranya ke seulgi minimal foto kek. Tapi kalo nurut aku bakal langsung end dong. Keep writing…

    Suka

  14. Sbesarny cinta seunghyun sm seulgi n begitu jg sebaliknya ap pntas mencurahkan rindu d saat yg wanita udh nikah…..
    Jd tkt jira cm d Jadiin pelampiasan aj

    Suka

  15. Jira tahan dirimu untuk jatuh cinta sama sehkyun ia inginkan adalah tubuhmu bukan cintamu yang dia cintai hanya seulgi….pingginnya jira bukan jadi wanita yg pasrah,tp wanita yg tegas tdk tergantung hidup pd seuhkyun….ntar jadi wanita penurut aja….klu ada cast pemain pria ditambah klu bisa mau ama jirah. .

    Suka

  16. Wlupn sdkt tp ksh mrk ttp bikin haru. Ap yg dilkikn seunghyun adl bntuk pelampiasan hati krn ditgl seulgi, mkin bikin sakit hrs nikhin sepupu seunghyun sndri….
    Tp sprtiny Jira mmg pny rasa am seunghyun….
    Agk lm tggu update tp jgn lm lg updateny😄

    Suka

  17. Jira jangan jatuh cinta pada seunghyun. Nanti kamu sakit hati , karema seunghyun tidak akam pernah mencintaimu , dia hanya ingin tubuhmu. Karena di hatinya cuma ada cinta masa lalunya

    Suka

  18. So sad.. di tengah part udah gatel mau komen knp part jira ga ada, ternyata ada diujung tp sedikitt.. part selanjutnya bagian yg lain di persingkat aja thor ga bertele jadinya, sehinggaa main cast nya ke bagian banyak hhhehe✌️

    Suka

  19. So sad.. di tengah part udah gatel mau komen knp part jira ga ada, ternyata ada diujung tp sedikitt.. next part nya bagian yg lain di persingkat aja thor ga bertele jadinya, sehinggaa main cast nya ke bagian banyak hhhehe✌️

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s