The Owner Love Part 11


 

Author : xixil @xixil04

Tittle : The Owner Love

Category : Romance, Family, Chapter

Cast :

Cho Kyuhyun

Kim hye ji

Choi min ji

And Other Cast

 

******** 

 

Kyuhyun lagi-lagi melirik ke sampingnya, beberapa kali ia menelan salivanya ia tidak percaya dengan wanita yang sekarang tengah duduk di sampingnya. Tadinya ia tidak berniat untuk pulang bersama Hye ji, namun pada akhirnya Hye ji sendiri yang memintanya dan ia tidak mungkin  menolaknya.

 

 

“Kita akan mati jika kau terus menatap ke arahku.” Ucap Hye ji dengan datarnya. Setelah melihat Kyuhyun yang terus menerus melihat ke arahnya tanpa melihat ke jalan.

 

 

“Hahaha. Maafkan aku. Apa kau yakin ingin pergi ke rumah sakit bersamaku?” Kyuhyun kembali bertanya mencoba untuk memastikan keinginan Hye ji. ia sangat berharap Hye ji mau berubah pikiran. Namun harapannya sepertinya sia-sia saja setelah Hye ji menatapnya dengan tajam seolah mengerti maksud pertanyaannya.

 

“Ya. Apa kau tidak ingin aku ikut denganmu.” Balas Hye ji dengan mata menatap tajam ke arah Kyuhyun.

 

“Hahaha, tidak noona pasti senang melihatmu.” Kyuhyun membalas ucapan Hye ji dengan kikuknya sangat berbeda dari biasanya ketika ia berbicara dengan Hye ji.

 

 

Kyuhyun dan Hye ji sudah di depan rumah sakit tempat Min ji di rawat. Hye ji hanya diam mengikuti langkah Kyuhyun.

 

 

“Kyu~ aku ingin menelpon eomma tapi handphoneku ada di mobil.” Ucap Hye ji segera setelah berada di depan lift.

 

 

“Oh~ tunggu disini biar aku mengambilnya. Eomma pasti sangat khawatir dengan keadaanmu sekarang.” Kyuhyun pun segera berlari mengambil handphone Hye ji.

 

 

Hye ji melihat Kyuhyun telah berlari mengambil handphonenya, Ia pun segera melangkahkan kakinya masuk ke lift yang sudah terbuka tersebut. Ia sama sekali tidak mengikuti ucapan  Kyuhyun yang menyuruhnya untuk menunggunya. Dalam pikirannya hanyalah bertemu dengan Min ji terlebih dahulu sebelum Kyuhyun melihat wanita itu.

 

 

THE OWNER LOVE PART 11

 

 

Min ji merapikan pakaiannya dengan senyum mengembang dan sesekali ia bernyanyi. Terlihat jika wanita tersebut tengah dalam suasana hati yang baik. Ya! Kenapa tidak hari ini ia keluar dari rumah sakit dan yang membuatnya sangat senang adalah Kyuhyun yang akan mengantarnya pulang. Min ji berhenti dari aktivitasnya setelah mendengar suara ketukan pintu di kamarnya dan untuk beberapa detik pintu tersebut terbuka membuatnya segera membalikkan badannya dan segera menyinggunkan senyum lebarnya.

 

 

“Kyuu……” ucapannya terhenti setelah melihat siapa yang membuka pintu. Senyumannya hilang begitu saja setelah melihat tatapan tajam dari wanita yang sekarang tengah berdiri dengan tegaknya di pintu ruangan inapnya.

 

 

Dengan langkah besarnya Hye ji melangkahkan kakinya dengan cepat setelah membuka pintu dan mendapatkan seorang wanita dengan senyum yang lebarnya. Namun senyuman itu hilang begitu cepat yang  Hye ji bisa ketahui apa yang menyebabkannya hilang.

 

 

“Apa kau menunggu seseorang Min ji-si?” Hye ji berucap segera setelah ia sudah berdiri tegak tidak jauh dari hadapan Min ji.

 

 

“Tidak! Kenapa presdir sibuk seperti Anda di sini? Apa anda memiliki keperluan dengan saya? Atau anda ingin bertemu dengan presdir Kyuhyun tapi sayangnya ia tidak disini.” Balas Hye ji dengan suara lembutnya seolah tidak khawatir sama sekali dnegan kedatangan Hye ji.

 

 

“Cih dasar wanita munafik.” Batin Hye ji setelah melihat Min ji dengan santainya menjawab pertanyaannya .

 

 

“Ah~ sepertinya kau tidak ingin aku datang mengjengukmu?” Ucap Hye ji yang masih menatap tajam Min ji.

 

 

“Tidak presdir. Aku hanya terkejut dengan kedatangan Anda.”

 

 

“Kenapa kau terkejut? bukankah aku harus mengunjungi noona dari tunanganku! Atau kau sedang menungguu seseorang.”

 

 

“Aaa~a!! Tidak. Apa kyuhyun juga ada di sini?” Min ji membalas ucapan Hye ji dengan suara kikuknya.

 

 

“Plak!!!! Satu tamparan berhasil mendarat di pipi Min ji.

 

 

“Sial.” Batin Min ji. Min ji yang memegang pipi yang sangat sakit akibat tamparan dari Hye ji segera dan berucap setelah bisa mengontrol amarahnya akibat tamparan yang tanpa ia tahu penyebabnya mendarat di pipinya. “Apa yang presdir lakukan?”

 

 

“Dasar wanita jalang. Tidak tahu malu.” Ucapan kasar Hye ji segera keluar dari mulutnya. Setelah melihat Min ji dengan santainya berucap seolah tidak terjadi apa-apa

 

 

“Apa maksudmu?” Min ji yang sudah tidak bisa menerima ucapan Hye ji akhirnya berucap dengan suara yang sudah sedikit lebih tinggi.

 

 

“Hahaha berhenti berpura-pura bodoh.” Teriak Hye ji kembali yang sepertinya tidak bisa terima dengan ucapan Min ji. “Menjauhlah dari Kyuhyun, kau hanyalah seoarang wanita yang tidak tahu malu, yang selalu menempel di kehidupanya.”Ucap lagi Hye ji dengan nada suara yang terdengar sangat menyinggung Min ji.

 

 

Min ji yang mendengar ucapan Hye ji menyinggungkan senyumnya ia tahu maksud dari ucapan Hye ji, ia pun mencoba menyembunyikan rasa terkejutnya saat mengetahui Hye ji sudah mngetahui hubungannya dengan Kyuhyun. Min ji masih terdiam ia hanya membalas tatapan Hye ji. ia masih berpikir mengenai ucapan Hye ji.

 

 

“Apa benar Kyuhyun hanya menganggapnya seperti itu? Jadi selama ini hubungannya dan Kyuhyun bukanlah apa-apa? Kalau begitu untuk apa ia memanggilku noona kalau ia tidak menyukaiku ada di hidupnya. Apa aku harus pergi Kyu?” Batin Min ji. setelah memikirkan ucapan Hye ji.

 

 

“Cih.Apa sekarang kau pura-pura tidak mendengarku lagi?” Ucap lagi Hye ji setelah cukup lama menatap Min ji namun hanya senyuman yang ia berikan yang sangat ia benci.

 

 

“Kau tidak perlu khawatir. Kyuhyun tidak pernah mencintaiku.” Min ji berucap dengan tegas tanpa menatap Hye ji. ia tahu maksud pembicaraan Hye ji. ia takut kalau Kyuhyun berpihak kepadanya dan sekarang Hye ji mencoba untuk mengusirnya.

 

 

Hye ji yang mendengar ucapan Min ji tertawa lepas di buatnya.” Hahaha. Apa sekarang kau tengah menyembunyikan rasa sakitmu? Kenapa kau tidak menatapku seperti biasanya Min ji-si?” Balas Hye ji setelah melihat bagaimana Min ji membalas ucapannya sangat berbeda dari pertama ia masuk ke ruangannya.

 

 

“Aku….” ucapan Min ji terhenti setelah pintu terbuka dengan lebarnya dan memperlihatkan seorang pria yang terlihat baru saja melakukan aktivitas yang cukup berat sehingga membuatnya harus  mengatur napasnya.

 

 

Kyuhyun yang masuk ke dalam ruangan inap Min ji terdiam setelah melihat dua orang wanita yang sekarang sudah menatapnya dengan tajam. Kyuhyun pun menyinggungkan senyum yang terlihat  sangat canggung. Dengan kikuknya Kyuhyun mulai bersuara untuk membuat suasana menyenangkan dalam ruangan tersebut yang seperti ingin mencekiknya. “Yak!!!! Kau tidak mendengarkanku sama sekali. Bagaimana kau bisa menjadi calon istri yang baik jika kau tidak mendengarkan ucapan calon suamimu sendiri.”

 

 

Dengan  senyuman yang masih menghias di sudut bibirnya Kyuhyun melangkahkan kakinya mendekati kedua orang wanita yang masih menatapnya.  Hye ji yang melihat Kyuhyun mendekat segera melirik Min ji. Min ji yang menyadari tatapan tajam Hye ji mencoba mengabaikannya. Ia hanya perlu mengembangkan senyumannya kepada Kyuhyun.

 

 

“Cih. Apa dia sekarang mengibarkan bendera perang kepadaku?” Batin Hye ji setelah melihat Min ji yang tersenyum manis kepada Kyuhyun. Kyuhyun pun  membalas senyuman Min ji.

 

 

“Kau benar-benar calon istri yang tidak baik.” Suara bisikan terdengar di telinga Hye ji, setelah Kyuhyun berjalan ke arahnya kemudian berbisik sebuah kalimat yang berhasil membuat Hye ji tersipu malu.

 

 

Hye ji yang tidak menyangka Kyuhyun akan berjalan ke arahnya dan mengucapkan hal tersebut segera tersenyum dan matanya pun seketika melirik ke arah Min ji yang terlihat tengah memandang mereka dengan tatapan yang sangat miris.

 

 

Min ji yang melihat Kyuhyun tadinya tersenyum. Namun segera senyuman di wajahnya sirna seketika setelah melihat Kyuhyun dengan langkah santainya berjalan ke arah Hye ji dan membisik sebuah kalimat yang berhasil membuatnya terdiam.

 

 

“Aku harap aku salah dengar Kyu~” Batin Min ji.

 

 

“Cih berhentilah mengodaku.” Hye ji membalas ucapan Kyuhyun dengan santainya,dan matanya yang tak lepas dari pandangan Min ji. “Apa kau tidak melihatnya di sini?” Dengan matanya, Hye ji mencoba berucap dan memperlihat seorang gadis yang sekarang tengah memandang miris ke arahnya.

 

 

Kyuhyun yang menyadari maksud dari ucapan Hye ji segera membalikkan badanya. “Ah~ noona mianhae. Aku lambat.” Ucap Kyuhyun segera setelah melihat wajah murung dari Min ji.

 

 

Min ji yang mendengar ucapan Kyuhyun hanya bisamenelan salivanya dan setelah menghembuskan napasnya dengan kasar ia pun dengan sekuat tenaganya menyinggungkan senyumannya dan mencoba melihat ke arah Kyuhyun. “Gwaenchana.” Ucap Min ji dengan nada suara yang terdengar sangat kecil.

 

 

Kyuhyun membalas senyuman Min ji. namun setelah melihat Min ji yang berhenti tersenyum, akhirnya  sadar jika 2 wanita tersebut sekarang tengah bertatapan seperti ingin membunuh satu sama lain. Ia pun menelan salivanya setelah melihat keduanya yang terlihat tidak ingin menyudahi kegiatan mereka.

 

 

“Hah~ Mata kalian bisa-bisa keluar dari tempatnya jika kalian tidak berhenti. Kalau begitu aku pergi.” Ucap Kyuhyun kemudian menarik Tas yang ia yakini adalah tempat baju Min ji selama di rumah sakit.

 

 

Dengan langkah besarnya Kyuhyun sudah di ujung pintu membuka pintu ruangan tersebut. “Aku bisa mati sesak napas jika aku tinggal cukup lama di sini.” Ucap asal Kyuhyun dengan suara yang cukup besar seolah tengah menyinggung Min ji dan Hye ji.

 

 

Kedua wanita tersebut yang tadinya saling bertatapan segera menyudahinya setelah menyadari Kyuhyun sudah pergi. Dengan langkah besar Min ji dan Hye ji keluar dari ruangan tersebut. Min ji dan Hye ji memanggil Kyuhyun secara bergantian dengan nada suara yang berbeda.

 

 

“Kyuhyun-na~” Panggil Min ji dengan lembut.

 

 

“Yak~!!! Cho kyuhyun berhenti.” Teriak Hye ji setelah melihat Kyuhyun sudah cukup jauh dari mereka.

 

 

“Cih~!! Benar-benar wanita tidak tahu sopan santun. Apa kau tidak lihat ini rumah sakit? Berhenti berteriak.” Sindir Min ji di temani dengan langkah besarnya.

 

 

Hye ji yang mendengar sindirian Min ji, memandang tajam ke Min ji, namun sialnya wanita yang ingin di tatapnya tersebut mengabaikannya dan mala  semakin melangkahkan kakinya. Melihat tersebut ia pun berhenti, ia beniat untuk berjalan dengan santainya kakinya sangat sakit karena sudah berjalan begitu cepat dengan high heelsyang di pakainya cukup tinggi.

 

 

Kyuhyun yang mendengar Min ji dan Hye ji memanggilnya akhirnya berhenti. Ia tidak ingin kedua wanita tersebut semakin meneriakinya dengan suara yang sangat keras dan akan membuat pasien yang lain terganggu.

 

 

“Kyu~ Ayo kita pergi.” Ucap Min ji dengan senyum di sudut bibirnya setelah sampai dan Kyuhyunmeraih tangannya.

 

 

“Tidak noona, kita harus menunggunya.” Balas Kyuhyun dengan matanya mengarah ke Hye ji yang terlihat masih tengah berjalan dengan anggunnya. Min ji yang tahu siapa yang di maksud Kyuhyun hanya bisa terdiam, dan melepaskan genggamannya pada tangan Kyuhyun.

 

 

“Kau sangat lambat nona.” Ucap Kyuhyun segera setelah Hye ji sudah sampai di hadapannya.

 

 

Hye ji mengabaikan ucapan Kyuhyun, ia berjalan terus menerus tanpa perduli dengan Kyuhyun. Kyuhyun yang melihat hal tersebut segera mengambil langkahnya besarnya mencoba berjalan seiringan dengan Hye ji.

 

 

“Kau harus menungguku.” Ucap Kyuhyun dengan senyum lembutnya kemudian mengenggam tangan Hye ji. Hye ji yang tadinya mengabaikan Kyuhyun berhenti setelah merasakan genggaman Kyuhyun di tangannya.

 

 

“Apa yang dilakukan brengsek ini? Apa ia sekarang mencoba membuatku semakin menyukainya? Cih kau harus mengontrol dirimu Kim Hye ji.” Batin Hye ji setelah melihat ke arah Kyuhyun berniat untuk memastikan tindakan Kyuhyun namun hal yang di dapatkannya hanya senyuman manis dari pria tersebut yang berhasil membuat pipi Hye ji memerah.

 

Min ji yang melihat semua perilaku Kyuhyun hanya bisa diam. Ia tidak tahu harus melakukan apa. Menyaksikan pria yang sedari dulu ia sayangi sekarang tengah menggoda gadis lain. Selama ini ia tidak peduli dengan sikap Kyuhyun yang selalu bermain dengan wanita namun entah kenapa melihat Kyuhyun melakukan hal tersebut kepada Hye ji membuat hatinya sakit.

 

 

“Kau sudah berubah Kyuhyun-na.” Batin Min ji. kemudian kembali berjalan, mencoba mengabikan Kyuhyun dan Hye ji yang masih memperlihatkan senyuman mereka satu sama lain.

 

 

Selama perjalan dalam pikiran Min ji hanyalah keinginan untuk Kyuhyun membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi. Namun sepertinya keinginannya sia-sia saja, mobil Kyuhyun sangat lambat bahkan mereka seperti mobil yang mereka tempati tidak bergerak sama sekali.

 

 

“Noona.”

 

 

“Noona.”

 

 

“Ah~ ya.” Min ji berucap segera setelah merasa dirinya di panggil oleh seseorang.

 

 

“Apa kau tidak akan turun?” Suara Hye ji terdengar menyadarkan Min ji jika ia sudah sampai di depan apartemennya.

 

 

“Maaf noona, aku tidak bisa mengantar noona masuk. Aku harus mengantar Hye ji.”

 

 

“Tidak apa-apa. Terima kasih sudah mengantarku.” Ucap Min ji kemudian berjalan  meninggalkan mobil Kyuhyun.

 

 

“Ia cukup baik dalam menyembunyikan rasa sakitnya.” Ucap asal Hye ji setelah melihat Min ji berjalan dengan santainya seolah ia tidak merasakan sakit akibat Kyuhyun lebih memilihnya dari pada dirinya.

 

 

“Maksudnya?” Kyuhyun yang mendengar ucapan Hye ji dan melihat senyuman terukir di sudut bibirnya setelah berucap membuat Kyuhyun memasang wajah bingung.

 

 

“Lupakan. Cepat antar aku, eomma sudah menungguku.” Balas Hye ji dengan ketus setelah melihat wajah kyuhyun yang kebingungan dengan ucapannya. “Apa ia pura-pura bodoh tidak mengetaui perasaan Min ji? benar-benar laki-laki brengsek tapi sialnya aku menyukainya” Batin Hye ji.

 

 

 

******

 

 

 

Kyuhyun tidak hentinya menekan salah satu tombol pintu apartemen Min ji. Ya, hari ini Kyuhyun  harus memutar mobilnya dengan cepat ke apartemen Min ji setelah ia menghubungi kantor dan salah satu karyawannya mengatakan jika Min ji hari ini tidak masuk kantor lagi. Mendengar hal tersebut Kyuhyun menjadi khawatir dan langsung ke apartemen Min ji, dan yang membuatnya semakin khawatir Min ji menganti password apartemennya sehingga ia tidak bisa masuk ke dalam.

 

 

“Noona.”

 

 

“Noona! Buka pintunya.”

 

 

“Apa noona baik-baik saja?”

 

 

Hye ji segera berdiridari tempat duduknya setelah cukup lama terdiam mendengar Kyuhyun yang terus menerus memanggilnya dan tidak hentinya menekan tombol bel apartemennya.

 

 

“Noona.” Ucap Kyuhyun segera setelah pintu terbuka dan memperlihatkan seorang wanita yang biasanya terlihat sangat cantik dengan make up dan pakaian rapinya tapi kini yang ia lihat hanyalah wajah sendu dari Min ji.

 

 

“Noona!! Apa kau baik-baik saja? Apa kita perlu ke rumah sakit?”

 

 

“Kau sangat berisik Kyuhyun-na. Aku baik-baik saja.” Suara kecil Min ji membuat Kyuhyun yang mendengarnya segera tersenyum, dan segera berlari mengenggam tangan erat Min ji.

 

 

“Ha~ noona membuatku khawatir.” Balas Kyuhyun dengan suara manjanya dengan tubuhnya sudah mengeliat manja kepada Min ji.

 

 

“Kyuhyun berhenti. Kau bukan anak kecil lagi.” Ucap Min ji dengan senyum setelah mendapatkan perilaku Kyuhyun yang seperti biasanya kepadanya.

 

 

“Baiklah aku berhenti.”

 

 

“Ah~!”

 

 

Kyuhyun yang mendengar suara ringisan segera membalikkan badannya melihat ke sumber suara yang tidak lain adalah melihat ke arah Min ji. “Noona!! Gwaenchana!!” Ucap segera Kyuhyun setelah menghampiri Min ji yang sudah tergeletak  di lantai.

 

 

“Kyu~ lepas. Aku baik-baik saja.” Min ji mengeser tangan Kyuhyun yang tengah berusaha untuk membantunya berdiri akibat ia baru saja terjatuh karena kakinya tiba-tiba terbentur dengan ujung sofa. Kyuhyun yang mendapatkan perilaku yang tidakbiasanya dari Min ji, menatap lekat wanita tersebut.

 

 

“Apa yang terjadi noona?” Suara tegas Kyuhyun membuat Min ji mendongkakkan kepalanya melihat pria yang sekarang tengah mengangkatnya ke kursi dengan wajah tenangnya.

 

 

“Tidak terjadi apa-apa.” Balas Min ji tanpa melihat wajah Kyuhyun. Ia berusaha agar tidak melihat wajah Kyuhyun. Ia bisa langsung ketahuan jika ia melihat wajah Kyuhyun, kalau ia sekarang tengah menahan rasa sakit baik rasa sakit di kakinya maupun rasa sakit yang ada di hatinya.

 

 

“Noona!” Lagi-lagi Kyuhyun memanggil Min ji. ia tidak percaya jika tidak terjadi apa-apa. Pasti ada sesuatu yang telah terjadi kepada noonanya sampai ia bertindak seperti ini tidak masuk kerja, dan tidak memandangnya ketika ia berbicara dengannya.

 

 

“Aku bilang aku tidak apa-apa.” Suara keras Min ji terdengar membuat Kyuhyun yang mendengarnya mematung melihat wajah Min ji yang sudah terlihat berbeda dari biasanya.

 

 

Min ji yang tahu jika Kyuhyun sepertinya terkejut mendengar suaranya yang cukup keras tanpa tahu apa penyebabkan, hanya mengabaikannya. Ini pertama kalinya ia berbicara dengan Kyuhyun dengan suara yang sangat tinggi.

 

 

“Apa aku melakukan kesalahan? Noona terlihat sangat berbeda.” Ucap Kyuhyun dengan langkahnya yang menjauh dari Min ji.

 

 

Min ji yang menyadari Kyuhyun menjauh darinya, segera mengdongkakkan kepalanya. Ketakutan mulai muncul kembali di hatinya, ketakutan saat Kyuhyun tidak ingin didekatnya lagi, ketakutan saat Kyuhyun mulai menjauh darinya, ketakutan saat Kyuhyun tidak ada di sampingnya jika ia membutuhkan, ketakutan saat Kyuhyun hanya akan menganggapnya sebagai orang asing.

 

 

“Kyu~”

 

 

Kyuhyun yang mendengar suara Min ji memanggilnya segera menghentikan langkahnya. “Apa kau akan meninggalkanku?” Min ji kembali bersuara dengan suara yang kecil dan terdengar sangat sendu. Kyuhyun yang mendengar ucapan Min ji segera menyinggungkan senyumannya karena seperti yang ia harapkan noonanya tidak ingin jika ia meninggalkannya.

 

 

“Aku tidak akan meninggalkan noona. Aku hanya ingin membuatkan noona bubur, aku sangat yakin jika noona belum makan apa pun.”  Ucapan Kyuhyun keluar yang membuat Min ji tersenyum mendengarnya.

 

 

“Walaupun ini tidak enak tapi noona harus memakannya. Aku tidak mau menerima penolakan.” Ucap Kyuhyun sambil mengaduk-ngaduk bubur yang sudah ia beri sayur-sayuran. Min ji yang melihat Kyuhyun dengan telaten walaupun dapurnya sekarang terlihat seperti kapal pecah tersenyum dengan perbuatan Kyuhyun.

 

 

“Kyuhyun-na.”

 

 

“Ya. Noona sudah lapar? Buburnya akan masak sebentar lagi?”

 

 

“Kyu~ aku akan ke london.” Min ji kengabaikan ucapan Kyuhyun dan mala berucap sesuatu yang berhasil membuat wajah Kyuhyun berubah drastis dari pria yang tersenyum ceria sekarang mala terlihat sangat datar tanpa ekspresi apapun.

 

 

“ Hahaha, Noona bercandakan. Jika noona marah padaku. Noona harus memberi lelucon yang lebih baik lagi, ini sama sekali tidak lucu.” Setelah terdiam beberapa menit Kyuhyun kembali berucap ditemani dengan tawanya dengan mata menatap ke arah Min ji seolah meminta penjelasan atas ucapannya.

 

 

Min ji yang melihat tawa Kyuhyun yang kemudian dalam sekejap kembali terdiam setelah berucap membuatnya menyinggungkan senyumnya. “Aku sama sekali tidak bercanda. 2 hari lagu aku akan berangkat.”

 

 

Mendengar untuk kedua kalinya membuat Kyuhyun berhenti mengaduk bubur yang sudah matang tersebut. Ia sudah tahu kalau Min ji benar-benar serius dengan ucapannya.

 

 

“Kenapa?” Satu kata keluar dari mulut Kyuhyun yang terdengar sangat berbeda dari biasanya. Nada suaranya terdengar jika ia benar-benar tidak suka dengan apa yang diucapkan Min ji.

 

 

“Kenapa? Hmm Aku ingin melanjutkan sekolahku dan juga untuk menjauh darimu Kyuhyun-na.” Min ji berucap dengan tersenyum ke arah Kyuhyun yang kini memandangnya seolah meminta jika yang dikatakannya itu adalah sebuah kebohongan.

 

 

“Noona bisa melanjutkannya di sini. Kenapa harus ke luar negeri.” Kyuhyun masih berucap dengan ketusnya.

 

 

Min ji yang mendengar balasan Kyuhyun lagi-lagi menyinggungkan senyum kecilnya. “Jika aku di sini aku masih bisa bertemu denganmu jadi aku harus ke luar negeri agar aku bisa menjauh darimu.”

 

 

“Noona. Bukankah noona barusaja mengatakan kepadaku jangan meninggalkanku, tapi sekarang apa mala noona yang meninggalkanku.”

 

 

“Hmm~ ya. Apa yang kau katakan benar Kyu aku ingin kau selalu di sampingku tapi itu dulu sekarang kau sudah berbeda, dan kau sudah memilikinya.” Min ji membalas ucapan Kyuhyun dengan senyuman yang tidak pernah pudar.

 

 

“Itu sangat tidak masuk akal. Noonasama saja ingin menjauh dariku.”

 

 

“Ya itu benar.”

 

 

Ucapan Min ji membuat Kyuhyun berjalan mendekatinya dengan langkah cepat. Min ji yang menyadari jika Kyuhyun berjalan ke arahnya segera berucap.

 

 

“Berhenti!

 

 

“Berhenti Kyu~”

 

 

“Tetap di sana.”

 

 

Kyuhyun yang mendengar teriakan demi teriakan keluar dari mulut Min ji, akhirnya memutuskan untuk berhenti ketika melihat betapa berantakkannya Min ji sekarang ini, rambutnya bahkan bantal sofa sudah tidak di tempatnya lagi akibat ia melemparkan ke arahnya.

 

 

“Aku mencintaimu Kyu~.” Min ji berucap dengan sendunya membuat Kyuhyun yang mendengar ucapan Min ji terdiam dengan pandangan mata Min ji yang terlihat kosong ke arahnya.

 

 

“Noona.” Ucap lagi Kyuhyun setelah terdiam beberapa saat.

 

“Aku harus pergi darimu. Aku tidak ingin menghancurkan hidupmu seperti yang di katakan orang-orang selama ini. Aku tidak ingin bergantung padamu lagi. Aku ingin menjauh darimu Cho kyuhyun.”

 

 

“Wae? Bukankah noona mencintaiku!” Balas Kyuhyun yang sudah terdengar frustasi dengan ucapan Min ji.

 

 

“Kau mencintainya?”

 

 

Ucapan Min ji lagi-lagi membuat Kyuhyun terdiam. Ia tidak tahu harus mengatakan apa. Ia tahu betul siapa yang di maksud oleh Min ji.Ia juga tidak tahu perasaannya seperti apa tapi ia sangat nyaman jika berada di dekat Min ji mau pun Hye ji.

 

 

“ah~ Ah benar kau mencintainya. Aku harus pergi, agar aku tidak menghancurkan pernikahanmu nantinya.”

 

 

“Noona! Aku tidak ingin kehilangan noona. Aku ingin noona berada di sampingku.”

 

 

“Kyu~ kau sangat egois!”

 

 

“Maafkan aku noona. Aku sangat menyayangi noona. Aku juga mencintainya. Aku tidak ingin kehilangan noona mau pun Hye ji.”

 

 

“Cukup Kyuhyun cukup.” Min ji berucap suaranya terdengar gemetaran, ia tidak kuat lagi dengan sifat Kyuhyun.

 

 

“Noona maafkan aku.” Lagi-lagi Kyuhyun meminta maaf.

 

 

“Kau tidak perlu minta maaf. Bukankah kau hanya menganggapku sebagai noonamu.”

 

 

“Noona sangat berharga bagiku aku tidak ingin noona meninggalkanku.”

 

 

“Kau sudah memilikinya Kyu~. Bukankah kau mencintainya?” Min ji kembali bertanya ia ingin memastikan kalau Kyuhyun benar-benar mencintai Hye ji atau tidak.

 

 

“Dari luar ia terlihat sangat kejam dan sangat angkuh tapi itu sangat berbeda dari sifatnya aslinya, ia sangat baik noona. Aku menemukan wanita seperti noona. Ia juga pintar memasak dan sangat menyayangi anak-anak.” Kyuhyun berucap dengan mata berbinar ke arah Min ji yang masih memperhatikannya.

 

 

Min ji yang melihat Kyuhyun berbicara mengenai Hye ji dengan senangnya hanya bisa menyinggungkan senyumannyamenyembunyikan rasa sakitnya. “Kyuhyun benar-benar hanya menganggapnya sebagai noonanya.” Batin Min ji.

 

 

“Kalau kau mencintainya seharusnya kau tidak membuat dirimu bermain dengan wanita lain lagi Kyu~. Kau harus membuatnya bahagia jika kau benar-benar ingin memilikinya.”

 

 

“Noona, aku sudah melakukannya.”

 

 

“Ya, kau sudah melakukannya Kyu~ bahkan kau tidak sadar apa yang kau lakukan itu menyakitiku Kyu~. Orang yang selama ini kau sangat sayangi bahkan aku masih ingat kau sangat marah saat tahu aku terluka tapi sekarang kau benar-benar sudah menemukan wanita yang kau cintainya sampai kau seperti buta terhadapku”

 

 

“Noona! Gwaenchana.” Ucap Kyuhyun sambil memegang bahu Min ji yang terlihat tengah melamun.

 

 

“Ah~ ne.” Jawab kikuk Min ji

 

 

“Kyu~ lusa aku akan benar-benar ke london.”

 

 

“Ah~ jinjja. Aku tahu, noona bisaberhenti mengatakan itu.” Teriak Kyuhyun karena rasa kesalnya karena Min ji masih berucap mengenai ke pergiannya ke london yang sangat ia benci.

 

 

“Ya! Kau tidak perlu berteriak kepadaku. Dasar bocah brengsek.”

 

 

“Ah~ noona sakit.” Suara kesakitan terdengar dibarengi dengan suara tawa yang mengema dari kedua orang tersebut yang terlihat seperti anak kecil.

 

 

“Kau harus makan teratur, jangan sampai kau jatuh sakit saat aku tidak di sini. Kau harus berhenti bermain dengan wanita jika kau benar-benar mencintainya, dan jangan pernah ke club lagi. jangan terlalu banyak minum alkohol dan aku akan menelponmu jika aku tidak sibuk.” Rentetan ucapan Min ji keluar membuat Kyuhun hanya menganggukkan kepalanya seperti anak kecil sedang mendengarkan ibunya memberi nasehat kepadanya.

 

 

“Dengarkan noona.” Ucap Min ji lagi kemudian memukul kepala Kyuhyun yang terus mengangguk padahal ucapannya sudah selesai.

 

 

“noona sakit. Iya aku akan mendengarkan noona. Tapi club dan wanita…..

 

 

“Jika kau benar-benar mencintainya seharusnya kau tidak melakukannya lagi.” teriak Min ji kepada Kyuhyun yang masih bermain dengan ucapannya.

 

 

“Ah~ jinjja aku kan hanya bercanda. Baiklah aku akan melakukannya semuanya. Ah~ noona akan tinggal dengan siapa di sana?”

 

 

“Dengan temanku. Wae?

 

 

“Apa dia wanita atau pria?”

 

 

“Cih.Kalau dia laki-laki kenapa?”

 

 

“Itu tidak boleh noona.”

 

 

“Hah~ berhentilah kau sudah menemukan orang yang kau cintainya dan noona apa? setelah menolakku kau bahkan sekarang tidak ingin aku mencari laki-laki lain. Kau sangat egois Cho Kyuhyun.”

 

 

“Noona sudah kukatakan aku menyayangi noona. Aku tidak ingin kehilangan noona.”

 

 

“Itu berbeda Kyu~ kau hanya menyayangiku sebagai noonamu jadi berhenti berbicara yang tidak-tidak, dan seharusnya kau mendoakanku agar cepat mendapatkan pria yang jauh lebih sempurna darimu.”

 

 

“Tidak akan.”

 

 

“Kyu~~~~”

 

 

 

 

 

***********

 

 

Hye ji menghentikan gerakan tangannya diatas kertas putih tersebut setelah sekretarisnya masuk ke dalam ruangannya dan mengatakan kalau seseorang ingin bertemu dengannya. Beberapa saat ia berpikir setelahsekretarisnya menyebutkan siapa yang ingin menenemuinya.

 

 

“Apa yang menyebabkanmu datang kesini Min ji-si?” Ucap Hye ji segera setelah pintu ruangannya terbuka dan mendapatkan seorang wanita yang sudah kembali seperti biasanya anggun dan rapi serta cantik dengan make up tipisnya.

 

 

“Kau seharusnya memanggiku eonni Hye ji-si!” Balas Min ji yang mengabaikan pertanyaan Hye ji.

 

 

Hye ji menyinggungkan senyuman kecil di sudut bibirnya setelah mendengar ucapan Min ji. Ya,Dia dan Min ji hanya berbeda beberapa tahun jika di lihat dari Kyuhyun yang seumuran denganya, dan memanggil Min ji noona.

 

 

“Cih. Kau bukan siapa-siapaku jadi kenapa aku harus memanggilmu eonni?” balas ketus Hye ji.

 

 

“Bukankah kau tunangan dari adikku Cho kyuhyun. Walaupun ia bukan saudara kandungku tapi kau seharusnya lebih sopan kepadaku Hye ji-si karena Kyuhyun sudah menganggapku sebagai noonanya.”

 

 

“Hahaha kau terlihat seperti seorang kakak yang sangat perhatian Min ji-si dan sepertinya kau sangat ingin aku menghormatimu. Ha~ bermimpilah.” Balas Hye ji dengan ketus yang dibarengi dengan tawanya.

 

 

“Aku akan ke inggris.” Ucap Min ji yang sudah duduk di salah satu sofa di ruangan Hye ji. tanpa mengalihkan pandangannya dari Hye ji. ia ingin melihat bagaimana reaksi dari Hye ji mengetahui jika ia akan meninggalkan Korea.

 

 

“Kau sepertinya tidak senang?” Ucap lagi Min ji setelah cukup lama menunggu dan tidak mendapatkan sama sekali balasan dari Hye ji.

 

 

“Kau seharusnya senang dengan ini, bukankah kau bisa memiliki Kyuhyun seutuhnya tanpa harus khawatir aku akan mengambilnya.” Lagi-lagi Min ji berucap dengan santainya yang berhasil membuat Hye ji mendonggakkan kepalanya.

 

 

“Bo~ya~` sepertinya kau tidak menyukai ucapanku Hye ji-si.” Ucap lagi Min ji yang berhasil membuat wajah Hye ji terlihat sangat kesal.

 

 

“Wae? Kenapa kau tiba-tiba ingin keinggris.” Hye ji mulai berucap setelah cukup kesal dengan apa yang di ucapkan Min ji.

 

 

“Hah~ Kau bahkan bertanya sama halnya dengan Kyuhyun, kalian benar-benar pasangan yang serasi. Aku pergi karena ingin melanjutkan sekolahku kau tidak perlu berpikir karena dirimulah aku meningalkan Korea.”

 

 

Hye ji terdiam mendengar balasan Min ji. ia tahu kemarin ia sudah keterlaluan menyuruh Min ji untuk menjauh dari Kyuhyun tapi bukan seperti ini yang ia maksud. Ia tahu jika Kyuhyun sangat menyayangi Min ji.

 

 

Min ji yang memperhatikan wajah Hye ji segera tertawa dibuatnya”Hahaha wajahmu sangat berbeda dari biasanya. Apa ini wajah aslimu yang berhasil membuat Kyuhyun sangat menyukaimu sampai-sampai ia mengabaikanku?” Ucap Min ji dengan sebuah senyum di sudut bibirnya setelah melihat wajah Hye ji yang tadinya terlihat datar sekarang malah terlihat khawatir.

 

 

“Yak!”

 

 

“Kau tidak perlu berteriak kepadaku. Ingat aku ini lebih tua dari pada dirimu jadi sopan sedikit sebelum aku memberitahu Kyuhyun.”

 

 

“Bo~ya kekakanak-kanakan sekali.” Ucap Hye ji setelah mendengar ancaman Min ji.

 

 

“Ah~ gwaenchana? Bukankah kau menyukai Kyuhyun?” Tanya Hye ji karena melihat Min ji yang sangat berbeda dari biasanya ia seperti mencoba berteman dengannya. “Apa dia tidak memikirkan apa yang kulakukan kemarin? Aku sudah menamparnya dan sekarang? Ah~ kau benar-benar memalukan  Hye ji-ah” Batin Hye ji yang masih fokus menatap Min ji.

 

 

Mendengar ucapan Hye ji membuat Min ji berdiri dari tempat duduknya. Sekarang ia berjalan menuju jendela kantor Hye ji, yang memperlihatkan pemandangan kota seoul yang penuh dengan gedung tinggi. Awalnya ia sangat sakit mengetahui Kyuhyun lebih memilih Hye ji dari pada dirinya. Namun mungkin karena rasa sayangnya kepada Kyuhyun hanyalah sebatas Adik jadi pada akhirnya perasaan sakit tersebut secara perlahan hilang dan rasanya hanya biasa saja ia pikir sakitnya akan lama, namun diluar perkiraannya ternyata semuanya baik-baik saja setelah ia semakin berpikir perasaan sebenarnya kepada Kyuhyun .

 

 

“Kau bisa melihatnya aku baik-baik saja. Sepertinya aku menyayangi Kyuhyun hanya sebagai adikku, sekarang aku baru menyadarinya setelah keinginanku untuk pergi ke inggris. Perasaanku selama ini hanyalah rasa khawatir seorang kakak kepada adiknya. Seperti sekarang aku sangat khawatir meninggalkannya walaupun dari luar ia sangat disiplin dan perhatian, namun ia sangat cereboh. Aku harap kau bisa memperhatikannya selama aku pergi.” Ucap Min ji yang terlihat sangat serius dengan ucapannya dengan mata yang menatap ke arah Hye ji seolah tengah memohon agar permintaannya dikabulkan.

 

 

Tawa Hye ji langsung pecah mendengar ucapan Min ji.”Hahaha apa sekarang kau berharap kepadaku untuk menjaganya?” Ucap santai Hye ji dengan tawa yang masih menemaninya.

 

 

Min ji yang melihat reaksi Hye ji mengkerutkan keningnya.” Bukankah kau calon istrinya? Apa kau tidak mencintainya?” Tanya Min ji.

 

 

“Apa aku harus menjawabmu Min ji-si? Pergilah aku masih memiliki pekerjaan. Dan semoga perjalananmu lancar.” Ucap Hye ji yang sudah kembali fokus dengan layar komputernya.

 

 

Min ji pun keluar dari kantor Hye ji, ia sama sekali tidak memaksa Hye ji untuk menjawab pertanyaan. Ia tidak memiliki hak untuk itu dan ia juga tahu kalau Hye ji jika dilihat seperti orang yang bertanggungjawab.

 

 

“Aku titipkan dia untukmu.” Terdengar suara Min ji yang secara perlahan menghilang akibatpintu ruangan Hye ji sudah mulai tertutup. Sedangkan Hye ji yang masih sibuk dengan komputernya hanya menyinggungkan senyumannya mendengar ucapan Minji.

 

 

 

*******

 

 

Sudah beberapa bulan kepergian Min ji. hubungan Hye ji dan Kyuhyun semakin dekat, walaupun mereka satu sama lain sangat sibuk namun mereka masih sempat bertemu satu sama lain jadi wajar saja tiap minggu salah satu majalah bisnis di korea selalu memiliki gambar kencang Kyuhyun dan Hye ji yang tertera di sampul majalah mereka. Semua orang tahu hubungan Hye ji dan Kyuhun, bahkan Kyuhyun sekarang tidak pernah lagi ke club atau pun terlihat bermain dengan wanita lain. Hye ji sangat kejam, pernah saat Kyuhyun pulang dari kantor dan beberapa temannya mengundangnya untuk minum bersama dan Hye ji mengetahuinya, hasilnya Kyuhyun harus memasang gift di kakinya untuk beberapa hari akibat kakinya yang dipatahkan oleh Hye ji akibat ketahuan tengah mengoda wanita lain. Walaupun seperti itu hubungannya dengan Hye ji masih berjalan dengan baik.

 

 

 

Perusahaan Kyuhyun pun semakin berkembang dengan pesat beberapa kerja sama terjalin antara perusahaan luar negeri membuat perusahan Kyuhyun dengan leluasa melakukan berbagai kegiatan di beberapa negara juga dengan bantuan dari perusahaan ayah Hye ji, dan hari ini perusahaan Kyuhyun menempati peringkat pertama untuk pemenang salah satu proyek terbesar di jepang mengakibatkan perusahan Kyuhyun memiliki beberapa investor dari beberapa perusahaan baik dari lokal maupun perusahan asing.

 

 

******

 

 

 

 

Hye ji yang merasakan pintu terbuka dan tanpa ketukan sama sekali, segera melihat ke arah Pintu dengan senyumnya karena sudah tahu siapa yang datang kalau bukan Bona, appanya, atau eommanya. Senyumnya pun semakin lebar setelah melihat ke arah pintu dan melihat wanita yang sangat ia sayangi dengan senyuman manisnya menatapnya. Namun tiba-tiba rona merah muncul di pipinya setelah eommanya mengucapkan hal yang  membuatnya malu.

 

 

“Ehmm. Apa ibu menganggu calon istri dari CEO perusahaan yang sangat hebat?” Ucap wanita paru baya tersebut dengan senyum mengembang setelah bertatapan langsung dengan anaknya.

 

 

“Eomma?”

 

 

“Wae? Apa eomma salah? Memang kau calon istri Cho kyuhyun?”

 

 

 

Hye ji yang tahu jika eommanya akan mengejek terus menerus jika melayaninya akhirnya mencoba mengalihkan pembicaraan. “Kenapa eomma ke kantorku? Apa ada sesuatu yang eomma ingin katakan?”

 

 

Yun ji yang tahu kalau anaknya tengah mencoba menghindar dari pertanyaannya pun hanya tersenyum sambil berucap. “ Cih.Kau sangat pintar lari dari eomma. Ah~ Iya. Apa kau sudah membaca berita?

 

 

“Tidak. Wae eomma?” Balas Hye ji dengan datarnya dan kembali fokus dengan komputernya.

 

 

“Ah~ jinjja. Gadis ini benar-benar……..”

“Aah~ sudah lupakan. Cek berita di Handphonemu. Seharusnya kau memberi selamat kepada Kyuhyun pertama kalinya.” Ucap Yun ji dengan nada suara yang dibuat seperti tidak suka dengan perilaku Hye ji.

 

 

Hye ji yang mengerti maksud pembicaraan eommanya akhirnya mengambil handphonenya dan membuka beberapa situs media bisnis.Segera senyumnya terlihat setelah melihat apa yang menjadi trending topic pada semua situs media bisnis yang ia buka.

 

 

 

“Berhentilah tersenyum seperti orang gila?” Ucap asal Yun ji setelah melihat anaknya tersenyum terus menerus dengan mata yang masih fokus dengan layar handphonenya.

 

 

******

 

 

Dengan senyum mengembang dan sepuket bunga yang ada ditangannya, Yun ji memasuki kantor Kyuhyun dengan langkah anggunnya semua orang yang melihatnya segera menunduk kepadanya. Ya, mereka sudahtahu siapa dia. Ia adalah tunagan dari presdir mereka jadi mereka hormat juga kepadanya karena mungkin saja sebentar lagi ia dan Kyuhyun akan menikah.

 

 

Setelah melirik ke arah meja sekretaris Kyuhyun, namun tidak mendapatkan seseorang pun akhirnya Hye ji memutuskan untuk masuk saja setelah berpikir jika lebih bagus lagi jika ia tidak memberitahu Kyuhyun kedatangannya. Ia akan memberi suprise kepada Kyuhyun. Namun tiba-tiba Hye ji menghentikan langkahnya setelah di depannya ruangan Kyuhyun.

 

 

“Selamat kau memang cucu kakek Kyuhyun.” Suara kekek Kyuhyun terdengar begitu jelas di telinga Hye ji, dimana tadinya ia akan segera masuk namun ia berhenti untuk memberikan waktu sedikit kepada kakek Kyuhyun. Setelah cukup lama tidak mendengar pembicara lagi akhirnya Hye ji memutuskan untuk membuka pintu ruangan Kyuhyun.

 

 

“Kau bisa membatalkan pertunaganmu. Kau sudah berhasil mencapai apa yang kau inginkan.”

 

 

Hye ji yang mendengar tersebut seketika terdiam sarafnya seolah berhenti bekerja bahkan mengangkat tangannya saja untuk meraih ganggang pintu ruangan Kyuhyun tidak bisa. Senyumanyang menghiasi wajahnya kini sudah hilang tangannya yang siap untuk meraih gangang pintu tiba-tiba saja gemetaran.

 

 

“Apa ini? Kurasa telingaku lagi bermasalah” Batin Hye ji. Seolah tidak percaya dnegan apa yang didengarnya

 

 

“Hahaha bukankah aku sangat hebat kakek?” Suara keras Kyuhyun terdengar begitu jelas di telingannya, menandakan jika telingannya baik-baik saja.

 

 

Hye ji meremas sepuket bunga yang ia bawah, mengetahui Kyuhyun dengan girangnya menjawab ucapan kakeknya membuat Hye ji menatap pintu ruangan Kyuhyun, tubuhnya terasa sangat lemah,Ia ingin menutup telinganya agar tidak mendengar apa-apa lagi baginya ucapan Kyuhyun dengan tawa riangnya sudah bisa ia ketahui jika selama ini Kyuhyun ternyata memanfaatkannya.

 

 

“Brengsek.” Ucap Hye ji kemudian berlari meninggalkan kantor Kyuhyun. Dalam pikirannya hanyalah kemauan untuk menghajar Kyuhyun namun semakin ia berpikir dan berlarisemakin ia tahu jika semuanya sia-sia sajatidak ada gunanya ia melakukan itu mungkin ia akan dipermalukan oleh Kyuhyun. Semuanya sudah terjadi, ini semua salahnya akibat kecerobohan dan kelemahannya ia jatuh kedalam perangkap Kyuhyun.

 

 

******

 

 

Won ho dengan wajah kesalnya mengepalkan tangannya memukul meja kerjanya dengan keras setelah mendengar ucapan Hye ji mengenai alasannya untuk membatalkan pertunagannya.Beberapa periasaan yang di atas meja menjadi sasaran kekesalan Won ho. Hye ji yang melihatnya hanya menutup matanya. Melihat appanya seperti ini karena kesalahannya membuatnya ingin menagis namun ia mencoba menahannya, appanya mungkin akan sangat marah jika melihat air matanya.

 

 

“Cho Kyuhyun berani sekali kau mempermainkan anakku.” Teriak Won ho dengan keras. Yun ji yang tadinya tengah sibuk menyiapkan makan malam dengan Han ahjumma segera berlari keruangan kerja Won ho.

 

 

“Apa yang terjadi Hye ji-ah? Kenapa appamu melakukan semua ini?” Ucap hye ji dengan wajah terkejutnya setelah masuk keruangan kerja Won ho dan mendapatkan beberapa pecahan kaca dan berbagai periasan.

 

 

“Eomma aku membatalkan pertunaganku?” Ucap Hye ji dengan datarnya.

 

 

Yun ji yang sama sekali tidak tahu apa-apa segera berteriak kepada Hye ji. “Yak! Kau pikir hal seperti itu permainan kenapa kau sangat suka membatalkan sesuatu dengan seenaknya. Kau bukan anak kecil lagi Kim hye ji.”

 

 

“Berhenti berteriak kepadanya.” Bentak Won ho kepada istrinya, Yun ji yang mendapatkan bentakkan dari Won ho segera membalas Ucapan Won. Ia sama sekali tidak menyukai sikap Won ho yang membelah yun ji.

 

 

“Apa kau membelahnya? Hahaha pantas saja…….”

 

 

“Pria brengsek itu hanya memanfaatkannya.” Yun ji yang tadinya masih berbicara dan tiba-tiba Won ho memotong ucapannya membuatnya segera terdiam setelah mendengar ucapan Won ho. Ia menatap ke arah Hye ji setelah mendengar ucapan Won ho,  seolah ia meminta penjelasan lebih dari anaknya tersebut.

 

 

“Eomma maafkan aku.” Ucap Hye ji yang sudah menatap eommanya dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

 

 

Yun ji yang  melihat ekspresi Hye ji sudah bisa menebak kebenarannya. Ia pun berjalan ke arah Hye ji memeluk anak kesayangannya tersebut. ia tidak hentinya meminta maaf dan mengelus punggung Hye ji diselah-selah tangisan Hye ji. Ia sangat menyesal telah membentak Hye ji padahal cerita sesungguhnya anaknyalah yang tersakiti.

 

 

“Maafkan eomma telah membentakmu. Cho kyuhun pria itu?” Dengan suara yang penuh penekanan Yun ji berucap.

 

 

Hye ji yang tahu maksud dari ucapan eommnya segera berucap.“Eomma, appa, tidak perlu melakukan sesuatu. Mengetahuinya semuanya sebelum aku semakin jauh dengannya membuatku sudah cukup puas. Aku yang salah karena telah mudah masuk kedalam perangkapnya. Eomma, dan appa tidak perlu mengotori tangannya hanya  karena masalah ini.

 

 

“Appa meminta maaf karena telah menjodohkanmu dengannya. Appa akan membuatnya menyesal.” Dengan nada suara yang penuh kemarahan Won ho berucapdengan kepalan tangannya yang terlihat jika ia benar-benar ingin menghajar Kyuhyun.

 

 

“Appa! Bukankah proyek itu juga sangat berarti bagi perusahaan appa. ini urasan pribadiku aku tidak ingin semuanya hancur hanya karena masalah ini. Ia mungkin akan semakin menertawaiku jika perusahaan appa juga hancur karena masalah ini.” Setalah menjelaskannya pada Won ho dan mendapat persetujuan dari pria tersebut akhirnya Hye ji memeluk kedua orang tuanya dengan air matanya yang sudah membasahi pipinya, ia tidak bisa lagi menahannya.

 

 

“Tidak. Appa tidak bisa menerima perbuatannya. Bagaimana bisa appa tidak melakukan apapun kepada orang yang sudah mempermainkan putri appa.” Lagi-lagi Won ho berucap dengan geramnya. Iatidak bisa menerima jika selama ini Kyuhyun memanfaatkan hubungan Hye ji untuk membuat perusahaannya bisa menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan asing.

 

 

“Appa!” Rengek Hye ji. namun sama sekali tidak mendapat balasan dari Won ho membuat Hye ji kembali berucap. “Appa aku baik-baik saja. Ia bukan apa-apa untukku. Aku masih memiliki eomma dan appa.” Ucap Hye ji dengan sekuat tenaganya memperlihatkan senyumannya. Ia sangat berbohong jika ia mengatakan Kyuhyun sama sekali tidak berarti baginya untuk beberapa bulan ini memiliki Kyuhyun di sampingnya adalah sebuah keberuntungan yang sangat besar hari-harinya penuh dengan kebahagian. Namun setelah mengetahui semuanya baginya hari-hari yang pernah ia lalui dengan Kyuhyun adalah sebuah mimpi buruk dalam hidupnya.

 

 

“Appa! eomma! Aku akan ke london?”

 

 

“Tidak bisa.” Yun ji langsung membalas ucapan Hye ji setelah medengar anaknya dengan lantangnya mengatakan akan kembali ke inggris.

 

 

“Apa karena ia kau kembali ke London? Jika ia, appa tidak akan pernah mengizinkanmu?” Ucap Won ho dengan tegas.

 

 

“Appa aku tidak bermaksud untuk lari dari masalah ini, namun ini salah satu alasanku untuk membatalkan pertunanganku. Aku tidak ingin orang-orang mengetahui jika aku hanya dimanfaatkan. Aku tidak ingin lagi berhubungan ataupun bertemu dengannya lagi. Appa, aku juga ingin melanjutkan sekolah dan aku ingin menjalankan bisnis appa di london.

 

 

Won ho dan Yun ji saling berpandangan mendengar ucapan putrinya. Sebenarnya mereka sama sekali tidak ingin Yun ji kembali lagi ke London. Namun semakin Won ho memikirkan perasaan Hye ji akhirnya ia mengizinnya. “Baikah. Appa akan memesan tiket untuk keberangkatanmu besok sore.”

 

 

“Gomawo appa, eomma.” Ucap Hye ji dengan senyum mengembang kemudian kembali memeluk kedua orang tuanya.

 

 

 

TBC

 

 

Preview part 12 END

 

“Plak”

 

 

“Bhuk~

 

 

“Bhuk~”

 

Berani sekali kau mempermainkan anakku

 

 

*****

 

Incheon airport

 

 

“Selamat kau sudah mendapatkan apa yang kau inginkan Cho Kyuhyun.”

 

“Plak~! Jangan pernah muncul lagi di hadapanku.

 

 

“Hye ji~”

 

“Hye ji~ dengarkan dulu penjelasanku.” Ucap Kyuhyun setelah meraih tangan Hye ji.

 

“Ia tadinya aku ingin hanya berniat memanfaatkanmu tapi semuanya sirna ketika aku menyadarinya kau wanita seperti apa. Aku mencntaimu Hye ji ah. Aku tidak ingin membatalkan pertunagan kita.

 

“Sayangnya aku tidak mencintai pria brengsek seperti dirimu.” Ucap Hye ji dengan suara tegasnnya yang ia lakukan dengan sekuat tenaga. Semakin lama ia berdiri di hadapan Kyuhyun semakin ia ingin menangis.

 

 

******

 

Min ji terdiam setelah membuka apartemen Kyuhyun dan mendapatkan bau alkohol yang sangat kuat, membuatnya harus menutup hidungnya selama melangkahkan kakinya ke kamar Kyuhyun. Semakin Min ji melangkahkan kakinya ekspresi wajahnya semakin terlihat sangat marah. Beberapa pakaian Kyuhyun tergelatak di lantai dimana-mana bahkan bukan hanya pakaian Kyuhyun namun beberapa pakaian wanita.

 

 

Min ji membuka pintu kamar Kyuhyun dengan keras. Namun sialnya yang ia dapatkan bukannya Kyuhyun yang menyapa namun mala hal yang sangat ia benci.

.

.

.

.

“Noona.” Dengan senyumannya Kyuhyun menatap lekat Min ji.

61 thoughts on “The Owner Love Part 11

  1. Satu kata buat elu Kyu…… MAMPUS ! Sumpah baca ff ini bisa sebel sama Kyuhyun. Authorny super sekali membolak-balik emosi pembacanya. Part 12 end? Penasaran bgt part terakhirny gmn. Apa Hye Ji mau lg sama Kyuhyun? Kyuhyun balik lg kek dulu abis ditinggal Hye Ji. Dia berusaha nyusul ato nyari Hye Ji kek kalo bnr2 suka. Ditunggu pake bgt part selanjutnya. Semangat authormim *sending love

    Suka

  2. Kyu brengsek banget sihh… Ini nih nantinya yang di tunggu² hyeji ninggalin kyu. Tapi kayanya kyuhyun masih ada lanjutannya lagi dan hyeji ga dengerin itu.

    Ada bebrapa yang nama hyeji jadi yunji kak hehheh😅😅

    Nexxtt ending nya di tunggu semangatt💪💪semga sih happy ending karna aku ga suka cerita sad ending hehehe😂😂

    Suka

  3. Hohoho.
    Akhirnya rahasia kyu dan kakeknya kebongkar juga.
    Gk sbar nunggu part end.nya.
    Min ji liat kyu sedang berNC dengan wanita kah??.
    Hmm.
    Ckckckckck .gk berubah tetep jdi kyu si brengsek.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s