Long Love Story (Sequel Journey Of Love) Part 4


image

Author : Intan Choi

Tittle : Long Love Story, Part4 (Sequel:  Journey Of Love)

Category : Nc, Yadong, Romance, Chapter.

Cast : Choi Siwon
            Kim Jira
            Lee Donghae

Author Note : Terimakasih buat yang sudah baca part sebelumnya, ini aku bawa paet kelanjutan nya, oh.. Iya…., buat yang masih gak faham sama hubungan JIRA AND SIWON, pliss!!!! LIAT AUTHOR NOTE NYA, DARI PART 1 AKU UDAH BILANG INI (SEQUEL; JOURNEY OF LOVE) DAN DI COVER PUN AKU UDAH TULIS, KALAU INI SEQUEL.. JADI BUAT YANG MASIH BERTANYA-TANYA TENTANG HUBUNGAN MEREKA TERDAHULU, TENTANG KENAPA BAPAK NYA SIH SIWON BENCI SAMA JIRA, SILAHKAN BACA (JOURNEY OF LOVE) DULU!! PLISSS LAH… TIAP PART, AUTHOR NOTE NYA JUGA DI BACA, DISANAKAN AKU BERUSHAA KASIH PENJELASAN SEBELUMNYA, JADI KALIAN GAK BINGUNG.. caps jebolkan?? Sengaja biar pada baca… Buat yang masih gak ngerti silahkan baxa Journey Of Love dulu, disini ada ko . cari aja… Buat yang bilang part flash back nya ke panjangan.. Sengaja biar dapet part banyak wkwkwkwkwk …  Oh… Iya… Buat nama KUA disono maaf ya kalo salah, aku gak tau soalnya.. Jadi aku bikin begitu aja wkwkwkwkk.. Oke gitu aja, HAPPY READING!!! Terimakasih Buat Admin yang sudah post Ff saya….

Hyundai Departemen Store.

   Jira yang selama enam jam lebih hanya terduduk di lantai, kini dia tersadar dari lamunan panjang nya. Wanita yang sudah menyandang status sebagai seorang ibu itu, menahan semua air mata yang ingin melaju deras melewati pipinya.

Tangan Jira gemetar melihat seorang pria dari masa lalunya berada di hadapan nya sekarang. Jira menggenggam kedua tangan nya, lalu dia meremas-remas kedua tangan nya. Berharap semua rasa yang bergejolak di hatinya bisa Jira tenangkan.

  Sementara pria yang bernama Choi Siwon, masih setia memandang wajah pujaan hatinya. Kemudian dengan lancangnya, tangan Siwon bergerak menuju pipi Jira untuk mengelus lembut wajah wanita yang sangat Siwon cintai.

  Tangan kekarnya mengelus pelan pipi Jira, bagaikan lelaki bodoh dan lemah. Siwon meneteskan air matanya, Siwon rindu wanita yang berada di hadapan nya, sudah empat tahun Siwon berusaha mencari keberadaan Jira, tetapi tidak pernah mendapatkan hasil.

  Dan sekarang wanita yang selama ini Siwon cari-cari keberadaan nya ada di depan matanya, Siwon yang di selimuti perasaan rindu itu dengan refleknya mengelus pipi Jira dengan lembut. Menyalurkan semua kerinduan yang menggebu di dalam hatinya kepada Jira.

Jira yang merasakan sentuhan di pipinya, dia memejamkan matanya. Tangan kekar yang sangat Jira dambakan itu, kini menyentuhnya. Tangan Siwon yang sangat Jira impikan untuk mengelus perutnya saat hamil dulu, kini tangan itu berada di bagian organ tubuhnya.

Hati Jira perih sekaligus menghangat merasakan sentuhan dari Siwon, namun Jira ingat akan status mereka berdua sekarang. Jira tidak ingin terlarut dengan situasi sekarang, dengan kasarnya Jira menepiskan tangan Siwon.

Siwon terkejut mendapatkan tindakan kasar dari Jira. Siwon menatap Jira dengan tatapan sendunya. Jira yang mengerti akan arti tatapan memohon maaf seperti itu, Jira memasang wajah datarnya. Jira membentengi hatinya lebih ketat lagi.

Mungkin dulu saat mereka menjadi sepasang kekasih yang sedang bertengkar. Jira akan luluh dengan tatapan Siwon yang memohon maaf itu, kemudian dengan bodohnya Jira akan memeluk Siwon dan memaafkan semua atas apa yang terjadi.

Tetapi sekarang? Jira tidak bisa seperti itu! Siwon sudah memiliki keluarga sendiri, Siwon sudah menjadi suami dari wanita lain. Jira tidak akan memaafkan Siwon begitu saja. Jira tau, selama ini Jira lah yang melepaskan Siwon dan merelakan nya untuk menikah dengan wanita lain.

Tetapi ketika mengingat semua perlakuan orang tua Siwon. Hati Jira memanas, hati Jira sakit bagaikan di iris-iris ketika mengingat perlakuan orang tua Siwon kepada keluarganya.

Jira menghapuskan kenangan kelam itu dari kepalanya, dengan kasarnya Jira merebut Hana dari pangkuan Siwon. Jira mengambil alih tubuh Hana dari pelukan ayah kandung Hana.

Dengan sisa-sisa tenaga yang Jira punya, Jira bangkit dan menggendong Hana yang terlelap. Lalu wanita yang bertubuh mungil dan mempunyai wajah yang cantik itu, berjalan untuk keluar dari ruangan ini.

Jira harus meninggalkan Siwon sekarang juga. Karena jika Jira masih berada di dalam ruangan informasi ini, Jira tidak yakin dia bisa membentengi hatinya. Jira tidak yakin dia bisa menahan air matanya yang dengan lancang nya sudah ingin menerobos keluar mengaliri pipinya.

Siwon bangkit dari duduknya, dengan langkah kaki yang besar dan kencang Siwon segera menghalangi Jira. Siwon mengunci pintu itu dan memasukkan kuncinya di dalam saku celananya.

Jira membelalakkan matanya. Jira tidak menyangka pria yang berada di hadapannya ini, masih sama sifatnya seperti dulu (kekanak-kanakan).

Siwon memasang wajah datarnya, kemudian Siwon membuka jas hitam yang dia kenakan. Dan dengan kasarnya mengambil alih Hana yang berada di dalam gendongan Jira.

Siwon membaringkan Hana di sofa panjang yang berada di ruangan ini. Dengan lembutnya Siwon menyelimuti Hana dengan jas yang dia pakai tadi.

Jira yang melihat perlakuan Siwon terhadap Hana. Hati dia teriris, Jira merasa bersalah karena menyembunyikan keberadaan Hana dari ayah kandung nya.

Tetapi Jira bisa apa? Siwon sudah memiliki keluarga sendiri, menyembunyikan keberadaan Hana dari Siwon adalah pilihan yang terbaik. Karena Jira tidak ingin menghancurkan rumah tangga Siwon.

Siwon berjalan mendekat ke arah Jira. Lalu dengan kurang ajarnya, Siwon menangkup wajah Jira dan menghujani kecupan di seluruh wajah Jira. Siwon mengecup kening, mata dan pipi Jira dengan kasar.

Jira yang mendapatkan perlakuan seperti itu, dia berontak dan menampar pipi Siwon. Jira tidak ingin kehilangan kendali karena sentuhan Siwon.

Di satu sisi Jira memang merindukan Siwon, Jira hampir terbuai dengan sentuhan Siwon. Tatapi di sisi lain, status yang bersarang kepada diri Siwon, mengingatkan Jira dan menyadarkan Jira.

“Buka pintunya!” perintah Jira.

Siwon hanya diam saja mendengarkan perkataan Jira. Siwon memandang Jira sendu, Siwon memajukan selangkah lagi kakinya. Siwon tidak menyerah, walaupun Jira sudah menamparnya tadi.

Siwon menangkup wajah Jira dengan kedua tangan nya. Siwon mendaratkan keningnya di depan kening Jira, deru nafas keduanya saling bertabrakan satu sama lain. Tangan kekar itu kembali mengelus pipi dan bibir Jira.

“Aku merindukanmu,” Lirih Siwon.

Jira memejamkan matanya dan meremas dress yang dia kenakan hari ini. Jira menguatkan dirinya lebih dalam lagi. Untuk yang kedua kalinya. Jira menyentakkan tangan Siwon dengan kasarnya.

“Buka pintunya!” perintah Jira untuk yang kesekian kalinya.

Siwon masih tak menuruti perintah Jira. Siwon kembali berusaha untuk memulai pembicaraan dengan Jira, Siwon menggenggam tangan Jira dan mengecup lembut tangan putih wanita yang sangat Siwon rindukan ini.

Dan untuk yang kesekian kalinya. Jira menolak sentuhan Siwon, Jira manarik kasar tangan nya dan memundurkan tubuhnya selangkah. Hingga tubuhnya menyentuh pintu ruangan ini.

Siwon memajukan langkahnya, tetapi langkah Siwon itu di tahan oleh tangan Jira. Jira tidak ingin menghapus jarak mereka. Maka dari itu Jira menahan dada Siwon dengan tangan nya, agar Siwon tidak berjalan mendekat ke arahnya.

“Jira-ya …” panggil Siwon ketika Jira menghalau langkah kakinya yang ingin mendekat.

Jira yang mendengarkan panggilan sendu itu, Jira memejamkan matanya dan meremas dengan kencang dress nya. Kemudian setelah sejenak mengumpulkan kekuatan. Jira membuka kedua matanya dan menatap tajam Siwon.

“Tetap pada tempatmu! Jangan pernah merubah tempatmu! Jangan pernah berusaha memperbaiki apapun yang sudah terjadi!” ucap Jira dingin.

Siwon mengerti akan perkataan Jira. Perkataan itu bukan untuk Siwon yang ingin mendekat ke arahnya, tetapi lebih tepatnya, perkataan itu di arahkan untuk hubungan mereka berdua.

Jira ingin Siwon berada di tempatnya, yaitu tetap menjadi suami dari Cho Hyesun. Jira tidak ingin, Siwon merubah tempatnya. Jira tidak ingin Siwon memperbaiki semuannya, dalam artian. Jira tidak ingin Siwon menjelaskan apapun kepadanya.

Karena bagi Jira. Sikap pasrah yang di pilih Siwon dulu adalah jawaban dari segalanya. Jira sudah tidak butuh lagi, kata-kata manis yang keluar dari bibir Siwon.

Siwon mengusap kasar wajahnya, Siwon sungguh menyesal berada di posisi ini. Siwon sungguh tidak bahagia berada di posisi seperti ini, Siwon membutuhkan Jira untuk bersamanya. Siwon sangat mencintai Jira.

“Aku mencintaimu, Jira,” ucap Siwon, Jira hanya menatap datar Siwon.

“Aku membutuhkanmu, aku tersiksa berada di posisi ini! Aku menyesal melepaskanmu begitu sa-”

“Sudah terlambat untuk menyesali semuanya!” sela Jira.

Dahulu ketika Jira mencoba menyerah dan melepaskan Siwon, apa yang pria itu lakukan? Siwon tidak bisa melakukan apapun! Siwon hanya bisa pasrah dan menerima semuanya dengan terpaksa!

Tidak ada perjuangan untuk Jira! Tidak ada pengorbanan yang di lakukan Siwon untuk Jira! Dan sekarang Siwon dengan lancang nya menyebutkan kata cinta dan memintanya kembali ke dalam sisinya.

Cih … Tidak semudah itu Jira luluh! Tidak semudah itu Jira akan kembali kepadanya! Jira bukan lagi wanita bodoh seperti dulu, hanya dengan kata-kata cinta yang keluar dari bibir Siwon bisa meluluhkan nya. Tidak … Jira tidak akan seprti itu!

“Maafkan aku, Jira … Aku sungguh menyesa-“

“Buka pintunya!” teriak Jira, memotong Ucapan Siwon.

Jira sungguh muak mendengarkan perkataan penyesalan dan permintaan maaf yang keluar dari bibir Siwon. Waktu masa-masa kehamilan nya, Jira memang selalu merindukan dan mendambakan kehadiran Siwon.

Tetapi sekarang, melihat sifat Siwon yang tidak ada bedanya pada saat di malam mereka berpisah, membuat Jira semakin muak berada dalam satu ruangan dengan Siwon.

Ternyata selama empat tahun tidak bertemu. Siwon tidak berubah! Siwon tetap menjadi pria lemah, yang mengandalkan kata maaf dan penyesalan! Jira sangat benci melihat Siwon seperti ini!

Karena pada akhirnya, tanpa menunggu penjelasan panjang lebar pun, Jira sudah tau ending nya akan seperti apa! Jira sudah tau jika pria yang ada di hadapan nya masih lemah, masih berada di dalam kuasa orang tuanya!

Siwon yang melihat wajah Jira memerah menahan amarahnya. Siwon berlutut di hadapan Jira, Siwon akan melakukan apapun untuk Jira.

Siwon akan menebus semua kesalahan nya di masa lalu terhadap Jira. Siwon akan memperjuangkan Jira seperti yang Jira inginkan, apapun akan Siwon lakukan untuk mendapatkan kembali wanitanya.

“Aku tau, selama ini aku menjadi pria yang pengecut! Aku tau, bahwa aku tidak pernah memperjuangkanmu … ” racau Siwon, Jira hanya diam saja menatap datar Siwon

“Tapi aku mohon … Beri aku kesempatan sekali lagi untuk menebus semuanya. Aku berjanji akan membahagiakanmu, Jira-ya … Aku sangat mencintaimu … Aku tidak sanggup berpisah denganmu lagi,” sambung Siwon.

Dahulu mungkin Jira akan luluh, tetapi mendengarkan perkataan Siwon sekarang ini. Sungguh membuatnya kesal! Bagaimana bisa Siwon mengucapkan kata itu dengan mudah di saat dia menyandang status sebagai suami wanita lain.

Jira sungguh emosi menghadapi sikap Siwon yang seperti ini. Dari dulu hingga sekarang, Siwon tidak pernah berubah! Siwon hanya bisa merengek seperti anak kecil yang meminta mainan nya di kembalikan!

“Bangunlah …” perintah Jira.

Siwon menatap sendu Jira dan menggelengkan kepalanya. Siwon akan terus berlutut seperti ini sampai Jira memaafkan nya.

“Aku bilang bangun!” suara Jira sudah meninggi satu oktaf, tetapi Siwon masih saja tidak menuruti perintah Jira.

“Seterah kau saja, jika memang kau ingin terus berlutut seperti itu … Lakukanlah sesukamu! Tapi tolong … Buka pintu ini, aku harus pulang!”

“Aku butuh berbicara denganmu … Kita harus menyelesaikan ini semua, Jira.”

Jira mengernyitkan kening nya, Jira semakin tidak mengerti dengan cara berpikir Siwon. Bagi Jira, di malam Jira menyerah akan hubungan nya dengan Siwon. Pada malam itu juga lah, semuanya selesai.

“Jangan membuang-buang waktumu, Tuan Siwon yang terhormat!” sindir Jira.

Jira sudah bertekad untuk tidak menjadi wanita lemah lagi, oleh sebab itulah Jira bersikap seperti ini sekarang. Jira sudah muak menangisi pria yang lemah seperti Siwon!

“Jira-ya … Aku mohon, beri aku kesempatan sekali lagi. Aku akan memperbaiki semuanya,” ucap Siwon meyakinkan Jira.

“Jangan membual! Kau tidak sadar dengan statusmu, huh?” maki Jira

“Persetan dengan status ini! Aku akan menceraikan nya! Aku akan kembali padamu!” teriak Siwon

“Jangan bermimpi! Aku tidak yakin kau bisa melakukan itu!” cibir Jira.

“Aku akan membuktikan nya! Aku akan meninggalkan semuanya, hanya untukmu!”

“Mengagumkan sekali rencanamu, Choi Siwon!” sindir Jira.

“Aku akan memperjuangkan semuanya, Jira … Aku mohon beri aku kesempatan sekali lagi untuk membuktikan nya,” lirih Siwon.

“Sudah terlambat untuk memperjuangkan semuanya! Jika kau berkata seperti ini, sebulan setelah kita berpisah, mungkin aku akan luluh. Tetapi sekarang, sudah empat tahun lamanya dan kau sudah berkeluarga! Sudah terlambat untuk berjuang!” teriak Jira.

Hana yang sedari tadi tertidur di sofa. Kini gadis kecil itu bangun karena mendengar teriakan Jira, Hana melihat Jira yang sedang menahan amarah. Hana berjalan mendekat ke arah Jira.

“Eomma … Kenapa berteriak? Hana takut,” ucap Hana polos.

Jira yang mendengar ucapan Hana, Jira menolehkan pandangan ke arah Hana. Lalu Jira tersenyum manis dan menggendong Hana.

“Hana-ya … Kau sudah bangun, maafkan Eomma. Tadi ada serangga, karena itulah Eomma berteriak,” dusta Jira.

Siwon yang melihat interaksi keduanya Siwon mengkerutnya kening nya. Siwon bingung kenapa anak kecil itu memanggil Jira dengan sebutan ‘Eomma’.

“Eomma … Appa kemana? kenapa kita masih disini? Hubungi Appa, Eomma. Appa pasti masih sibuk mencari, Hana,” ucap Hana mengkhawatirkan Donghae.

Siwon yang mendengarkan itu semua. Hatinya panas, Siwon mengepalkan kedua tangan nya. Siwon tidak menyangka jika Jira sudah menikah.

“Kau sudah menikah?” lirih Siwon.

Jira yang sedang menggendong Hana, Jira diam saja. Tidak menjawab sepatah katapun pertanyaan Siwon. Lalu Jira berjalan ke arah pintu dan memegang gagang pintu itu.

“Kami harus pulang, tolong buka pintunya,” ucap Jira pelan.

Siwon mengalah, dan pada akhirnya Siwon membuka pintu itu. Jira keluar melangkahkan kakinya. Hana yang berada di dalam gendongan Jira, gadis kecil itu meminta turun. Jira menurunkan Hana dari gendongan nya.

Bocah kecil itu berlari pelan dan memeluk kaki Siwon. Siwon terkejut melihat Hana yang memeluknya dan tersenyum manis kepadanya.

Siwon berlutut menyamakan tingginya dengan Hana. Hana mengelus wajah Siwon dengan lembut dan mengecup pipi Siwon.

Jira yang melihat itu semua, dia membalikkan tubuhnya ke arah lain. Jira terisak pelan melihat Hana mencium ayah kandungnya. Batin Jira bergejolak, Jira sungguh merasa bersalah menyembunyikan keberadaan Hana dari Siwon.

Siwon yang melihat Jira seperti itu, Siwon mengkerutkan kening nya. Siwon tau jika seperti itu Jira pasti sedang menangis. Tetapi Siwon bingung, Jira menangisi apa? Siwon kembali memusatkan pandangan nya kepada Hana.

“Terimakasih Ahjussi, kau sudah baik mau menjaga Hana. Hana pulang dulu, Ahjussi,” pamit Hana.

Siwon hanya tersenyum saja dan mengelus kepala Hana. Entah kenapa Siwon merasa nyaman berada di dekat Hana.

Hana berjalan meninggalkan Siwon. Gadis kecil itu menggandeng tangan Jira dengan erat, Jira dan Hana berjalan keluar dari mall ini, namun sesekali Hana berbalik dan melambaikan tangan nya kepada Siwon.

Membuat hati Siwon teriris melihat Hana yang memperlakukan nya seperti itu. Membuat Siwon ingin berada di antara mereka berdua. Siwon bangkit dari posisi berlututnya dan berjalan mengikuti langkah Hana dan Jira.

Ketika sudah sampai di loby mall ini, Siwon melihat Jira dan Hana sudah menaiki taksi. Siwon berbalik menatap pengawal kepercayaan nya.

“Ikuti mereka! Selidiki apapun tentang wanita dan gadis kecil itu, laporkan semuanya kepadaku!” perintah Siwon.

Pengawal itu membungkukkan badan nya dan pergi mengikuti taksi yang di tumpangi Jira. Pengawal itu akan menyelidiki semuanya tentang Jira dan Hana.

******

Siwon melangkahkan kakinya memasuki apartement nya. Sudah setahun Siwon tinggal di apartement ini, apartement yang mempunyai kenangan manis bersama wanita yang sangat Siwon cintai.

Sudah setahun pula, Siwon meninggalkan Hyesun di rumah yang di berikan oleh mertuanya. Siwon sungguh muak melihat Hyesun, karena Hyesun lah Siwon harus berpisah dengan Jira.

Maka dari itu, selama empat tahun ini Siwon tidak pernah berperan sebagai suami yang baik. Siwon selalu mengabaikan Hyesun.

Ketika Siwon melangkahkan kakinya masuk kedalam apartement nya, Siwon melihat wanita yang sangat dia benci sedang duduk di sofa ruang tamu sambil menonton televisi.

Hyesun yang menyadarkan kehadiran Siwon, wanita itu menolehkan kepalanya ke arah belakang di mana tempat Siwon berdiri. Lalu dia tersenyum semanis mungkin melihat suaminya yang baru pulang dari tempat bekerja.

Siwon mengabaikan senyuman Hyesun, Siwon melangkahkan kakinya ke dalam kamar. Siwon butuh membersihkan tubuhnya, agar otak yang memanas melihat Hyesun berada disini. Bisa mencair tersiram air dingin.

Hyesun menggeram menahan amarah, Hyesun sangat benci di abaikan Siwon. Sudah cukup bagi Hyesun bersabar menerima perlakuan Siwon terhadap dirinya.

Hyesun mengikuti langkah kaki Siwon masuk ke dalam kamar Siwon. Siwon yang tau istrinya mengikuti langkah kakinya, Siwon berjalan menuju kamar mandi yang berada di dalam kamarnya.

Agar Siwon bisa menghindar dari Hyesun. Karena Siwon sangat muak berada dalam satu ruangan dengan Hyesun. Siwon melangkahkan kakinya ke dalam toiletnya.

Namun ketika Siwon baru beberapa langkah untuk menuju toiletnya. Lengan kekarnya yang berotot itu, di tarik oleh Hyesun. Hyesun menatap tajam Siwon.

“Mau sampai kapan kau seperti ini?” tanya Hyesun, Siwon hanya diam saja. Menatap datar Hyesun

“Dimana tanggung jawabmu sebagai suami?” sambung Hyesun.

Siwon yang mendengarkan perkataan Hyesun. Siwon menaikan sebelah alisnya, lalu tersenyum simpul. Mengejek ucapan yang keluar dari bibir Hyesun itu.

Hyesun yang mendapatkan tatapan jijik dari seorang Choi Siwon. Hyesun meremas tangan yang satunya, menahan amarah kepada Siwon.

Siwon yang tau Hyesun menahan amarahnya, Siwon semakin menjadi mempermainkan emosi Hyesun. Siwon menghentakkan tangan Hyesun dengan kasar.

“Jangan pernah menyentuhku!” Ucap Siwon dingin.

“Aku istrimu! Bagaimana mungkin kau melarang istrimu sendiri agar tidak menyentuhmu!” bantah Hyesun

“Aku tidak pernah memintamu menjadi istriku!” bentak Siwon.

Hyesun membelalakkan matanya, Hyesun tidak percaya kata itu akan keluar dari bibir suaminya.

“Dengar baik-baik!” jeda Siwon untuk mengontrol emosinya.

“Beginilah rasanya menikah dengan orang yang tidak mencintaimu! Jadi jangan pernah menuntut banyak terhadapku! Karena dari awal, aku sudah menolak pernikahan ini! Jadi kau tanggung sendiri semua resikonya!” ucap Siwon dingin.

Hyesun yang mendengarkan kata tajam yang keluar dari bibir suaminya. Dia sudah tidak sanggup lagi menahan emosinya untuk bersabar menghadapi Siwon.

“Brengsek kau Choi Siwon!” maki Hyesun.

Siwon tersenyum simpul, ternyata sifat asli wanita yang selama ini menjadi istrinya keluar juga. Siwon sangat menanti hari ini.

“Kau jauh lebih brengsek dariku! Memanfaatkan kekayaan untuk menikahi pria yang kau cintai!” Jawab Siwon tak mau kalah.

“Dan sekarang kau menututku bertanggung jawab terhadapmu? Kau menuntutku untuk menjadi suami yang baik? Sadarlah … Kau menikah dengan pria yang tidak mencitaimu! Jadi kubur dalam-dalam mimpimu itu!” sambung Siwon.

Hyesun menggeram marah mendengarkan semua perkataan Siwon. Hyesun tidak menyangka Siwon yang dulunya hanya bisa diam saja. Kini lelaki itu mengeluarkan taring nya.

Hyesun melangkahkan kakinya keluar dari kamar Siwon, Hyesun sudah tidak bisa menahan emosinya. Jadi lebih baik Hyesun pergi dari tempat ini.

  Namun ketika sampai di depan pintu kamar Siwon, Hyesun membalikkan tubuhnya dan menatap tajam Siwon.

   “Akan aku buat, kau menyesal karena sudah berkata seperti itu!” ancam Hyesun.

   Siwon yang mendengarkan ancaman Hyesun, Siwon hanya tersenyum simpul saja dan melangkahkan kakinya ke dalam toilet.

   Karena bagi Siwon, yang terpenting sekarang adalah semua informasi tentang Jira selama empat tahun belakangan ini.

  Sebuah ancaman yang di lontarkan Hyesun tadi. Bisa Siwon pikirkan setelah semua tentang Jira jelas. Karena Siwon bertekad akan memperjuangkan Jira dengan segenap hati.

   Siwon akan menebus semua kesalahan di masa lalunya. Kepada wanita yang sangat Siwon cintai. Dan di dalam lubuk hatinya, Siwon sangat berharap jika Jira belum menikah dengan pria manapun.

   Sebab Siwon sangat ingat dengan anak kecil yang berada di mall tadi. Anak kecil itu memanggil Jira dengan sebutan ibu. Siwon sangat takut, jika Jira benar-benar menikah dengan pria pemilik restoran itu.

   Lima belas menit Siwon membersihkan tubuhnya. Siwon berjalan menunu ranjang king size nya, Siwon mengambil sebuah foto Jira yang dia taruh di atas laci yang berada di samping ranjang nya.

   Sebenarnya foto itu sudah di buang berkali-kali oleh Hyesun dan Tuan Choi. Tetapi Siwon selalu saja menemukan nya. Siwon memandang Jira yang sedang tersenyum manis di foto itu.

   “Tunggulah sebentar, aku akan membuktikan ucapanku tadi,” gumam Siwon sambil meraba wajah Jira yang berada di dalam bingkai foto itu.

   “Aku sangat berharap kau belum menikah dengan pria itu,” lirih Siwon.

   “Kau tau, wajahmu sangat tidak cocok ketika marah-marah seperti tadi,” racau Siwon seperti orang gila.

  Dan pada akhirnya, Siwon kembali seperti malam-malam yang sudah sering Siwon lalui. Siwon menangis sambil memeluk bantal yang sering di gunakan Jira dulu.

  Walaupun bantal itu sudah berganti aromanya.Tetapi, jejak-jejak kenangan Jira masih tersimpan rapih pada bantal ini. Karena itulah Siwon tidak pernah membuang bantal itu.

  ****

Seminggu kemudian

Hana food, Gangnam.

  Sudah tiga hari yang lalu Jira dan Hana resmi pindah ke Seoul, dan juga sudah tiga hari yang lalu usaha restoran ayam goreng dan bir yang Jira kelola sudah buka.

   Restoran ini sangat ramai pengunjung, karena lokasinya yang strategis dan promosi Jira yang berjalan lancar. Membuat restoran miliknya ramai pengunjung.

   Jira yang sedang berdiri di balik meja kasirnya, Jira tersenyum cerah melihat usahanya yang lumayan sukses dalam tiga hari ini. Jira sangat berharap akan selamanya restoran miliknya berjalan dengan lancar.

  Di restoran ini Jira mempunyai tiga pegawai, dua pegawai yang di tugaskan untuk melayani semua pelanggan yang datang dan satu lagi pegawai laki-laki yang menjadi Chef di restoran nya.

Pegawai yang bernama Hera itu berjalan mendekat ke arah Jira. Hera terus saja menggumamkan kata-kata umpatan dari bibir seksinya, Jira yang melihat kelakuan pegawainya itu. Jira tertawa sambil menggelengkan kepalanya.

    “Hera-ya … Jika kau marah-marah terus, wajah cantikmu akan cepat mengeluarkan keriput nanti,” gurau Jira.

   “Eonni … Jangan berkata seperti itu,” jawab Hera manja.

  “Aku hanya mengingatkan, Hera …”

  “Aaaaiiisshhh … Eonni selalu saja menggodaku! Aku kesal, dengan anak gadis jaman sekarang! Semuanya murahan!” cibir Hera.

“Huusshh … Kau ini, tidak baik berbicara seperti itu.”

   “Aku berbicara fakta, Eonni! Lihatlah meja nomer tiga! Mereka datang kesini hanya untuk melihat Chef restoran kita! Mereka tidak benar-benar ingin makan, Eonni!” grutu Hara.

    Ya … Restoran ayam goreng yang Jira kelola, rata-rata mempunyai pelanggan dari kalangan wanita. Dan kebanyakan pelanggan itu para pelajar sekolah.

   Karena Jira mempunyai Chef yang masih muda dan sangat tampan. Karena pesona Chef yang Jira punyalah, restoran ini sangat ramai.

  Sebab pada saat mempromosikan ayam goreng nya,  Chef yang bernama Kim Seok Jin itu ikut berpartisipasi di luar.

   Chef yang biasa di sapa Jin itu, ikut membagi secara gratis ayam goreng Jira. Karena itulah pelanggan wanita semua tau, kalau restoran Jira mempunyai Chef yang sangat tampan dan imut.

   Jira yang mendengarkan perkataan Hera tadi, Jira hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya saja. Sebab Jira tau, jika Hera sedang cemburu sekarang. Karena Jin banyak mempunyai fans wanita.

   Jira juga tau, Jika pegawainya yang bernama Kang Hera ini juga menaruh hati kepada Chefnya. Jira pun mengakui jika pesona seorang Kim Seok Jin sangat berbahaya bagi hati para gadis.

  “Sudahlah … Lebih baik kau angkat piring kotor di meja empat, nanti akan Eonni jodohkan, kau dengan Jin.” 

  Hera yang mendengarkan perkataan Jira tadi, seketika wajahnya memerah seperti udang rebus. Kemudian gadis itu berjalan, ke meja empat untuk melanjutkan pekerjaan nya.

  Jira tertawa melihat tingkah aneh Hera. Jira memang tidak pernah bersikap sebagi bos yang suka memerintah kepada pegawainya, Jira selalu menganggap pegawainya seperti adik-adiknya.

   Jira selalu mengutamakan kenyamanan para pegawainya, karena Jira juga pernah merasakan menjadi pelayan di sebuah restoran ayam goreng dulu. Dan di sana Jira mempunyai bos yang sangat tidak berperikemanusiaan.

  Karena pengalaman yang tidak menyenangkan itulah, Jira bersikap  sangat baik dan kekeluargaan kepada para pegawainya. Karena Jira tidak mau pegawainya bekerja dengan hati yang terpaksa.

  
  *****

Hyundai Corporation.

  Siwon yang baru selesai meeting dengan para klien nya. Siwon berjalan masuki ruangan nya. Hari ini Siwon sangat lelah, banyak sekali pekerjaan yang harus dia kerjakan secepat mungkin.

   Ketika ingin memasuki ruangan nya. Sekertaris wanita yang sudah tua itu, membungkuk dan memberi salam kepada Siwon.

   “Sajangnim, Kangin sudah menunggu anda di dalam,” ucap sang sekertaris.

   Siwon hanya menganggukkan kepalanya saja, lalu dia berjalan memasuki ruangan nya. Inilah yang sangat Siwon tunggu-tunggu, setelah seminggu yang lalu memberi perintah kepada Kangin (pengawal).

  Akhirnya Kangin datang juga ke kantornya untuk melaporkan semuanya. Kangin yang melihat Siwon sudah berada di ruangan nya. Dia membungkuk memberi salam kepada Siwon.

   Siwon menepuk bahu Kangin dan menyuruhnya kembali duduk di sofa berwarna hitam yang berada di ruangan nya.

   Kangin menaruh sebuah map di atas meja yang berlapis kaca itu, lalu dia membuka semuanya. Di sana ada banyak foto-foto Jira empat tahun lalu, termasuk foto Jira yang berada di parkiran apartement nya bersama Tuan Choi.

    “Saya sudah mengerjakan perintahmu selama seminggu ini, Sajangnim,” ucap Kangin.

   Siwon mengkerutkan kening nya melihat semua foto-foto Jira yang sedang hamil sambil merajut di pinggir pantai Busan.

   “Bisa kau jelaskan semuanya,” ucap Siowon pelan.

   “Saat ini wanita itu sudah pindah ke Seoul, dia mempunyai usaha di Gangnam, ini alamatnya,” ucap Kangin.

   Siwon mengambil alamat itu dan memasukan nya di saku celana hitam nya. Lalu Siwon menatap Kangin tajam, mengisyaratkan untuk kangin melanjutkan semua laporan yang dia temukan.

  Kangin yang mengerti akan tatapan atasan nya itu, dia menganggukkan kepalanya dan memulai tugasnya.

    “Setelah perpisahan dengan Sajangnim dulu, wanita itu bekerja di dua tempat. Pagi dia bekerja di sebuah perusahaan dan malam dia bekerja di resoran ayam goreng,” jelas Kangin.

   Siwon meringis mendengarkan Jira berkerja tak kenal lelah seperti itu, mata Siwon memerah menahan amarah.

   “Dan dua bulan setelah berpisah, lebih tepatnya pada saat Sajangnim pergi berbulan madu. Wanita itu pergi ke rumah sakit,” cerita Kangin.

  “Rumah sakit? Untuk apa?” tanya Siwon.

   Kangin mencari-cari data yang dia temukan di rumah sakit tempat Jira memeriksa kandungan nya dulu. Lalu Kangin memberikan kertas itu kepada Siwon.

  “Wanita itu hamil Sajangnim. Dia datang ke rumah sakit untuk memeriksakan kandungan nya.”

  Siwon meremas kertas putih itu, Siwon menduga setelah perpisahan nya. Jira menikah dengan pria pemilik restoran (Donghae). Kangin yang melihat Siwon menahan amarahnya, Kangin melanjutkan laporan nya.

   “Tetapi, dia tidak mempunyai suami pada saat itu. Dia memeriksakan kehamilan nya seorang diri. Dan menurut penyelidikan yang saya cari. Sampai sekarang pun, wanita itu tidak mempunyai suami. Karena tidak ada data pernikahan nya, di kantor catatan sipil pernikahan, ” jelas Kangin.

   Siwon yang mendengarkan perkataan Kangin tadi, Siwon membelalakkan matanya. Siwon sungguh tidak mengerti dengan ucapan Kangin.

  Bagaimana bisa Jira hamil, jika dia tidak menikah dengan pria manapun. Lalu dengan siapa Jira berhubungan badan sampai mengakibatkan nya berbadan dua.

   Seketika, ketika kata berhubungan badan meluncur di otaknya, Siwon tersadar dari kebodohan nya. Siwon mengingat semua yang terjadi pada malam sebelum mereka berpisah.

   Siwon mengingat semua pada malam-malam yang mereka lalui berdua. Siwon sangat ingat pada malam terakhir itu, Siwon sangat emosi terhadap Jira yang ingin berpisah. Sehingga Siwon menyetubuhi Jira tanpa pengaman apapun.

   Siwon mengusap kasar wajahnya. Jantung dia berdetak dengan kencang, mungkinkah Jira hamil mengandung benihnya? Mungkinkah Jira menyembunyikan anaknya? Berbagai presepsi muncul di otak Siwon.

   Kangin yang melihat Siwon seperti orang yang sedang berpikir keras, Kangin menyentuh bahu Siwon. Siwon tersadar oleh sentuhan kangin.

  Lalu dengan langkah yang tergesa-gesa Siwon mengambil kunci mobilnya untuk menuju ke restoran Jira. Siwon butuh memastikan semuanya, Siwon butuh penjelasan Jira sedetail mungkin.

  
  #TBC^^

         Note 2 : INI SEQUEL JOURNEY OF LOVE….

31 thoughts on “Long Love Story (Sequel Journey Of Love) Part 4

  1. Waaahhh siwon mau nyamperin jira…jgn dlu!! Pasti jira gak akan ngaku kl hanna itu anak siwon.
    Mending deketin hanna aja dlu…lagian kesan pertama hanna ketemu siwon,hanna udah suka sm siwon
    Penasaran jadinya

    Suka

  2. Keren banget semakin menegangkan dan semakin seru banget pokoknya lah fighting author buat next partnya ditunggu next partnya author 😊😊😘😘😘😚😚

    Suka

  3. gx tau ini salah siapa!! yg jelas jira mendapatkan penderitaan selama mereka berpisah. semoga siwon bisa meluluhkan hati jira demi hana.. fighting thour

    Suka

  4. Etdah bbang siwon segitu lemahnya😕 klo didunia nyata aqu mah dh nrima donghaee wt jd bp ny hana … hahhaahha drpd nunggu suami org lain wkwkwkwk . Siwon choi kpn km nyusul songsong couple didunia nyataaaa sihhh…

    Suka

  5. Greget bnget unnie ..
    Pngennya sih siwon sama jora bisa balikan lago , cuman masih kesel bnget sama sikapnya tuan choi ,jadi gk ikhlas juga ..
    Smngat thor ,next 😍

    Suka

  6. 😭😭😭
    Setelah menunggu berpuluh puluh tahun
    Ups..lebai
    Akhirnya up juga
    Horeeee
    Semangat eonni
    Makin penasaran sama kelanjutannya

    FIGHTING

    Suka

  7. Omggg …
    Dasar siwon … kenapa kau begitu lambat … kasihan jira, menderita selama ini …

    Tolong buat siwon menerima kosekuensi nya minnn

    Suka

  8. Iss siwon masih pengecut….klu mau kembali pd jira ceraikan dulu dong isterinya dan yakinkan kedua org tua siwon atau klu nggak restuin juga yah gimana caranya,saya suka pada jira jangan mudah lulu seperti waktu dulu.. .dan juga jangan lupa hinaan appa siwon dan juga org tua jira pasti membenci siwon dan keluarganya….

    Suka

  9. Aaaissss aku ga suka kalo si jira harus kembali sama siwon,,
    Siwon cukup diberi tahu kan saja bajwa hana anaknya tp dia ga boleh kembali sama jira, kasian donghae😭

    Suka

  10. dan semua akhirnya semakin jelas😂😂 siwon jahat juga ya sebenarnya sama hyesun hahaha semoga jira ga lama marahnya sama siwon, aku kasian liat siwon mohon mulu

    Suka

  11. Cukup lama buat nunggu ff ini keluar, tapi pas udh keluar bacanya malah telat. Tapi ga apa apa yg penting udh publis dan alurnya juga memuaskan semoga aja chapter selanjutnya lebih cepat publis dan siwon bisa di kenalin sma anaknya😂😂

    Suka

  12. akhirnya ff ini terbit juga..
    dan akhirnya siwon menyadari jika dy mempunyai anak dgn jira..
    dan semoga siwon bisa bersikap tegas, dan memperjuangkan jira dan cintanya..
    next part nya ya..

    Suka

  13. Akhirnya dilanjut juga ini crita…..
    Aq suka jira disini,,,,gak mudah goyah….biar siwon membuktikan semua ucapannya,,,,gemes aq sma siwon disini,,,,lemah!

    Suka

  14. Akhirnya siwon sadaar jugaa~~ kira2 bakalan dimaafin ga ya sama jira si siwon itu~~ asyiikk thor ffnyaa bikin gemeezzz hehee next chapnya d tunggu yaa

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s